Gubernur Khofifah Akan Selalu Dukung Acara NU, Termasuk Muskerwil Jatim di Mojosari

Senin, 26 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loceret, KabarNganjuk.com- Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Nahdlatul Ulama (NU) Jatim kali ini dlaksanakan di Pondok Pesantren Mojosari, Loceret Nganjuk dan dibuka pada Sabtu (24/12/2022). Tak hanya para kyai dan jajaran PWNU Jatim, namun berbagai pejabat pun turut hadir dalam pembukaan tersebut.

Hadir pula dalam acara tersebut Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Mashur, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar Kiai, Gawagis dan Pengurus NU Jatim. Turut hadir pula Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Pemberdayaan Aparatu Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, dan Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.

Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muskerwil bukan soal politik. “Keputusan dari NU ini kan menyangkut semuanya. Jadi harus dikomunikasikan dengan banyak pihak” ucapnya.

Menurut KH Marzuki Mustamar, keberadaan muskerwil ini memang menjadi sebuah amanat dari organisasi. Setahun sebelum masa khidmat berakhir (Red: 2023), sudah harus ada Muskerwil yang kedua. Untuk evaluasi mana saja amanat Konferwil yang belum terlaksana.

 

“Seperti juga kebijakan mana saja yang perlu dibatalkan karena sudah tidak update ini juga akan diputuskan dalam Muskerwil,” sambungnya.

Termasuk dengan fenomena dan masalah baru yang muncul belakangan ini juga akan menjadi salah satu perhatian dalam Muskerwil. Mulai dari isu kesehatan, pendidikan, hingga sosial masyarakat tak akan lepas dari pengamatan jajaran PWNU Jatim.

“Semua yang menyangkut Jatim. Kerawanan sosialnya begini, mulai ada anarko, gangster di Surabaya. Mungkin juga masih ada sisa-sisa terorisme,” jelas Kiai Marzuki.

Dengan itu berbekal itu semua, pihaknya akan memutuskan arah kebijakan yang terbaik seperti apa. Nantinya semua akan dikomunikasikan dengan seluruh pihak terkait.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Kholifah Indar Parawansa yang juga menjadi Ketua PP Muslimat NU ini menyampaikan bahwa kehadiran Pemprov Jatim bersama berbagai elemen strategis di Jawa Timur khususnya NU adalah bentuk sebuah komitmen bahwa Pemprov Jatim senantiasa siap untuk mendapatkan bimbingan dari para kyai, serta menguatkan pesantren sebagai episentrum pembangunan di Jawa Timur yang memberikan referensi pembangunan dengan ruh moderasi dan toleransi penuh perdamaian dan kerukunan.

Ia juga menyampaikan bahwa akan senantiasa mendukung acara Nahdlatul Ulama. “Ini acara NU. Saya pasti mendukung” ucapnya.

Acara yang berlangsung meriah ini juga diadakan sarasehan bersama Mendag Zulkifli Hasan dan Menpan RB Abdullah Azwar Anas. (Red)

Berita Terkait

Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif
Kas Bank Pelat Merah Dikuras, Kajari Nganjuk Pastikan Uang Nasabah Aman
Misi Damai di Bumi Anjuk Ladang, Puluhan Biksu Lintas Negara Basuh Lelah di Klenteng Hok Yoe Kiong
Kuras Kas Bank Pelat Merah Hingga Rp 2 Miliar, Pasutri di Nganjuk ini Ditahan Kejaksaan
Membasuh Luka di Sepanjang Jalan, Kisah Gusdurian Pengawal Medis Biksu Thudong di Nganjuk
Sediakan 4.000 Lowongan Kerja, Job Fair Pemkab Nganjuk di GOR Bung Karno Diserbu Ratusan Pelamar
Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Pemkab Nganjuk Gelar Upacara dan Ziarah Doa di Taman Makam Pahlawan
Perjalanan Spiritual 58 Bhante Jalan Kaki dari Bali Singgah di Klenteng Hok Yoe Kiong Nganjuk

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:06

Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:58

Kas Bank Pelat Merah Dikuras, Kajari Nganjuk Pastikan Uang Nasabah Aman

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:53

Misi Damai di Bumi Anjuk Ladang, Puluhan Biksu Lintas Negara Basuh Lelah di Klenteng Hok Yoe Kiong

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:47

Kuras Kas Bank Pelat Merah Hingga Rp 2 Miliar, Pasutri di Nganjuk ini Ditahan Kejaksaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:41

Membasuh Luka di Sepanjang Jalan, Kisah Gusdurian Pengawal Medis Biksu Thudong di Nganjuk

Berita Terbaru