Dibangun Dengan Dana PAD, Kang Marhaen Resmikan Jembatan Sedulur

Jumat, 27 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukomoro, KabarNganjuk.com – Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi resmikan jembatan penghubung antar Rukun Tetangga (RT) yang berada di Dusun Gempolan, Desa Sumengko, Kec. Sukomoro, Kab. Nganjuk pada Jum’at (27/01/2023).

Jembatan yang yang menghabiskan dana sekitar 782 juta ini dibangun menggunakan Pendapatan Asli Desa (PAD) Desa Sumengko, dengan waktu pengerjaan kurang lebih 3 tahun dan dikerjakan oleh masyarakat desa dengan gotong royong.

 

Hadir langsung dalam acara ini Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Camat Sukomoro, Kepala Desa Sumengko, Forpimdes, Babinsa dan masyarakat Desa Sumengko.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan bahwa masih terdapat PR mengenai banjir dan perbaikan jalan khususnya jalan yang ada di Desa Sumengko yang harus diselesaikan kedepannya.

 

“Kedepannya kita akan terjunkan alat berat untuk mengeruk sungai dan tidak lupa kita juga akan memperbaiki jalan” Ucap Kang Marhaen

Ia juga menambahkan bahwa hal ini merupakan wujud dari kerja pemerintah untuk memberikan kinerja yang terbaik untuk masyarakat.

Usai acara, Plt. Bupati Nganjuk juga menyampaikan, dibangunya jembatan ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas warga sekitar.

“Selama ini warga dalam beraktifitas selalu memutar melalui jalan yang jauh. Sekarang dengan adanya jembatan ini warga bisa beraktifitas lebih mudah dan diharapkan kedepannya ekonomi masyarakat di sekitar daerah sini bisa lebih bagus” Jelas Kang Marhaen

Sementara itu Sukari, Kepala Desa Sumengko menjelaskan bahwa jembatan ini menghubungkan antara beberapa rumah masyarakat yang ada di Dusun Gempolan.

“Dulunya masyarakat RT 02 ketika ingin menuju ke RT lain harus memutar sekitar 2,5 km, tapi dengan adanya jembatan ini sekarang jaraknya hanya 100 meter. Ukuran jembatan ini sendiri kurang lebih 2 x 49,8 meter dan menghubungkan sekitar 18 rumah dengan 40 Kepala Keluarga”

“Sebelum ada jembatan, ketika musim kemarau dan ada orang meninggal masyarakat sering menggunakan sungai ini sebagai jalan pintas menuju makam” Pungkasnya.

Berita Terkait

PriaTertemper KA Kahuripan di Sukomoro Nganjuk, Perjalanan Kereta Sempat Tertahan
Polsek Nganjuk Kota Undang Tokoh dan Elemen Masyarakat untuk Koordinasi serta Silaturahmi
Sambut HUT RI ke-81, DPC APJI Nganjuk Gelar Pertemuan Rutin dan Sosialisasi Rekanan Usaha
Semarak HUT RI ke-81, DWP Sukomoro Gandeng Ketua DPC APJI Nganjuk Gelar Lomba Tumpeng Mini
Kapolres Nganjuk Ajak Mahasiswa Jaga Kondusifitas dan Utamakan Musyawarah
Polres Nganjuk Ungkap Pencurian Jagung Berulang, Empat Terduga Pelaku Diamankan
Pererat Sinergitas, Kapolres Nganjuk Gandeng GP Ansor Redam Konflik Antarperguruan Silat
Bakar Sampah Ditinggal, Dapur dan Dua Kamar Rumah Warga Ploso Nganjuk Terbakar

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:09

PriaTertemper KA Kahuripan di Sukomoro Nganjuk, Perjalanan Kereta Sempat Tertahan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:33

Polsek Nganjuk Kota Undang Tokoh dan Elemen Masyarakat untuk Koordinasi serta Silaturahmi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:07

Sambut HUT RI ke-81, DPC APJI Nganjuk Gelar Pertemuan Rutin dan Sosialisasi Rekanan Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:37

Semarak HUT RI ke-81, DWP Sukomoro Gandeng Ketua DPC APJI Nganjuk Gelar Lomba Tumpeng Mini

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:28

Kapolres Nganjuk Ajak Mahasiswa Jaga Kondusifitas dan Utamakan Musyawarah

Berita Terbaru