Kategori: Berita

  • Ditetapkan Sebagai Tersangka Oknum Kades Di Pace Belum Ditahan

    Ditetapkan Sebagai Tersangka Oknum Kades Di Pace Belum Ditahan

    KabarNganjuk.com-Ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga melakukan tindak pidana korupsi (Bagus Priyo Sembodo) oknum kades Gemenggeng Kecamatan Pace kabupaten Nganjuk Jawa timur masih beraktifitas seperti biasa, bahkan dari pantauan kabar Nganjuk, yang bersangkutan masih ngantor.

    Sejak tanggal 20 September 2023, yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Nganjuk Nomor 01/M.5.31/FD.1/09/2023 karena diduga melakukan tindak pidana korupsi.

    Diduga tersangka semalam (11/10/2023), di tahan, namun hari ini Kamis (12/10/2023) di bebaskan kembali guna menyelesaikan pembangunan tahap pertama, “Saya mendengar informasi bahwa salah satu perangkat desa yang dipanggil sebagai saksi, tidak sanggup melanjutkan kegiatan pembangunannya karena tidak memegang anggaran, semua anggaran dipegang pak Kades.” Ungkap salah satu warga yang dikonfirmasi kabar Nganjuk saat dirumahnya.

    Via WhatsApp Noordin Camat Pace, saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa, dirinya belum mengetahui terkait penahanan oknum kades Gemenggeng tersebut, ”
    Saya kok belum dengar masalah itu ya” tulisnya dalam Chat.

    Akankah Bagus mengalami nasib pait harus mempertanggung jawabkan tindakan korupsi, ya.

    “Coba Saya cari informasi di bawah juga gak ada/tidak ditahan namun hanya pemeriksaan maraton saja, ” jelasnya singkat. (red)

  • Pos tanpa judul 5930

    KabarNganjuk.com – Fenomena unik Hari tanpa bayangan akan melanda seluruh Indonesia tak terkecuali Jawa Timur. Hari Tanpa Bayangan adalah sebuah fenomena ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Fenomena ini terjadi akibat gerak semu harian matahari di mana bidang rotasi bumi tidak sedang berimpit dengan bidang revolusi bumi.Akibatnya bayangan dari benda yang berada di bumi saat fenomena terjadi akan terlihat ‘menghilang’ karena tertumpuk dengan benda itu sendiri
    Hari Tanpa Bayangan akan terjadi dua kali dalam setahun di Indonesia. Di Jakarta fenomena terjadi pada 9/10/2023.

    Untuk Jawa Timur diperkirakan fenomena ini akan terjadi pada 11 hingga 14 Oktober 2023. Pada 11 Oktober 2023 beberapa wilayah akan mengalami kulminasi utama diantaranya Sumenep pukul 11.11 WIB, Bangkalan pukul 11.15 WIB, Tuban terjadi pada pukul 11.18 WIB.

    Pada tanggal 12 Oktober 2023 wilayah yang akan mengalami kulminasi utama yaitu Pamekasan pukul 11.12 WIB, Sampang pukul 11.13 WIB, Sidoarjo pukul 11.15 WIB, Surabaya pukul 11.15 WIB, Gresik Pukul 11.16 WIB, Mojokerto pukul 11.16 WIB, Lamongan pukul 11.16 WIB, Bojonegoro pukul 11.19 WIB, serta Ngawi yang terjadi pukul 11.20 WIB.

    Selanjutnya pada pada 13 Oktober 2023 daerah yang akan mengalami kulminasi utama Situbondo pukul 11.10 WIB, Probolinggo pukul 11.13 WIB , Pasuruan pukul 11.14 WIB, Jombang pukul 11.17 WIB, Kediri pukul 11.18 WIB, Nganjuk pukul 11.19 WIB, Madiun pukul 11.20 WIB, Magetan terjadi pada pukul 11.21 WIB.

    Sedangkan daerah Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang, Malang,Batu, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo dan Pacitan akan mengalami kulminasi utama pada 14 Oktober 2023 sekitar pukul 11.08 WIB – 11.21 WIB. (red)

  • Satgas Pangan Polres Malang Sidak Pasar Cegah Penimbun Beras

    Satgas Pangan Polres Malang Sidak Pasar Cegah Penimbun Beras

    MALANG, KabarNganjuk.com- Satuan Tugas Pangan Polres Malang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Malang, guna memastikan ketersediaan pasokan beras.

    Selain itu sidak tersebut juga untuk mencegah praktik penimbunan yang berpotensi merugikan masyarakat. Langkah ini diambil dalam konteks fluktuasi harga beras belakangan ini.

    Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Rizki Saputro, mengatakan dalam pemantauan yang dilakukan di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, harga beras tercatat berada di kisaran Rp. 12.000 per kilogram, mengalami kenaikan seribu rupiah dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.

    Namun, AKP Rizki menekankan kepada masyarakat untuk tidak terlalu khawatir. Menurutnya, pasokan beras di Kabupaten Malang masih dinilai cukup berlimpah.

    “Dari temuan kami di Pasar Kepanjen dan beberapa pasar lainnya, kenaikan harga hanya sebesar seribu rupiah. Jadi, yang sebelumnya dijual seharga Rp 11.000 per kilogram, sekarang menjadi Rp 12.000. Ketersediaan beras masih cukup berlimpah di Kabupaten Malang,” kata AKP Rizki saat dikonfirmasi di Polres Malang, Selasa (10/10/2023).

    Kasatreskrim menambahkan, selain melakukan sidak di pasar, pihak kepolisian juga melakukan pengecekan di Gudang Bulog Kabupaten Malang.

    Hasil pemantauan tersebut menunjukkan bahwa stok beras saat ini mencapai 46 ribu ton, yang dianggap sangat aman untuk memenuhi pasokan selama enam bulan ke depan.

    Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, harga beras di Bulog saat ini masih berada dalam kisaran wajar, yaitu antara Rp 9.700 hingga Rp 10 ribu per kilogram.

    “Kami juga memeriksa stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP). Stok beras di Bulog masih aman untuk kebutuhan enam bulan ke depan,” imbuhnya.

    Sementara itu, Kasihumas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, mengimbau agar masyarakat tidak panik dan menghindari panic buying.

    Berdasarkan hasil sidak di sejumlah pasar, stok beras jenis premium yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Kabupaten Malang hingga saat ini masih terbilang aman.

    “Kenaikan harga beras diperkirakan terjadi karena sudah memasuki masa panen terakhir,” ungkap Taufik.

    Taufik menyebut, pihaknya akan terus melakukan pengecekan di sejumlah gudang beras dan tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas jika ditemukan penimbunan beras yang dapat merugikan masyarakat.

    Dengan komitmen dan tindakan yang diambil oleh Satgas Pangan Polres Malang, diharapkan stabilitas pasokan beras dan harga pangan dapat tetap terjaga untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Malang.

    “Kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas jika ditemukan indikasi penimbunan beras yang dapat mengganggu pasokan dan kesejahteraan Masyarakat,” pungkasnya. (*)

  • Polres Situbondo Berhasil Identifikasi Temuan Mayat di Banyuglugur

    Polres Situbondo Berhasil Identifikasi Temuan Mayat di Banyuglugur

    SITUBONDO, KabarNganjuk.com- Polres Situbondo Polda Jatim berhasil identifikasi mayat yang ditemukan dikawasan Hutan Kesambi Petak 11 A RPH Kabuaran BKPH Kabuaran masuk wilayah Desa Banyuglugur Kecamatan Banyuglugur Kabupaten Situbondo.

    Pada Sabtu Oktober 2023 sekitar pukul 11.00 wib, Unit Inafis Satreskrim melakukan pemeriksaan tempat kejadian temuan mayat Mr. X memakai kaos warna coklat dan celana pendek biru, kondisi tubuh kulit menghitam dalam keadaan terlentang.

    Identitas mayat Mr. X berhasil diidentifikasi dari temuan tas punggung merk Paloatto warna merah hati berisi beberapa potong pakaian dan sarung serta buku catatan yang berisikan no handphone dan nomor rekening listrik.

    Setelah ditelusuri dan berkoordinasi dengan Polsek Binangun Polres Blitar, tidak seberapa lama pihak keluarga menghubungi Unit Identifikasi Satreskrim.

    Setelah ditunjukan barang milik korban melalui foto kaos dan celana serta barang-barang lainnya, pihak keluarga meyakini bahwa mayat laki-laki tersebut adalah Ginarto (37), beralamat di Dusun Unggahan Desa Tawang Rejo Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar.

    Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim AKP Momon Suwito Pratomo, S.H menerangkan bahwa penemuan mayat Mr. X pada Sabtu 7 Oktober 2023 diwilayah Banyuglugur berhasil diidentifikasi oleh Unit Identifikasi Satreskrim yang berawal dari penelusuran barang temuan berupa tas milik korban.

    Dari laporan hasil pemeriksaan di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah Ginarto, dugaan sementara meninggal akibat sakit.

    Hasil pemeriksaan di rumah sakit diperkuat keterangan keluarga bahwa korban mempunyai riwayat penyakit depresi selain itu juga mempunyai penyakit TBC dan asam lambung serta temua obat-obatan di lokasi penemuan mayat.

    “Jenazah berhasil diketahui identitasnya, yakni Ginarto warga Blitar. Penyebab kematian diduga karena sakit yang diderita dan hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.” Pungkasnya

    Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga setelah sebelumnya menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima serta mengiklhaskan kematian Ginarto. (*)

  • Pelaku Penusukan Sumarsono, Diamankan Polisi Saat Ngamen

    Pelaku Penusukan Sumarsono, Diamankan Polisi Saat Ngamen

    KabarNganjuk.com-Pelaku penusukan Sumarsono saat sedang sholat Isya’ di Masjid, Desa Sugihwaras Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk pada Minggu malam 1/10/2023 diamankan polisi seminggu setelah terjadi penusukan.

    Kapolres Nganjuk, yang diwakili Wakapolres Nganjuk Kompol Mustijat Priyambodo, S. I. K., M. H. membenarkan penangkapan PK (34), warga Desa Sugihwaras Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, sebagai pelaku penusukan terhadap Sumarsono (54), juga warga setempat ( 09/10/2023)

    Penangkapan pelaku dilakukan oleh anggota gabungan Satreskrim Polres Nganjuk dan unit Reskrim Polsek Prambon pada hari Minggu, 08 Oktober 2023, pukul 14.00, di wilayah Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.


    “Anggota kami segera merespons laporan dan berhasil menangkap pelaku di depan salah satu bengkel saat sedang ngamen . Pelaku kemudian diamankan di Polres Nganjuk untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ungkap Kompol Mustijat.

    Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Fatah Meilana S.I.K., M.H., menjelaskan rencana pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku. Mengingat latar belakangnya yang diduga menderita gangguan kejiwaan, pelaku akan diperiksa oleh seorang psikiater.

    “Kami akan memastikan kondisi kesehatan mental pelaku sebelum melanjutkan proses hukumnya. Tetangga pelaku memberikan keterangan bahwa pelaku sering menunjukkan tanda-tanda depresi, oleh karena itu, pemeriksaan ini penting untuk memastikan kestabilan mentalnya,” jelas AKP Fatah.

    Jika hasil pemeriksaan menyatakan bahwa pelaku dalam kondisi sehat, ia akan dihadapkan pada proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP yang mengancam dengan pidana penjara hingga 5 tahun.
    ( hms)

  • Oknum Pengacara Wanita E Kota Probolinggo Bukan Anggota PERADIN

    Oknum Pengacara Wanita E Kota Probolinggo Bukan Anggota PERADIN

    KOTA PROBOLINGGO, KabarNganjuk.com- Ketua Komisi Media dan Publikasi Badan Pengurus Wilayah Persatuan Advokat Indonesia (BPW) Peradin Jawa Timur (Jatim),Dwi Heri Mustika, S.H. memberi reaksi keras kepada oknum pengacara berinisial ‘E’. Pasalnya
    oknum pengacara wanita berinisial ‘E’ yang viral diduga menipu dan menggelapkan uang mantan kliennya sebesar Rp. 27 juta yang rencana akan dilaporkan kuasa hukumnya, dengan penyebutan singkatan dan terpampangnya papan nama serta logo mirip PERADIN di Posbankumdin, di Jl. KH. Mansyur, Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur.

    “Kami berharap pihak-pihak oknum pengurus dan anggotanya yang tergabung dalam Organisasi Advokat (OA) Perkumpulan Advokat Indonesia berhenti menggunakan nama, logo dan merek PERADIN yang telah dinyatakan inkrah oleh Mahkamah Agung RI. Oknum pengacara wanita berinisial ‘E’ bukan anggota kami,” tegas Dwi juga dikenal sebagai Ketua Lembaga Bantuan Hukum Cakra Tirta Mustika (LBH CAKRAM).

    Dwi Heri Mustika menegaskan, bahwa Nama, Logo dan Merk PERADIN secara hukum adalah milik sah Persatuan Advokat Indonesia (PERADIN). “Jika kedepan kami tetap mendapati perbuatan melawan hukum yang sudah berkekuatan hukum tetap, maka dengan terpaksa kami segera melakukan upaya hukum baik pidana maupun perdata” tegas Dwi.

    Selain itu, Panitera Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) melalui suratnya No. 09/PAN/HK.03/1/2018, tertanggal 04 Januari 2018, meyebutkan: “Dalam pengajuan permohonan penyumpahan Advokat oleh Perkumpulan Advokat Indonesia untuk tidak menggunakan logo yang memuat nama PERADIN sebagaimana isi putusan Mahkamah Agung No. 6 K/Pdt.Sus-HKI/2016, tanggal 26 Mei 2016 jo Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat No. 27/Pdt.Sus-Merek/2015/PN NIAGA JKT.PST, tetanggal 21 September 2015 yang telah berkekuatan hukum tetap”.

    Pernyataan dan penegasan bahwa logo, nama dan merk adalah milik Persatuan Advokat Indonesia ini juga pernah diutarakan Ketua Umum (Ketum) Badan Pengurus Pusat (BPP) Peradin, Assoc. Prof. Dr Firman Wijaya SH., MH

    Firman Wijaya mengatakan, hak merk Peradin berupa sertifikat merk Peradin yang dikeluarkan oleh Direktur Jenderal HAKI Kemenhukam telah dikeluarkan persetujuan. Sedikitnya, ada tujuh sertifikat merk Peradin yang menyangkut logo dan nama, adalah mutlak milik Peradin dan Peradin di Indonesia hanya ada satu alias tidak ada dua.

    “Maka dari itu, sengketa atau kasus hak merk Peradin atau Persatuan Advokat Indonesia, yang mana Peradin atau Perkumpulan dilarang memakai logo, lambang, dan nama Peradin,” kata Firman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/9/2020).

    Tidak hanya itu, Peradin Perkumpulan juga tidak berhak lagi menggugat, mengingat Peradin Persatuan sudah sampai pada putusan inkrah atau berkekuatan hukum tetap dari Mahkamah Agung (MA). Keputusan MA itu bernomer: 6 K/Pdt.Sus-HKI/2016, 26.05.2016 jo. Putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat nomer: 27/Pdt-Sus-Merek/2015/PN NIAGA JKT.PST, 21.09.2015. Keputusan ini pun telah inkrah.

    “Putusan MA sudah inkrah, yaitu Peradin Persatuan menang. Namun Perkumpulan menggugat lagi yang Kemenkumham dan Dirjend HAKI sebagai Tergugat I dan Peradin Persatuan tergugat II,” sambung Firman.

    Gugatan itu sampai pada Kasasi MA. Tetapi Kasasi Peradin Perkumpulan ditolak oleh MA, sesuai dengan keputusan MA Nomor 932.K/Pdt.Sus-HKI/2019, tanggal 12.11.2019. “Peradin Persatuan Advokat Indonesia telah menjalankan Amar Putusan MA dengan melaporkan Perkumpulan ke Bareskrim Polri, karena Perkumpulan tidak mematuhi amar putusan MA dan telah menuntutnya,” pungkasnya. (*)

  • Anggota DPR RI Tinjau Proyek di Nganjuk, Didampingi Ketua DPRD Nganjuk

    Anggota DPR RI Tinjau Proyek di Nganjuk, Didampingi Ketua DPRD Nganjuk

    KabarNganjuk.Com – Pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Nganjuk dan Rejoso, Kabupaten Nganjuk saat ini dalam proses pengerjaan atau on progress ditinjau oleh Anggota Komisi V DPR RI Hj Sadarestuwati didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahyono.

    Pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan oleh Balai Pengembangan Kompetensi Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jawa Timur ini diantaranya, tembok penahan badan ruas jalan Desa Ngrengket dan rekonstruksi jalan pada proyek Inpres jalan daerah yang menghubungkan Desa Mlorah-Desa Ngangkatan, Kecamatan Rejoso.

    Pada Kesempatan ini Mbak Estu sapaan Akrab Sadarestuwati mengatakan, berdasarkan observasinya, proges pembangunan jalan sudah mencapai 25 persen dan Desember 2023 nanti dipastikan sudah selesai.

    Menurutnya, sejauh ini pembangunan jalan daerah di wilayah Kabupaten Nganjuk tersebut berjalan dengan lancar, sesuai dengan rencana dan jadwal .

    “Pembangunan ini akan terus kita awasi dan kita kawal sampai selesai. Dengan harapan, kualitas pembangunan jalan daerah ini sesuai dengan spesifikasinya.Tetapi Alhamdulillah, semuanya sesuai dengan spek-nya,” Kata Sadarestuwati yang Juga Wasekjen DPP PDI Perjuangan.


    Diakui Sadarestuwati, meski PR-nya masih banyak, dirinya berkomitmen akan terus melanjutkan program pembangunan di Kabupaten Nganjuk. “Misalnya membangun kawasan industri sebagai pendongkrak perekonomian masyarakat,” Tandas Mbak Estu.

    Sementara itu Menurut Tatit Heru Tjahjono mengatakan bahwa Mbak Estu sudah banyak menurunkan program-program di Kabupaten Nganjuk, Mulai Bedah Rumah, Jembatan Gantung, Taman Kota, Sanitasi Desa, Infrastruktur serta Program Untuk Pertanian ” Selama ini sudah banyak program program yang masuk di kabupaten Nganjuk mulai dari Infrastruktur serta Program Untuk Pertanian hal ini merupakan suatu komitmen dari Mbak Estu untuk melakukan pembangunan di Daerah Pemilihannya ” Kata Tatit yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk.

    Diketahui, turut hadir dalam peninjauan pembangunan jalan inpres tersebut perwakilan PUPR Jatim, PJ Bupati Nganjuk,Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, Camat Nganjuk dan Rejoso.

  • Pameran Temporer 2023, Resmi Dibuka PJ Bupati Sri Handoko Taruna

    Pameran Temporer 2023, Resmi Dibuka PJ Bupati Sri Handoko Taruna

    KabarNganjuk.com – Pameran Temporer Museum Anjuk Ladang Nganjuk 2023 dibuka PJ Bupati Sri Handoko, S.STP,.M.Si didampingi oleh Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahyono S.Sos, Kadis Porabudpar Sri Handariningsih, dengan pecah kendi dan gunting bunga, pada Jum’at 6/10/2023.

    Pameran ini diselenggarakan untuk mengingatkan jejak sejarah Kerajaan- kerajaan di Jawa Timur seperti Kerajaan Singosari, Kerajaan Jenggala, dan Kerajaan Kediri yang berkaitan erat dengan berdirinya Bumi Anjuk Ladang.

    Pameran ini diikuti oleh 18 peserta yang terdiri dari 6 Musium Kabupaten/Kota di sekitar Kabupaten Nganjuk, diantaranya yaitu Musium Daerah Tulungagung, Musium Airlangga Kota Kediri, Musium Pacitan yang merupakan Perwakilan Nasional, Musium Bagawanta Kabupaten Kediri, Musium Sejarah Universitas Airlangga Surabaya, Musium Sejarah UNP PGRI Kediri serta 12 peserta dari komunitas pegiat dan pemerhati sejarah.

    Dalam sambutannya PJ Bupati Sri Handoko mengatakan “Pameran museum ini perlu diselenggarakan dalam rangka menimbulkan semangat kita untuk menghargai sejarah. Acara ini adalah momen strategis untuk mengingatkan generasi muda agar tahu proses berdirinya bangsa ini ataupun pra sebelumnya di jaman kerajaan – kerajaan. Ini menunjukkan sebuah kebesaran bangsa.”Pungkasnya.

    Para peserta pameran menampilkan koleksi kilas jejak peninggalan sejarah diantaranya : Arca Ganesha, Arca Hindu dari masa Kerajaan Jenggala; Arca Durga, Arca Hindu dari masa Kerajaan Kediri; Arca Nandi, Arca Hindu pada masa Kerajaan Singosari ; Prasasti Anjuk Ladang, Prasasti dari masa Kerajaan Kediri; Keramik, keramik dari Kerajaan Singosari.

    Sementara itu Kadis Porabudpar menyampaikan, pameran ini diharapkan menjadi sarana edukasi dan rekreasi bagi masyarakat. ” Dengan mengenal sejarah Anjuk Ladang masyarakat Nganjuk dapat lebih memahami tentang budaya dan sejarah Indonesia. Musium mampu menarik sebanyak mungkin pengunjung untuk mewujudkan museum sebagai wahana pembelajaran.” pungkasnya.

    Pameran dibuka tanggal 6/10/2023 hingga 8/10/2023, mulai jam 08.00- 21.00 WIB. (red)

  • Kapolres Nganjuk Perkenalkan Program Ilmu Semeru Polda Jatim Pada Jumat Curhat

    Kapolres Nganjuk Perkenalkan Program Ilmu Semeru Polda Jatim Pada Jumat Curhat

    KabarNganjuk.com- Polres Nganjuk Gelar Jum’at Curhat yang dihadiri Kapolres beserta jajarannya, tokoh agama, tokoh masyarakat dan jamaah sholat jumat di masjid Al Akbar Desa Watudandang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk pada 06/10/2023. Acara tersebut diselenggarakan dengan tujuan menampung aspirasi masyarakat terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban dengan cara tanya jawab secara langsung.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad S.H., S.I.K, M.Si. memperkenalkan sebuah Aplikasi yang sebelumnya telah dilaunching oleh Bapak Kapolda Jatim diberi nama Ilmu (hilang temu) Semeru Polda Jatim, solusi terbaru dalam melacak kendaraan bermotor yang hilang.

    AKBP Muhammad menyebut, Peluncuran aplikasi ini adalah bagian dari upaya Polda Jatim yang berkomitmen untuk membangun sistem operasional dan sistem pelayanan berbasis teknologi informasi yang inovatif dan mudah.

    “Masyarakat dapat dengan mudah memeriksa status kendaraan bermotor yang ditemukan oleh anggota kepolisian. Tinggal unduh aplikasi dan ikuti petunjuknya,” kata AKBP Muhammad.


    Selain itu, Kapolres juga mengingatkan kepada para jamaah berhati hati dalam berlalu lintas utamanya pada persimpangan maupun akan masuk ke jalan utama untuk tetap waspada.
    Hal lain terkait masa memasuki tahapan Pemilu 2024 agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu negatif yang dapat memecah belah kerukunan bangsa, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dan diatur dalam konstitusi.

    “Jaga kerukunan di lingkungan kita, sikapi perbedaan dengan bijaksana. Silahkan menggunakan hak pilihnya dengan bebas karena Undang – undang negara kita sudah mengaturnya,” ujar AKBP Muhammad.

    Senada dengan hal tersebut, Kyai H . Ishomudin mengungkapkan bahwa Program Jum’at Curhat dan perkenalan Aplikasi Ilmu Semeru Polda Jatim merupakan langkah positif dalam membangun hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, inisiatif seperti ini dapat menciptakan rasa kepercayaan dan kerjasama yang erat antara pihak berwenang dan warga.

    Kyai H. Ishomudin juga menekankan pentingnya kerukunan dan persatuan dalam menghadapi perbedaan pendapat, terutama menjelang Pemilu 2024. Beliau menyampaikan bahwa masyarakat harus memahami nilai-nilai demokrasi dan menghormati hak pilih setiap individu tanpa adanya konflik atau ketegangan.

    “Kami mendukung upaya kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tenteram bagi semua warga. Menghadapi perbedaan pendapat adalah ujian bagi kedewasaan demokrasi kita. Dengan pendekatan dialog dan kebijakan yang transparan, kita dapat menciptakan keamanan bersama,” ujar Kyai H. Ishomudin. (red)

  • Cegah Bullying di Sekolah Polres di Pacitan Blusukan ke Sekolah

    Cegah Bullying di Sekolah Polres di Pacitan Blusukan ke Sekolah

    PACITAN, Kabar Nganjuk.com- Maraknya aksi bullying di lingkungan sekolah membuat aparat kepolisian bergerak cepat lakukan sosialisasi dengan blusukan ke sekolah – sekolah.

    Hal itu juga dilakukan oleh Polres Pacitan Polda Jatim dengan seluruh jajarannya dengan melibatkan semua fungsi yang ada.

    Kali ini Polsek Bandar Polres Pacitan mengunjungi sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan menerjunkan anggotanya untuk menyampaikan pesan kamtibmas.

    Kapolsek Bandar, Ipda Diko yang juga ikut turun langsung dalam kegiatan bertajuk Sosialisasi Kenakalan Remaja, Scholl Bullying dan Tertib Lalu Lintas itu mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin kasus Bullying terjadi di wilayah hukumnya.

    “Hari ini, kami menggelar sosialisasi di SMPN 2 Bandar. Tujuannya adalah mencegah aksi bullying di Kecamatan Bandar, “ujarnya kepada Awak Media,Jumat (06/10).

    Ipda Diko juga menerangkan bahwa hingga saat ini memang belum pernah terjadi aksi bullying di wilayahnya.

    Namun menurutnya potensi Bullying bisa saja terjadi di manapun jika tidak ada pemahaman dan kerja sama semua pihak agar peristiwa itu tidak terjadi.

    “Untuk itu sesuai perintah bapak Kapolres Pacitan, kami yang ada di Polsek jajaran segera mengambil langkah pencegahan,”ujar Ipda Diko.

    Selain karakter dan perilaku dari siswa sendiri, Ipda Diko menambahkan perlu adanya dukungan dari Wali Kelas, Guru, Lingkungan Sekolah, Orang Tua dan Keluarga juga lingkungan masyarakat.

    “Kami juga menambahkan materi keselamatan berlalu lintas, mengingat banyak anak sekolah yang belum memiliki SIM karena belum cukup umur mengendarai sendiri kendaraan bermotor, ” urai Kapolsek Bandar.

    Ipda Diko berharap, dengan kegiatan yang dilakukannya, tidak terjadi aksi kenakalan remaja termasuk aksi bullying.

    “Jika itu terjadi akan merugikan semua pihak. Mengingat para pelajar sekarang merupakan generasi penerus bangsa di masa yang akan datang. ” Tutup Kapolsek.

    Sementara Kapolres Pacitan, AKBP Wildan Alberd menyambut positif kegiatan itu.

    “Selain menjaga Kamtibmas, tugas Polri juga menanamkan nilai disiplin dan kebangsaan bagi generasi muda. Ini adalah kegiatan yang patut kita apresiasi agar anak-anak muda di negeri kita tidak terlibat kenakalan remaja. ” Ucap Kapolres. (*)

  • Kedungombo Cup Open Upaya Sosialisasikan Ganjar Capres 2024

    Kedungombo Cup Open Upaya Sosialisasikan Ganjar Capres 2024

    KabarNganjuk.com-Sosialisasikan Ganjar Pranowo Calon Presiden dari PDI Perjuangan pada 2024 melalui Turnamen Bola Volley bertajuk Kedungombo Cup Open yang diprakarsai para kader-kader PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk, Seperti Ida Bagus Nugroho SH, Tatit Heru Tjahjono, Marhaen Djumadi serta Mokhamat Bintari Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk, berakhir Rabu ( 4/10/2023) malam.

    Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Ida Bagus Nugroho dan Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, Marhaen Djumadi Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur yang juga mantan Bupati Nganjuk serta Mokhamat Bintari menyerahkan piala kepada para pemenang kejuaraan dalam rangka mensosialisasi Ganjar Pranowo Calon Presiden dari PDI Perjuangan pada 2024 Nanti.

    Pada laga final malam ini , tim Putri Banteng Putri keluar sebagai pemenang 1 dan berhak atas Hadiah uang Binaan 5 juta Rupiah, Juara II Diraih club Gemilang dengan uang Binaan 3 juta Rupiah dan Juara III Sebesar 2 juta Rupiah. Sementara untuk Juara I Putra diraih oleh Club’ DJ Lion, Juara II diraih club Putra Fajar dan Juara III Diraih Club Sawunggaling dengan Uang Binaan sama dengan Tim Putri

    Turnamen yang dimulai sejak 20 september lalu. 32 tim terdiri dari 16 tim putra dan 16 tim putri, turut ambil bagian dalam Turnamen yang memperebutkan tropi dan hadiah total Rp 20 juta.

    Ida Bagus Nugroho mengatakan Turnamen Kedungombo Cup Open ini diselenggarakan untuk mensosialisasikan Ganjar Pranowo sekaligus hiburan masyarakat. ” Melalui olah raga kita mensosialisasikan Ganjar Pranowo Calon Presiden dari PDI Perjuangan pada 2024 nanti sekaligus mewadahi animo masyarakat terhadap olahraga bola voli ” kata Ida Bagus.

    Sementara Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk Tatit mengapresiasi pada Club-club Bola Volley yang sangat antusias mengikuti Turnamen ini.
    “Selamat kepada para pemenang. Pertahankan prestasinya Untuk yang belum beruntung, tetap semangat dan terus berlatih,” kata Tatit saat seremoni penyerahan piala.

  • Polres Nganjuk Sita 580 Butir Pil Koplo dari Seorang Pengedar

    Polres Nganjuk Sita 580 Butir Pil Koplo dari Seorang Pengedar

    KabarNganjuk, 5 Oktober 2023 –Unit Reserse Narkoba Polres Nganjuk berhasil mengamankan seorang pria berusia 23 tahun berinisial ES, warga Desa Ngronggot, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, pada Selasa, 3 Oktober 2023, sekitar pukul 22.40 WIB.

    Kepala Kepolisian Resor Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., membenarkan keberhasilan penangkapan ini.
    Sebanyak 580 butir pil koplo siap edar berhasil disita dari tangan ES. Selain itu, petugas juga mengamankan uang tunai sebesar 200 ribu rupiah yang diduga berasal dari hasil penjualan barang terlarang tersebut.

    AKBP Muhammad menjelaskan bahwa Penangkapan ES ini merupakan hasil dari pengembangan kasus sebelumnya yang saat ini telah memasuki tahap penyidikan. Informasi dari para tersangka yang telah diamankan mengarah pada ES sebagai pemasok pil koplo tersebut.


    Lebih lanjut, AKBP Muhammad menegaskan komitmennya untuk menindak tegas siapa pun yang berani mengedarkan barang haram di wilayah hukum Polres Nganjuk. Beliau berharap kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba.

    Di sisi lain, Kasat Reserse Narkoba IPTU Heru Prasetya Nugroho, S.H., mengungkapkan bahwa pihaknya dan tim masih terus berupaya menggali informasi lebih lanjut dari tersangka untuk membongkar jaringan yang lebih luas.

    “Kami sedang berusaha mengungkap jaringan pil koplo ini sebesar-besarnya serta mencari asal pil koplo yang diedarkan oleh tersangka,” ujar IPTU Heru.

    Atas perbuatannya, ES (23) akan dijerat dengan Pasal 196 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman pasal tersebut mencakup pidana penjara dengan maksimal hingga 10 tahun dan denda sebanyak Rp 1 miliar. (Red)

  • Kapolres Nganjuk Dan BPBD Sumbang 7 Tangki Air Bersih

    Kapolres Nganjuk Dan BPBD Sumbang 7 Tangki Air Bersih

    KabarNganjuk.com.Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., bersama dengan Pejabat Utama (PJU) Polres Nganjuk dan BPBD Kabupaten Nganjuk, hari ini menggelar acara pemberangkatan kontingen bantuan sosial air bersih dalam rangka peringatan HUT Humas Polri Ke-72 Tahun 2023, pada Rabu 4 Oktober 2023.

    Acara yang berlangsung di halaman apel Polres Nganjuk ini bertujuan memberikan bantuan air bersih sebanyak 7 tanki atau sekitar 56 ribu liter kepada warga di tiga desa, yaitu Desa Tempuran Kecamatan Ngluyu, Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Ngetos, dan Desa Pinggir Kecamatan Lengkong.

    Dalam sambutannya, AKBP Muhammad menyampaikan rasa syukur atas kesempatan ini. Ia menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan bukti nyata semangat kepedulian dan solidaritas sosial Polres Nganjuk terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam musim kemarau panjang yang sedang melanda.

    “Hari ini, kita tidak hanya merayakan ulang tahun Humas Polri yang ke-72, tetapi juga meluncurkan sebuah inisiatif yang sangat berarti, yaitu pendistribusian bantuan sosial air bersih kepada masyarakat yang berada di tiga desa,” ungkap AKBP Muhammad

    Lebih lanjut AKBP Muhammad menyatakan dalam situasi seperti ini, di mana saudara-saudara kita mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, Polres Nganjuk bersama-sama dengan BPBD Kabupaten Nganjuk mengambil inisiatif untuk membantu mereka.

    “Bantuan air bersih ini, yang didistribusikan melalui 7 truk tanki, adalah bukti nyata bahwa Polres Nganjuk tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki peran sosial yang sangat penting dalam membantu meringankan beban masyarakat,” tambah AKBP Muhammad.

    AKBP Muhammad juga mengajak semua pihak untuk menjadikan momentum ini sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, tidak hanya dalam acara ini, tetapi juga dalam setiap tindakan sehari-hari.

    Di akhir sambutannya, AKBP Muhammad tak lupa mengucapkan selamat HUT Humas Polri yang ke-72, semoga semangat kebaikan dan solidaritas terus membawa manfaat bagi seluruh warga Nganjuk.
    ( red)

  • Kapolda Jatim, Letakan Batu Pertama Bangun Barak Dalmas

    Kapolda Jatim, Letakan Batu Pertama Bangun Barak Dalmas

    BONDOWOSO, KabarNganjuk.com – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Dr.Toni Harmanto, M.H bersama beberapa Pejabat Utama Polda Jatim melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Polres Bondowoso.

    Kedatangan Kapolda Jatim bersama rombongan disambut oleh Kapolres Bondowoso AKBP Bimo Ariyanto, SH. S.I.K beserta anggota.

    Selain itu turut menyambut Kapolda Jatim di Polres Bondowoso, Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Haeriyah Yuliati beserta jajaran Forkopimda lainnya.

    Dalam kunker tersebut Kapolda Jatim melaksanakan beberapa kegiatan antara lain peresmian masjid Al Fajri Polres Bondowoso, peletakan batu pertama pembangunan Barak Dalmas serta penyerahan tanah hibah dari pemerintah Kabupaten Bondowoso kepada Polres Bondowoso.

    Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan Kapolda Jatim kepada seluruh anggota Polres Bondowoso di gedung Endra Darma Laksana Polres Bondowoso.

    Terkait dengan kondisi di Jawa Timur yang saat ini musim kemarau berkepanjangan, Kapolda Jatim meminta kepada warga Bondowoso untuk turut serta menjaga lingkungannya masing – masing terutama dari potensi kebakaran hutan maupun lahan.

    Ia juga meminta kepada seluruh jajaran tetap waspada dan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat dalam mengantisipasi ganngguan kamtibmas termasuk potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan ( karhutla).

    “Saya perintahkan kepada seluruh jajaran untuk tetap waspada serta menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat, agar kita tetap bisa memantau kondisi di setiap wilayah,” ujar Irjen Toni usai meresmikan Masjid Al Fajri Polres Bondowoso dan peletakan batu pertama pembangunan Barak Dalmas, Selasa (3/10).

    Kapolda Jatim juga menegaskan apabila ada oknum yang dengan sengaja membakar hutan, maka harus segera ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

    Disisi lain, Kapolda Jatim juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso atas jalinan sinergitas dan soliditas bersama TNI – Polri dalam hal ini Polres Bondowoso.

    Hal ini salah satunya dibuktikan dengan dukungan Pemkab Bondowoso terhadap pembangunan sarana dan prasarana yang ada di Polres Bondowoso. (*)