Galian C di Desa Genjeng Dikeluhkan Oleh Guru dan Murid SMPN 2 Loceret

Kamis, 22 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Keberadaan penambangan galian C di Desa Genjeng, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang berlokasi dekat dengan SMPN 2 Loceret, dikeluhkan oleh murid dan guru.

Selain bising karena suara mesin breaker (alat pemecah batu), sekolah juga mengeluhkan debu saat musim kemarau, serta truk-truk yang mengangkut hasil tambang dengan tonase yang berlebihan. Dekatnya jarak jalur pertolongan juga menjadi kekhawatiran karena dapat merusak bangunan sekolah.

Sekolah telah mengirimkan surat keberatan kepada pihak desa, komite sekolah, dan juga Dinas Pendidikan, namun hingga saat ini belum menerima tanggapan.

Sugiyono, Humas SMPN 2 Loceret, mengusulkan agar lokasi penambangan agak dijauhkan dari sekolah, sehingga suara bising mesin breaker tidak mengganggu proses belajar mengajar anak-anak di sekolah.

“Dengan adanya suara alat berat menurut saya mengganggu kegiatan belajar mengajar,” ujarnya

Di SMPN 2 Loceret terdapat 270 siswa, hampir semua kelas terganggu oleh suara bising mesin yang berasal dari area penambangan.

Dampak dari adanya galian C ini, jika musim kemarau debu pasti mengenai siswa-siswi dan guru di sekolah.

Sekolah juga mengkhawatirkan banyaknya siswa saat berangkat dan pulang sekolah, karena kerusakan jalan dapat mengakibatkan kecelakaan.

 

Berita Terkait

Asal-usul Desa Lengkong Nganjuk: Kisah Senopati Kisopati yang Diselamatkan Kawanan Lele
Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai
Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim
Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet
Sambut 120 Mahasiswa KKN UMSurabaya, Kang Marhaen Ajak Gali Potensi dan Bangun Desa di Nganjuk
Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari
Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:41

Asal-usul Desa Lengkong Nganjuk: Kisah Senopati Kisopati yang Diselamatkan Kawanan Lele

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:50

Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:03

Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:36

Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:59

Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet

Berita Terbaru