Blog

  • Pelaku Pembunuhan Gadis Kecil Di Ngluyu Belum Terungkap

    Pelaku Pembunuhan Gadis Kecil Di Ngluyu Belum Terungkap

    KabarNganjuk.com -Hingga hari ini, pelaku dugaan pembunuhan seorang gadis kecil   SF (5) di Desa tempuran  masih belum terungkap. Tetapi, dengan adanya laporan warga ke Polsek Ngluyu, dan diteruskan ke Polres Nganjuk pada saat itu juga, Aparat Kepolisian telah mengamankan salah satu warga, dengan inisial MR ( 51 ), yang dugaan sementara, adalah pelaku yang menyebabkan SF ( 5 ), harus kehilangan nyawa.

    Ini dijelaskan AKP supriyanto selaku Kasi Humas Polres Nganjuk, saat di temui di Mapolres nganjuk pada ( 04/11/2023).

    AKP supriyanto menjelaskan, bahwa benar, pada Jumat ( 03/11/2023 ), sekira pukul 16. 00 wib, Polsek Ngluyu mendapat laporan terkait dugaan seorang anak dengan kasus yang diduga pembunuhan ” jelasnya.

    Lebih lanjut di sampaikan AKP. Supriyanto, bahwa setelah di datangi oleh Polsek Ngluyu di TKP, ditemukan seorang anak wanita/ perempuan dalam keadaan meninggal dunia ” ungkap Supriyanto.

    ” Lalu oleh pihak Polsek bersama Perangkat dan Dinas Kesehatan, melaksanakan proses pengamanan, dan sementara kasusnya ditangani oleh pihak Polres Nganjuk ” lanjutnya.

    ” Kejadian sekitar pukul 14. 30 wib di lahan ditempat pembuangan sampah, yang mengetahui awal adalah Maini, dan langsung melanjutkan ke Polsek bersama saksi yang lain, seketika itu Polres Nganjuk langsung mengadakan kegiatan penyelidikan terkait dengan mayat tersebut, dan hingga saat ini belum ditetapkan tersangka, masih proses penyelidikan dan penyidikan terhadap orang tersebut yang di duga pelaku ” pungkasnya.

    ( red)

  • Diterjang Puting Beliung, Rumah Warga Di Baron Roboh

    Diterjang Puting Beliung, Rumah Warga Di Baron Roboh

    Camat Baron, Pemdes Mabung Bersama Koramil 0810 Baron, Tanggap Bencana Adanya Rumah Roboh

    KabarNganjuk.com- Rumah salah satu warga di Desa Mabung RT: 02 RW: 03  milik Katimin ( 65 ), berukuran keseluruhan 5 X 11 meter, sedangkan yang ambruk diterjang angin puting beliung bagian depan berukuran 5 X 5 meter. Rumah tersebut  dihuni sebanyak 9 jiwa.

    Mengetahui adanya bencana yang menimpa keluarga Katimin,  Camat Baron bersama Kepala Desa Mabung di bantu TNI dari Koramil 0810 Baron dan beberapa warga setempat, lakukan pembongkaran dan pembersihan rumah yang ambruk terkena angin puting beliung sekira pukul 17.00 WIB 04/11/2023. Rencananya akan di lakukan perehaban.

    Disela – sela pembongkaran rumah dan rencana akan direhab, Gunawan Wibisono selaku Camat Baron didampingi Kepala Desa Mabung Putut Prianto, ditemui di lokasi pembongkaran, bersama semua Anggota Koramil 0810 Baron, menjelaskan, bahwa pada hari ini bersama anggota Koramil Baron, Kades Mabung dibantu warga, melakukan pembongkaran rumah yang rencananya akan dilakukan pembenahan, yang mengalami roboh separoh karena diterjang angin puting beliung pada sore sekira pukul 17. 00 wib ( 03/11/2023) ” ujarnya.

    Lebih lanjut disampaikan Gunawan, bahwa rumah tersebut kondisinya sudah rapuh, di tambah angin kencang pada saat itu, sehingga terjadi roboh sebagian ” jelasnya.

    ” Kejadian yang menimpa rumah milik Pak Katimin ini sangat membutuhkan uluran dan bantuan dari berbagai pihak, karena dengan adanya kejadian tersebut, mengalami kerugian kurang lebih 25 juta, dan kami kerja sama dengan aparat Pemerintahan Desa, rekan – rekan Kecamatan, Koramil Baron, juga dibantu warga, sebagai langkah awal kita melakukan kebersihan, sebelum nanti ditindak lanjuti dari Dinas terkait ” ungkapnya.

    ” Ini dana swadaya dari Pemerintah Desa untuk melakukan penanganan awal, selanjutnya laporan – laporan sudah kami laporkan kepada Bapak Bupati dan dinas – dinas terkait di Pemerintahan Kabupaten Nganjuk, dan selanjutnya kami akan mengantisipasi dampak dari perubahan iklim, dan juga bencana hidro metrologi, yang dimana setiap tahun wilayah kami wilayah Baron, merupakan jalur angin, dan setiap tahun pasti ada kejadian angin besar ” pungkasnya.

    Sedangkan Putut Priyanto selaku Kepala Desa Mabung mengatakan bahwa, pihaknya untuk saat ini bekerja sama dengan Pemerintah dan juga dari Kecamatan, masyarakat juga Koramil Baron, melakukan pembersihan puing – puing reruntuhan rumah warga yang roboh terkena angin, dan kejadian seperti ini hampir setiap tahun ” jelasnya.

    ” Selama ini Pemerintah Desa kerja sama dengan Kecamatan dan Dinas terkait, kita sudah membuat surat tembusan ke Dinas Sosial, Perkin juga BAS, kemarin dari Kecamatan di share di grup WhatsApp , kami Pemerintah Desa, terkait dengan hasil BMKG, untuk mengawali musim penghujan ini ada puting beliung, dan kita juga sudah antisipasi untuk pohon – pohon yang mudah roboh di depan rumah warga, untuk segera ditebang ” himbau Kades Mabung.

    ( red)

  • Tragis, Jasad Gadis Kecil Ditemukan Bersimbah Darah

    Tragis, Jasad Gadis Kecil Ditemukan Bersimbah Darah

    KabarNganjuk.com-Warga Desa Tempuran Kecamatan Ngluyu, di hebohkan dengan adanya penemuan mayat seorang anak kecil jenis kelamin perempuan di belakang rumah milih warga, yang diduga sang pelaku pembunuhan adalah tetangganya sendiri yang mengalami gangguan jiwa selama 25 Tahun ( 03/11/2023).

    Gadis kecil tersebut adalah SF ( 5 ) alamat Desa Ngluyu Kecamatan Ngluyu, yang masih duduk di Taman Kanak – Kanak ( TK ), yang menurut keterangan tetangga korban, bermula di ketahui sebelum hujan turun, sekira pukul 15. 00 wib, seperti biasa korban setiap hari bermain di halaman rumahnya, dan tak selang lama, saya dengar suara jeritan dari belakang rumah, setelah saya lihat ternyata SF sudah berada di dalam lobang posisi terduduk bersimbah darah, langsung saya berteriak – teriak minta tolong ” ujarnya.

    Lebih lanjut dikatakan HR tetangga korban, yang tak lain adalah kakak ipar ter duga pelaku pembunuhan, ia mengatakan bahwa anak itu ( korban ) sering main ke rumah saya, mungkin tadi anaknya mencari suami saya, karena ia dekat sama suami saya, mungkin terus mencari sampai di belakang rumah, padahal anak itu selama ini tidak pernah main di belakang rumah ” jelasnya.

    ” Itu sekitar pukul 15. 00, dan tak lama saya mendengar jeritan orang tua saya, sambil berkata neng jomblang enek getih, enek bocah matek ( di lubang ada darah, ada anak meninggal ), spontan saya lari ke belakang dan melihat ternyata benar, lalu saya menjerit minta tolong ” kata HR.

    “Tadi ia ( terduga pelaku pembunuhan ) sempat bilang saat ditanya pak Polisi, katanya *DIGEMBOK KIRIK*, dan ada sedikit darah di kakinya ” pungkasnya.

    Sedangkan kakak dari terduga pelaku pembunuhan menjelaskan bahwa adiknya sudah mengalami gangguan jiwa sejak 25 tahun yang lalu, setelah kepulangannya merantau dari Sumatra, sejak itu ia ( terduga pelaku ) tidak pernak keluar rumah, bahkan setiap melihat orang dia langsung masuk rumah ” jelasnya.

    Pacul yang digunakan itu sudah jelek, sudah pernah tak sembunyikan, dan pada waktu itu ditemukan korban, ia ( terduga pelaku ) sedang berada di dalam rumah dengan rambut dan wajah basah ” pungkasnya.

    Sedangkan pada saat di lokasi kejadian, pihak Aparat belum bisa di mintai keterangan, yang dikarenakan masih melakukan olah tkp dan identifikasi korban, sedangkan untuk terduga pelaku pada saat itu masih belum bisa di tanyai, yang dikarenakan dugaan gangguan jiwa.

    Selanjutkan setelah dilakukan olah TKP pengambilan jasad SF, langsung di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi, sedangkan terduga pelaku dengan inisial MR ( 51 ) warga Desa Tempuran Kecamatan Ngluyu, di amankan Polres Nganjuk guna penyidikan lebih lanjut.

    Sementara itu pihak keluarga korban belum bisa dimintai keterangan, bahkan sampai selesai olah TKP  oleh pihak kepolisian ibu korban masih terlihat shock, belum bisa dimintai keterangan apa-apa, ini menurut penjelasan keluarga korban. (red)

     

     

  • FPMN Lakukan Aksi Demo Tentang Pajak Minerba dan Perbub PTSL

    FPMN Lakukan Aksi Demo Tentang Pajak Minerba dan Perbub PTSL

    KabarNganjuk.com-Forum Peduli Masyarakat Nganjuk melakukan aksi demo di depan Pendopo Kabupaten Nganjuk.
    Tujuan diadakannya demo memohon agar PJ Bupati Nganjuk segera menuntaskan program Bupati yang sudah purna tugas, hal ini dikarenakan masa tugas Pj Bupati hanya satu tahun lebih sedikit.

    Program yang belum dituntaskan seperti pajak minerba yang penyerapannya kecil dan merevisi Perbup PTSL

    Saat Orator menyampaikan orasi, sekelompok massa hendak ikut bergabung untuk memberikan dukungan, namun dikarenakan tidak ada pemberitahuan sebelumnya maka oleh Polisi kelompok tersebut dipulangkan.

    Sekjen FPMN, Yanto mengatakan pihaknya tidak mau aspirasi yang disampaikan terganggu dengan kelompok lain, apalagi tidak ada pemberitahuan sebelumnya.
    Orasipun terus berlanjut untuk menyampaikan aspirasinya kepada Pj Bupati.

    Suyadi selaku koordinator aksi mengaku kecewa karena aspirasi yang seharusnya didengarkan langsung oleh Pj Bupati namun dalam pertemuan hanya diwakilkan asisten. Ia meminta Pj Bupati dapat berdialog langsung dengan FPMN.

    10 orang perwakilan aksi diterima di ruang rapat Sekda Kabupaten Nganjuk, mereka menyampaikan beberapa tuntutan saja.
    Asisten Pemerintah, Samsul Huda mengatakan pendemo telah menyampaikan tuntutannya dan pihaknya segera menindaklanjuti tuntutan tersebut. (red)

  • Pelaku Penganiayaan Pegawai Konter Handphone Diamankan Polisi

    Pelaku Penganiayaan Pegawai Konter Handphone Diamankan Polisi

    KabarNganjuk.com-Seorang laki-laki inisial PJ (80) asal Kabupaten Kota Waringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah yang diduga sebagai pelaku penganiayaan seorang karyawan konter HP, diamankan polisi.

    Korban penusukan tersebut adalah Ilham (22) warga Desa Sawahan, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk yang merupakan salah satu karyawan konter HP Dino Cell Dusun Wates, Desa / Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk.

    Menurut Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Baron, AKP Sutiyo, S.H., penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa 31 Oktober 2023 sekira pukul 09.50 WIB, saat itu pelaku berniat membeli pulsa senilai 40 ribu, setelah pulsa diisi korban, ternyata pelaku tidak bisa membayar dan berniat menghubungi keluarganya untuk menyelesaikan pembayaran.

    Setelah ditunggu beberapa lama keluarga pelaku tak kunjung datang, karena korban terus menanyakan pembayaran pulsa tersebut, Akibatnya, pelaku marah dan tiba-tiba menganiaya korban menggunakan pisau yang disembunyikan di pinggangnya.

    “Dari kejadian tersebut korban mengalami luka tusuk akibat benda tajam di ketiak kiri kurang lebih 1×2 cm. Saat ini korban dalam keadaan sadar dan diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan oleh tim medis, ” sambung AKP Sutiyo.

    Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) petugas berhasil mengamankan sebilah pisau ukuran 30 centimeter yang selanjutnya dibawa ke Polsek Baron untuk dijadikan barang bukti atas kasus penganiayaan tersebut.

    Atas tindakannya tersebut pelaku dijerat Pasal 351 KUHP dan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 , penganiayaan dengan senjata tajam dengan ancaman hukuman 10 Tahun Penjara.
    ( hms)

  • Gema PSI Korwil Nganjuk Resmi Tercatat di Bakesbanpol

    Gema PSI Korwil Nganjuk Resmi Tercatat di Bakesbanpol

    KabarNganjuk.com-Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial Indonesia (Gema PS) Korwil Nganjuk akhirnya mengantongi tanda bukti resmi tercatat di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Bakesbangpol Kabupaten Nganjuk.

    Tarik ulur sempat terjadi, karena Bakesbangpol alot untuk mengeluarkan surat tanda tercatat dan tanda melapor dikarenakan masih ada kubu kepengurusan yang sebelumnya telah mencatatkan diri.

    Namun Pengurus Gema PS yang diantar oleh hampir 100 orang dari Kelompok Tani Hutan (KTH) bersikeras untuk menyelesaikan sengketa organisasi pada saat itu juga, sehingga suasana agak memanas di halaman Bakesbangpol, terlebih lagi Imam Ashari Kepala Badan Kesbangpol sedang tidak ada ditempat, sedang menghadiri undangan Rapat Paripurna Dewan.

    Tak berselang lama, setelah Imam Ashari datang, sebagian perwakilan dipersilahkan masuk. Dalam argumentasinya Imam Ashari menjelaskan, bahwa, mengapa dirinya tidak segera memberikan surat tanda tercatat, hal itu dikarenakan masih ada kepengurusan yang lama, dan belum dicabut oleh DPP Gema PS Pusat, sehingga dirinya akan berupaya mempertemukan dan memperjelas keabsahan kepengurusan yang diakui DPP.

    Namun hal itu terbantahkan oleh Mohammad Soleh yang mengaku semua berkas, bahkan berita acara reorganisasi telah diikut sertakan oleh pengurus baru dalam pemberkasan di Bakesbangpol 4 bulan yang lalu.

    Bahkan, untuk menyakinkan Bakesbangpol, Mohammad Soleh telah Vidio Call Ketua DPP Gema PS melalui seluler, untuk bisa langsung berbicara dengan Kepala Badan Kesbangpol, dan hasilnya Ketua DPP Gema PS telah menjelaskan, bahwa sudah reorganisasi dengan dilengkapi berita acara.

    Disitulah akhirnya Kepala Bakesbangpol, langsung memerintahkan stafnya yang membidangi untuk membuatkan surat sebagai tanda tercatat melapor, dan langsung ditanda tangani, serta diserahkan kepada pengurus Gema PSI Korwil Nganjuk.

    Usai, dari Bakesbangpol, mereka kemudia bergeser ke kantor DPRD dan KCDK Nganjuk.

    (red)

  • Program Wirausaha Merdeka, Politeknik Universitas Jember Gandeng Mitra Sultan Farm

    Program Wirausaha Merdeka, Politeknik Universitas Jember Gandeng Mitra Sultan Farm

    Jember, KabarNganjuk.com- Selain pengetahuan, mahasiswa juga diharapkan memiliki keterampilan maupun dukungan dasar bisnis, manajemen, sistem pemasaran maupun strategi pengembangan usaha.

    Edukasi kewirausahaan mahasiswa secara komprehensif didapatkan melalui bimbingan tehnis pengembangan diri dengan penekanan yang terfokus pada aspek bisnis serta manajemen, menjadi arah Program Wirausaha Merdeka.

    Membangun sinergitas kewirausahaan antara mahasiswa dengan masyarakat, merupakan mindset yang terus dikuatkan untuk menghadapi globalisasi ekonomi.

    Politeknik Negeri Jember, salah satu perguruan tinggi negeri yang melaksanakan program wirausaha merdeka, telah mendorong mahasiswa menjadi agent of change atau agen perubahan, sangat berpotensi terciptanya kemampuan yang besar dalam membantu pengembangan dan peningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.

    Tidak hanya sebatas agen perubahan, mahasiswa juga sangat diharapkan menjadi agent of driven atau agen penggerak dalam mendapatkan solusi dengan inovasi sebagai upaya membuka lapangan pekerjaan melalui peluang dan perkembangan bisnis mahasiswa, serta sebagai agent of creator atau agen pelopor dengan tujuan menumbuhkan potensi kewirausahaan baru.

    Pelaksanaan program wirausaha merdeka politeknik Universitas Jember dengan salah satu agen usaha Mitra Sultan Farm Jember, bisa dimaknai sebagai simbiosis mutualisma antara lembaga pendidikan tinggi dengan masyarakat yang menjadi pelaku atau pengembang usaha.

    Dalam program tersebut, mahasiswa politeknik Universitas Jember bisa memperoleh pengalaman praktis dengan belajar di lapang atau luar kampus untuk mengembangkan ilmu kewirausahaan dengan penelitian dan inovasi.
    Sedangkan bagi Mitra Sultan Farm Jember, dalam program wirausaha merdeka, lembaga akademis dengan mahasiswanya menjadi mitra yang sangat membantu, baik kemanfaatan dari tehnik maupun managemen.

    Diperolehnya kemanfaatan yang sama atas terbangunnya sinergitas antara perguruan tinggi dengan pengusaha ternak domba, Januar Adie pemilik Mitra Sultan Farm Jember
    mengungkapkan bahwasanya di peternakan domba miliknya yang berlokasi di jalan Kaliurang, Jember Jawa Timur saat ini menjadi tempat magang bagi mahasiswa dari dua perguruan tinggi yang ada di Jember.

    “Di peternakan kami, Mitra Sultan Farm Jember memang ada 13 peserta yang mengikuti magang untuk program wirausaha merdeka, baik dari Politeknik Negeri Jember maupun dari Universitas Muhammadiyah Jember,” ungkap Januar Ade pada saat ini memiliki 119 ekor domba, sangat mendukung program petani muda.

    “Dengan terjalinnya kemitraan melalui program pemagangan bagi mahasiswa, pastinya sama – sama berharap untuk mendapatkan kemanfaatan, baik kami dari Mitra Sultan Farm maupun untuk mahasiswa,” pungkasnya.(Ans)

  • Sulthon Mahmudi, Atlet Nganjuk  Sabet Emas Pra PON XXI Lampung

    Sulthon Mahmudi, Atlet Nganjuk Sabet Emas Pra PON XXI Lampung

    KabarNganjuk.com-Pra PON XXI Angkat Berat yang diselenggarakan di Padepokan Gajah Lampung, Pringsewu pada 20-26 Oktober 2923, diikuti oleh ratusan peserta dari 22 provinsi.

    Pra PON XXI kali ini, mempertandingkan 15 kelas, yaitu 7 putri dan 8 putra. Kejuaraan berskala Nasional ini merupakan salah satu syarat atlet angkat berat agar bisa mengikuti kejuaraan yang lebih tinggi yaitu PON XXI yang akan diselenggarakan di Aceh-Sumatera Utara tahun 2024 mendatang.

    Pada kejuaraan Pra PON XXI di Lampung ini, kontingen Jatim mengirimkan 10 atlet, 7 putra dan 3 putri, serta 4 official.

    Setelah melalui babak kualifikasi Pekan Olah Raga (BK) Pon , Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Lampung akhirnya meloloskan 7 lifter Angkat Berat untuk berlaga di PON XXI di Aceh-Sumut 2024 mendatang. Salah satu lifter yang lolos yaitu lifter asal Nganjuk Sulthon Mahmudi yang menyabet emas di Pra PON XXI Lampung.

    Wawan manager kontingen Jatim merasa bersyukur karena harapannya ada lifter Nganjuk bisa melaju di Pra PON bahkan bisa lolos mengikuti PON benar-benar terwujud.

    Menurutnya hasil Pra PON ini merupakan refleksi dari hasil pembinaan yang dilakukan bersama-sama antara cabang olah raga, pemerintah, dan pihak lainnya. Dan tentu saja daya juang para atlet yang tak kenal lelah terus berlatih dari pagi hingga sore bahkan hingga malam hari. Daya juang para atlet memang luar biasa, untuk mendulang prestasi dan mengharumkan nama bangsa.

    (Snk)

  • Dinas Damkar Padamkan Api di 187 Titik Kebakaran

    Dinas Damkar Padamkan Api di 187 Titik Kebakaran

    KabarNganjuk.com-Selama bulan Januari hingga Oktober 2023, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk telah memadamkan 187 titik kebakaran

    Selain menangani pemadaman api Dinas Damkar juga mengevakuasi 97 kali serta penanganan hewan liar 47 kali, selain itu melaksanakan sosialisasi pencegahan kebakaran sebanyak 156 kali.

    Dari sejumlah kebakaran yang terjadi pembakaran sampah di dekat rumpun bambu menjadi penyebab utama kebakaran.

    Sujito Kepala Dinas Damkar, mengaku masih kekurangan personil maupun armada kalau dibandingkan dengan luas wilayah Kabupaten Nganjuk.
    Ia meminta dalam 4 kecamatan ada 1 pos Damkar, dan 1 Pos terdiri dari 18 personil dan 1 Unit mobil Damkar.

    Petugas Damkar setiap hari rutin melakukan pengecekan armada dan personil, sehingga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat, armada maupun personil siap siaga melaksanakan tugas.

    (red)

     

  • Lapas Klas IIB Nganjuk, Mendirikan Pesantren Darul Iman

    Lapas Klas IIB Nganjuk, Mendirikan Pesantren Darul Iman

    KabarNganjuk.com-Guna mempertebal keimanan dan mempersiapkan para tahanan agar mempunyai bekal agama yang cukup maka lapas klas IIB Nganjuk, mendirikan Pesantren Darul Iman.

    Hadir dalam peresmian pesantren ini
    Perwakilan kantor wilayah Kemenkumham Propinsi Jawa Timur, Sekda Kabupaten Nganjuk para kyai dan ulama

    Peresmian pondok pesantren Darul Iman diawali dengan sambutan dari Novi Rahman Hidayat penggagas berdirinya pondok pesantren ini.

    Dilanjutkan dengan penandatanganan Prasasti oleh Novi Rahman Hidayat, Hendra Kalapas Nganjuk dan Perwakilan Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Jawa Timur disertai pelepasan balon ke udara.

    Hendra Kalapas Nganjuk mengatakan dengan bekerjasama dengan Dinas terkait berharap bisa menghantarkan santri Darul Iman menjadi manusia yang berakhlakul karimah.

    Gus Muafiq yang juga hadir dalam peresmian bersa Novi Rahman Hidayat ikut meresmikan dengan menarik tali untuk membuka kain penutup.

    Sementara itu Nur Sholekan Sekda Kabupaten Nganjuk memberi bantuan alat solat untuk para santri, dan dalam kesempatan itu mengatakan Pondok Pesantren di lapas IIB Nganjuk ini mungkin pertama kalinya di Indonesia, diharapkan akan dapat mendidik para santri yang nantinya akan kembali ke masyarakat. (Snk)

  • Kekeringan Melanda Nganjuk,  Gema PSI Droping Air Bersih

    Kekeringan Melanda Nganjuk, Gema PSI Droping Air Bersih

    KabarNganjuk, Gerakan Masyarakat Perhutani Seluruh Indonesia Gema PSI Korwil Nganjuk yang bersekretariat di Desa Teken Glagahan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk Jawa Timur ini bergeliat, melakukan program yang dinamai Tabebuya (tanggap bencana bersama untuk rakyat) mereka bergerak bersama menyisir daerah-daerah rawan kekeringan di Kabupaten Nganjuk, yang belum tersentuh bantuan air bersih dari pemerintah maupun dari lembaga lainnya. Terutama daerah-daerah pinggiran hutan.

    Salah satu daerah yang menjadi sasaran Gema PSI adalah, Dusun Jatirejo Desa Mojoduwur Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, Muhammad Sholeh ketua Korwil Nganjuk mengatakan, droping air bersih yang dilakukan pada 14 Oktober 2023 ini bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar mereka yakni air bersih, untuk kebutuhan sehari – hari.

    Lebih lanjut dirinya mengatakan, tidak hanya di di Desa Mojoduwun namun di Dusun Dayaan Kerep Desa Maguan Kecamatan Berbek, Gema PSI juga melakukan droping air bersih, guna membantu masyarakat disaat kekeringan, dan sulitnya mencari air, hal itu dilakukan sehari setelah droping di Desa Mojoduwur yakni pada 15 Oktober 2023.

    “Progres kami banyak, namun kita skala prioritaskan, seperti kekeringan dan kekurangan air bersih ini, tergolong bencana, sehingga kita anggap skala prioritas, setelah ini kita akan lakukan konsolidasi pengurus untuk melakukan tahan progres berikutnya, yang jelas untuk kemakmuran masyarakat desa hutan khususnya dan secara kabupaten Nganjuk pada umumnya.” Pungkas Soleh  (snk)

  • Kang Marhaen Cangkrukan di Angkringan Difabel

    Kang Marhaen Cangkrukan di Angkringan Difabel

    KabarNganjuk.com-Kang Marhaen sebutan akrab mantan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi terlihat masih sering jalan- jalan di seputaran kota Nganjuk. Hal ini dibuktikan pada Kamis pagi Kang Marhaen Cangkrukan bareng rekan-rekan difabel di Angkringan Difabel yang terletak di sebelah selatan Taman Nyawiji. Kang Marhaen merasa tersentuh dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh para difabel agar mampu hidup mandiri.

    Pemerintah juga telah berupaya agar para difabel bisa bekerja di pabrik-pabrik saat Kang Marhaen menjabat Bupati. Ada 26 orang difabel yang bekerja di pabrik melalui Dinas Tenaga kerja.

    Kang Marhaen berharap semua ikut nyengkuyung angkringan difabel dengan datang dan membeli makanan dan minuman di angkringan difabel ini agar mereka bisa mandiri . Untuk masalah rasa, tidak kalah dengan angkringan lainnya.

    Sementara itu, Wahyu Djatmiko penggagas Angkringan Difabel Mengucapkan terima kasih atas kepedulian Kang Marhaen terhadap para difabel, dengan menyambangi angkringan difabel.

    (red)

  • Polsek Jatikalen dan STKIP PGRI Nganjuk, Baksos Air Bersih dan Sembako

    Polsek Jatikalen dan STKIP PGRI Nganjuk, Baksos Air Bersih dan Sembako

    KabarNganjuk.com–Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang akan jatuh pada hari Sabtu tanggal 28 Oktober 2023 mendatang, Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Jatikalen AKP Suparyanto, bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Nganjuk mendistribusikan bantuan air kemasan siap minum di Dukuh Kedungringin, Dusun Tondowesi, Desa Pule, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk, Senin (23/10/2023).

    AKP Suparyanto mengungkapkan bantuan air bersih siap minum yang dikemas dalam jirigen plastik dan sembako tersebut diserahkan secara door to door kepada 23 Kepala Keluarga (KK) Dusun Tondowesi agar tersalur dengan tepat kepada sasaran dan aman.

    “Aksi sosial yang kami laksanakan ini merupakan refleksi dari semangat perjuangan pemuda dan pemudi dalam menyatukan negara dalam kesatuan Negara Republik Indonesia,” kata AKP Suparyanto.

    Selain itu, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polsek Jatikalen dan STKIP PGRI Nganjuk terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti ini.

    “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka dan memastikan bahwa kebutuhan dasar mereka terpenuhi dengan baik,” ujar Kapolsek.

    Sementara itu, Akim Raharjo, Kepala Dusun Tondowesi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada petugas dari Polsek Jatikalen dan relawan dari STKIP Nganjuk bekerja keras untuk memastikan bahwa setiap KK menerima bantuan sesuai dengan kebutuhan mereka.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Polsek Jatikalen dan STKIP Nganjuk atas bantuan ini. Bantuan ini benar-benar membantu kami untuk bertahan dalam situasi kemarau panjang ini,” ujar Akim

    Menurutnya, bantuan tersebut memberikan semangat dan harapan bagi penduduk Dusun Tondowesi. Mereka merasa didukung dan tidak sendirian dalam menghadapi tantangan kemarau panjang ini.

    (red)

  • Permudah Pasien, RSD Kertosono Beri Layanan Terpadu

    Permudah Pasien, RSD Kertosono Beri Layanan Terpadu

    Kertosono, KabarNganjuk.com- Mulai Tanggal 9 Oktober 2023 Pemerintah Kabupaten Nganjuk memberikan fasilitas kesehatan “Sehat Pasiennya, Lengkap Adminduknya” merupakan salah satu layanan terpadu dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk untuk masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan di Kabupaten Nganjuk. Hal itu Disampaikan dr. Hendryanto direktur RSD Kertosono.

    Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, bahwa beberapa fasilitas kesehatan Pemerintah Kabupaten Nganjuk yang telah menerapkan layanan terpadu antara lain Rumah Sakit Daerah Nganjuk, Rumah Sakit Daerah Kertosono, Puskesmas Prambon, Puskesmas Wilangan, Puskesmas Jatikalen, Puskesmas Sawahan, Puskesmas Ngronggot, Puskesmas Pace, dan Puskesmas Gondang.

    Layanan terpadu “Sehat Pasiennya, Lengkap Adminduknya” diberikan kepada pasien yang melahirkan di fasilitas kesehatan di Kabupaten Nganjuk, dimana bayi yang baru lahir akan langsung mendapatkan administrasi kependudukan secara lengkap.

    Tak terkecuali di Rumah Sakit Daerah Kertosono, semua pasien yang melahirkan disini akan dapat langsung membawa pulang penjaminan BPJS Kesehatan bayi baru lahir, Akte kelahiran bayi, dan Kartu Keluarga baru sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    BPJS Kesehatan bayi yang baru lahir di Rumah Sakit Daerah Kertosono didapatkan dengan alur sebagai berikut: