Blog

  • Kasus Pepet Bacok Berhasil Diungkap Polres Nganjuk, Lima Tersangka Terancam Dibui

    Kasus Pepet Bacok Berhasil Diungkap Polres Nganjuk, Lima Tersangka Terancam Dibui

    KabarNganjuk.com- Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat reskrim AKP. I Gusti AG Ananta P., S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pihaknya telah menangkap 5 orang terduga pelaku penganiayaan dengan senjata tajam.

    Hal ini disampaikan oleh AKP. I Gusti AG Ananta saat memberi keterangan kepada wartawan elektronik dan cetak terkait kasus yang dikenal dengan istilah “Pepet Bacok” yang terjadi di wilayah hukum Polres Nganjuk, Jum’at (3/3/2023).

    “Kami telah menangkap 5 orang inisial RA (21), SA (18), AE (23), MA (18) warga Nganjuk dan FA (19) warga Surabaya, bersama barang buktinya 1 bilah clurit, 1 bilah golok dan 2 unit sepeda motor,” katanya.

    Ia menambahkan kelima pelaku tersebut beraksi di 10 TKP berbeda dengan rincian 1 di wilayah Kecamatan Gondang, 1 di Baron, 2 di Lengkong, 2 di Tanjunganom, 1 di Kertosono dan 3 di Patianrowo.

    “Ini berdasarkan pengakuan tersangka dan sudah di konfrontasi dengan saksi dan korban, diperkirakan masih ada TKP lain yang belum terungkap,” kata AKP. I Gusti AG Ananta

    Untuk itu kami berharap dukungan dari masyarakat jika mempunyai informasi silahkan hubungi kami di layanan telepen darurat 110 dan program “Wayahe Lapor Kapolres” Whatsapp 081331342003.,” pungkasnya.

    Kepada terduga pelaku dikenakan hukuman sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 Ayat 1 Sub 351 Ayat 1 Jo 55 Jo 65 KUHP. Dengan ancaman hukuman maksimal 5 (Lima) Tahun 6 (Enam) Bulan Penjara. (hms/red)

  • Polres Ngawi Bersama TNI Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir

    Polres Ngawi Bersama TNI Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir

    NGAWI, KabarNganjuk.com– Cuaca ekstrim yang tidak menentu membuat masyakarat harus selalu hati-hati dan waspada. Namun bila sudah terkena dampak bencana alam, misalnya rumahnya kebanjiran agar segera menghubungi Aparat Pemerintah terdekat.

    Sepeti yang dilakukan 2 (dua) warga Dusun Sekarpurih RT 01 RW 02 Desa Sekarjati Kecamatan Karanganyar yakni Suparmin (37) dan Sumi (45) yang segera meminta bantuan ke Polsek Karanganyar, saat rumahnya kebanjiran.

    Dengan gerak cepat, anggota Polsek Karanganyar Polres Ngawi Polda Jatim bersama dengan Koramil Karanganyar juga Perangkat Desa membantu evakuasi warga yang rumahnya terkena banjir akibat luapan sungai Bengawan Solo, pada Kamis (02/03/2023)

    Evakuasi kepada dua keluarga yang terdampak banjir tersebut dilakukan pada dini hari yakni pukul 02.00 WIB hingga pukul 03.30 WIB, sehingga tidak ada korban jiwa.

    Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H., melalui Plt Kasi Humas Iptu Dian menyatakan bahwa gerak cepat diberikan Polri dan TNI juga Perangkat Desa Karanganyar sehingga evakuasi warga dan barang berjalan lancar. Dua keluarga serta barang-barangnya bisa diselamatkan di tempat aman.

    “Alhamdulillah, berkat kesigapan dan sinergitas dari TNI Polri juga Perangkat Desa, evakuasi berjalan lancar dan tidak ada korban jiwa,” tutur Iptu Dian ketika dikonfirmasi

    Gabungan dari Polsek Karanganyar dan Koramil Karanganyar terus melaksanakan giat tanggap darurat antisipasi bencana banjir berupa pemantauan dan bantuan evakuasi warga yang terkena dampak luapan air Bengawan Solo.

    “Selain mengevakuasi warga, kami juga terus memantau jalan umum dan persawahan selatan Jembatan Bareng Dusun Wonoboyo Desa Sriwedari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi yang sering terdampak banjir,” lanjut Iptu Dian

    Koordinasi dengan stakeholder yang ada tetap dilakukan oleh Polres Ngawi demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.

    Menurut keterangan Kapolsek Karanganyar AKP Supardi, S.H., petugas yang mengevakuasi warga dan barang di lokasi adalah Aiptu Totok, Aipda Andik, Briptu Yuda, Serma Sutikno, Pagianto (Kasun Sekarpurih), Jarwanto (Ketua RT 0101 Dusun Sekarpurih) dan Sigit (Ketua RT 05 Dusun Wonoboyo)

  • Serentak, Bhabinkamtibmas Polsek Nganjuk Kota Bersama 3 Pilar dirikan Omah Rembug dan BKPM

    Serentak, Bhabinkamtibmas Polsek Nganjuk Kota Bersama 3 Pilar dirikan Omah Rembug dan BKPM

    Nganjuk Kota, KabarNganjuk.com – Sebagai wadah personel Bhabinkamtibmas dalam mengemban tugas diwilayah binaannya, Polres Nganjuk gencar melakukan revitalisasi Omah Rembug dan Balai Kemitraan Polri & Masyarakat (BKPM).

    Sebagaimana yang dilaksanakan oleh para Bhabinkamtibmas Polsek Nganjuk Kota, yang saat ini gencar menghidupkan dan memfungsikan kembali tempat kerjanya itu diwilayah binaan masing-masing.

    Kapolsek Nganjuk Kota Kompol Drs. Masherly Sutrisno mengungkapkan bahwa Omah Rembug dan BKPM ini selain menjadi ruang kerja Bhabinkamtibmas juga difungsikan sebagai wadah atau ruang bersama antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa/kelurahan serta warga masyarakat dalam menyelesaikan berbagai macam problematika Kamtibmas”.

    “Setiap permasalahan warga diupayakan penyelesaiannya di tingkat desa atau kelurahan dengan mengedepankan peran 3 pilar dalam problem solving akan lebih terlihat,” sambung Kapolsek.

    “Bagi warga masyarakat Kecamatan Nganjuk Kota bisa datang ke Omah Rembug & BKPM dikantor desa atau Kelurahannya untuk duduk bersama Bhabinkamtibmas dan 3 Pilar untuk sekedar mencari informasi kamtibmas atau membicarakan dan mencari solusi atas permasalahan yang mereka hadapi”,tutur Kompol Masherly.
    (eigra)

  • Ir Mindo Sianipar Terus Sapa Masyarakat Dengan Program Ternaknya

    Ir Mindo Sianipar Terus Sapa Masyarakat Dengan Program Ternaknya

    Gondang, KabarNganjuk.com- Bertempat di Rumah Makan Madinah (Rumah Kepala Desa Ngujung) Kecamatan Gondang, Ir. Mindo Sianipar Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil 8 Jawa Timur, resmi membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk Pengembangan Ternak Kelompok Peternak di Kabupaten Nganjuk, Kamis (02/03/2022).

    Acara dalam rangka Bimtek Pengembangan Ternak Kelompok Peternak di Kabupaten Nganjuk, wilayah koordinasi Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, telah resmi dibuka Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Ir. Mindo Sianipar, dan diikuti peserta dari Seluruh Kepala Desa se Kecamatan Gondang, Kader – Kader PDI Perjuangan, Kelompok Peternak di Kecamatan Gondang dan sekitarnya.

    Dengan dihadiri semua jajaran Forkopimcam, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Jawa Timur Ir. Mindo Sianipar, Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala Dinas Pertanian Nganjuk, Kepala BBIB Singosari, nampak juga Anggota DPRD Nganjuk Anik Rahayu beserta tamu undangan yang hadir.


    Dalam kesempatannya Ir. Mindo Sianipar menjelaskan bahwa, bagaimana cara berternak dengan baik, selalu dikontrol dan dijaga kebersihannya, dan Peternak Sapi jangan sendiri, tapi harus secara Koloni, juga kotoran setiap hari harus lebih banyak dari yang kemarin, yang nantinya bisa dibuat Kompos ” ujarnya.

    Lebih lanjut dijelaskan Mindo, bahwa Peternak itu adalah yang mengantungkan diri dari peternaknya, 4 sampai 5 Bulan bisa dijual, dan mendorong peternak harus sejahtera, bahwa penghasilan peternak itu pasti lebih tinggi dari penghasilan tanaman pangan.

    ” Dan jangan biasakan bantuan itu dalam bentuk uang, cari bantuan yg sudah bisa memproduksi untuk dijual, dan saya ucapkan terimakasih dalam kerjasamanya dalam acara Bimtek ini ” pungkasnya.


    Disampaikan Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dalam sambutannya, mengajak untuk mengembangkan Pertanian juga mengembangkan Peternakan, yang sekarang peternakan juga sebagai kebutuhan pokok.

    ” Mari Nganjuk kita brending bersama – sama, Nganjuk sebagai tempat peternakan di seluruh Indonesia, karena Nganjuk adalah tempatnya peternakan, dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk mensuport untuk mari bersama – sama bisnis usaha di bidang peternakan ” harap Kang Marhaen, sapaan Plt. Bupati Nganjuk. (Gik)

  • Aksi Nyata Forpimcam Kecamatan Bagor Perangi Stunting Selamatkan Generasi Bangsa

    Aksi Nyata Forpimcam Kecamatan Bagor Perangi Stunting Selamatkan Generasi Bangsa

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Bagor, Aksi nyata peduli Stunting untuk generasi Indonesia sehat ditunjukkan Kapolsek Bagor, Polres Nganjuk Iptu Sugino, S.H., bersama forpimcam (3 Pilar) dengan meninjau lansung kerumah balita yang menderita Stunting, Rabu (1/3/2023).

    “Hari ini kami mengunjungi adik Sakira Misella Renata dan Sahira Misellia Renata mereka suadara kembar berusia 3,3 tahun alamat Dusun Tempuran RT 15 RW 04 Desa Banaran Kulon Kecamatan Bagor yang memiliki berat badan di bawah anak seusianya,” kata Iptu Sugino.

    Ia menambahkan kunjungan ini sebagai sebagai wujud nyata kepedulian Polri khususnya Polsek Bagor dalam mendukung program pemerintah mengurangi angka anak penderita stunting di wilayahnya.

    Adapun bantuan yang diberikan berupa susu formula, vitamin suplemen makanan, biskuit penambah berat badan dan sejumlah uang. Bantuan tersebut diserahkan langsung ke orangtua saudara kembar tersebut.

    “Kami berharap, bantuan sosial paket gizi tersebut dapat bermanfaat untuk membantu penurunan angka penderita stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan dari penerima bantuan,”. tutup Iptu Sugino.

    Sementara itu Susanti orang tua adik Sakira dan Sahira mengucapkan terima kasih kepada Forkopimcam Kecamatan Bagor yang peduli dan telah memberi bantuan untuk kebutuhan kedua anaknya.

    Ia berharap agar bantuan serupa bisa diberikan kepada warga desa lainnya yang anaknya juga mengalami keterlambatan perkembangan sehingga secepatnya bisa terbebas dari stunting. (And’86)

  • Tatit Heru Tjahyono, Bamusi Nasional Yang Relegius

    Tatit Heru Tjahyono, Bamusi Nasional Yang Relegius

    Dr. H. Marhaen Djumadi, SE, MBA mengemban amanat sebagai ketua Bamusi Baitul Muslimin Indonesia, Bamusi adalah sayap partai PDI Perjuangan yang Nasional Relegius

    Amanah tersebut tertuang dalam SK DPD PDI Perjuangan Jawa timur Nomor 014/KPTS/AKP/II/2023 tgl 20 Pebruari 2023 yang ditandatangani oleh plt ketua, yakni MH. Said Abdullah dan Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP sekretaris DPD partai.

    Acara pelantikan akan digelar Sabtu (4/02/2023) mendatang di GOR Bung Karno, Begadung Nganjuk

    Ketua DPC PDI perjuangan kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, mengatakan, kabupaten Nganjuk ketiban sampur untuk penyelenggaraan konsolidasi Akbar dapil VIII Jatim, selain konsolidasi Akbar, DPD partai akan pelantikan pengurus Bamusi Jawa Timur dengan komposisi ketua Marhaen Djumadi, sekretaris Ir. Kuswari dan bendahara Drs. Yudho Ilham Wijaya.

    “Kedepan kader – kader partai yang ingin memperdalam keagamaanya, DPC PDI perjuangan Nganjuk telah membangun mushola yang memadahi, dan dapat digunakan untuk kegiatan keagamaan, ya Nasional tapi Juga Relegius.” Ujar Tatit (Nur)

  • Wakapolda Jatim Pimpin Sosialisasi Perpol Nomor 10 Tahun 2022 di Gresik

    Wakapolda Jatim Pimpin Sosialisasi Perpol Nomor 10 Tahun 2022 di Gresik

    GRESIK – Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo memimpin Sosialisasi Perpol Nomor 10 Tahun 2022 tentang pengamanan penyelenggaraan kompetisi olahraga bertempat di Kabupaten Gresik, Rabu (1/3/2023).

    Hadir dalam arahan arahan Wakapolda Jawa Timur, PJU Polda Jawa Timur dan narasumber Kombes Pol Muri Miranda dari Mabes Polri dan Kapolres Jajaran se-Jawa Timur.

    “Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi Perpol Nomor 10 Tahun 2022 dan Binlatkatpuan Personel Ops Polri tahun 2023. Kegiatan dibagi dua sesi yakni pemberian materi dan pelaksanaan supervisi di lapangan langsung Gelora Bung Tomo,” ujar Karo Ops Polda Jawa Timur Kombes Pol Puji Santoso.

    Kegiatan ini dalam rangka mengantisipasi rencana bergulirnya kompetisi sepak bola di wilayah Jawa Timur. Yakni antisipasi dalam hal pengamanan berkaca dari tragedi Stadion Kanjuruhan.

    Wakapolda Jawa Timur mengatakan bahwa tugas Polri ke depan semakin kompleks apalagi menjelang tahun politik. Kendati situasi saat ini tergolong kondusif, perlu dilakukan antisipasi kewaspadaan.

    “Yang menjadi atensi ke depan adalah rencana gelaran Piala Dunia U20 di GBT Surabaya. Ini menjadi perhatian semua pihak karena merupakan event internasional,” tegas Brigjen Pol Slamet HS.

    Oleh karena itu lanjut Brigjen Slamet perlu diantisipasi bersama karena menyangkut kepercayaan dukia terhadap Indonesia.

    “Menoleh sedikit ke peristiwa Kanjuruhan terkait tugas dan tanggung jawab Kabag Ops di lapangan memiliki risiko di pundak kita. Namun, Kabag Ops jangan melihat peristiwa Kanjuruhan sehingga dapat menurunkan semangat dalam menjalankan tugas. Mari kita laksanakan tugas dengan baik,” tegasnya.

    Dengan perencanaan yang baik dan koordinasi dengan semua pihak pelaksana pertandingan sepak bola bisa berjalan lancar dan kondusif.

    Sementara Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom juga meminta personil pengamanan dapat memanfaatkan seluruh potensi yang ada. Baik personel, material, dan dukungan dari satuan pengamanan yang lain.

    ’’Jangan bersifat arogan, jangan mudah terpancing emosi pada saat melaksanakan tugas. Tetap bersifat empati dan mengedepankan langkah preemtif dan preventif dalam setiap pelaksanaan tugas.’’ pungkas Kapolres Gresik (*)

  • Sebanyak 3 ribu Abang Becak di Nganjuk, Terima Bantuan Paket Beras Dari Pemkab

    Sebanyak 3 ribu Abang Becak di Nganjuk, Terima Bantuan Paket Beras Dari Pemkab

    Nganjuk, Kabarnganjuk.com- Sebanyak 3.000 Abang Becak di Wilayah Kabupaten Nganjuk, menerima bantuan berupa Beras 10 Kg dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Rabu (01/03/2023).

    Pembagian bantuan tersebut dikemas dalam Bakti Sosial Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Nganjuk Nur Solekan menjelaskan, bahwa Pemkab Nganjuk, melaksanakan Bakti Sosial berupa pemberian 10 Kg Beras kepada seluruh Abang Becak di seluruh Kabupaten Nganjuk.

    “Sebanyak 3. 000 (Tiga Ribu) Abang Becak yang akan kita berikan bantuan Beras masing – masing 10 Kg, dan perlu diketahui, bahwa di Bulan Puasa sampai Lebaran, dari BAZNAS sudah di siapkan kurang lebih 25 Ton Beras yang akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan ” ujar Sekda Pemkab Nganjuk.

    Lebih lanjut, Sekda Pemkab Nganjuk mengatakan, bahwa ini adalah dalam rangka menyambut Puasa maupun Idul Fitri, dan ini adalah program setiap Tahun dari BAZNAS maupun Pemerintah Kabupaten Nganjuk ” jelasnya.

    ”Program yang sangat baik ini tentunya terus kita tingkatkan, supaya nanti kedepannya, Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama BAZNAS bisa terus berperan dalam rangka membantu para Abang Becak ataupun dari masyarakat di Kabupaten Nganjuk, dan yang lainnya yang memang membutuhkan bantuan ” lanjut Nur Solekan.

    Lebih lanjut Nur Solekan berharap, bahwa dengan adanya kegiatan ini, nantinya bisa sedikit mengobati kekurangan yang diderita oleh Abang Becak maupun teman – teman yang lain, masyarakat yang lain.

    ” Dan Pemerintah Daerah terus menerus akan berusaha semaksimal mungkin memberikan kontribusi – kontribusi yang nyata kepada jajaran masyarakat Nganjuk yang memang benar – benar membutuhkan bantuan ” pungkasnya.

    Sedangkan beberapa Abang Becak yang mendapatkan bantuan berupa Beras 10 Kg, mengucapkan kata yang sama, bahwa dirinya sangat berterima kasih kepada Pemkab Nganjuk juga BAZNAS.

    “Semoga nantinya dengan adanya bantuan berupa Beras ini, bisa meringankan beban hidup keluarga kami, dan semoga bermanfaat,” ujarnya.(red)

  • Dua Pemuda Asal Kertosono Jadi Korban Pembacokan

    Dua Pemuda Asal Kertosono Jadi Korban Pembacokan

    KabarNganjuk.com- RTPN dan DPI, dua pemuda asal Desa Kepuh Kertosono menjadi korban pembacokan oleh lima pemuda pada hari Selasa malam tanggal 28 Pebruari 2023 sekitar pukul 23.00 Wib.

    Hal itu berawal saat kedua korban akan pergi mengunjungi temannya, namun ditengah tengah perjalanan tepatnya di jalan raya Gondang – Lengkong, Korban yang mengendarai sepeda motor Vario warna merah dengan Nopol AG 5299 VAK, merasa ada yang membuntuti dari arah barat oleh 2 sepeda motor.

    Merasa terancam akhirnya korban putar balik, namun pelaku yang terdiri 5 orang juga ikut putar arah dan mengejar korban, setelah Sepeda motor korban dan pelaku berdekatan (sejajar) pelaku yang mengendarai sepeda motor Vario dengan Nopol S 3472 SK yang dinaiki oleh Rendy dan Dewa, lalu Rendy menendang sepeda motor korban hingga terjatuh, dengan sigap Dewa mengeluarkan Clurit dan membacok korban Rio mengenai bahu kanan, dan dengan gelap mata Dewa membacok Dion mengenai punggungnya.

    Setelah korban tak berdaya dan warga berdatangan untuk memberikan pertolongan akhirnya Dewa berniat melarikan diri dengan sepeda motor bernopol AG 2283 VAA yang dikendarai Reza, tetapi salah satu pelaku yang bernama Rendi tertangkap di TKP dan akhirnya korban menuju Polsek Gondang untuk membuat laporan.

    Polsek Gondang yang mendapat laporan segera menindak lanjuti, dipimpin Kanit Reskrim Iptu Totok beserta anggota bergerak cepat mengejar dan menangkap pelaku pembacokan, dengan berbekal keterangan dari Rendi akhirnya semua pelaku pembacokan dapat diringkus beserta barang bukti sekitar pukul 02.00 dini hari.

    Petugas berhasil menangkap lima orang pelaku pembacokan yang antara lain, SAS, FAYP, RAF dan MAAS warga Desa Jaan Kecamatan Gondang dan AEA warga Desa Banjardowo Kecamatan Lengkong, beserta barang bukti Golok dan Clurit.

    Petugas juga menyita barang bukti tiga sepeda motor dan 2 buah jaket Jember yang dipakai korban.

    Pelaku dan barang bukti masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan Reskrim Polsek Gondang, guna menentukan pasal yang tepat untuk menghukum pelaku dengan seberat beratnya karena sudah membuat resah masyarakat.(red)

  • Ngopi Bareng Bahas Renja FK P4S 2023 Bersama Distan, Perhiptani Dan KTNA Provinsi

    Ngopi Bareng Bahas Renja FK P4S 2023 Bersama Distan, Perhiptani Dan KTNA Provinsi

    KabarNganjuk.com- Ngobrol Pintar atau Ngopi bareng antara Ketua KTNA Provinsi Jawa timur Sumrambah, Dinas Pertanian Yang di Wakili KUPT, Perhiptani dan FK P4S Jombang berlangsung di P4S Naturaid Desa Kedawong, Diwek, Kabupaten Jombang, Selasa (28/02/2023)

    Setidaknya ada dua agenda yang menjadi pembahasan penting dalam Rencana Kerja (Renja) FK P4S Jombang tahun buku 2023.

    Agenda pertama adalah, klasifikasi 12 Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) baru yang akan diselenggarakan oleh Balai Besar Penyuluh Pertanian Ketindan Malang pada 14 – 16 Maret mendatang.

    Agenda keduanya adalah, standarisasi sarana prasarana pembelajaran baik itu pelatihan maupun permagangan.

    Rupanya standarisasi Sapras menjadi perhatian kusus Ketua KTNA yang juga Wabup Jombang tersebut, “Sapras itu, hal terpenting bagi lembaga pelatihan sekelas P4S, karena produknya adalah pelatihan dan permagangan, berbaik – baiklah kalian pengelola P4S ini dengan Dinas Pertanian agar dapat program penguatan berupa Sapras, di akui atau tidak P4S adalah mitra Dinas Pertanian,” Ujar Sumrambah.

    Ungkapan Sumrambah itu disambut hangat oleh seluruh pengelola P4S yang hadir, bahkan mereka berharap Wabup ikut mendorong percepatan pembangunan dan kemandirian petani melalui penguatan Sapras kepada P4S melalui Pemerintah Daerah.

    Menanggapi apa yg disampaikan Wabup Sumrambah, Ir. Rudi Priono Kepala UPT menambahkan, pengelola P4S juga bisa menjadi penyuluh swadaya, dan saat ini sedang diusulkan melalui simluhtan oleh Distan Jombang.

    Diskusi semakin cair saat Gus Fahmi Ketua Perhimpunan Penyuluh Pertanian Perhiptani Jombang menyampaikan bahwa, sinergitas antara Perhiptani dan P4S ini perlu dibangun, Organisasi seperti Perhiptani merupakan organisasi profesi yang berasaskan Pancasila dan Bersifat Keilmuan, Keahlian, Kemasyarakatan Kemandirian. “Saya rasa Perhiptani dan P4S itu senafas, obyek yang di sasar sama, yakni petani, dan misi yang dikelola adalah keilmuan,” ungkap Gus Fahmi.

    Hanya saja, tambahnya, kedepan perlu ada sertifikasi kompetensi metodologi pelatihan bagi pengelola P4S, dengan sertifikasi level IV ini maka, terbukti sudah pengelola P4S secara kompeten dalam menyiapkan dan melaksanakan pelatihan, termasuk cara membuat modul dan melaksanakan dengan baik sesuai standar SKKNI, Imbuhnya.

    Sebelum mengakhiri diskusinya Mujiono Ketua FK P4S Jombang menambahkan, lembaga pelatihan yang dia miliki ini adalah swadaya, sehingga Sapras yang dimilikinya pun sesuai kemampuan masing – masing pengelola, jika ada program penguatan dari Pemerintah Kabupaten Jombang, maka hal itu akan sangat membantu, dalam hal kwalitas penyelenggaraan pelatihan.(nur)

  • Marhaen Djumadi, Hak Masyarakat Harus Diberikan Agar Pembayaran Pajak Lancar

    Marhaen Djumadi, Hak Masyarakat Harus Diberikan Agar Pembayaran Pajak Lancar

    KabarNganjuk.com- Pemerintah daerah kabupaten nganjuk berupaya mempermudah pembayaran pajak untuk masyarakat hanya dengan aplikasi Qris.

    Kegiatan ini berlangsung di pendopo KRT Sosro Koesoemo, pada Rabu tanggal 01 Maret 2023. Dihadiri seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sekabupaten Nganjuk.

    Ditemui usai acara Marhaen djumadi, SE., S.H., M.M., M.B.A plt.Bupati Nganjuk menjelaskan bahwa, “Hari ini menginplementasikan undang-undang no 1, tahun 2022 yaitu tentang pembagian pajak yang berkaitan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

    Ada 16 jenis pajak yang bisa diampu oleh daerah, yang 7 kewenangan provinsi, yang 9 kewenangan kabupaten, ini yang digali. Hari ini hanya 1 dulu, yaitu kaitannya dengan pajak bumi bangunan untuk perkotaan dan pedesaan, (PBB, P2). Yang insyaallah nanti sudah kita launching hari ini, bulan juni-juli selesai pembayaran pajak tahun 2023.

    Pemerintah daerah mengandeng perbankan nasional, BUMN, PT Pos Indonesia, kaitannya dengan penyiapan model sistem Qris yang bisa dilakukan oleh pemda.

    Qris sendiri adalah Quick Response Code Indonesia Standard atau standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

    “Kemudahan-kemudahan pembayaran ini terus dilakukan oleh pemda kabupaten nganjuk sehingga bayar pajak tidak harus susah-susah, ini yang kita harapkan.” Ujar Marhen

    Badan Pendapatan Daerah ini disupport oleh semua organisasi perangkat daerah (OPD), karena bapenda ini tugasnya mungut dan menagih kewajiban masyarakat. Setelah itu ganti OPD lain yg memberikan perintah kepada masyarakat.

    Masih kata Kang Marhaen, hak-hak masyarakat hrus kita berikan biar nanti dia bayar pajaknya lebih mudah, harapan kita seperti itu, semua OPD harus mensupport Bapenda.

     

    Ini untuk meningkatkan PAD kabupaten Nganjuk yang selama ini diharapkan. Maka dari 9 indikator pajak itu nanti akan terus kita dorong. kemarin ada ngopi bareng dengan pengusaha restoran dan hotel maka pak Nafhan sosialisasi disitu.

  • Cangkrukan kamtibmas Polres Nganjuk, Kapolres Ajak Peduli Stunting

    Cangkrukan kamtibmas Polres Nganjuk, Kapolres Ajak Peduli Stunting

    KabarNganjuk.com– Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Nganjuk dan Forkopimcam Kecamatan Lengkong melaksanakan Cangkrukan Kamtibmas di rumah Kades Ketandan, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Senin (27/2/2023).

    Acara Cangkrukan Kamtibmas tersebut juga dihadiri oleh Ketua rating dari berbagai perguruan silat, Toga-Tomas dan Kepala Desa se- Kecamatan Lengkong, Kecamatan Jatikalen dan Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk.

    Dalam acara tersebut AKBP Muhammad mengajak seluruh peserta untuk peduli akan kesehatan lingkungan dan masyarakat terutama faktor kekurangan gizi pada anak atau Stunting yang bisa mengakibatkan terlambatnya tumbuh kembang anak.

    “Stunting merupakan problem bersama, untuk itu kami mengajak kepada hadirin untuk peduli terutama dengan umbuh kembang anak di lingkungan masing-masing,” kata AKBP Muhammad.

    Ia menambahkan pihaknya melalui Polsek Lengkong bersama unsur terkait telah melaksanakan Bakti sosial dengan Tema “Cukup Gizi Lengkapi Imunisasi dan Perbaiki Sanitasi serentak di 16 Desa di wilayah Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk, Senin (27/2/2023).

    Terkait Kamtibmas, Kapolres mengingatkan kepada pengurus perguruan silat bahwa instruksi Forkopimda “Ayo Jogo Nganjuk” hingga saat ini belum dicabut, untuk itu ia berharap kepada semua pihak untuk lebih sering mengadakan kegiatan bersama demi terciptanya Nganjuk yang aman dan nyaman. (acha)

  • Tingkatkan Kualitas Pegawai, Ratusan Pegawai RSD Kertosono Ikuti Medical Check Up

    Tingkatkan Kualitas Pegawai, Ratusan Pegawai RSD Kertosono Ikuti Medical Check Up

    Kertosono, KabarNganjuk.com- Tingkatkan kualitas pegawai RSD Kertosono, Sebanyak 511 pegawai Rumah Sakit Daerah (RSD) Kertosono mengikuti medical check up atau pemeriksaan kesehatan.

    Hal itu dilakukan dalam rangka penyelenggaraan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Nganjuk dan sekitarnya. Demikian disampaikan Plt. Direktur RSD Kertosono dr. Hendyanto, Selasa (28/02/2023) diruang kerjanya.

    Menurut dr. Hendry, RSD Kertosono juga perlu memperhatikan kesehatan para pegawai secara berkala. Selain itu, pengecekan kesehatan para pegawai dilaksanakan untuk melihat potensi terjadinya Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan Kecelakaan Akibat Kerja (KAK) di RSD Kertosono.

    Dikatahui Medical check up atau pemeriksaan kesehatan untuk pegawai RSD Kertosono ini dilaksanakan pada tanggal 1-28 Februari 2023, dan pemeriksaan kesehatan dilakukan pada saat jam pelayanan rumah sakit, yaitu Hari Senin – Sabtu jam 08.00 – 12.00 WIB.

    “Pemeriksaan kesehatan atau medical check up bagi pegawai ini terdiri dari pemeriksaan umum dan penunjang seperti rontgen thorax dan pemeriksaan laboratorium seperti DL, UL, HBsAg, Anti-HBsAg, SGOT, SGPT,” ujar dr. Hendry.

    “Dengan adanya kegiatan pemeriksaan bagi pegawai ini, akan dapat meningkatkan kualitas pegawai RSD Kertosono sehingga pelayanan terbaik dapat diberikan kepada masyarakat,” pungkasnya.(nur)

  • Tatit Heru Tjahjono Segera Tindak Lanjuti Silahturahim Dengan Kajari Nganjuk

    Tatit Heru Tjahjono Segera Tindak Lanjuti Silahturahim Dengan Kajari Nganjuk

    KabarNganjuk.com-Tatit Heru cahyono, ketua DPRD kabupaten Nganjuk menyebutkan bahwa, rapat kordinasi dengan Forum Pimpinan Daerah Forpimda telah dilakukan sejak 3 tahun lalu, baik dengan kodim, kepolisian, pengadilan maupun kejaksaan

    Hari ini Selasa (28/02/2023) DPRD telah menggelar rapat kordinasi dengan kejaksaan negeri Nganjuk tujuannya adalah untuk membahas persoalan – persoalan yang berada di kabupaten Nganjuk.

    Rapat kordinasi ini tidak hanya melibatkan anggota DPRD namun melibatkan seluruh personil kesekretariatan dewan.

    Dengan digelarnya rapat kordinasi ini, menurut tatit, tujuan utamanya adalah silaturahim, dan hal hal yang berupa tehnis tidak bisa dibahas hari ini karena perlu adanya kordinasi lebih lanjut, namun demikian kordinasi dan komunikasi baik telah dilakukan.

    Karena waktu yang sangat singkat, sehingga diskusi ini tidak banyak yang bisa disampaikan, ” namun pak Kajari tadi telah membuka diri, apabila ada persoalan – persoalan silahkan kordinasi dengan kejaksaan, saya juga mengharap kepada anggota DPRD yang turun kelapangan apabila menemukan persoalan dimasyarakat maka segeralah berkordinasi dengan kejaksaan, ujar tatit.

    sementara itu kepala kejaksaan negeri nganjuk, alamsyah menyampaikan bahwa.

    Inti dari pertemuan ini mengawali silahturahim antara kejaksaan negri nganjuk dengan keluarga besar DPRD kab.Nganjuk, meskipun hasil rapat koordinasi ini, belum maksimal dan hanya berbicara hal2 yang sifatnya umum yang mungkin terjadi di kabupaten nganjuk.

    Kami pihak kejaksaan juga telah mengenalkan produk kebijakan yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat. Kepada keluarga besar DPRD.

    “Insyaallah pertemuan ini akan kita lanjut dengan pertemuan berikutnya, mungkin akan membahas hal-hal yang lebih spesifik dengan DPRD, tentunya mencari waktu yang sama-sama longgar.” Ungkap Alamsyah. (Silvi)