Kategori: Berita

  • Pemkab Nganjuk Adakan Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Kabupaten Nganjuk Jawa Timur

    Pemkab Nganjuk Adakan Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Kabupaten Nganjuk Jawa Timur

    NGANJUK, KabarNganjuk.com – Dalam rangka membuka media komunikasi dan evaluasi atas hasil pelaksanaan pembinaan dan pengawasan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah yang telah dilaksanakan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Nganjuk dan mendorong entitas untuk meningkatkan kinerja, tindak lanjut hasil pengawasan dan meminimalkan resiko terjadinya penyimpangan penyelenggaraan pemerintahan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk mengadakan Gelar Pengawasan Pemerintahan Daerah Tahun 2023 di Ruang Rapat Anjuk Ladang Pemkab Nganjuk, pada Jumat (22/03/2024).

    Gelar Pengawasan Pemerintah Daerah dihadiri oleh Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Nganjuk, Inspektur Daerah Kabupaten Nganjuk, Forkopimda Kabupaten Nganjuk, OPD Kabupaten Nganjuk, dan Camat seluruh Kabupaten Nganjuk.

    Dalam rapat tersebut membahas tentang gelar Pengawasan Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk yang berdasar pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 Tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 35 Tahun 1995 tentang Penyelenggaraan Gelar Pengawasan dan Temuan Karya Pengawasan.

    Pada rapat tersebut, Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Nganjuk, Muhammad Yasin, menyampaikan penjabaran tugas dan fungsi Inspektorat Nganjuk telah melaksanakan kegiatan pelaksanaan pengawasan internal terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, review, evaluasi, pemantauan dan kegiatan pengawasan lainnya.

    Kemudian, dilanjutkan pengucapan dan penandatanganan Ikrar penguatan komitmen pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Ikrar tersebut berikut “Kami segenap aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk membangun dan mengimplementasikan Zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani dengan memenuhi kriteria dalam manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, peningkatan kualitas pelayanan publik.”

    Selanjutnya, pada rapat tersebut, Pj Bupati Kabupaten Nganjuk, Sri Handoko Taruna menyampaikan tentang Penajaman perbaikan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik melalui monitoring center for Prevention (MCP) KPK dalam mewujudkan birokrasi bersih, efektif, dan berdaya saing.

    Saat di temui di lokasi, Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna Mengatakan, “Gelar pengawasan hari ini yang dilakukan oleh pemerintah daerah ini adalah tindak lanjut bagaimana setiap tahun ada Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK bagaimana pemerintah daerah ini dalam menjalankan pemerintahannya ada fungsi pengasawan dimana ada 8 area, 26 indikator, 62 sub indikator yang memang harusnya sama-sama kita lalui dalam menjalankan tugas dan ini adalah proses mencegah proses kegiatan pelayanan pemerintahan ini berjalan di atas aturan, ” Ujarnya.

    Lebih lanjut, Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna Mengatakan “Harapannya Nganjuk pembangunannya berjalan dengan baik, tidak keluar dari rel aturan, terbebas dari yang namanya korupsi, ” Ungkapnya.

    (Sov)

  • Mbah Loso Dikunjungi oleh Sekda Nganjuk dan Menerima Bantuan

    Mbah Loso Dikunjungi oleh Sekda Nganjuk dan Menerima Bantuan

    KabarNganjuk.com – Mbah Loso, Duda 85 Tahun dari Desa Teken Glagahan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Hidup Sendirian Setelah Kehilangan Istrinya Beberapa Tahun yang Lalu. Dalam Keterbatasan, Rumahnya yang Bocor Tidak mampu untuk memperbaiki

    Sekda Nganjuk Bersama Ketua BASNAZ, Camat Loceret, Pemerintah Desa Teken Glagahan, dan LSM LKHPI Turun Tangan untuk Membantu Mbah Loso. Setelah Melakukan Tinjauan, Sekda Langsung Memberikan Bantuan dan Mendesak Camat Loceret untuk Pendataan agar Rumah Mbah Loso Segera Direnovasi.

    Nur Solekan, Sekda Nganjuk, Mengungkapkan Bahwa Selain Mbah Loso, Anaknya Juga Sakit. Oleh Karena Itu, Dia Mengusulkan kepada BASNAZ Provinsi Jawa Timur agar Dapat Memberikan Bantuan untuk Kebutuhan Sehari-hari.

    Sementara Ketua BASNAZ Kabupaten Nganjuk, Zaenal Arifin, yang turut mendampingi Mbah Loso, menyatakan bahwa pihaknya akan mengajukan permohonan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk Mbah Loso, yang hidup sebatangkara. Di BASNAZ, tersedia bantuan sebesar 600 ribu rupiah seumur hidup.

    Diharapkan langkah ini tidak hanya memberikan dampak langsung bagi Mbah Loso, tetapi juga menjadi inspirasi bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nganjuk secara menyeluruh.

  • Polres Nganjuk Bersama Pengurus Bhayangkari Cabang Nganjuk Bagikan Takjil untuk Pengguna Jalan

    Polres Nganjuk Bersama Pengurus Bhayangkari Cabang Nganjuk Bagikan Takjil untuk Pengguna Jalan

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Polres Nganjuk kembali membagikan bingkisan takjil kepada pengguna jalan yang sedang melintas di depan mapolres dan Pos Lantas 12.05 Pujahito Kabupaten Nganjuk, namun kali ini dilaksanakan bersama dengan Pengurus Bhayangkari Cabang Nganjuk, Rabu(20/03/2024).

    Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

    “Pembagian bingkisan takjil tersebut sudah menjadi tradisi Polres Nganjuk dalam menyambut bulan suci Ramadan setiap tahunnya yang bertujuan untuk menciptakan hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat,” ujar AKBP Muhammad.

    Senada dengan hal tersebut, Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Ny. Anggun Muhammad mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial yang dilaksanakan oleh Bhayangkari Cabang Nganjuk untuk mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh Polres Nganjuk.

    “Kami sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini, karena kami percaya bahwa memberikan bantuan kepada sesama, terutama kepada mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa, merupakan sebuah kebaikan yang sangat dianjurkan,” ungkap Ny. Anggun Muhammad.

  • Perubahan Baru yang Membuat Berbeda di TK Bhayangkari Kertosono Nganjuk

    Perubahan Baru yang Membuat Berbeda di TK Bhayangkari Kertosono Nganjuk

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Gedung Taman Kanak – Kanak (TK) Bhayangkari Kertosono digunakan kembali secara normal paska diresmikan oleh Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., beserta Ketua Bhayangkari Cabang Nganjuk Ibu Anggun Muhammad, Rabu (20/03/2024).

    Dalam sambutannya, AKBP Muhammad mengungkapkan renovasi Gedung TK Bhayangkari Kertosono ini memerlukan perhitungan yang matang serta memastikan kenyamanan dan keselamatan bagi anak-anak yang akan menggunakan fasilitas tersebut.

    “Kami tidak ingin pelaksanaan renovasi gedung ini mengganggu proses belajar mengajar sehingga kami harus memperhitungkan waktu dengan baik,renovasi mencakup exterior, interior serta dekorasi interaktif untuk belajar anak,” ujar AKBP Muhammad.

    Lebih lanjut AKBP Muhammad mengatakan bahwa renovasi Gedung TK Bhayangkari Kertosono dilakukan dengan memperhatikan standar keamanan dan kenyamanan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan bagi anak-anak.

    Selain itu, AKBP Muhammad juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses renovasi tersebut, termasuk pihak kepolisian, Bhayangkari, serta masyarakat sekitar yang telah memberikan dukungan dan kerjasama dalam pelaksanaan renovasi.

    “Dengan selesainya renovasi ini, kami berharap Gedung TK Bhayangkari Kertosono dapat menjadi tempat yang inspiratif bagi anak-anak dalam menimba ilmu dan berkembang secara optimal,” tutup AKBP Muhammad.(acha)

  • Pembangunan PT Bell Foods di Rejoso Dipertanyakan, Karena Memiliki Izin yang Belum Jelas

    Pembangunan PT Bell Foods di Rejoso Dipertanyakan, Karena Memiliki Izin yang Belum Jelas

    Rejoso, KabarNganjuk.com- Bakal Pabrik yang bergerak di bidang ( produksi ) sosis milik PT Bell Foods yang berada di Desa Ngangkatan Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk, diduga belum memiliki Persetujuan Bangunan Gedung ( PBG ), tetapi sudah melaksanakan pembangunan.

    Diduga tak hanya tidak memiliki izin PBG, tetapi juga PT Bell Foods yang berada di Desa Ngangkatan, juga diduga tidak memiliki Analisis Dampak Lalu Lintas ( Andalalin ) juga UKL UPL, hal ini dikatakan salah satu pekerja, terkait PBG, bahwa PT Bell Foods belum memiliki ijin PBG ” ujarnya ( 21/3/2024).

    Lebih lanjut dikatakan pihak pekerja, bahwa untuk acara peletakan batu pertama tidak ada, karena dari pihak PT Bell Foods belum ada ke sini, disini hanya para pekerja ” ucapnya.

    Di tanya terkait ijin Persetujuan Bangunan Gedung ( PBG ), pihak pekerja menjawab bahwa saat ini belum ada izinya mas ” katanya.

    Sementara informasi dari tata ruang Dinas PUPR menjelaskan kalau ijin masih dalam pengurusan.
    (gik)

  • Truck JNT Oleng Mendarat Kerumah Warga Hingga Satu Rumah Rusak

    Truck JNT Oleng Mendarat Kerumah Warga Hingga Satu Rumah Rusak

    KabarNganjuk.com – Truk ekspedisi JNT yang dikemudikan oleh Unun Prima Hidayat, seorang warga berusia 25 tahun, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, mengalami kecelakaan di tanjakan Manyung, yang berada di Desa Mancon, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

    Kejadian bermula saat truk melaju dari arah timur ke barat. Ketika berada di tempat kejadian perkara (TKP), truk mencoba untuk mendahului kendaraan yang berada di depannya. Namun, truk kehilangan kendali dan oleng ke kanan, jatuh menimpa balai rumah milik Kadiyem, seorang janda berusia 75 tahun yang saat itu sedang tidur di balai rumah.

    Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya sopir yang mengalami luka ringan pada pelipis dan telah dilarikan ke puskesmas.

    Kadiyem, pemilik rumah, mengaku kaget karena saat tertidur, tiba-tiba terdengar suara keras di dekatnya. Dalam kondisi wajah penuh debu, ia berusaha menyelamatkan diri dengan merangkak menuju rumah utama.

    Sementara itu, Riyanto, perangkat desa, menyampaikan bahwa kejadian ini terjadi sekitar pukul 23.00 malam. Truk yang melaju dari timur tiba-tiba oleng dan terbang menimpa rumah warga.

    Tadi pagi, warga melakukan kerja bakti membersihkan puing reruntuhan bangunan yang rusak.

    Hingga saat berita ini ditulis, truk belum dievakuasi karena posisinya berada dalam kedalaman 2 meter.

    (tim)

  • Cegah Laka Lantas, Polres Nganjuk Tandai Jalan Berlubang di Wilayahnya dengan Cat Putih

    Cegah Laka Lantas, Polres Nganjuk Tandai Jalan Berlubang di Wilayahnya dengan Cat Putih

    KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas AKP Achmat Rochan, S.H., M.M., membenarkan pihaknya telah menandai jalan berlubang di sepanjang jalur arteri dari Kertosono hingga perbatasan Wilangan dan Kabupaten Madiun, dengan menggunakan cat warna putih, Rabu (20/03/2024).

    Menurut AKP Achmat, hal ini dilakukan dalam upaya meminimalisir kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayahnya menjelang mudik lebaran 2024 akibat kondisi jalan yang tidak rata dan berlubang. Kondisi jalan yang buruk dapat menyebabkan risiko kecelakaan yang lebih tinggi bagi pengendara.

    “Oleh karena itu, kami mengambil langkah proaktif untuk menandai lokasi-lokasi jalan berlubang dengan cat warna putih agar pengendara dapat lebih waspada dan mengambil tindakan pencegahan,” ujar AKP Achmat.

    Kasat Lantas juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli dan pemantauan terhadap kondisi jalan di wilayahnya. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas serta berkendara dengan hati-hati demi keselamatan bersama.

    Sementara itu, kasat lantas mengaku telah berkoordinasi dengan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Balai PJN (Pelaksanaan Jalan Nasional) 25 Nganjuk untuk melakukan evaluasi terhadap kondisi jalan tersebut dan sedang merencanakan untuk segera melakukan perbaikan secara menyeluruh. (acha)

  • Musrenbang RPJPD & RKPD Kabupaten Nganjuk

    Musrenbang RPJPD & RKPD Kabupaten Nganjuk

    KabarNganjuk.com – RPJPD memiliki peranan, kedudukan, dan fungsi yang sangat penting dalam pelaksanaan Pemerintahan Daerah. Musrenbang merupakan wadah bagi berbagai pemangku kepentingan untuk menyempurnakan, menyelaraskan, mengklarifikasi, dan mencapai kesepakatan terkait tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, dan program pembangunan daerah.

    Pemerintah Kabupaten Nganjuk (Pemkab) Nganjuk Menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2024, di Pendopo KRT Sosrokoesoemo Kabupaten Nganjuk pada Rabu, (20/03/2024).

    Musrenbang dihadiri oleh PJ Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, Ketua DPRD kabupaten Nganjuk dan Jajarannya, Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, Sekda Kabupaten Nganjuk, Kepala BAPPEDA Kabupaten Nganjuk, Kepala BAPPEDA Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Bakorwil II Bojonegoro, Agung Subagyo, Forkopimda Kabupaten Nganjuk, OPD Kabupaten Nganjuk, Instansi vertikal/Perwakilan Provinsi/Dunia Usaha/ BUMD/BUMN, dan Tokoh Masyarakat.

    Visi RPJPD Kabupaten Nganjuk 2025 adalah

    “Kabupaten Nganjuk Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan. ” Sementara itu, tema dan prioritas RKPD Kabupaten Nganjuk 2025 adalah “Peningkatan Produktivitas Ekonomi Lokal dan Reformasi Struktural.”

    BAPPEDA Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Bakorwil II Bojonegoro, mengatakan “Pembangunan Daerah merupakan perwujudan dari pelaksanaan Urusan Pemerintahan yang telah diserahkan ke Daerah sebagai bagian integral dari Pembangunan Nasional, ” Ujarnya.

    BAPPEDA Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Bakorwil II Bojonegoro, juga menyampaikan enam arahan dari Menteri Dalam Negeri pada acara Rakortekbang 2025. Adapun enam arahan itu adalah pertama perencanaan yang berintegritas dan memuliakan efisiensi, kedua pembangunan berorientasi hasil, ketiga meningkatkan PAD untuk kemandirian fiskal, keempat mewujudkan pemerintahan yang ramah investasi, kelima pendidikan dan kesehatan jalan menuju kesejahteraan, dan keenam pelayanan publik untuk mewujudkan keadilan.

    Selanjutnya, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono Mengatakan, “Pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Nganjuk berdasarkan dari hasil reses Anggota DPRD, tanggapan, pengaduan, aspirasi masyarakat, sidak, studi banding, dan konsultasi. Kemudian dilakukan penyusunan RKPD 2025 melalui Musrenbang Kabupaten tahun 2024,” Ungkapnya

    Sementara itu, Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna Mengatakan “Dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, daerah sesuai kewenangannya Menyusun rencana pembangunan daerah untuk periode jangka Panjang (RPJPD). Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) merupakan penjabaran dari visi dan misi, arah kebijakan, dan sasaran pokok pembangunan daerah jangka panjang untuk 20 (dua puluh) tahun yang disusun berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RJPN) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), ” Ujarnya

    Saat ditemui di lokasi,  Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna mengatakan, “Ini adalah RPJPD untuk 2025 sampai 2045. Musrenbang ini adalah untuk mensinergikan seluruh stakeholder agar bagaimana kedepan rancangan pembangunan jangka panjang daerah ini benar-benar bisa diimplementasikan dalam rangka melaksanakan pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan publik bagi seluruh warga Kabupaten Nganjuk, ” Ungkapnya.

     

    Lebih lanjut, Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna mengatakan, “Ini adalah sesuatu hal yang memang agak sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena di RPJPD ini adalah pondasi yang disiapkan linear atau sinergi selaras dengan RPJPD mulai dari Nasional, Provinsi, maupun Kabupaten/Kota, ” Ujarnya.

    Saat ditemui di lokasi, Kepala BAPPEDA Nganjuk, Fadjar Judiono, mengatakan “Harapan kedepannya semua unsur masyarakat bisa berpartisipasi dalam rangka memperbaiki kondisi Kabupaten Nganjuk baik dari kondisi keluarga misalkan peretasan kemiskinan,  stunting, dan sebagainya juga meliputi memperbaiki sistem pemerintahan sehingga semuanya akan menjadi lebih baik, ” Ungkapnya.

  • Pemuda Komunitas Nganjuk Peduli Membagikan Makanan Sahur Kelilingg Kota Nganjuk

    Pemuda Komunitas Nganjuk Peduli Membagikan Makanan Sahur Kelilingg Kota Nganjuk

    KabarNganjuk.com – Para pemuda yang tergabung dalam Komunitas Nganjuk Peduli melakukan kegiatan sosial dengan membagikan makanan sahur kepada umat Muslim yang mungkin tidak mampu membelinya.

    Berangkat dari kantor komunitas pukul 01.00 dini hari, kami mengelilingi Kota Nganjuk untuk membagikan nasi beserta air minum kepada para pemulung, tukang becak, dan tunawisma di sekitar Kota Nganjuk.

    Rencananya, setiap hari selama bulan puasa akan terus dilakukannya kegiatan berbagi makanan sahur keliling Kota Nganjuk.

    Supadi, Ketua Komunitas Nganjuk Peduli, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang akan menjalankan ibadah puasa namun mungkin mengalami kesulitan dalam membeli makanan.

    Selain itu, kami juga berharap dapat menggerakkan hati dermawan untuk ikut serta dalam kegiatan berbagi ini.

    Pembagian makanan sahur juga dilakukan kepada penerima yang sedang tidur pada saat itu.

     

     

     

     

     

     

     

     

     

  • Pemerintah Desa Puhkerep Membangun Rabat Jalan, Jalan paving & Jalan Usaha Tani

    Pemerintah Desa Puhkerep Membangun Rabat Jalan, Jalan paving & Jalan Usaha Tani

    KabarNganjuk.com – Pelayanan prima untuk peningkatan kesejahteraan warga, itulah yang nampak pada aktifitas kegiatan Pemerintah Desa (Pemdes) Puhkerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

    Hal itu terbukti, adanya pemerataan pembangunan di masing-masing dusun, seperti yang terpantau oleh KabarNganjuk, Pemdes Puhkerep telah melakukan pembangunan proyek rabat jalan beton, jalan usaha tani yang menggunakan paving block serta pembangunan jalan paving gang Musholla Suhadi dari sumber DD Tahun anggaran 2024 ini telah dilaksanakan

    Pembangunan jalan usaha tani yang berada di Dusun Puhkerep dengan volume 1,5 x 90 meter dengan anggaran Rp. 25.000.000,- (Dua Puluh Lima Juta Rupiah). Dengan harapan dapat berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar yang memiliki akses persawahan dengan luas sawah mencapai 50 hektar di kawasan tersebut.

    Adapun pembangun jalan paving Dusun Puhkerep RT.03 RW.01 Gang Musholla dengan volume 2,5 x 135 meter menelan anggaran Rp. 54.341.000,- (Lima Puluh Empat Juta Tiga Ratus Empat Puluh Satu Ribu Rupiah).

    Sedangkan pembangunan rabat jalan beton di Dusun Puhkerep RT 002/RW 001 volumennya 2 x 200 M dengan anggaran Rp.75.000.000,- (Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah) yang diperoleh dari DD Tahun Anggaran 2024.

    Menurut keterangan Wakid Harun, Pelakasana Kegiatan (PK) jalan tersebut dibangun dengan tujuan untuk mempermudah akses masyarakat yang akan menggunakan untuk kegiatan.

    Pelaksana Kegiatan (PK) Desa Puhkerep, Wakid Harun, mengatakan, “Harapan ke depannya semoga dapat mempermudah akses warga menuju musholla dan menuju Desa Campur,” ujarnya.

    Tak hanya jalan menuju musholla dan jalan usaha tani, jalan menuju makam pun juga menjadi perhatian pemdes, jalan menuju makam tersebut dibangun dengan dirabat beton. Rabat jalan menuju makam Desa Puhkerep dibangun pada awal Bulan Februari 2024, dengan lebar jalan 2 meter dan panjangnya 200 meter.

    Wakid Harun, Pelaksana Kegiatan (PK) Desa Puhkerep, mengatakan, “Keadaan jalan sebelum dipaving sebenarnya sudah dipaving namun sudah rusak, harapan kedepannya jika jalan rusak dibenahi, diamankan, dan diusahakan sebaik mungkin untuk usaha tani dan ke makam,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Puhkerep, Sumarno, mengatakan, “Dana tahun 2024 digunakan untuk proyek paving ke musholla Suhadi, rabat jalan menuju makam, dan paving blok untuk usaha tani.

    Pembangunan ini dilakukan karena kondisi jalan sebelumnya sudah rusak,” ungkapnya.

    Sumarno berharap agar Desa Puhkerep dapat terus berkembang dan menjadi lebih baik di masa mendatang.

    (tim)

     

     

  • Operasi Keselamatan Semeru 2024 Berakhir, Angka Lakalantas di Nganjuk Turun

    Operasi Keselamatan Semeru 2024 Berakhir, Angka Lakalantas di Nganjuk Turun

    KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas AKP Achmat Rochan, S.H., M.M., mengkonfirmasi bahwa angka kecelakaan hingga berakhirnya Ops Keselamatan Semeru 2024 mengalami penurunan yang signifikan, Selasa (19/03/2024).

    Operasi Keselamatan Semeru 2024 yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nganjuk berlangsung selama 14 hari dan resmi berakhir pada hari Minggu (17/3), menunjukkan hasil positif dengan penurunan drastis angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Nganjuk.

    “Dibanding dengan 14 hari sebelum pelaksanaan operasi dan sampai operasi berakhir, angka kecelakaan secara keseluruhan mengalami penurunan sebanyak 8 kejadian, dari 42 menjadi 30 kejadian,” ujar AKP Achmat.

    AKP Achmat menambahkan, jika dilihat dari aspek korban juga mengalami penuruanan terutama jumlah angka korban meninggal dunia, dari 6 orang menjadi nihil, ini memperlihatkan efektivitas dari Operasi, penurunan angka kecelakaan ini merupakan hasil dari berbagai strategi yang diterapkan.

    “Strategi yang diterapkan termasuk peningkatan patroli di titik-titik rawan kecelakaan, penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas, serta sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, sambung AKP Achmat.

    Meskipun demikian, AKP Achmat juga menekankan perlunya tetap waspada dan tidak lengah terhadap potensi kecelakaan di jalan raya. Beliau mengajak semua pihak, baik pengendara maupun pejalan kaki, untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam beraktivitas di jalan.

    Beliau juga mengharapkan, momentum positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam upaya menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas yang lebih baik di Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya.(acha)

  • Hidup Sebatang Kara Bersama Kambing Dengan Keadaan Rumah Yang Tidak Layak

    Hidup Sebatang Kara Bersama Kambing Dengan Keadaan Rumah Yang Tidak Layak

    Mbah Loso, seorang duda berusia 85 tahun, tinggal di Desa Teken Glagahan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dia menjalani hidup sebatang kara setelah sang istri meninggal dunia beberapa tahun yang lalu.

    Sebenarnya, ia memiliki enam orang anak, namun karena mereka tinggal di kota lain, ia harus menjalani hidup sendirian di rumahnya. Untungnya, salah satu anaknya tinggal tidak jauh dari rumahnya sehingga ada yang bisa merawatnya.

    Dalam kondisi kekurangan, Mbah Loso terpaksa menempati rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Banyak genteng yang sudah jatuh karena kayu usuk dan rengnya sudah lapuk terkikis usia.

    Keterbatasan ekonomi membuatnya tidak mampu merenovasi rumah yang memang kondisinya memprihatinkan. Setiap hujan, rumahnya bocor dan ia harus mencari tempat yang tidak bocor untuk tidur, dengan perasaan was-was menghadapi kemungkinan terjadinya musibah. Yang lebih mengenaskan, salah satu kamar rumahnya dijadikan kandang kambing, sehingga setiap hari ia harus hidup bersama kambing.

    Karena sudah tua, ia tidak lagi mampu bekerja untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya, sehingga bergantung pada anaknya yang bekerja sebagai tukang becak.

    Mbah Loso berharap pemerintah dapat memberikan bantuan untuk merenovasi rumahnya yang sudah rusak parah, sehingga ia tidak lagi khawatir rumahnya akan ambruk.

    “perasaan saya, rumah kondisi tidak baik takut roboh, kalau hujan bocor,” ujar Mbah Loso

    Lebih lanjut “harapan saya, rumah saya dibenahin, semoga ada donatur ataupun pemerintah turun tangan untuk menmbenahi rumah saya,” pungkasnya

    Di belakang rumahnya, kamar mandinya sangat sederhana, bahkan ditutupi spanduk agar tidak terlihat saat mandi.

    Sementara itu, Dodik Wicaksono, Kepala Desa Teken Glagahan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah tiga kali mengajukan permohonan bedah rumah ke dinas terkait, namun hingga saat ini belum ada realisasi.

    Saat ini mereka sedang berusaha mendapatkan bantuan dari program lain, dan diharapkan tahun ini bisa mendapatkan bantuan bedah rumah.

     

     

     

     

     

  • Dinilai Berprestasi Kapolda Jatim Beri Penghargaan Tim Satgas Pangan

    Dinilai Berprestasi Kapolda Jatim Beri Penghargaan Tim Satgas Pangan

    SURABAYA, KabarNganjuk.com – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs.Imam Sugianto,M.Si memberikan penghargaan kepada Tim Satgas Pangan Polda Jatim.

    Mereka adalah Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, S.I.K, M.H., M.Si., Wadirreskrimsus AKBP Hari Resena, S.H., S.I.K., M.Si., Kasubdit Indagsi AKBP Oki Ahadian Purwono,S.I.K., M.H., Kanit III Subdit Indagsi Ditreskrimsus Kompol Donny Kristian Bara’langi, S.I.K., M.M.

    Penghargaan diberikan oleh Kapolda Jawa Timur saat menggelar upacara Hari Kesadaran Nasional di lapangan Mapolda Jatim pada Senin (18/3/2024).

    Lebih Lanjut, Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan telah memberikan penghargaan kepada Satgas Pangan, Anggota Reserse dari Ditreskrimsus Polda Jatim karena dinilai telah melaksanakan tugas dengan baik.

    “Anggota-anggota kita yang menerima penghargaan, itu adalah yang tergabung dalam Satgas Pangan, dan alhamdulillah kita ketahui di Jawa Timur Bapokting ada peningkatan harga memang di pasar, untuk bulan Ramadhan ini tapi tidak signifikan,” jelasnya.

    Kapolda Jatim juga menjelaskan, keaktifan tim Satgas Pangan yang secara langsung turun ke lapangan, memonitor pergerakan Bapokting, baik penimbunan maupun pelanggaran lainnya.

    “Alhamdulillah di Jawa Timur sampai sekarang belum kita temukan pelanggaran maupun kejahatan di bidang perdagangan maupun ekonomi terkait dengan Bapokting,” tegasnya.

    Kapolda Jawa Timur Irjen Imam juga berharap terkait bahan pokok penting (bapokting) dapat dikendalikan harga-harganya hingga menjelang lebaran nanti.

    “Lebaran masih kurang lebih tiga minggu, mudah-mudahan bisa kita kendalikan harga-harga kebutuhan bahan pokok dan bahan penting dimasyarakat menjelang lebaran nanti,” pungkas Kapolda Jatim.

    Selain Tim Satgas Pangan, pada kesempatan tersebut Kapolda Jawa Timur juga memberikan penghargaan kepada 31 Personel lainnya.

    “Tadi juga kita saksikan, ada 35 personel yang menerima penghargaan,termasuk Tim Satgas pangan dan ada yang dari bidang kearsipan, kita Polda Jatim juara satu di tingkat pusat Mabes Polri Alhamdulillah, tadi kita tampilkan juga,” ucap Kapolda Jatim usai upacara bendera.

    Ia berharap hal itu menjadi pemicu, penyemangat anggota yang lain, untuk berbuat lebih baik dan satgas lebih giat lagi. (*)

  • Saat Puasa Ramadhan, Satpol PP Nganjuk Intensifkan Pengawasan di Kafe dan Warung

    Saat Puasa Ramadhan, Satpol PP Nganjuk Intensifkan Pengawasan di Kafe dan Warung

    NGANJUK, KabarNganjuk.com – Walaupun Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk telah mengeluarkan surat edaran yang menyatakan bahwa tempat hiburan seperti karaoke, panti pijat, penjualan minuman keras, dan tempat lainnya harus ditutup selama bulan suci Ramadhan, namun tampaknya masih ada yang nekat membuka usahanya

    Informasi tersebut terungkap setelah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan pemantauan terhadap tempat hiburan malam.

    Di Rejoso, ditemukan dua warung yang menjual minuman keras dan satu tempat karaoke yang masih buka. Petugas Satpol PP melakukan penggeledahan di lokasi karaoke dan menemukan minuman keras dari berbagai merek. Selanjutnya, minuman keras tersebut diamankan oleh petugas.

    Satpol PP segera menutup tempat karaoke tersebut.

    Selain itu, saat menyisir ex-lokalisasi Kandangan, Satpol PP juga menemukan tiga PSK yang diduga sedang bekerja. Petugas meminta mereka untuk membuat surat pernyataan dan langsung dipulangkan.

    Di wilayah Baron, sebuah kafe yang berada di bawah jalan tol juga ramai pengunjung. Melihat hal tersebut, Satpol PP langsung menghentikan musik dan membubarkan pengunjung.

    Di Kertosono, dengan bantuan Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam), Satpol PP menemukan salah satu tempat karaoke yang masih melayani pengunjung.

    Petugas segera memberikan peringatan kepada pemiliknya untuk menutup usahanya selama bulan puasa.

    Sujito, Kepala Bidang Penyidikan dan Penindakan, menjelaskan bahwa monitoring ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas surat edaran Sekda tentang penutupan hiburan malam selama bulan suci Ramadhan. Malam ini, Satpol PP menyisir wilayah Loceret, Bagor, Rejoso, Tanjunganom, Baron, dan Kertosono.

    Belasan botol minuman keras disita dalam operasi malam tersebut.