Blog

  • Plt. Bupati Nganjuk Kukuhkan PWRI Kec. Sawahan

    Plt. Bupati Nganjuk Kukuhkan PWRI Kec. Sawahan

    KabarNganjuk.com – Indonesia dengan berbagai profesi di dalamnya juga Negara sosialis tinggi membentuk setiap masyarakatnya untuk terus bisa srawung antara satu sama lain.

    Salah satu profesi yang sangat diminati di Indonesia adalah profesi yang berkaitan dengan abdi Negara. Contohnya Pegawai Negeri Sipil (PNS).

    Namun, masa tetap menentukan waktu merek bekerja. Dan pemberhentian pengabdian negara mereka berakhir saat masa Pensiun tiba.

    Saat bekerja, mereka yang lebih sering bersosialisasi dengan orang banyak lalu saat pensiun harus berdiam di rumah membuat mereka gatal untuk tetap bisa bersosialisasi dan berbagi pengetahuan antara satu dengan yang lain. Sampai di bentuknya PWRI atau Persatuan Wredatama Republik Indonesia.

    Maka hari ini Rabu (10/8) Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengukuhkan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kecamatan Sawahan Masa Bakti 2021-2026, di Aula Pertemuan Anggota PWRI Kecamatan Sawahan.

    Turut hadir dalam pengukuhan, Camat Sawahan Sukirno beserta Jajaran Forkopimcam, Ketua PWRI Kabupaten Nganjuk Danuji, dan tamu undangan lainnya.

    Berdasarkan Keputusan PWRI Kabupaten Nganjuk Nomor GAP.03/PK/2022 tentang Pengesahan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia Kecamatan Sawahan Masa Bhakti 2021-2026, menetapkan Kamid Susanto sebagai Ketua.

    Usai mengukuhkan pengurus PWRI Kecamatan Sawahan, Kang Marhaen menyampaikan selamat kepada para pengurus yang baru dikukuhkan seraya mengharapkan mereka menjalankan tugas dan fungsi dengan maksimal sehingga visi dan misi organisasi bisa terwujud.

    “Organisasi ini harus bisa memberikan saran dan masukan yang positif untuk membantu percepatan pembangunan Kabupaten Nganjuk,” harap Kang Marhaen.

    Ia juga berpesan kepada para ASN yang purna tugas tersebut tidak boleh patah semangat, meski dinas resmi dengan pemerintah telah usai sesuai ketentuan regulasi kepegawaian. Keberadaan mereka ditengah masyarakat memastikannya memiliki manfaat yang luas.

    Lebih lanjut, Kang Marhaen, meminta agar kepengurusan PWRI di Kecamatan Sawahan tersebut dapat berjalan maksimal, bersinergi dengan Pemda. Selain itu, juga memberikan ide, gagasan, sumbangsih tenaga dan pemikiran guna percepatan pembangunan di Kabupaten Nganjuk.

    “Dengan keberadaan pengurus PWRI ini pastinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah. Ayo, saatnya mbangun Nganjuk bersama-sama. Nganjuk milik kita bersama,” tutup Kang Marhaen.

    Pada kesempatan tersebut, Camat Sawahan Sukirno juga mengajak kepada pengurus PWRI Kecamatan Sawahan untuk bersinergi dalam mensukseskan berbagai program pemerintah daerah.

    “Kehadiran PWRI Sawahan ini menambah semangat kami dalam melaksanakan tugas. Kami berharap sinergitas dan kolaborasi dari seluruh pengurus untuk bersama-sama berkotribusi dalam upaya mensejahterakan masyarakat,” tandasnya.

    Sementara itu, Ketua PWRI Kabupaten Nganjuk Danuji menambahkan bahwa misi organisasi PWRI untuk mempererat kesatuan, meningkatkan kemandirian dan kualitas, serta mengusahakan kesejahteraan yang layak bagi kehidupan anggota Wredatama.

    “Selain pengukuhan pengurus PWRI, hari ini kita juga memperingati HUT PWRI yang ke-60,“ Pungkas Ketua PWRI 

  • Peserta Jamnas 2022 Resmi Dilepas Kang Marhen

    Peserta Jamnas 2022 Resmi Dilepas Kang Marhen

    KabarNganjuk.com- Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia akan mengadakan Pertemuan Penggalang dalam bentuk Perkemahan besar atau yang lebih sering disebut dengan Jambore Nasional (Jamnas). Setelah terhalang Covid-19, acara yang diadakan lima tahun sekali ini akan kembali digelar mulai tanggal 14 hingga 21 Agustus 2022 di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta Timur.

    Diikuti oleh perwakilan dari masing-masing kwarcab di tingkat Kota dan Kabupaten. Jamnas mendapatkan respon baik dari masyarakat maupun pemerintah.

    Dalam rangka acara ini, Plt Bupati Nganjuk Melepas secara seremonial kontingen penggalang yang akan mengikuti Jamnas mewakili Kabupaten Nganjuk di Pendopo Kabupaten, Rabu (10/8/2022)

    Mereka yang akan berangkat pada besok (11/8/2022) mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari Kang Marhaen.

    Kang Marhaen mengatakan bahwa Nganjuk memberangkatkan 22 orang dalam acara ini.

    “Totalnya ada 8 putra, 8 putri dan 6 pembinanya yang diberangkatkan ke Cibubur besok ya” jelasnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa dalam acara seremonial pelepasan para kontingen ini para peserta mendapatkan pemahaman dan motivasi.

    “Dalam acara seremonial ini, kita berikan pemahaman-pemahaman dan motivasi-motivasi sebagai bekal untuk disananya nanti” tutur Plt. Bupati Nganjuk.

    Kang Marhaen berharap para kontingen mendapatkan semangat baru nanti setelah mengikuti Jambore.

    “Mereka tetap semangat di Jakarta, kalau mungkin ada penilaian semoga saja bisa mendapatkan juara, juga bisa mengenal dunia luar dan arti persahabatan” pungkasnya. (Dyh)

  • Plt Bupati Nganjuk: Menumbuhkan Kecerdasan Adversity dengan Gerak Jalan

    Plt Bupati Nganjuk: Menumbuhkan Kecerdasan Adversity dengan Gerak Jalan

     

    KabarNganjuk.com- Berstart di Stadion Anjuk Ladang Nganjuk, ratusan siswa SD/MI se-Kabupaten Nganjuk mengikuti lomba gerak jalan. Dalam Rangka peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) ke 77 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Kabupaten Nganjuk tahun 2022.

    Acara yang diikuti kurang lebih 80 Regu dimulai dengan apel keberangkatan yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.

    Dalam sambutannya Kang Marhaen mengatakan pada peserta yang masih menduduki bangku Sekolah Dasar itu untuk tidak melupakan sejarah “Kita harus tau yang namanya Jas Merah, jangan melupakan sejarah. Kita harus mengingat bahwa kemerdekaan ini diraih dengan air mata bahkan nyawa para pejuang” tuturnya.

    Ia juga mengajak para peserta untuk tetap meneruskan perjuangan para pejuang “Mari kita bersama-sama, mari kita teruskan api perjuangan para pahlawan yang telah gugur. Utamanya pahlawan kemerdekaan” ajaknya.

    Dirinya menegaskan untuk seluruh hadirin agar cinta tanah air. Bukan hanya dengan meneruskan perjuangan para pejuang, tapi untuk cinta produk lokal. Seperti dengan menggunakan produk buatan daerah, khususnya produk Nganjuk.

    Ia menjelaskan pada setiap peserta bahwasannya mereka lahir di tanah kemenangan dan ia berharap untuk semua yang hadir bisa mengikuti semangat para pejuang yang lahir di tanah Nganjuk “Nganjuk yang berasal dari Anjuk Ladang. Anjuk yang berarti Kemenangan dan Ladang yang berarti Tanah. Jadi kita semua lahir di tanah kemenangan. Saya berharap kita semua bersemangat Nganjuk dengan bermental juara” harapnya.

    Ia mengatakan bahwa dengan gerak jalan, mampu menumbuhkan kecerdasan adverity bagi setiap insan “Gerak Jalan mampu menumbuhkan kecerdasan adversity, yaitu kecerdasan yang menumbuhkan mental tangguh” pungkasnya.

    (dyh)

  • Disiplin Lalu Lintas, Polres Nganjuk Amankan Ratusan Motor dalam Operasi Jaya Stamba

    Disiplin Lalu Lintas, Polres Nganjuk Amankan Ratusan Motor dalam Operasi Jaya Stamba

    KabarNganjuk.com- Halaman apel Polres Nganjuk terlihat dipenuhi ratusan motor, Selasa (9/8/2022). Total 325 unit kendaraan roda dua yang diamankan itu merupakan hasil operasi Jaya Stamba 2022 pada 5-13 Agustus.

    Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson, S.H., S.I.K., M.H. menyebut operasi Jaya Stamba 2022 sebagai langkah strategis memantapkan kegiatan rutin berupa penegakan hukum yang telah dilaksanakan setiap saat oleh Satuan Lalu Lintas.

    “Operasi Jaya Stamba 2022 digelar untuk meningkatkan kembali disiplin berlalu lintas masyarakat Nganjuk sekaligus meminimalkan ekses-ekses lanjutan dari ketidakpatuhan itu sendiri,” kata AKBP Boy Jeckson.

    “Langkah ini diambil sebagai antisipasi terjadinya gangguan keamanan saat ada penyelenggaraan acara yang cukup besar di wilayah Polres Nganjuk. Jika saat kegiatan tersebut juga terjadi arak-arakan atau konvoi roda dua dengan suara knalpot yang berisik oleh kelompok masyarakat lain, bisa jadi akan menimbulkan gangguan keamanan atau gesekan. Inilah bentuk ekses lanjutan yang hendak kami tekan,” tuturnya.

    Menurut AKBP Boy Jeckson, operasi Jaya Stamba 2022 juga melibatkan satuan setingkat Polsek jajaran di Polres Nganjuk. Dengan demikian, cakupan operasi bisa jauh lebih luas karena melibatkan banyak personel.

    Sementara itu, Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Dini Annisa Rahmat, S.I.K., M.Si mengatakan hingga saat ini telah menindak 462 pelanggar dengan barang bukti kendaraan roda dua sebanyak 325 unit, STNK sebanyak 125 lembar, dan SIM 12 lembar.

    “Kami telah menyosialisasikan operasi Jaya Stamba 2022 ini melalui berbagai media massa dan platform jejaring sosial seperti Instagram dan Facebook. Kami juga mengimbau kepada pemilik bengkel untuk tidak melayani pemasangan asesoris yang tidak sesuai dengan spektek, terutama knalpot brong,” ucap AKP Dini Annisa.

    Kriteria pelanggaran yang dilakukan penindakan adalah pengendara ranmor yang mengendarai ranmor tidak sesuai spektek seperti contoh menggunakan knalpot brong, pelaku balap liar dan pengendara yang dalam pengaruh alkohol atau narkoba.

    “Bagi pelanggar yang ingin mengambil kendaraannya harus memenuhi syarat yang sudah ditentukan, yaitu membawa surat hasil sidang tilang di Kejaksaan beserta bukti pembayaran tilang,” kata AKP Dini Annisa.

    “Bawa surat pernyataan yang ditandatangani atau mengetahui dari Kapolsek, Danramil, Kepala Desa, dan orang tua yang berisikan tidak akan mengulangi perbuatan untuk memodifikasi kendaraan bermotor tidak sesuai spektek, sertakan STNK dan BPKB, serta yang terpenting kembalikan kondisi kendaraan sesuai standar pabrik,” ucapnya.

    (Hms/Red)

  • Kapolresta Mojokerto Gandeng Perguruan Silat untuk Menciptakan Kondusifitas

    Kapolresta Mojokerto Gandeng Perguruan Silat untuk Menciptakan Kondusifitas

    KabarNganjuk.com– Demi memperkuat dengan pembinaan Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria, S.H., S.I.K., M.T. gelar Silaturahmi antar perguruan pencak silat di aula Prabu Hayam Wuruk. Jumat (05/08/22)

    Menginisiasi Program Prioritas Kapolri menuju Polri Presisi dalam pemantapan kinerja Pemeliharaan Kamtibmas dengan meningkatkan Silaturahmi antar perguruan pencak silat di Kota Mojokerto

    “Saya ucapkan terimakasih kepada para Ketua Pengurus Perguruan Silat Kota Mojokerto yang menyempatkan hadir untuk kegiatan yang sederhana ini, perlu diketahui Bahwa kemenangan yang terbesar di dapat oleh pendekar adalah menang tanpa merendahkan atau menjatuhkan” Pesan Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria, S.H., S.I.K., M.T.

     

    Kegiatan pengesahan pendekar dari salah satu perguruan dan kejadian yang terjadi di wilayah, “Saya sampaikan apapun yang terjadi kaitannya dengan perselisihan perguruan, saya akan menjunjung tinggi harkamtibmas yang berlaku di Willkum Polresta Mojokerto, dan jika kejadian yang sudah terjadi, kita jadikan pembelajaran dan kita evaluasi yang mana perlu dibenahi,” Paparnya

    Masih kata Kapolresta Mojokerto yang juga pendekar dari PSHT ini mengatakan, “Mari kita sama – sama menjalin sinergi menciptakan keamanan dan ketertiban serta melestarikan budaya bangsa di Kota Mojokerto, dan dalam waktu dekat kita laksanakan pertandingan sabung antar perguruan di tingkat Polresta Mojokerto” Kata AKBP Wiwit Adisatria

     

    Pendekar yang hadir dalam Silaturahmi Kapolresta Mojokerto diantaranya Ketua Cabang IKS PI Cab. Kota Mojokerto M Afandi, Ketua perguruan Persinas Cab. Kota Mojokerto H Bambang, Ketua Perguruan Merpati Putih Cab. Kota Mojokerto Pulung, Ketua Perguruan Tapak Suci Kota Mojokerto H Sugeng, Ketua Pagar Nusa Kota Mojokerto Arif Wahyudi Nur Hidayat, Dewan Pengurus PSHT Cab. Mojokerto dan masing-masing Ketua Ranting PSHT Kota Mojokerto (Jetis, Kemlagi,Gedeg), dan Perwakilan Pengurus IKS PI Cab Mojokerto dan ranting (Kemlagi,Gedeg)

     

    Sementara itu. Ketua IPSI Kota Mojokerto H Ach Su’ud mengatakan Bahwa jika ditelusuri dari aspek budaya, pencak silat merupakan warisan budaya yang patut dibanggakan, untuk memberikan motto kelestarian budaya bangsa dan Semoga kedepan prestasi anak didik muda kita semakin eksis di cabang olahraga pecak silat ditingkat Porprov maupun Nasional

     

    “Pencak silat merupakan warisan budaya yang patut dibanggakan, Kita sebagai pelatih fahamkan kepada bagi anak didik kita untuk memberikan motto kelestarian budaya bangsa dan Semoga kedepan prestasi anak didik muda kita semakin eksis” Kata H Ach Su’ud.

     

    (Hms)

  • Unjuk Rasa Tak Berujung FPMN dengan BPN

    Unjuk Rasa Tak Berujung FPMN dengan BPN

     

    KabarNganjuk.com- Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau yang lebih sering disebut dengan Program PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau yang setingkat itu.

    Kementrian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang memiliki kewenangan mengatur dalam bidang pertanahan, salah satu kewenangannya ialah mengeluarkan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

    Forum Peduli Masyarakat Ngepung (FPMN) melakukan unjuk rasa di depan kantor BPN Nganjuk pada Senin (8/8/2022).

    “Sejak tahun 2019, Program PTSL di Ngepung ada persoalan” tutur ketua Forum Peduli Masyarakat Ngepung (FPMN) Suyadi setelah mediasi dengan tim BPN.

    Ia juga megatakan jika segala tuntutannya terhadap BPN tidak ditanggapi serius. “Ketua tidak pernah mendengar adanya persoalan. Yang di dengar hanyalah yang disampaikan prosedur. Sedangkan kenyataannya tidak begitu. Contohnya seperti pengukuran, harusnya mengetahui kanan kiri dan semua sisinya, sedangkan ini tidak” katanya.

    Bukan hanya lambatnya proses PTSL. Suyadi juga menjelaskan adanya Pungutan Liar (Pungli) PTSL. “Biaya Program PTSL yang biasanya Rp.150.000 menjadi Rp.450.000” jelasnya. Hal ini menjadi problematika masyarakat, khususnya bagi mereka yang merasa keberatan dengan adanya biaya tinggi yang dibebankan. Mereka merasa tidak adil karena ditempat lain biaya PTSL rata-rata Rp. 150.000 tapi di Desa mereka bisa mencapai Rp.450.000.

    Suyadi menambahkan, jika masih ada pungutan lain selain Rp. 450.000. “selain biaya itu, masih ada pungutan lagi sebesar Rp.100.000 dan yang minta Kasun setempat” imbuhnya.

    Ia berharap pihak berwajib segera mengusut tuntas kasus ini. “harusnya TNI, POLRI, termasuk Kejaksaan kalau memang mengikuti kasus tersebut segera ditangkaplah pelaku-pelaku pungli itu, termasuk juga tim BPN yang terkait program itu” pungkasnya.

     

    (dyh)

  • Polres Nganjuk Adakan Pengobaran Gratis dan Donor Darah dalam Rangka Hari Jadi Polwan

    Polres Nganjuk Adakan Pengobaran Gratis dan Donor Darah dalam Rangka Hari Jadi Polwan

    KabarNganjuk.com- Puluhan warga sekitar kota Nganjuk terlihat mengantre dengan tertib di depan tenda-tenda di alun-alun Kabupaten Nganjuk, Minggu (7/8/2022). Warga berbondong-bondong hadir untuk menerima pemeriksaan kesehatan serta pengobatan gratis yang dilakukan Polres Nganjuk sebagai rangkaian peringatan HUT Polwan ke-74 tahun 2022.

     

    Kegiatan pagi itu juga diramaikan dengan acara donor darah serta vaksinasi Covid-19. Tampak Kapolres Nganjuk AKBP. Boy Jeckson S., S.H.,S.I.K.,M.H. beserta Ketua Cabang Bhayangkari Nganjuk Ny. Dina Boy hadir dan mendonorkan darahnya di tenda yang telah disediakan.

     

    Ny. Dina Boy selaku pengasuh Polwan Polres Nganjuk mengatakan sangat mendukung dan berharap kegiatan seperti ini dilakukan secara berkelanjutan.

    “Ini adalah salah satu bentuk pengabdian Polri, khususnya Polwan, pada masyarakat dalam bentuk bakti kesehatan, semoga bermanfaat bagi warga Nganjuk yang membutuhkan transfusi darah, juga membantu program pemerintah terutama vaksinasi Covid-19,” ungkapnya.

     

    Sementara itu, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sumiati selaku ketua pelaksana mengatakan, acara Bhakti Kesehatan Polwan Polres Nganjuk Peringati Hari Jadi Polwan ke-74 tahun 2022 dilaksanakan di alun-alun Kabupaten Nganjuk supaya mudah diakses oleh masyarakat luas.

    “Kami sengaja memilih alun-alun Nganjuk supaya mudah dilihat sehingga menarik perhatian masyarakat yang sedang lalu lalang. Terbukti, peminatnya cukup banyak. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini menjadi sumbangsih positif bagi masyarakat Nganjuk,” kata AKP Su


    miati.

     

    (Hms)

  • Kades Sukorejo Sutrisno Peringati Hari Kemerdekaan Libatkan Seluruh Lapisan Masyarakat

    Kades Sukorejo Sutrisno Peringati Hari Kemerdekaan Libatkan Seluruh Lapisan Masyarakat

    KabarNganjuk.com- Rangkaian acara pembukaan Peringatan Hari Besar Nasional Republik Indonesia (HUT RI) ke 77 dan dalam rangka Bersih Desa Sukorejo diawali dengan senam masal dilanjut dengan apel pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa, Sutrisno, Minggu (7/8/2022).

    Acara yang digelar di lapangan desa Sukorejo itu mendapatkan antusiasme tinggi masyarakat utamanya ibu-ibu. Mereka serentak menggunakan seragam merah yang menggambarkan semangat menyambut Hari Besar Kemerdekaan Republik Indonesia. Meski terpapar panas matahari sore, sama sekali tak menyurutkan semangat peserta senam untuk terus bergerak mengikuti irama dan arahan pemandu senam yang ada di depan.

    Bukan hanya menyehatkan, pemandangan guyup rukun warga terlihat dalam acara tersebut.

    “Dengan senam masal, bukan hanya menyehatkan setiap individu peserta. Tapi juga pererat silahturahmi antar warga” Tutur Sutrisno Kepala Desa Sukorejo.

     

    Sutrisno juga mengatakan bahwa, perlombaan yang diadakan bukan hanya semata untuk kemenangan. Tapi juga ajang perkuat silahturahmi dan berbagi senyum.

    “Bukan hanya menang-menangan lomba, tapi juga menang-menangan senyum”, ucap Sutrisno dalam sambutannya.

    Ia berharap agar masyarakat semangat untuk mengikuti serangkaian acara yang dibuat Pemerintah Desa tidak luntur meski sempat dilanda pandemi sejak dua tahun lalu.

    Bukan hanya senam masal dan apel, dan acara dilanjutkan dengan pembukaan turnamen bola voli antar RT. Selain itu, serangkaian acara lain dalam rangka PHBN dan Bersih Desa antara lain sepak bola ibu-ibu, tayub, Wayang Templok, Jaranan Keliling, jalan santai, ditutup dengan pengajian dan santunan pada tanggal 28 Agustus 2022.

     

    (dyh)

  • Silahturahmi Kapolri Dengan Para Masyayikh dan Pengasuh Ponpes Al Falah Ploso Kediri

    Silahturahmi Kapolri Dengan Para Masyayikh dan Pengasuh Ponpes Al Falah Ploso Kediri

     

    KabarNganjuk.com-



    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta rombongan diantaranya Asrena Kapolri Irjen Pol Wahyu Hadiningrat, As SDM Kapolri Irjen Pol Wahyu Widada, Aslog Kapolri Irjen Pol R.P Argo Yuwono dan Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Asep Edi Suheri dengan didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta serta pejabat utama Polda Jatim bersilaturahmi bersama Masyayikh dan sesepuh serta pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Ploso Kabupaten Kediri. Sabtu (6/8/2022).

     

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan dalam sambutannya, kegiatan ini merupakan wujud upaya dari Polri untuk meningkatkan sinergitas antara umaroh dengan ulama, karena seluruh tugas Polri dapat berjalan dengan baik tidak lepas dari doa dari para ulama.

     

    “Selama dua tahun lebih Indonesia menghadapi pandemi Covid – 19, saat ini kita telah berhasil menangani Covid – 19 melalui gencarnya program vaksinasi, para ulama juga membantu percepatan vaksinasi pada kalangan santri,” tandasnya.

    “Saat ini kita mengalami dampak dari invasi Rusia ke Ukraina yang menyebabkan kelangkaan pangan dan energi yang dirasakan oleh seluruh dunia termasuk Indonesia,” tambahnya Kapolri dalam penyampaiannya saat di Pondok pesantren Al Falah Ploso, Kediri.

     

    Lebih lanjut, Jenderal Listyo menyampaikan. Menjelang pemilihan umum tahun 2024 yang rawan terjadi polarisasi masyarakat akibat Politik identitas.

     

    “Hal tersebut dapat mengakibatkan perpecahan masyarakat di tengah situasi sulit yang dihadapi bangsa Indonesia,” pungkasnya.

     

    Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dengan KH. Nurul Huda Djazuli (Masyayikh Ponpes Al Falah), Ibu Nyai Hj. Lailatul Badriyah Djazuli (Masyayikh Ponpes Al Falah), para sesepuh dan pengasuh Ponpes Al Falah serta Forkopimda Kabupaten dan Kota Kediri.

     

    (Red)

  • Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Desa Margopatut Sawahan

    Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Desa Margopatut Sawahan

    KabarNganjuk.com- Pancasila adalah ideologi bangsa serta menjadi dasar negara seperti yang telah ditetapkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD-45), maka Pancasila sebagai dasar negara Indonesia bersifat final dan mengikat bagi seluruh warga Negara Indonesia .

     

    Pancasila juga menjadi salah satu Pilar Kebangsaan selain UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Pancasila semata-mata untuk menjelaskan adanya dasar Negara yang menjadi ideologi Negara serta menjadi tolak ukur dan landasan dari pilar-pilar yang lain.

     

    Sosialisai empat Pilar Kebangsaan juga dilakukan untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang pentingnya Empat Pilar tersebut. Salah satu sosialisai yang dilakukan di Gedung Pertemuan Desa Margopatut Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk, Sabtu (6/8/22) oleh Anggota DPRD Jawa Timur Komisi E dari Fraksi PDI Perjuangan Ida Bagus Nugroho S.H.

    Sosialisai yang mengambil tema “Pemahaman dan Penguatan Ideologi Pancasila Bagi Generasi Muda” ini juga dihadiri Camat Sawahan Sukirno, Kepala Desa Margopatut Sholikin, Jajaran DPC PDI Perjuangan dan Kapolsek serta Danramil setempat. Selain Ida Bagus Nugroho, Sosialisai ini juga mendatangkan narasumber lain di Bidang Hukum.

     

    Dalam sambutanya, Ida Bagus Nugroho menyampaikan, betapa pentingnya Ideologi Pancasila, karena sebagai warga Negara Republik Indonesia, harus memiliki pemahaman yang luas ,kader-kader PDI Perjuangan teruma yang muda-muda,adalah garda terdepan untuk Kebangkitan NKRI, Ranting dan PAC adalah ujung tombak, jangan hanya dibutuhkan,dan kegiatan seperti ini harus rutin diadakan, agar konsolidasi berjalan dengan baik.

     

    “Masyarakat harus memiliki wawasan tentang Pancasila yang luas karena Pancasila sebagai tolak ukur kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

    Ia menegaskan pada anak-anak muda, kader-kader muda utamanya kader PDI-P yang hadir dalam sosialisai itu untuk menjadi garda terdepan pengukuhan pancasila sebagai ideologi negara yang tercantum dalam Empat Pilar Kebangsaan Indonesia”, Ucap Ida Bagus.

     

    Ia juga menegaskan pada kader-kader yang hadir untuk terus solid antar sesama kader partai saat menyambut Tahun Politik 2024 nanti.

     

    “Mari kita sambut tahun Politik di 2024 nanti dengan antusiasme tinggi. Alangkah baiknya kalau kita punya DPR sendiri khususnya dari parta PDI-P. Kta juga harus saling bahu-membahu dan bersama-sama membesarkan parti. Karena kader muda adalah harapan partai di masa depan” harap Ida Bagus.

     

    Sukirno selaku camat Sawahan mengajak untuk bersama-sama saling mengingatkan, menyampaikan keluhan-keluhan masyarakat dan kerja sama untuk membangun Kecamatan Sawahan menjadi lebih baik.

     

    (Red/Dyh)

  • Pawai Ta’aruf Diramaikan Ribuan Santri

    Pawai Ta’aruf Diramaikan Ribuan Santri

     

     

    KabarNganjuk.com- Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H dan menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) ke 77. Kementerian Agama (Kemenag) Nganjuk mengadakan Pawai Ta’aruf yang diselenggarakan pada Sabtu, (6/8/2022) diikuti oleh ribuan santri yang ada di lembaga pendidikan Kemenag Kabupaten Nganjuk.

    Ribuan santri yang terdiri dari berbagai jenjang mulai dari Madrasah Ibtida’iyyah (MI) hingga Madrasah Aliyah (MA) dan TPQ se-Kabupaten Nganjuk memadati Stadion Anjuk Ladang yang menjadi titik kumpul para peserta pawai. Dengan rute Stadion Anjuk Ladang hingga Pendopo Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

    Ribuan santri tersebut dapat memadati Jalan A. Yani yang telah direhab rapi oleh Pemerintah Kabupaten Nganjuk.
    Masyarakat juga memberikan antusiasmenya terhadap acara ini. Terlebih lagi adanya pandemi sejak dua tahun yang lalu diharuskannya jaga jarak antara satu sama lain membuat acara-acara seperti ini minim terealisasi.

    Abdul Hermawan salah satunya pengajar di Pondok Pesantren Darul Ihsan Payaman Nganjuk sangat senang dengan diadakannya acara ini.

    “Alhamdulillah, untuk pawai ta’aruf ini berjalan sangat lancar. Antusiasme para pesertanya juga sangat baik meski matahari sedang panas-panasnya” katanya.

    Ia juga berharap kedepannya pawai taaruf bisa lebih baik dari ini, pesertanya juga tidak dari kalangan pendidikan saja tapi juga dari masyarakat umum.

    Bukan hanya Abdul Hermawan, Said salah satu guru MA Miftahul Huda Gondang juga mengapresiasi adanya kegiatan ini.

    “Sangat bagus dan meriah sekali dengan diadakannya pawai Taaruf dalam rangka peringatan tahun baru islam ini” tuturnya.

    Acara yang dimulai dari jam 7 pagi ini berlangsung hingga siang dikarenakan banyaknya peserta yang ikut serta dalam pawai ini.

    Beragam warna seragam yang digunakan peserta mampu mewarnai rute yang dilewati. Beberapa tim drum band hadroh bahkan sorakan yel-yel ibu-ibu yang turut dalam pawai menjadi ikonik tersendiri.

    Tanda guyup rukun masyarakat Kabupaten Nganjuk terlihat dari besarnya antusiasme masyarakat dalam berbagai kegiatan, termasuk dalam acara pawai ini.

    Sementara itu Nur Kholis, Ketua Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) Kabupaten Nganjuk mengatakan bahwa acara ini berjalan semarak.

    “Semarak meriah. Meskipun kita mukmin, kita tetap bisa berkreasi dalam pawai Taaruf ini”, Pungkasnya.

    (Dyh/AYala)

  • Wujudkan Nganjuk Sehat, Plt. Bupati Nganjuk Tilik Posyandu Kampungbaru

    Wujudkan Nganjuk Sehat, Plt. Bupati Nganjuk Tilik Posyandu Kampungbaru

    KabarNganjuk.com- Sebagai Kabupaten yang dinobatkan sebagai Kabupaten Sehat selama dua tahun terakhir oleh pemerintah pusat, Plt. Bupati Nganjuk menyidak langsung posyandu-posyandu daerah. Salah satunya posyandu yang ada di Desa Kampungbaru Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk. Acara yang dilaksanakan pada hari Jum’at (5/8/2022) mendapatkan antusiasme masyarakat utamanya dari balita hingga ibu-ibu.

    Menurut Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi adanya posyandu sebagai tempat imunisasi dapat membantu dan membentuk terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, hebat dan sehat di Kabupaten Nganjuk.

    Bukan hanya balita, posyandu yang dibuat juga diperuntukkan untuk ibu hamil, remaja juga lansia. Harapannya pelayanan kesehatan di Kabupaten Nganjuk dapat mencakup lingkup terkecil masyarakat. “Tidak boleh ada orang Nganjuk yang tidak bisa berobat. Nganjuk bisa, tidak ada yang tidak bisa” tegas Kang Marhaen dalam sambutannya.

    Acara yang juga dihadiri ketua DPRD Nganjuk Komisi E DPRD Jawa Timur Ida Bagus Nugroho, Camat Tanjunganom dan beberapa Kepala Desa Kecamatan Tanjunganom ini diharapkan dapat mensukseskan misi Kabupaten Nganjuk Notho Kutho Bangun Deso seperti yang dijelaskan Kang Marhaen dalam acara tersebut “membangun yang berhasil tatkala melibatkan dan memberdayakan masyarakat” jelasnya.

    Dalam rangka mewujudkan Nganjuk Sehat, Plt. Bupati Nganjuk menekankan untuk mengimplementasikan daya sehat masyarakat secara baik.

    Kang Marhaen juga menuturkan fungsi posyandu remaja selain untuk pelayanan kesehatan juga untuk pendampingan bagi kaum remaja. Khususnya bagi mereka yang akan menikah.

    “Dengan adanya pendampingan dan edukasi bagi para remaja ini, saya berharap para remaja lebih bisa peduli dengan dirinya khususnya kesehatannya sendiri, juga ia bisa menjadi mentor kesehatan bagi teman sebayanya” pungkasnya

     

    (dyh)

  • Menggali Sejarah Lewat Museum, Plt. Bupati Nganjuk: Jangan Lupakan Sejarah

    Menggali Sejarah Lewat Museum, Plt. Bupati Nganjuk: Jangan Lupakan Sejarah

    KabarNganjuk.com- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) ke 77 Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Porabudpar) Kabupaten Nganjuk mengadakan pameran Temporer dengan tema “Jejak Sejarah Era Kolonial di Jawa Timur”.

    Pameran yang diikuti 16 peserta itu menyuguhkan berbagai macam peninggalan sejarah yang mampu mengulik balik cerita masa lalu era kolonial di Jawa Timur. Dari enam belas peserta tersebut empat diantaranya berasal dari luar Kabupaten Nganjuk diantaranya Museum Daerah Kabupaten Tulungagung, Museum Mpu Tantular Buduran Sidoarjo, Museum Airlangga Kediri dan Museum 10 Nopember Surabaya.

    Sedangkan, peserta pameran dari Kabupaten Nganjuk terdiri dari MGMP IPS SMP, MGMP Sejarah SMK, MGMP Sejarah MA, KOTASEJUK (Komunitas Pecinta Sejarah Kabupaten Nganjuk), Komunitas Babad Anjuk Ladang, Kosti Nganjuk, Mbah Cokro, Museum Atas Angin, Muuseum Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Nganjuk dan Museum Dr. Soetomo Nganjuk.

    Acara yang berlangsung selama tiga hari dimulai dari hari Jum’at, (5/8/2022) sampai hari Minggu, (7/8/2022) yang dibuka langsung oleh Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi didampingi Wakil Ketua 1 TP PKK Nganjuk Yuni Marhaen.

    Serta turut hadir, Sekretaris Daerah dan Perwakilan Kapolres Nganjuk, juga Forkopinda dan Kepala OPD terkait.

    Dalam sambutannya Plt. Bupati Nganjuk yang lebih akrab disapa Kang Marhaen menuturkan bahwa, Kegiatan Pameran Moseum ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menggali sejarah, karena sejarah tidak hanya bisa dilihat melalui foto maupun film semata.

    “Kami tegaskan pada masyarakat yaa untuk JAS MERAH alias Jangan Melupakan Sejarah” Ucap Kang Marhaen.

    Menurutnya sejarah bukan hanya yang dulu, tapi sekarang dan yang akan datang. Dengan itu, demi mengapresiasi sejarah Kabupaten Nganjuk mengimplemantisakan sejarah yang diejawantahkan kekinian.

    “Seperti Prasasti Jayastamba yang ada di museum Anjuk Ladang diejawantahkan kekinian menjadi tugu Jayastamba yang ada di Jl. A. Yani” tuturnya.

    Kang Marhaen juga menyampaikan bahwasannya pameran temporer momen untuk memberikan informasi pada anak-anak, utamanya PAUD, TK, SD, SMP bagaimana kehidupan perjuangan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kabupaten Nganjuk di era kolonial.

    “Dengan pameran ini para pengunjung khususnya anak-anak bisa meneladani perjuangan nenek moyangnya dan meneledani spirit juangnya, kami berharap anak-anak juga memiliki spirit yang sama dengan para pejuang Indonesia meskipun eranya berbeda” Pungkanya.

    (Dyh)

  • Polres Nganjuk Menyerahkan Santunan Kepada 15 Anak Yatim Piatu

    Polres Nganjuk Menyerahkan Santunan Kepada 15 Anak Yatim Piatu

    KabarNganjuk.com – Wakapolres Nganjuk Kompol Moh. Asrori Khadafi, S. H. mewakili Kapolres Nganjuk, menyerahkan bantuan sosial atau santunan kepada 15 anak yatim piatu binaan Muslimat MWC NU Sukomoro Kabupaten Nganjuk Sebagai rangkaian acara peringatan 1 Muharam 1444 H di masjid Al – Ikhlas Polres Nganjuk. Kamis,(4/8/22) pagi.

    Dalam sambutannya, Kompol Moh. Asrori mengatakan peringatan 1 Muharam yang dikenal sebagai tahun baru Islam dilaksanakan dengan sederhana dan penuh manfaat.

    “Kita tambah wawasan beragama anggota Polres Nganjuk dengan pembinaan rohani dan mental, juga kita lakukan kebaikan supaya acara hari ini bisa dicatat sebagai amal ibadah kelak di akhirat, ”imbuhnya.

    “Tentunya besar harapan kami agar tahun ini bisa lebih baik dari tahun kemarin yang telah kita tinggalkan,” kata Kompol Moh. Asrori sebelum menutup sambutannya.

    Selain penyerahan santunan, peringatan 1 Muharam 1444 H juga diwarnai dengan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) bersama penceramah Kyai Nur Hasan selaku pengurus Pondok Pesantren Pakuncen Patianrowo Nganjuk.(Hms)