Program PTSL Kelurahan Ringinanom dengan Asumsi Biaya 600 Ribu yang Diduga Belum Cukup

Sabtu, 23 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Panitia Kelompok Masyarakat ( Pokmas ) Kelurahan Ringinanom Kecamatan Nganjuk, pada malam sekira pukul 20.00 Wib, telah mengadakan acara silaturahmi bersama beberapa LSM dan beberapa Awak Media, membahas tentang program PTSL serta rincian anggaran, yang menurut Ketua PTSL, dengan biaya kesepakatan antara Pokmas dan Warga sebesar Rp. 600. 000 dan itu sudah wajar ( 22/3/2024).

Hal ini disampaikan Ketua Pokmas program PTSL Desa Ringinanom Himawan saat acara silaturahmi bersama beberapa LSM dan Awak Media yang bertempat di Balai Desa, dirinya menyampaikan bahwa Desa Ringinanom mendapat jatah program PTLS Tahun anggaran 2024, dengan biaya kesepakatan dari Pokmas dan warga sebesar Rp. 600. 000 ( Enam Ratus Ribu Rupiah ) ” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan Himawan, bahwa degan uang 600 ribu tersebut sangatlah kurang, karena harus menyisihkan pula untuk pak Lurah, pak Camat juga pak Polisi, dan memberikan uang 100 ribu sekedar transport saja kepada rekan – rekan media.

Dikatakan pula oleh Himawan selaku Ketua Pokmas, bahwa selama ini apa bila ada awak media ingin menemuinya, di katakan himawan, ” oalah wartawan maneh ” ujarnya serasa engan untuk menemui wartawan.

Himawan selaku Ketua Pokmas juga sempat menirukan rekan anggota panitia, ” awak dewe sing nyambut gawe durung oleh upah kok mereka yang didahulukan ” ucapnya menirukan anggota panitia PTSL.

Sementara itu Camat Nganjuk, saat di konfirmasi oleh salah satu awak media melalui via Whats App menerangkan bahwa, terkait adanya pencatutan nama dan jabatannya tersebut pihak panitia beserta lurah telah datang ke tempatnya untuk meminta maaf atas kejadian tersebut, dan pihaknya tidak pernah menerima apa – apa dari program PTSL di wilayahnya.

“ Saya tidak pernah menerima apa – apa dari program di wilayah yang saya naungi seperti PTSL, itu bahkan panitia saya tidak kenal dan baru tahu tadi saat bertamu ” jelasnya ( 23/3/2024).

(red/gik)

Berita Terkait

Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare
MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI
Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah
Kurang dari 10 Jam, Polres Nganjuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana, Dua Tersangka Dibekuk di Sidoarjo
Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo
Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron
Penemuan Jasad Pria Terkubur Di Pekarangan Rumah Di Nganjuk Diduga Korban Kejahatan
Police Goes To School Dibalik, Murid SDI Salsabila Sambangi Satlantas Nganjuk Belajar Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:25

Tanam Padi Serentak Hadapi Kemarau, Nganjuk Bidik Target 105 Ribu Hektare

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:15

MPLS SMK PGRI 2 Nganjuk Kunjungan Industri, Sridadi Bakery Gandeng DPC APJI

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:46

Cinta Tak Direstui Anak Angkat Dan Kekasih Di Nganjuk Tega Bunuh Dan Kubur Korban Di Pekarangan Rumah

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19

Anak Angkat dan Pacar Ditetapkan Jadi Terduga Pelaku Pembunuhan di Ngronggot, Ditangkap Polisi di Sidoarjo

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:09

Barang Bukti Kasus Pembunuhan Ngronggot, Polisi dan DLH Bongkar Bak Sampah di Baron

Berita Terbaru