Tragis, Dua Balita Kembar di Nganjuk Tewas Tenggelam di Kolam Ikan

Rabu, 15 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sumber riaueksis.com

sumber riaueksis.com

Nganjuk – KabarNganjuk.com, Dua balita kembar berusia satu tahun, DIH dan DAA, warga Desa Babadan, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam ikan depan rumahnya. Peristiwa tragis yang menghebohkan warga ini terjadi pada Selasa (14/1/2025) saat kedua orang tua korban sedang tidur siang.

Seorang tetangga yang hendak menjenguk korban menjadi saksi pertama kejadian ini. Saat tiba di depan rumah, ia menemukan kedua balita sudah mengambang di kolam, dengan posisi satu terlentang dan satu lagi tengkurap. Sontak, saksi langsung meminta pertolongan kepada tetangga lain hingga warga berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.

Kapolsek Pace, AKP Pujo Santoso, menjelaskan bahwa ketika petugas tiba di lokasi, kedua korban sudah dibawa masuk ke dalam rumah dan ditutupi kain jarit oleh warga. Untuk memastikan kondisi mereka, kedua balita segera dilarikan ke klinik terdekat di wilayah Kecamatan Pace.

“Saat kami tiba, korban sudah di dalam rumah. Namun, setelah diperiksa lebih lanjut di klinik, keduanya dinyatakan meninggal dunia,” ujar AKP Pujo Santoso.

Setelah proses pemeriksaan selesai, kedua balita dimakamkan di pemakaman umum Desa Cerme. Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Warga diimbau untuk lebih waspada dalam menjaga keselamatan anak-anak, terutama di sekitar area berisiko seperti kolam atau tempat berbahaya lainnya.

Berita Terkait

Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif
Kas Bank Pelat Merah Dikuras, Kajari Nganjuk Pastikan Uang Nasabah Aman
Kuras Kas Bank Pelat Merah Hingga Rp 2 Miliar, Pasutri di Nganjuk ini Ditahan Kejaksaan
Bos Kafe di Nganjuk Dilaporkan atas Dugaan Pemerkosaan Anak di Bawah Umur
Tingkatkan Patroli, Warga Sawahan Apresiasi Kinerja Polisi
Tergiur Keuntungan Besar Aplikasi Snapbost, Ratusan Warga Nganjuk Jadi Korban dan Melapor ke Polres
Korupsi Kepala Daerah Kembali Terjadi, Kegagalan Sistem Pengawasan Internal Pemda
Sepeda Motor Karyawan Konter Dicuri Orang Tak Dikenal Saat Parkir Di Gang

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:06

Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:58

Kas Bank Pelat Merah Dikuras, Kajari Nganjuk Pastikan Uang Nasabah Aman

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:47

Kuras Kas Bank Pelat Merah Hingga Rp 2 Miliar, Pasutri di Nganjuk ini Ditahan Kejaksaan

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:47

Bos Kafe di Nganjuk Dilaporkan atas Dugaan Pemerkosaan Anak di Bawah Umur

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:50

Tingkatkan Patroli, Warga Sawahan Apresiasi Kinerja Polisi

Berita Terbaru