Bantaran Sungai Widas Terkisis, 6 Rumah Di Desa Kedungdowo Terancam AmbrukTerancam Ambruk

Kamis, 19 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Tiga Tahun tidak ada Realisasi, 6 Rumah dihuni 8 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di Bantaran Sungai Widas Desa Kedungdowo Kecamatan Nganjuk, terancam bakal terjadi longsor susulan. Yang pasalnya, tanah mereka yang ada di Bantaran Sungai sudah terkikis hingga mencapai 50 Meter.

Kejadian yang menimpa 6 Rumah, pekarangan maupun pondasi rumah yang longsor terkikis derasnya aliran Sungai Widas hingga mencapai 50 Meter, dijelaskan Jainem (57) salah satu warga yang tinggal di RT/ RW 02/ 03 Desa Kedungdowo (18/01/2023).

Ia menjelaskan bahwa sudah 3 tahun tanahnya longsor, dirinya juga melaporkan ke pihak Desa, dan katanya mau diusahakan. 

“saya sudah merasa was – was, apalagi kalau musim penghujan, saya takut kalau ambrol, dan pingin saya segera mungkin dibenahi, karena saya setiap tahun membayar pajak.” Jelasnya.

Sama halnya apa yang disampaikan Ismadi (40), dirinya menjelaskan bahwa pihaknya sudah melaporkan ke Kepala Desa.

“sudah saya ajukan untuk pembenahan, tapi saya tidak tahu kapan diperbaiki, saya PPAT setiap tahun membayar.” Ujarnya.

“istri saya setiap pulang kerja selalu menangis, dan istri saya sudah pasrah bila mana terjadi longsor lagi.” Ucapnya dengan nada haru.

“Selama ini kami bersama warga lain membuat tanggul untuk menahan aliran sungai dengan alakadarnya, kami memanfaatkan sisa limbah peternakan ayam. Meskipun bau, setidaknya bisa menahan longsor, dan kami berharap pemerintah maupun pihak terkait untuk segera mencarikan solusinya, agar kami tidak selalu was – was bilamana terjadi banjir.” Harap Ismadi.

Sedangkan Kepala Desa Kedungdowo Suprapto, saat dikonfirmasi awak media, dirinya menjelaskan bahwa mulai dari Tahun 2019 sebenarnya sudah mulai diajukan ke Pemerintah Daerah, kepada Bupati, juga BPBD Kabupaten Nganjuk untuk meneruskan Balai Besar Brantas, sudah mengajukan Proposal dan sampai sekarang itu belum ada realisasi.” Jelas Kades.

Lebih lanjut Kades menjelaskan, bahwa longsor tersebut pernah di Survey. “Tapi hanya Surva Surve dan untuk Foto-Foto itu aja, sampai akhirnya membengkak sampai habis tangkisnya.” Ujarnya.

“Kami pihak desa hanya melakukan kerja bakti semampunya di 6 Rumah 8 KK yang sudah tergerus longsor sekitar 50 Meter, dan pemerintah belum ada kebijakan sama sekali, selama ini kami hanya mengandalkan kerja bakti lingkungan. Kami berharap Pemerintah atau Balai Besar, segera ada realisasi untuk mengatasi itu.” Harap Suprapto selaku Kepala Desa Kedungdowo.

 

(gik)

Berita Terkait

PriaTertemper KA Kahuripan di Sukomoro Nganjuk, Perjalanan Kereta Sempat Tertahan
Polsek Nganjuk Kota Undang Tokoh dan Elemen Masyarakat untuk Koordinasi serta Silaturahmi
Sambut HUT RI ke-81, DPC APJI Nganjuk Gelar Pertemuan Rutin dan Sosialisasi Rekanan Usaha
Semarak HUT RI ke-81, DWP Sukomoro Gandeng Ketua DPC APJI Nganjuk Gelar Lomba Tumpeng Mini
Kapolres Nganjuk Ajak Mahasiswa Jaga Kondusifitas dan Utamakan Musyawarah
Polres Nganjuk Ungkap Pencurian Jagung Berulang, Empat Terduga Pelaku Diamankan
Pererat Sinergitas, Kapolres Nganjuk Gandeng GP Ansor Redam Konflik Antarperguruan Silat
Bakar Sampah Ditinggal, Dapur dan Dua Kamar Rumah Warga Ploso Nganjuk Terbakar

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:09

PriaTertemper KA Kahuripan di Sukomoro Nganjuk, Perjalanan Kereta Sempat Tertahan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:33

Polsek Nganjuk Kota Undang Tokoh dan Elemen Masyarakat untuk Koordinasi serta Silaturahmi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:07

Sambut HUT RI ke-81, DPC APJI Nganjuk Gelar Pertemuan Rutin dan Sosialisasi Rekanan Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:37

Semarak HUT RI ke-81, DWP Sukomoro Gandeng Ketua DPC APJI Nganjuk Gelar Lomba Tumpeng Mini

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:28

Kapolres Nganjuk Ajak Mahasiswa Jaga Kondusifitas dan Utamakan Musyawarah

Berita Terbaru