Blog

  • Polisi Berhasil Menangkap Tersangka Pembunuh Pencari Kepiting di Surabaya Motif Rebutan Lahan

    Polisi Berhasil Menangkap Tersangka Pembunuh Pencari Kepiting di Surabaya Motif Rebutan Lahan

    SURABAYA, KabarNganjuk.com – Polisi akhirnya berhasil membekuk terduga pelaku pembunuhan pencari kepiting di Sukolilo Surabaya.

    Saat pemeriksaan terhadap pelaku diketahui ia merasa sakit hati dengan korban, M. Hudoyo gegara masuk wilayahnya.

    Ia adalah SH pria berusia 42 tahun asal Kejawan Putih Tambak Kecamatan Mulyorejo Surabaya yang bukan karena spontan, melainkan sudah terencana secara matang untuk menghabisi korban.

    Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, tersangka SH telah merencanakan aksinya usai kesal dengan ulah korban yang membuang motornya sebulan sebelum peristiwa itu terjadi.

    “Sebulan sebelum kejadian, korban dan SH memiliki perselisihan perebutan wilayah tambak kepiting, ada cekcok kemudian korban merespon dengan melempar kendaraan yang digunakan SH ke tambak,” kata Hendro saat konferensi pers di Polrestabes Surabaya, Senin (25/3/2024).

    Rupanya, hal itu menyulut dendam SH. Pada 18 Maret 2024, SH berencana melakukan pembunuhan pada korban.

    Selain membuang motor, SH mengaku kesal karena sempat cek-cok masalah wilayah pencarian kepiting di lokasi. Lantaran kesal, SH pun menyimpan dendam pada korban.

    Ia lantas berangkat ke tambak lebih awal daripada korban sekitar pukul 05.00 WIB dengan membawa sebilah celurit.

    Namun, karena alat perlengkapan mencari kepitingnya tertinggal, ia sempat menyimpan sajam di sekitar lokasi.

    “SH sempat pulang ambil perlengkapan ke rumah lalu menyangong korban di TKP lagi,”terang AKBP Hendro.

    Tak lama kemudian, SH mendapati korban dan teman-temannya tiba di lokasi. Lalu, saat SH melihat korban berpisah dengan teman-temannya. Di saat itulah tersangka SH mulai melancarkan aksinya untuk menghabisi korban.

    “Saat korban sendiri, lalu lihat sikon memungkinkan, ia beraksi mengambil celurit,”kata AKBP Hendro.

    Menurut AKBP Hendro, rencana tersangka akan memenggal leher, tapi karena suatu hal jadi kena punggung sebelah kiri, sehingga menyebabkan korban luka.

    “Saat itu korban sempat lari dan SH mengejar, keduanya sama-sama lari karena ternyata SH juga takut peristiwanya diketahui, lalu kabur ke Jember,” sambungnya.

    AKBP Hendro memastikan, korban ditemukan sekitar 300 meter dari tempat awal kejadian.

    Menurutnya, korban sempat mencari pertolongan namun lemas, kelelahan, hingga kehabisan darah dan tewas di lokasi penemuan.

    “Akibat ulahnya ini, SH dikenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. SH terancam pidana minimal 20 tahun atau seumur hidup,”pungkas AKBP Hendro. (*)

  • Penemuan Mayat Wanita Misterius di Hutan Nganjuk

    Penemuan Mayat Wanita Misterius di Hutan Nganjuk

    KabarNganjuk.com – Ditemukan Mayat seorang perempuan tanpa identitas ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan muka hancur dan kedua telapak tangan hilang. Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh Budi Santoso, seorang anggota Polri yang sedang melintas di kawasan hutan petak 117 RPH Tamanan, Dusun Kedungpingit, Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Senin (25/3/2024).

    Dari lokasi kejadian, ditemukan beberapa barang bukti, yaitu:
    – 1 (satu) buah guling motif bunga berwarna biru, kuning, dan putih.
    – 2 (dua) buah bantal motif bunga berwarna biru, kuning, dan putih.
    – 1 (satu) buah spray motif bunga berwarna biru, putih, dan kuning.

    Sementara itu, ciri-ciri mayat tersebut mencakup kulit putih, rambut panjang berwarna pirang, dan dalam keadaan muka yang tidak bisa dikenali, terbungkus dengan kain seprei. Masyarakat setempat, Yiyik, menduga bahwa mayat tersebut sengaja dibuang di hutan karena lokasinya yang terpencil dan jarang dilalui orang.

    “Awalnya saya kira itu boneka, tapi setelah saya mendekat, saya sadar bahwa itu adalah kaki manusia yang terbungkus seprei,” ungkap Budi kepada wartawan saat diwawancarai.

    Sementara itu, AKP Supriyanto, Kasi Humas Polres Nganjuk, mengatakan, “Saat masyarakat ada yang melewati daerah tersebut (TKP) tersebut sehingga dilaporkan kepada polsek lalu didatangi di TKP bersama Polres dan tim medis,” Ungkapnya.

    Mayat perempuan tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk dilakukan visum et repertum. Namun, Hingga saat ini motif di balik pembunuhan tersebut masih menjadi misteri. Polisi sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini untuk mengungkap kebenaran di balik kematian tragis dari Mrs X.

    (Sha/Sov)

  • Ini Tanggapan Kontraktor Pelaksana Pembangunan Kasura Terkait Tuntutan Dan Dugaan Penutupan Akses Masuk Proyek PT Kasura Oleh Barongan

    Ini Tanggapan Kontraktor Pelaksana Pembangunan Kasura Terkait Tuntutan Dan Dugaan Penutupan Akses Masuk Proyek PT Kasura Oleh Barongan

    KabarNganjuk.com – Terkait beberapa tuntutan dan hingga diduga melakukan aksi penutupan akses jalan masuk proyek pembangunan di PT Kasura oleh Barisan Orang Nganjuk ( Barongan), yang mempertanyakan terkait legalitas juga dampak pembangunan yang diduga menyebabkan banjir di musim hujan, Budi Santoso selaku Ketua Barongan menyampaikan pernyataannya, dan di tanggapi langsung oleh Bagus Setyo Nugroho selaku Kontraktor pelaksana pembangunan PT Kasura ( 24/3/2024).

    Ditemui di kedai kopi Desa Gondangkulon, Budi Santoso selaku Ketua Barongan menyampaikan bahwa,” sebenarnya tuntutan kami itu simple, terkait adanya kegiatan di Kasura, belum memiliki legalitas yang jelas, dan ini sudah kita sampaikan kepada pihak – pihak terkait dan kita sudah mengirim poto dan vidionya, tetapi hingga sampai saat ini belum ada penjelasan atau tindak lanjuti ” ujarnya.

    Lebih lanjut disampaikan Ketua Barongan, bahwa terkait dari dampak pembangunan, tentunya untuk warga yang didepan pabrik, khususnya warga Desa Pandean maupun penguna jalan, itu dampak yang ditimbulkan dari pembangunan tersebut, jadi yang kedua adalah terkait legalitas, kemudian andalalin, itu adalah salah satunya, ” kenapa ada kecurigaan seperti itu terkait kegiatan di Kasura ” jelasnya.

    ” Rambu – rambu jalan, lampu atau apapun sampai saat ini tidak ada, jadi kami mencurigai, sebenarnya dari pihak kami itu simpel, kalau memang ada perijinannya, monggo, ” kenapa yang mudah harus di persulit?”, dan kemudian penanggulangan terkait dampak yang ditimbulkan adalah banjir, dan itu real bisa terealisasi selesai ” lanjut Budi selaku Ketua Barongan.

    ” Dari kami saya pastikan, Barisan Orang Nganjuk ( Barongan ), pasti akan mensupport atau mendukung investasi yang ada di Kabupaten Nganjuk, kami menginginkan investasi di Nganjuk adalah investasi yang sehat, dan memberikan kontribusi terhadap masyarakat yang ada, dan bukan memberikan dampak lingkungan bagi warga sekitar ” harapnya.

    ” Terkait menutup akses jalan masuk, kita tidak pernah melakukan aksi penutupan akses jalan masuk, dan disitu tidak ada baner untuk menutup perusahaan, saya memang punya barang yang saya taruh di tepi jalan, itu berupa batako dan itu untuk pembangunan, dan dari kemarin saya juga sudah pesan pasir, karena saya akan membuat kos – kosan, dan untuk akses jalan masuk itu masih ada, sekali lagi saya tegaskan, tidak ada aksi penutupan ” pungkasnya.

    Sedangkan selaku Kontraktor Pelaksana Pembangunan PT Kasura, Bagus Setyo Nugroho ditempat terpisah menyampaikan bahwa, pihaknya kemarin sudah melakukan klarifikasi dengan beberapa media, terkait IMB, Amdal, Legalitas perusahaan itu sudah ada, sudah ada semenjak Tahun 2021 untuk IMB, dan Tahun 2022 itu untuk Amdalnya dari Provinsi ” ujarnya.

    ” Dalam liputan yang di unggah salah satu media, itu bahwa dia ( Barongan ), minta tembusan, dan dari anggapan kami bahwa, dia itu kan LSM, yang kita sebenarnya tidak perlu bertanggung jawab kepada dia secara format dokumen kita tembusan kepada dia, kerena dia bukan institusi yang berwenang untuk melihat dan memiliki dokumen tersebut, tapi kami bisa menunjukkan ” kata Bagus.

    ” Kalau dari saya sih, sebaiknya sebagai Lembaga Kontrol Sosial, juga memiliki pemikiran – pemikiran yang lebih tajam, dan yang lebih pro rakyat, bukan seperti yang dilakukan kemarin, itu malah merugikan pengguna jalan yang lain ” tandas Bagus.

    Lebih lanjut dikatakannya, bahwa disitu ada batu kumbung dengan jarak yang teratur, juga ada bambunya yang dipasang, kegiatan – kegiatan yang dilakukan ini dalam tanda kutip anarkis atau tidak membuat nyaman, karena seharusnya sebagai Lembaga Kontrol Sosial, itu sikapnya juga yang harus aktif.

    ” Mungkin perusahaan akan menutup diri manakala kegiatan – kegiatan yang dilakukan ini, dalam tanda kutip anarkis dan tidak membuat nyaman ” pungkasnya.

    Sedangkan salah satu warga yang enggan disebut namanya dekat pembangunan PT Kasura, mengatakan bahwa dirinya merasa sangat senang dengan adanya pembangunan pabrik tersebut, bahkan warungnya lebih ramai dari biasanya. Terkait adanya dampak banjir, ia mengatakan kalau banjir itu sudah dari dulu setiap tahun sebelum ada proyek kasura, tapi sekarang, cuma tambah dalam ” ujarnya.

    ( gik)

  • Demi Bahagiakan Yatim Piatu, Ini yang Dilakukan Keluarga Sutrisno

    Demi Bahagiakan Yatim Piatu, Ini yang Dilakukan Keluarga Sutrisno

    KabarNganjuk.com – Merupakan moment yang indah, bulan suci ramadhan kali ini tidak ada perubahan, keluarga besar Sutrisno, Kades Sukorejo gelar santunan yatim piatu dikediamannya.

    Pada Sabtu ( 23/3/2024) dengan dihadiri warga dan tokoh masyarakat Desa Sukorejo tak terkecuali Drs. Hariyanto (Ustad,Caleg terpilih) yang sekaligus warga Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur

    Pada kesempatan itu Sutrisno memohonkan maaf para leluhur dan keluarganya sekaligus mohon doanya agar keluarganya selalu dalam lindungan Allah SWT.

    “Acara ini saya selenggarakan rutin setiap tahun, ini kali ini merupakan tahun ke 4, sebagai bentuk syukur keluarga saya kepada Allah SWT, selain itu juga ingin membantu meringankan kebutuhan anak yatim yang masih membutuhkan sarana untuk mengejar pendidikannya,” Kata Sutrisno.

    Lebih lanjut dikatakan juga, bahwa, santunan yang dilakukan rutin ini merupakan hasil lelang bengkok kades, in Sya Allah saya masih mendapatkan rejeki dari sumber yang lainnya, sehingga bengkok kades ini bisa saya lelang untuk pemerataan warga saya, tujuannya adalah agar mereka yang membutuhkan dapat terpenuhi, “Dan berbagi itu sangat indah” pungkasnya

    Adapun yatim piatu yang mendapatkan santunanya sejumlah 14 anak dan anak yatim yang mendapatkan sepeda sebagai sarana menimba ilmu ada 14 anak, 10 anak yatim dari desa Sukorejo, 1 anak dari Desa Pesu Kecamatan Bagor dan 1 anak yatim lagi dari Dusun Belum Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, dan 2 anak lagi Desa Sukorejo yang bukan yatim akan tetapi membutuhkan sepeda.

    Beserta istri tercinta, putra dan putrinya Sutrisno membagikan langsung santunan berupa uang tunai kepada yatim piatu dan kepada 14 anak yatim berupa sepeda. Kepadanya Sutrisno berpesan bahwa apa yang diberikan kepada yatim dan yatim piatu ini sudah sah menjadi milik mereka dan berharap dimanfaatkan semaksimal mungkin.

    Adapun rangkaian kegiatanya diawali dengan baca surah Yasin dan tahlil untuk mengirim para leluhur keluarga Sutrisno, kemudian dilanjut tausiah keagamaan dari ustadz Hariyanto, lanjut buka bersama dan santunan serta pembagian sepeda, nampak raut muka pada anak yatim terlihat bahagia (tim)

  • NJM Melakukan Klarifikasi Terkait Aksi Yang Dilakukan Barongan di PT. Kasura

    NJM Melakukan Klarifikasi Terkait Aksi Yang Dilakukan Barongan di PT. Kasura

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Barisan Orang Nganjuk (Barongan) melakukan penggerudukan di PT. Kasura, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dikarenakan mempertanyakan terkait legalitas perusahaan terkait izin resmi dan dampak genangan air yang tinggi di sekitar lokasi PT. Kasura pada Jumat (22/03/2024).

    Aksi yang dilakukan oleh Barisan Orang Nganjuk (Barongan) terhadap PT. Kasura tersebut merupakan bentuk protes atas dugaan ketidaklengkapkan legalitas yang dimiliki oleh pihak pabrik, serta dampak lingkungan yang disebabkan, seperti genangan air tinggi di sekitar lokasi yang dianggap mengganggu dan merugikan warga sekitar saat hujan turun.

    Sebagai pihak yang bertanggung jawab atas proses pengurukan, PT. Nugraha Jaya Mandiri (NJM) memberikan klarifikasi terkait berita yang diunggah oleh salah satu media terkait adanya kelompok massa dari LSM Barongan terkait pengurukan di PT. Kasura di Kantor NJM pada Sabtu (23/3/2024).

    Bagus Nugroho, yang merupakan perwakilan dari perusahaan tersebut memberikan penjelasan terkait hal tersebut. Menurutnya, terkait izin dari PT Kasura, secara prinsip sudah lengkap, termasuk izin IMB, bukan PBG, karena pada saat proses perizinan, nama yang digunakan masih adalah IMB. Selain itu, pihaknya juga telah memperoleh Amdal dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur.

    Bagus Nugroho saat jumpa Pers mengatakan, “Perusahaan sudah mengantongi izin pembangunan, bukan PBG karena diurus sebelum istilah PBG muncul, jadi masih berupa izin IMB yang sudah terbit pada tanggal (06/09/2021), ” Ungkapnya.

    Lebih lanjut, Bagus Nugroho Mengatakan, “Hingga saat ini, PT. Kasura belum membangun konstruksi gedung yang sedang dikerjakannya hanyalah pembuatan akses keliling batas wilayah tanah milik PT. Kasura, yang memiliki lebar 20 meter dan panjang 252 meter. Bukan pembangunan fondasi, kalaupun dilakukan pekerjaan fondasi itu bukan pekerjaan konstruksi gedung fisik utama, kalaupun di kerjakan di gedung fisik utama perusahaan sudah Mengantongi IMB, jadi tidak ada yang dilanggar disitu, ” Ujarnya.

    Selanjutnya, terkait laporan mengenai genangan air yang cukup tinggi, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala Desa setempat dan Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam), serta melibatkan pihak Dinas PUPR. Saat ini, pihaknya tengah menunggu hasil dari koordinasi tersebut.

    Sebagai tambahan, terkait penggunaan konten lokal, PT Kasura ingin menegaskan bahwa semua truk, armada pengangkut tanah, serta peralatan tambang berasal dari Nganjuk, begitu juga dengan para pekerjanya. Mereka tidak mengambil material dari luar Kabupaten untuk kegiatan operasionalnya.

    (sha/sov)

  • Trihandy, New Comer Yang Berhasil Raih Suara Terbanyak

    Trihandy, New Comer Yang Berhasil Raih Suara Terbanyak

    KabarNganjuk.com – Trihandy Cahyo Saputro S.T, mengejutkan berbagai pihak, dengan perolehan suara terbanyak di Pemilu 2024 pada Februari lalu, Ia berangkat dari Partai Demokrat, Dapil I Nganjuk yang mencakup wilayah Kecamatan Nganjuk, Kecamatan Rejoso, Kecamatam Bagor, dan Kecamatan Wilangan.

    Di ruang kerjanya, PT. Borneo Jaya Sakti, Nganjuk, Jawa Timur (23/03/2024) Trihandy mengatakan dirinya banyak diundang dilembaga – lembaga pubhlising, seperti halnya media dan lainnya, seperti halnya media lokal ternama hingga regional dan nasional, bahkan dalam 3 hari kedepan dirinya juga diundang disalah satu media nasional untuk menerima penghargaan di Surabaya beserta calon legislatif lainnya yang mendapatkan suara terbanyak di Kab/Kota masing – masing

    Tiga Puluh Ribu Sembilan Belas (30.019) suara dia peroleh, itu adalah angka yang fantastis, namun dirinya mengaku tidak ada sesuatu yang istimewa, dirinya hanya berusaha membangun kepercayaan masyarakat didaerah pilihan 1 Nganjuk.

    “Tidak ada tips and tricks spesial yang saya lakukan, hanya saja 3 bulan terakhir jelang pemilu (29 November – 10 Februari) saya membangun kepercayaan masyarakat dengan mendatangi rumah – rumah mereka, melakukan pertemuan dengan kelompok terdekat,” ungkapnya

    Tidak itu saja, saya ganti mengundang mereka untuk bertemu dirumah saya, meskipun hanya sekedar berkenalan dan ngopi, disitulah kami menjalin ikatan emosional.” Lanjut Trihandy

    Meskipun tergolong new comer namun Trihandy Cahyo Saputro telah berhasil mengukir prestasi dikancah politik dengan suara terbanyak, namun demikian tak merubah penampilannya yang tetap ramah kepada siapapun, seperti saat KabarNganjuk mewawancarainya.

    Sebagai pengusaha muda dirinya juga masih tetap sibuk dengan usaha yang digelutinya bersama keluarga, penampilannyapun sederhana dan bersahaja (tim)

  • Program PTSL Kelurahan Ringinanom dengan Asumsi Biaya 600 Ribu yang Diduga Belum Cukup

    Program PTSL Kelurahan Ringinanom dengan Asumsi Biaya 600 Ribu yang Diduga Belum Cukup

    Nganjuk, KabarNganjuk.com- Panitia Kelompok Masyarakat ( Pokmas ) Kelurahan Ringinanom Kecamatan Nganjuk, pada malam sekira pukul 20.00 Wib, telah mengadakan acara silaturahmi bersama beberapa LSM dan beberapa Awak Media, membahas tentang program PTSL serta rincian anggaran, yang menurut Ketua PTSL, dengan biaya kesepakatan antara Pokmas dan Warga sebesar Rp. 600. 000 dan itu sudah wajar ( 22/3/2024).

    Hal ini disampaikan Ketua Pokmas program PTSL Desa Ringinanom Himawan saat acara silaturahmi bersama beberapa LSM dan Awak Media yang bertempat di Balai Desa, dirinya menyampaikan bahwa Desa Ringinanom mendapat jatah program PTLS Tahun anggaran 2024, dengan biaya kesepakatan dari Pokmas dan warga sebesar Rp. 600. 000 ( Enam Ratus Ribu Rupiah ) ” jelasnya.

    Lebih lanjut disampaikan Himawan, bahwa degan uang 600 ribu tersebut sangatlah kurang, karena harus menyisihkan pula untuk pak Lurah, pak Camat juga pak Polisi, dan memberikan uang 100 ribu sekedar transport saja kepada rekan – rekan media.

    Dikatakan pula oleh Himawan selaku Ketua Pokmas, bahwa selama ini apa bila ada awak media ingin menemuinya, di katakan himawan, ” oalah wartawan maneh ” ujarnya serasa engan untuk menemui wartawan.

    Himawan selaku Ketua Pokmas juga sempat menirukan rekan anggota panitia, ” awak dewe sing nyambut gawe durung oleh upah kok mereka yang didahulukan ” ucapnya menirukan anggota panitia PTSL.

    Sementara itu Camat Nganjuk, saat di konfirmasi oleh salah satu awak media melalui via Whats App menerangkan bahwa, terkait adanya pencatutan nama dan jabatannya tersebut pihak panitia beserta lurah telah datang ke tempatnya untuk meminta maaf atas kejadian tersebut, dan pihaknya tidak pernah menerima apa – apa dari program PTSL di wilayahnya.

    “ Saya tidak pernah menerima apa – apa dari program di wilayah yang saya naungi seperti PTSL, itu bahkan panitia saya tidak kenal dan baru tahu tadi saat bertamu ” jelasnya ( 23/3/2024).

    (red/gik)

  • Ramadhan Berkah, Polres Kediri Kota dan Bhayangkari Berbagi Takjil Jelang Berbuka Puasa

    Ramadhan Berkah, Polres Kediri Kota dan Bhayangkari Berbagi Takjil Jelang Berbuka Puasa

    KEDIRI KOTA, KabarNganjuk.com – Mempererat tali persaudaraan dan menjaga kondusifitas keamanan di bulan suci Ramadhan, Polres Kediri Kota berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di jalan depan Polres Kediri Kota.

    Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota, Ny. Ratih Bramastyo Priaji memimpin langsung kegiatan ini, didampingi oleh para pejabat utama Polres Kediri Kota dan pengurus Bhayangkari Cabang Kediri Kota

    Kegiatan pembagian takjil mencerminkan sikap peduli sosial Polri kepada masyarakat, khususnya bagi para pengguna jalan yang melintas di depan Mako Polres Kediri Kota

    Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari berbagai lapisan masyarakat yang kebetulan melintas di lokasi kegiatan.

    “Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam situasi yang membutuhkan penegakan hukum, namun juga dalam membantu dan melayani masyarakat, terlebih di bulan yang penuh berkah ini,” ujar AKBP Bramastyo, Jumat (22/3).

    Kapolres Kediri Kota berharap kegiatan rutin ini dapat bermanfaat bagi masyarakat pengguna jalan yang sedang berpuasa.

    Dengan pembagian takjil ini pula Polres Kediri Kota ingin dapat lebih mendekatkan diri kepada masyarakat dan memberikan kontribusi positif untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polres Kediri Kota selama bulan Ramadhan.

    “Tentunya kami sampaikan pula himbauan Kamtibmas, kepada Masyarakat terutama untuk lebih meningkatkan kewaspadaannya baik di jalan raya maupun di lingkungan tempat tinggal,”kata AKBP Bramastyo.

    Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan, sebagai manifestasi nyata dari komitmen Polri dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.

    Kapolres Kediri Kota bersama jajarannya berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang, guna memperkuat kebersamaan dan sinergi antara Polri dan masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kediri Kota juga berpesan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan agar dalam beribadah di bulan Ramadhan 1445 H ini kita bisa beribadah dengan tenang dan nyaman

    “Semoga pemberian ini dapat diterima dan bermanfaat serta dijadikan amal Ibadah untuk kita semua,” pungkasnya.(**)

  • Kapolri Apresiasi Divhumas Atas Sertifikasi ISO 9001: 2015

    Kapolri Apresiasi Divhumas Atas Sertifikasi ISO 9001: 2015

    KabarNganjuk.com – Kadivhumas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho menerima penyerahan sertifikat ISO 9001:2015 yang diserahkan langsung oleh Vice President of corporate secretary PT Sucofindo Arifin SE. Penyerahan tersebut disaksikan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, PJU Mabes Polri dan Peserta Rakernis Satker divisi gabungan.

    Direktur Utama PT Sucofindo Jobi Triananda Hasjim kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada Kapolri atas sertifikat ISO 9001:2015. Sertifikat ini dipandang menjadi sebuah pencapaian yang harus diapresiasi

    “Selamat Kepada Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si selaku Pimpinan Tertinggi Polri atas raihan keberhasilan Satuan Kerja Divisi Humas Polri memperoleh Sertifikat Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001 : 2015,” jelas Jobi saat menyerahkan sertifikat, Jumat (22/3/24).

    Jobi menyampaikan, diharapkan dengan sertifikat ini, Kadiv Humas dapat konsisten memberikan pelayanan terbaiknya.

    “Kami optimis Divisi Humas Polri mampu menjaga kualitas melalui implementasi standar manajemen mutu secara berkelanjutan,” ujarnya.

    Kapolri menuturkan, sertifikasi ini patut diapresiasi. Jenderal Sigit pun menyampaikan selamat atas penyerahan sertifikat ISO 9001:2015 tersebut.

    “Ke depan, Divhumas harus senantiasa dijaga dengan peningkatan kompetensi SDM pengampu bidang Kehumasan,” ungkap Kapolri.

    Kadiv Humas Polri pun menyatakan rasa syukurnya atas sertifikat ISO 9001 : 2015 ini. Sertivikasi ini dilakukan demi menjadikan Divhumas Polri lebih baik, bermutu, dan profesional. Selain itu, sebagai tindak lanjut dari Perkap Nomor 6 Tahun 2023 di mana fungsi humas diemban seluruh personel.

    “Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar,” ujar Kadiv Humas, Rabu (13/3/24).

    Menurut Kadiv Humas, diharapkan dengan adanya ISO 9001-2015 ini, kinerja divisi humas Polri ke depan bisa semakin di tingkatkan. Sehingga, pelayanan kepada masyarakat dan media semakin maksimal.

  • Pemkab Nganjuk Adakan Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Kabupaten Nganjuk Jawa Timur

    Pemkab Nganjuk Adakan Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Kabupaten Nganjuk Jawa Timur

    NGANJUK, KabarNganjuk.com – Dalam rangka membuka media komunikasi dan evaluasi atas hasil pelaksanaan pembinaan dan pengawasan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah yang telah dilaksanakan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Nganjuk dan mendorong entitas untuk meningkatkan kinerja, tindak lanjut hasil pengawasan dan meminimalkan resiko terjadinya penyimpangan penyelenggaraan pemerintahan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk mengadakan Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Tahun 2023 di Ruang Rapat Anjuk Ladang Pemkab Nganjuk, pada Jumat (22/03/2024).

    Gelar Pengawasan Pemerintah Daerah dihadiri oleh Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Nganjuk, Inspektur Daerah Kabupaten Nganjuk, Forkopimda Kabupaten Nganjuk, OPD Kabupaten Nganjuk, dan Camat seluruh Kabupaten Nganjuk.

    Dalam rapat tersebut membahas tentang gelar Pengawasan Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk yang berdasar pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 Tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 35 Tahun 1995 tentang Penyelenggaraan Gelar Pengawasan dan Temuan Karya Pengawasan.

    Pada rapat tersebut, Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Nganjuk, Muhammad Yasin, menyampaikan penjabaran tugas dan fungsi Inspektorat Nganjuk telah melaksanakan kegiatan pelaksanaan pengawasan internal terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, review, evaluasi, pemantauan dan kegiatan pengawasan lainnya.

    Kemudian, dilanjutkan pengucapan dan penandatanganan Ikrar penguatan komitmen pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Ikrar tersebut berikut “Kami segenap aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk membangun dan mengimplementasikan Zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani dengan memenuhi kriteria dalam manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, peningkatan kualitas pelayanan publik.”

    Selanjutnya, pada rapat tersebut, Pj Bupati Kabupaten Nganjuk, Sri Handoko Taruna menyampaikan tentang Penajaman perbaikan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik melalui monitoring center for Prevention (MCP) KPK dalam mewujudkan birokrasi bersih, efektif, dan berdaya saing.

    Saat di temui di lokasi, Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna Mengatakan, “Gelar pengawasan hari ini yang dilakukan oleh pemerintah daerah ini adalah tindak lanjut bagaimana setiap tahun ada Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK bagaimana pemerintah daerah ini dalam menjalankan pemerintahannya ada fungsi pengasawan dimana ada 8 area, 26 indikator, 62 sub indikator yang memang harusnya sama-sama kita lalui dalam menjalankan tugas dan ini adalah proses mencegah proses kegiatan pelayanan pemerintahan ini berjalan di atas aturan, ” Ujarnya.

    Lebih lanjut, Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna Mengatakan “Harapannya Nganjuk pembangunannya berjalan dengan baik, tidak keluar dari rel aturan, terbebas dari yang namanya korupsi, ” Ungkapnya.

    (Sov)

  • Mbah Loso Dikunjungi oleh Sekda Nganjuk dan Menerima Bantuan

    Mbah Loso Dikunjungi oleh Sekda Nganjuk dan Menerima Bantuan

    KabarNganjuk.com – Mbah Loso, Duda 85 Tahun dari Desa Teken Glagahan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Hidup Sendirian Setelah Kehilangan Istrinya Beberapa Tahun yang Lalu. Dalam Keterbatasan, Rumahnya yang Bocor Tidak mampu untuk memperbaiki

    Sekda Nganjuk Bersama Ketua BASNAZ, Camat Loceret, Pemerintah Desa Teken Glagahan, dan LSM LKHPI Turun Tangan untuk Membantu Mbah Loso. Setelah Melakukan Tinjauan, Sekda Langsung Memberikan Bantuan dan Mendesak Camat Loceret untuk Pendataan agar Rumah Mbah Loso Segera Direnovasi.

    Nur Solekan, Sekda Nganjuk, Mengungkapkan Bahwa Selain Mbah Loso, Anaknya Juga Sakit. Oleh Karena Itu, Dia Mengusulkan kepada BASNAZ Provinsi Jawa Timur agar Dapat Memberikan Bantuan untuk Kebutuhan Sehari-hari.

    Sementara Ketua BASNAZ Kabupaten Nganjuk, Zaenal Arifin, yang turut mendampingi Mbah Loso, menyatakan bahwa pihaknya akan mengajukan permohonan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk Mbah Loso, yang hidup sebatangkara. Di BASNAZ, tersedia bantuan sebesar 600 ribu rupiah seumur hidup.

    Diharapkan langkah ini tidak hanya memberikan dampak langsung bagi Mbah Loso, tetapi juga menjadi inspirasi bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nganjuk secara menyeluruh.

  • Polres Nganjuk Bersama Pengurus Bhayangkari Cabang Nganjuk Bagikan Takjil untuk Pengguna Jalan

    Polres Nganjuk Bersama Pengurus Bhayangkari Cabang Nganjuk Bagikan Takjil untuk Pengguna Jalan

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Polres Nganjuk kembali membagikan bingkisan takjil kepada pengguna jalan yang sedang melintas di depan mapolres dan Pos Lantas 12.05 Pujahito Kabupaten Nganjuk, namun kali ini dilaksanakan bersama dengan Pengurus Bhayangkari Cabang Nganjuk, Rabu(20/03/2024).

    Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

    “Pembagian bingkisan takjil tersebut sudah menjadi tradisi Polres Nganjuk dalam menyambut bulan suci Ramadan setiap tahunnya yang bertujuan untuk menciptakan hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat,” ujar AKBP Muhammad.

    Senada dengan hal tersebut, Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Ny. Anggun Muhammad mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial yang dilaksanakan oleh Bhayangkari Cabang Nganjuk untuk mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh Polres Nganjuk.

    “Kami sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini, karena kami percaya bahwa memberikan bantuan kepada sesama, terutama kepada mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa, merupakan sebuah kebaikan yang sangat dianjurkan,” ungkap Ny. Anggun Muhammad.

  • Perubahan Baru yang Membuat Berbeda di TK Bhayangkari Kertosono Nganjuk

    Perubahan Baru yang Membuat Berbeda di TK Bhayangkari Kertosono Nganjuk

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Gedung Taman Kanak – Kanak (TK) Bhayangkari Kertosono digunakan kembali secara normal paska diresmikan oleh Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., beserta Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Ibu Anggun Muhammad, Rabu (20/03/2024).

    Dalam sambutannya, AKBP Muhammad mengungkapkan renovasi Gedung TK Bhayangkari Kertosono ini memerlukan perhitungan yang matang serta memastikan kenyamanan dan keselamatan bagi anak-anak yang akan menggunakan fasilitas tersebut.

    “Kami tidak ingin pelaksanaan renovasi gedung ini mengganggu proses belajar mengajar sehingga kami harus memperhitungkan waktu dengan baik,renovasi mencakup exterior, interior serta dekorasi interaktif untuk belajar anak,” ujar AKBP Muhammad.

    Lebih lanjut AKBP Muhammad mengatakan bahwa renovasi Gedung TK Bhayangkari Kertosono dilakukan dengan memperhatikan standar keamanan dan kenyamanan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan bagi anak-anak.

    Selain itu, AKBP Muhammad juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses renovasi tersebut, termasuk pihak kepolisian, Bhayangkari, serta masyarakat sekitar yang telah memberikan dukungan dan kerjasama dalam pelaksanaan renovasi.

    “Dengan selesainya renovasi ini, kami berharap Gedung TK Bhayangkari Kertosono dapat menjadi tempat yang inspiratif bagi anak-anak dalam menimba ilmu dan berkembang secara optimal,” tutup AKBP Muhammad.(acha)

  • Pembangunan PT Bell Foods di Rejoso Dipertanyakan, Karena Memiliki Izin yang Belum Jelas

    Pembangunan PT Bell Foods di Rejoso Dipertanyakan, Karena Memiliki Izin yang Belum Jelas

    Rejoso, KabarNganjuk.com- Bakal Pabrik yang bergerak di bidang ( produksi ) sosis milik PT Bell Foods yang berada di Desa Ngangkatan Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk, diduga belum memiliki Persetujuan Bangunan Gedung ( PBG ), tetapi sudah melaksanakan pembangunan.

    Diduga tak hanya tidak memiliki izin PBG, tetapi juga PT Bell Foods yang berada di Desa Ngangkatan, juga diduga tidak memiliki Analisis Dampak Lalu Lintas ( Andalalin ) juga UKL UPL, hal ini dikatakan salah satu pekerja, terkait PBG, bahwa PT Bell Foods belum memiliki ijin PBG ” ujarnya ( 21/3/2024).

    Lebih lanjut dikatakan pihak pekerja, bahwa untuk acara peletakan batu pertama tidak ada, karena dari pihak PT Bell Foods belum ada ke sini, disini hanya para pekerja ” ucapnya.

    Di tanya terkait ijin Persetujuan Bangunan Gedung ( PBG ), pihak pekerja menjawab bahwa saat ini belum ada izinya mas ” katanya.

    Sementara informasi dari tata ruang Dinas PUPR menjelaskan kalau ijin masih dalam pengurusan.
    (gik)