Rejoso, KabarNganjuk.com – Nasib naas dialami Eddi Mulyono (58) pria asal Kabupaten Gresik. Eddi terjatuh hingga meninggal dunia ketika akan memasang terpal di atas Truk di PT. Mitra Saruta Indonesia yang berada di Jalan Raya Rejoso Desa Mlorah Kecamatan Rejoso pada Sabtu, (28/01/2023).
Kejadian yang dialami Eddi, terlihat jelas di CCTV, dan dijelaskan AKP. Gendut Wisoko. P selaku Kapolsek Rejoso, bahwa sebelumnya korban sedang menata muatan yang ada di atas Truk, dan kemudian menarik terpal kebelakang untuk menutup dari pada muatan tersebut, dan terpeleset hingga terjatuh kebelakang ” jelasnya.
Lebih lanjut AKP. Gendut menjelaskan, akibat kejadian tersebut korban langsung meninggal di TKP, dan terlihat di CCTV dalam bongkar muat angkutan itu dilakukan sendiri, dan terlihat jatuh sendiri.
” Kejadian tersebut sekitar pukul 16. 10 Wib, terjadi di gudang Loading Glove, dan itu murni kecelakaan kerja karena kelalaian dalam melakukan pekerjaan, kami menerima laporan dan kemudian kita olah TKP, lalu melaksanakan otopsi, dan nanti kita simpulkan dari kejadian tersebut ” tambahnya.
“Dan selanjutnya korban Eddi Mulyono ( 58) alamat Dusun Wates RT/RW 008/002 Desa wates Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik, langsung di evakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi ” pungkas AKP. Gendut.
Nganjuk, KabarNganjuk.com – Dalam rangka peringatan HUT PDI Perjuangan, Pengurus dan Simpatisan PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk ziarah ke makam tokoh partai yang ada di Kabupaten Nganjuk pada Sabtu (28/1/2023).
Puluhan kader PDI Perjuangan berkumpul di kantor PDI Perjuangan yang berada di kelurahan Warungotok Kecamatan Kota Nganjuk sebelum berangkat menuju makam tokoh dan sesepuh partai di kelurahan Kramat, Mbah Mi’an.
Seluruh yang hadir memanjatkan doa yang dilanjutkan tabur bunga, selain itu pengurus PDI Perjuangan juga menyerahkan bingkisan kepada dua penjaga makam mbah Mi’an.
Selain di makam Mbah Mi’an, doa dan tabur bunga juga dilakukan di makam Mbah Susilo Muslim yang juga menjadi tokoh PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk.
Tatit Heru Tjahjono, ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk menjelaskan bahwa hari ini akan ziaroh ke 10 makam tokoh PDI Perjuangan.
“Salah satu agenda peringatan HUT PDI Perjuangan yang ke 50 DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk adalah ziarah ke senior-senior partai. Dengan maksud, kader-kader yang sekarang tidak melupakan semangat perjuangan mereka. Api perjuangan senior tetap bisa dilanjutkan oleh kader-kader partai yang sekarang” jelasnya.
Selain itu, dalam rangkaian acara HUT PDI Perjuangan malam nanti juga digelar tasyakuran di kantor PDI Perjuangan. “Kita akan undang seluruh kader partai, untuk rapatkan konsolidasi kemenangan Pemilu 2024” ucapnya.
Usai tabur bunga, pengurus dan simpatisan partai juga mengunjungi keluarga almarhum tokoh PDI Perjuangan. Dan menyerahkan bingkisan sebagai tanda cinta pengurus dan simpatisan PDI Perjuangan kepada para tokoh yang telah berjuang untuk PDI Perjuangan. (Tim)
KabarNganjuk.com- Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nganjuk kembali di gelar di tahun 2023 dengan agenda Pengesahan Rantus DPRD Kabupaten Nganjuk terkait perubahan susunan keanggotaan Alat Kelengkapan DPRD Kabupaten Nganjuk pada 27 Januari 2023.
Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono. Hadir juga dalam agenda ini Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan jajaran OPD Kabupaten Nganjuk. Rapat ini mengesahkan dan menetapkan Rancangan Keputusan DPRD Kabupaten Nganjuk terkait Perubahan Kedelapan Keputusan DPRD Kabupaten Nganjuk No. 22 Tahun 2009 tentang penetapan Susunan Keanggotaan Komisi – Komisi DPRD.
Tatit Heru Tjahjono menjelaskan bahwa dalam Rapat Paripurna ini menindaklanjuti surat yang masuk dari fraksi gabungan DKI (Demokrat dan Keadilan) “Permintaan terhadap perubahan komposisi komisi, dari komisi III ke IV dan dari IV ke III” jelas Tatit.
Dirinya menjelaskan bahwa hal ini harus dilakukan sesuai dengan tata tertib, dilakukan di awal tahun anggaran yakni di bulan Januari.
Ia juga menjelaskan bahwa hal ini tidak mempengaruhi perubahan aturan-aturan yang ada, namun hanya perubahan personil saja. “Dari Komisi IV ibu Indah ganti komisi ke III Pak Paud. Dan Pak Paud pindah ke Komisi IV” ucapnya.
“Perubahan Alat Kelengkapan DPRD (AKD) tidak mempengaruhi kinerja Dewan, karena mereka-mereka yang pindah rata-rata sudah tiga periode” lanjut Tatit.
Ia menegaskan bahwa perpindahan ini dikarenakan surat yang dikirimkan fraksinya masing-masing. “Sesuai dengan keputusan fraksinya masing-masing” pungkas Tatit. (Nur/ADV)
Sukomoro, KabarNganjuk.com – Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi resmikan jembatan penghubung antar Rukun Tetangga (RT) yang berada di Dusun Gempolan, Desa Sumengko, Kec. Sukomoro, Kab. Nganjuk pada Jum’at (27/01/2023).
Jembatan yang yang menghabiskan dana sekitar 782 juta ini dibangun menggunakan Pendapatan Asli Desa (PAD) Desa Sumengko, dengan waktu pengerjaan kurang lebih 3 tahun dan dikerjakan oleh masyarakat desa dengan gotong royong.
Hadir langsung dalam acara ini Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Camat Sukomoro, Kepala Desa Sumengko, Forpimdes, Babinsa dan masyarakat Desa Sumengko.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan bahwa masih terdapat PR mengenai banjir dan perbaikan jalan khususnya jalan yang ada di Desa Sumengko yang harus diselesaikan kedepannya.
“Kedepannya kita akan terjunkan alat berat untuk mengeruk sungai dan tidak lupa kita juga akan memperbaiki jalan” Ucap Kang Marhaen
Ia juga menambahkan bahwa hal ini merupakan wujud dari kerja pemerintah untuk memberikan kinerja yang terbaik untuk masyarakat.
Usai acara, Plt. Bupati Nganjuk juga menyampaikan, dibangunya jembatan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas warga sekitar.
“Selama ini warga dalam beraktifitas selalu memutar melalui jalan yang jauh. Sekarang dengan adanya jembatan ini warga bisa beraktifitas lebih mudah dan diharapkan kedepannya ekonomi masyarakat di sekitar daerah sini bisa lebih bagus” Jelas Kang Marhaen
Sementara itu Sukari, Kepala Desa Sumengko menjelaskan bahwa jembatan ini menghubungkan antara beberapa rumah masyarakat yang ada di Dusun Gempolan.
“Dulunya masyarakat RT 02 ketika ingin menuju ke RT lain harus memutar sekitar 2,5 km, tapi dengan adanya jembatan ini sekarang jaraknya hanya 100 meter. Ukuran jembatan ini sendiri kurang lebih 2 x 49,8 meter dan menghubungkan sekitar 18 rumah dengan 40 Kepala Keluarga”
“Sebelum ada jembatan, ketika musim kemarau dan ada orang meninggal masyarakat sering menggunakan sungai ini sebagai jalan pintas menuju makam” Pungkasnya.
Madiun, KabarNganjuk.com – Polres Madiun Kota Polda Jatim berhasil mengungkap komplotan Pencuri Sepeda Motor yang meresahkan masyarakat Kota Madiun.
Kapolres Madiun Kota AKBP Suryono., SH.,SIK.,MH dalam konferensi pers Rabu (25/1/2023) di Mako Polres Madiun Kota menjelaskan telah mengungkap belasan kasus curanmor selama periode bulan Desember 2022 sampai dengan Januari 2023.
Ditambahkanya Polres Madiun Kota berhasil menangkap tiga orang tersangka masing-masing berinisial AMP, FWH, dan WFR di sebuah rumah kos di jalan Serayu, Kecamatan Taman, Kota Madiun.
Salah satu dari ketiga tersangka tersebut masih berstatus sebagai pelajar.
“Total sebanyak 6 TKP dengan rincian 5 TKP di beberapa rumah kost dan 1 TKP disebuah Cafe serta sebanyak 10 unit motor matik dan 1 Ninja berhasil mereka curi bersama,”jelasnya.
“Motor hasil curian tersebut dijual dengan cara online di marketplace serta ada dipakai untuk keperluan sehari-hari, ada juga yang dibelikan gerobak warung angkringan, makanya ini gerobaknya juga kita sita sebagai barang bukti,” imbuh AKBP Suryono.
Atas perbuatan tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
Modus operandi para tersangka yaitu mengambil motor dibeberapa rumah kost yang tidak dikunci stang, kemudian didorong dengan kaki (di footstep), ”
Hasil pengembangan penyidikan para tersangka juga melakukan curanmor dibeberapa TKP wilayah Kabupaten Madiun, “Pungkasnya. (Hms).
Surabaya, KabarNganjuk.com – Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sempat viral bernama AWS (27) warga Pogot Lama Gang 1 Buntu 27 Surabaya dan YL (43) warga Karang Bulak 3 No 21 Surabaya ditangkap anggota Reskrim Polsek Tegalsari Polrestabes Surabaya.
Diketahui kedua pelaku telah beraksi di tujuh lokasi atau TKP di Kota Pahlawan.
Kompol Imam Mustolih Kapolsek Tegalsari, didampingi Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol Muchamad Fakih mengungkapkan, kedua pelaku curanmor berhasil kita amankan di jalan Karang Bulak Surabaya, dengan dasar awal Laporan Polisi (LP) di beberapa TKP kota Surabaya, yang sebelumnya viral di medsos.
“Berdasarkan foto dan video para pelaku tersebut, Team Opsnal Reskrim Polsek Tegalsari Surabaya, bergerak cepat melakukan lidik, dan berhasil melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku pencurian kendaraan motor,” Kata Imam.
Kompol Imam mengatakan, sesuai dengan Ciri-ciri para pelaku, anggota berhasil mengamankan pelaku disebuah rumah Kos di Jalan Karang Bulak No 15 Surabaya.
“Kedua pelaku itu mereka pernah mencuri motor yang sempat viral di medsos wilayah jalan Bagong Ginayan Gang 2 Nomer 12 Surabaya, serta di Wonorejo Gang 3 Nomer 3B Surabaya,” jelas Kompol Imam, kepada wartawan pada Kamis (26/01/2023).
Mereka melakukan aksi pencurian dengan cara mengambil motor para korbannya yang lengah tidak dikunci ganda atau Stir.
Setelah berhasil melakukan aksi pencurian tersebut, pelaku Achmad Wira Sentika mendorong, sampai di rumah Yong Liong, lantas motor tersebut, dibongkar rumah kuncinya, setelah sukses siap jual, kedua menjual ke daerah Madura.
Dari keterangan kedua pelaku mereka pernah mencuri, di Karang Bulak Surabaya dengan hasil Vega warna Biru-Putih, didepan Pom Bensin Jalan Tidar Surabaya hasil Scoopy TKP, TKP di jalan Pogot Surabaya hasil Mio Sporty.
Kemudian di Jalan Kupang Segunting mereka juga pernah membobol rumah dan mendapatkan 3 handphone, Jalan Petemon Kali TSK Berhasil Bobol Rumah berhasil mendapatkan Uang sebesar Rp 3.000.000, dan Vario TKP di ZOMBI Jalan Kembang Kuning Surabaya.
“Kedua pelaku telah ditetapkan tersangka atas kasus pencurian dan diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan melalui Kasihumas Kompol Muchamad Fakih, mengapresiasi kinerja Polsek Tegalsari atas keberhasilan ungkap kasus yang meresahkan masyarakat.
“Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menyampaikan terimaksih dan apresiasi yg tinggi atas kinerja Polsek Tegalsari bersama tiga pilar atas kerja kerasnya sehingga dapat ungkap kasus 3C yang meresahkan masyarakat, mudah-mudahan kedepan lebih ditingkatkan lagi, sehingga Surabaya benar-benar aman,” Ungkapnya.
Kompol Fakih juga berharap kepada masyarakat untuk selalu menjaga keamanan lingkungan dan diharapkan kerjasamanya untuk ciptakan Kota Surabaya yang kondusif.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga lingkungannya dan menjaga barang-barang miliknya dengan benar sehingga tidak terjadi lagi curanmor, yakni dengan menambah kunci ganda pada motornya” Pungkas mantan kanit laka ini.
Malang, KabarNganjuk.com – Tim gabungan SAR dan BPBD Kabupaten Malang, dibantu Personel Polsek Singosari, Polres Malang, melakukan penyisiran saluran air di sepanjang Jalan Wisnuwardhana, Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang,
Pencarian dilakukan untuk menemukan tubuh korban NS (8) yang dilaporkan hilang terseret derasnya arus usai tercebur di saluran air, Rabu (25/1/2023) sekitar jam 15.30 WIB.
Kasihumas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik mengatakan, selama pencarian, Tim dibagi menjadi beberapa kelompok dengan cara menyisir dari tepi hingga ke bagian tengah saluran air hingga radius beberapa kilometer,” ucap Taufik saat dihubungi di Polres Malang, Rabu (25/1).
Taufik menambahkan, kronologis kejadian bermula saat pasangan suami istri, Abu Dofyan (40) dan Siti Masyaroh (37) mengendarai motor berboncengan dengan NS anaknya. Saat melintas di lokasi, tiba-tiba motor yang ditumpanginya mogok.
Siti kemudian turun bersama NS untuk menepi di dekat saluran air, sementara Dofyan berupaya menghidupkan motornya di pinggir jalan.
Ketika sedang menunggu, sandal yang dikenakan NS tiba-tiba terlepas dan masuk selokan. Nahas, ketika berusaha meraih sandal yang hanyut, NS malah tercebur ke dalam saluran air lalu terseret derasnya debit air yang besar karena hujan.
“Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Singosari, kemudian bersama Tim SAR dilakukan pencarian,” ujarnya.
Hingga malam menjelang, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari dengan harapan tubuh korban dapat ditemukan.
“Menjelang malam cuaca kurang mendukung, sehingga pencarian dihentikan,” katanya.
Ia menambahkan, pencarian akan kembali dilanjutkan esok hari dengan pembagian tim yang lebih besar melibatkan warga dan relawan tanggap bencana. (u-hmsresma)
Nganjuk, KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si. mengajak kepada seluruh pengurus perguruan silat di wilayah Kabupaten Nganjuk untuk merangkul kembali dan memberi perhatian lebih kepada anggotanya yang berada di tingkat desa.
Hal ini disampaikan AKBP Muhammad kepada pengurus perguruan silat dan tokoh masyarakat yang hadir dalam acara ngopi bareng dan ngobrol ringan di salah satu Cafe di Jalan Yos Sudarso, Nganjuk, Rabu (25/1/2023).
“Kita rangkul lagi anggota perguruan hingga ke tingkat desa, libatkan mereka dengan kegiatan patroli yang dilakukan oleh anggota Polsek untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing – masing,” kata AKBP Muhammad.
“Sebagai pendukungnya, kita libatkan juga unsur Forkopimcam untuk memfasilitasi kegiatan patroli ini dengan harapan terjalinnya sinergisitas antara pemangku kepentingan dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan harkamtibmas yang kondusif,” sambung AKBP Muhammad.
Sementara itu Herlambang ( Ketua Persinas ASAD Nganjuk) menyebut kejadian gesekan antar perguruan silat ini disebabkan adanya degradasi moral. Jangan sampai imej terhadap Perguruan Silat di masyarakat menjadi jelek.
“Secara pribadi saya sangat mendukung program Kapolres untuk menciptakan kebersamaan dari tingkat bawah, karena yang tahu kondisi dilapangan adalah mereka ( desa ), usulan ini akan saya agendakan untuk dibahas di tingkat pengurus,” katanya. (acha)
Bondowoso, KabarNganjuk.com – Turut serta memperingati 1 Abad Nahdathul Ulama, Polres Bondowoso yang merupakan jajaran Polda Jatim ini melaksanakan khatamil Qur’an 100 titik majelis.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dari tanggal 24 hingga 25 Januari 2023 di Masjid Al-Fajri Polres Bondowoso bersama 500 Hafidz dan Hafidzah yang ada diwilayah Kabupaten Bondowoso.
Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko, SIK mengungkapkan, kegiatan Khotmil Qur’an 100 titik majelis bersama 500 Hafidz – Hafidzah merupakan salah satu bentuk seremonial untuk memperingati 1 Abad NU.
“Melalui kegiatan ini pula kami ingin meningkatkan ketaqwaan kepada Alloh SWT, guna mewujudkan SDM yang unggul,” kata AKBP Wimboko, kemarin Rabu (25/1).
Ia berharap dengan kegiatan Khotmil Qur’an ini dapat meningkatkan kadar keimanan anggota Polres Bondowoso Polda Jatim saat melaksanakan tugas keamanan dan ketertiban yang ada diwilayah Hukum Polres Bondowoso.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan kebarokahan dan kesuksesan di dunia dan di Akhirat, ” tandas Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko, S.I.K., Waka Polres Bondowoso, PJU Polres Bondowoso, Anggota Polres Bondowoso. (*)
Surabaya, KabarNganjuk.com – Menjalin silaturahmi dan koordinasi keamanan dan kenyamanan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjungperak Surabaya sat memulai tugas baru, Kapolres Tanjungperak, AKBP Herlina, S.I.K., M.H. melakukan safari ke para tokoh agama Ulama.
Kali ini Kapolres Tanjungperak jajaran Polda Jatim berkunjung di kediaman Wakil Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) KH. Qodli Syafi’i Al Hasby sekaligus Pimpinan Ponpes Madzahibul Arba’ah Al Hasby Jalan Dukuh Bulak Banteng Sekolahan 9-A/36 kota Surabaya.
“Saya silaturahmi dan memperkenalkan diri, serta mohon restu dan kerjasamanya agar amanah saya sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bisa terlaksana dengan baik,” ungkap AKBP Herlina, pada Selasa (24/01/2023).
AKBP Herlina juga meminta saran dan masukan kepada Ketua PCNU KH. Qodli Syafi’i Al Hasby sekaligus Pimpinan Ponpes Madzahibul Arba’ah Al Hasby. Apalagi, selama ini sinergitas antara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, sebagai ormas islam dan juga sudah berjalan dengan baik.
“Saya akan terus berkomunikasi dengan pimpinan ormas, khususnya dalam berbagai hal guna menjaga situasi dan kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” jelas Perwira Menengah dengan dua melati di pundaknya.
Sementara Ketua PCNU KH Qodli Syafi’i Al Hasby sekaligus Pimpinan Ponpes Madzahibul Arba’ah Al Hasby mengapresiasi niat baik AKBP Herlina yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukan tugas untuk bersilaturahmi.
“Saya sangat berterima kasih atas kedatangan kapolres untuk bersilaturahmi,” ujar KH Qodli Syafi’i Al Hasby.
Dalam kesempatan itu, KH Qodli Syafi’i Al Hasby apabila kedua pihak yaitu kepolisian dan ulama bersinergi dengan baik maka tatanan kehidupan masyarakat Insya Allah akan baik.
“Alhamdulillah, Ulama dengan kepolisian sama-sama bertugas melayani masyarakat, apabila sinergi ini diterapkan berkelanjutan maka Insya Allah Negara Indonesia akan menjadi lebih baik,” jelasnya.
Ia berharap sinergitas ini terus terjalin untuk menjaga keamanan dan kondusivitas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
“Terimakasih atas kunjungannya, semoga sinergitas ini terus terjalin untuk menjaga keamanan dan kondusivitas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” pungkasnya.
Gresik, KabarNganjuk.com – Menindak lanjuti laporan Misbach (37) seorang petani warga Desa Pantenan, Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik, Unit Reskrim Polsek Panceng Polres Gresik segera melakukan penyelidikan.
Dari hasil lidik tersebut petugas berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial TS (34) yang juga warga Desa Pantenan RT 01 RW 01, Kecamatan Panceng.
TS yang kini ditetapkan sebagai tersangka itu ditangkap usai mencuri sepeda motor Honda Vario nopol W 4797 LK warna hitam milik Misbach (37).
Awal mula kejadian, Sabtu (14/1) sekitar pukul 11.30 WIB, Misbah baru saja tiba di rumah. Setelah melakukan kegiatan bertani di sawah miliknya, korban memarkir sepeda motor Honda Vario nopol W 4797 LK warna hitam miliknya di depan teras rumahnya. Korban masuk kedalam rumah untuk tidur.
Sekitar pukul 14.00 WIB, korban bangun. Saat keluar rumah, korban dan mengetahui motornya tidak ada di teras rumahnya. Korban panik dan mencari di sekitar lokasi, namun tidak ditemukan.
Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom S.I.K melalui Kapolsek Panceng Iptu Nasuka mengatakan, korban sudah membuat laporan ke Reskrim Polsek Panceng. Dibantu Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik pihaknya langsung melakukan pengejaran.
“Tersangka diamankan di rumah istrinya di Desa Simongagrok, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto, Minggu (15/1) pukul 22.00 WIB, ” ujarnya, Selasa (24/1).
Selain mengamankan tersangka, pihaknya juga mengamankan barang bukti STNK, kunci kontak dan barang bukti dari tersngka uang tunai sebesar Rp. 1.000.000 yang merupakan uang hasil penjualan 1 unit sepeda motor Honda Vario nopol W 4797 LK. “Kerugian korban kisaran Rp 14 juta,” pungkasnya. (*)
Ponorogo, KabarNganjuk.com – Polres Ponorogo Polda Jatim, berhasil mengamankan 2 (dua) pelaku pencurian gabah di wilayah Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo.
“Palakunya M dan HY keduanya warga Kecamatan Badegan, Ponorogo,” Kata Kapolres Ponorogo AKBP Catur C. Wibowo, S.I.K., M.H. saat Press Release, Selasa (24/01/2023)
Kedua pelaku diamankan petugas lantaran telah mencuri Gabah milik Tukimin (korban) pada Jum’at (30/12/2022) pagi.
“TKP teras rumah korban turut Dukuh Jayengranan Rt 01 Rw 01 Desa Kranggan Kecamatan Sukorejo, Ponorogo,” terangnya
Kapolsek Sukorejo AKP Pitoyo pada kesempatan tersebut juga menjelaskan sebelumnya gabah milik Tukimin berjumlah 19 kemudian pada saat pagi hari istrinya menyatakan kepada suaminya bahwa gabahnya tinggal 11 jadi hilang 8 sak.
Atas kejadian itu, kemudian korban melaporkan ke pihak kepolisian, terus dilakukan serangkaian penyelidikan, dan pada tanggal 7 Januari 2023 pelaku berhasil ditangkap.
“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah mencuri Gabah ada 6 TKP diwilayah kecamatan Sukorejo, ini termasuk gabah milik Tukimin,” jelasnya
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Nicolas Bagas mengungkapkan bahwa sebelum melakukan aksinya, pelaku melakukan survey dulu dengan mengunakan sepeda motor yamaha vega nopol AE 2097 TW.
Baru kemudian, malam hari pelaku melakukan aksinya mengunakan kendaraan mobil Suzuki St 100 sp No.Pol AE 1186 VU untuk mengangkut gabah hasil curiannya itu.
“Dimana gabah hasil curian tersebut oleh pelaku dijual di daerah purwantoro dan jambon. Kedua pelaku merupakan pemain baru. Motifnya karena ekonomi,” ungkapnya
Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil cari nopol AE 1186 VU, 1 unit sepeda motor nopol AE 2097 TW, 2 buah karung, 1 buah kunci kontak, 1 gulung tali rafia dan uang tunai sebesar Rp1.200.000,-
“Pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat ( 1 ) ke-3e, ke-4e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,” Tutup AKP Nicolas Bagas. (*)
KabarNganjuk.com- Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si meminta kepada semua pihak yang akhir – akhir ini menghangat akibat ulah segelintir oknum yang berselisih paham untuk Cooling Down dan menata kembali sendi-sendi kerukunan seperti sedia kala.
AKBP Muhammad menyampaikan hal tersebut dihadapan peserta rapat koordinasi kamtibmas bersama Forkopimda dan pengurus perguruan silat se Kabupaten Nganjuk yang dilaksanakan di di ruang rapat Anjuk Ladang Kabupaten Nganjuk, Selasa (24/1/2023).
AKBP Muhammad menyebut pemicu dari semua kejadian terkait perselisihan oknum perguruan silat adalah tersebarnya berita-berita bohong atau hoax di media sosial yang bersifat profokasi sehingga menimbulkan kegaduhan.
“Dalam tempo 4 hari sejak tanggal 20 januari 2023 kami telah mengungkap 7 kasus pengeroyokan terkaitu oknum perguruan silat dengan jumlah tersangka 19 orang dan 8 diantaranya masih anak-anak,” kata AKBP Muhammad.
“Apabila masih ada provokasi di medsos, kami harap untuk segera di tekedown, jika masih membandel kami akan lakukan penindakan sesuai hukum yg berlaku dan tidak ada penangguhan,” tandasnya.
Senada dengan Kapolres Nganjuk, Plt. Bupati Nganjuk Dr. Drs. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, MBA mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini pihaknya banyak mendapatkan masukan dari masyarakat yang sudah risau terkait dengan adanya kerusuhan yg diakibatkan oleh oknum-oknum Perguruan pencak silat.
Untuk itu Marhaen Djumadi mengajak kepada semuanya untuk bersama-sama menjaga konduktivitas di wilayah Kabupaten Nganjuk dengan mematuhi intruksi Forpimda “Jogo Nganjuk”
“Intruksi Forpimda “Jogo Nganjuk” ini sifatnya sementara jika sudah stabil akan dicabut kembali,” kata Plt. Bupati.
Adapun isi dari Intruksi Forpimda “Jogo Nganjuk” adalah sebagai berikut:
a. Tidak boleh ada konvoi yang melibatkan masa Perguruan Pencak Silat;
b. Dilarang membawa atribut-atribut Perguruan Pencak Silat yang memicu keributan di seluruh kegiatan masyarakat;
c. Pengurus cabang, ranting dan rayon atau sebutan lainnya bertanggung jawab atas tindakan anggota Perguruan Pencak Silat yang merugikan masyarakat;
d. Padepokan/sebutan lainnya dalam melakukan kegiatan berlatih, harus sudah berizin atau rekom dari cabang dan pemilik tempat serta pelatih wajib memiliki rekom dari cabang;
f. Kurikulum (materi yang di ajarkan) mengedepankan persaudaraan semua Perguruan Pencak Silat dan masyarakat;
g. Dilarang upload konten-konten provokasi, merekam/ menyebarkan kejadian-kejadian yang berpotensi menimbulkan gesekan atau keributan dan keresahan antar Perguruan Pencak Silat dan masyarakat;
h. Dilarang atau ikut serta dan terlibat menyembunyikan pelaku (anggota Perguruan Pencak Silat) kekerasan, provokasi, pengrusakan fasilitas umum atau pribadi;
i. Semua Perguruan Pencak Silat wajib menjaga stabilitas kondisi keamanan dan ketertiban seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk;
j. Semua pelanggaran akan diproses secara hukum dan tidak ada Restorasi Justice;
k. Apabila terbukti melanggar intruksi bersama maka Perguruan Pencak silat akan dilakukan moratorium (penerimaan dan pengesahan atau sebutan lain) dan pembekuan izin yang berlaku;
l. Pengesahan anggota usia minimal 17 untuk pria dan 16 tahun untuk wanita. (Hms)
Sidoarjo, KabarNganjuk.com- Dua kali setor uang demi dijanjikan pekerjaan, namun tidak ada realisasi membuat DB, 26 tahun, asal Mojowarno, Mojokerto, kesal pada AJ, 25 tahun, warga Jeruk Gamping, Krian, Sidoarjo.
Kekesalan DB terhadap AJ, bermula saat dijanjikan pekerjaan di sebuah pabrik cat dengan menyerahkan uang Rp. 1 juta, setelah ditunggu lama hingga tidak ada kejelasan.
Kemudian AJ menawarkan kembali kesempatan kerja di tempat lain dengan syarat DB memberikan uang pembayaran seragam Rp. 300 ribu. Namun kesempatan ini pun tidak ada kejelasan.
“Dari persoalan dijanjikan pekerjaan hingga ditagih agar uang yang disetor dikembalikan AJ, membuat DB kesal dan emosi untuk memberikan pelajaran kepada AJ,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, Selasa (24/1/2023).
AJ yang kesal bertemu tiga orang kawannya yakni BM, W dan R di tempat kos di Tambak Sawah, Waru.
Sambil minum arak bersama tiga kawannya AJ menceritakan kekesalannya atas perilaku DB.
Selanjutnya mereka berempat pada 29 Desember 2022 malam mendatangi AJ yang tinggal di mes di kawasan Sedati, Sidoarjo.
AJ pun menjadi bulan-bulanan dihajar dengan tangan kosong oleh DB bersama BM, W dan R. Hingga pada 30 Desember 2022 sekitar pukul 2.30 AJ ditemukan warga tergeletak tak berdaya di pinggir jalan Desa Cemandi, Sedati, Sidoarjo.
“Korban AJ dengan sejumlah luka lebam dan tak berdaya oleh warga dilarikan ke rumah sakit, setelah lima hari mendapatkan perawatan medis sayangnya nyawa AJ tidak terselematkan,” lanjut Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.
Ketiga tersangka DB, BM dan W berhasil ditangkap tim resmob Satreskrim #polrestasidoarjo dan dikenai ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun. Sementara satu tersangka masih DPO yakni R. (Hms)