Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Pemkab Nganjuk Gelar Upacara dan Ziarah Doa di Taman Makam Pahlawan

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Alun-Alun Kabupaten Nganjuk pada Rabu (20/5/2026) pagi. Sejak fajar menyingsing, ratusan peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), mahasiswa, pelajar, hingga jajaran Forkopimda telah memadati pusat kota untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118.

Alunan lagu-lagu perjuangan yang menggema di tengah sejuknya angin pagi seolah membawa ingatan kolektif peserta pada memori sejarah—tentang bagaimana persatuan menjadi fondasi utama berdirinya bangsa ini. Peringatan Harkitnas tahun ini pun terasa lebih mendalam, bukan lagi sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum refleksi bersama dalam menghadapi tantangan zaman yang kian dinamis.

Upacara kali ini dipimpin langsung oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. Turut hadir mendampingi di antaranya Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, Kapolres Nganjuk, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Nganjuk Koko Robi Yahya, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nganjuk Subani. Kebersamaan para pejabat daerah dan masyarakat yang melebur tanpa sekat dalam satu barisan menegaskan penghormatan yang tinggi atas pengorbanan para pahlawan terdahulu.

Saat Merah Putih dikibarkan perlahan menuju puncak tiang, keheningan total melanda lapangan upacara. Para peserta, mulai dari ASN yang tegap berbaris hingga para pelajar yang penuh antusias, tampak memberikan penghormatan dengan penuh khidmat.

Dalam amanatnya, Bupati Nganjuk yang akrab disapa Kang Marhaen mengingatkan agar esensi Hari Kebangkitan Nasional tidak berhenti di atas podium atau teks pidato tahunan saja. Ia menekankan bahwa esensi kebangkitan musti diejawantahkan lewat aksi nyata dan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

“Semangat kebangkitan nasional harus terus hidup dalam kehidupan sehari-hari. Bangkit bukan hanya mengenang sejarah perjuangan para pendahulu, tetapi bagaimana kita hari ini mampu bekerja, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen.

Kang Marhaen memaparkan bahwa tantangan yang dihadapi generasi masa kini sudah bergeser. Jika dulu perjuangan bersifat fisik melawan penjajah, saat ini masyarakat dihadapkan pada disrupsi teknologi, perubahan sosial, hingga potensi disintegrasi akibat memudarnya rasa persatuan. Oleh karena itu, gotong royong menjadi kunci agar bangsa ini tetap kokoh.

“Harkitnas mengajarkan bahwa bangsa ini besar karena persatuan. Maka generasi muda harus memiliki semangat optimisme, semangat belajar, dan semangat menjaga kebersamaan demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, bagi Kang Marhaen, Harkitnas juga menjadi titik balik untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan mutu pelayanan publik. Kemajuan sebuah daerah, menurutnya, tidak melulu soal megahnya infrastruktur fisik, tetapi juga indeks kepedulian sosial, mutu pendidikan, serta ketulusan dalam melayani warga.

“Kalau semua punya semangat melayani, semangat bekerja tulus, dan semangat menjaga persatuan, maka daerah ini akan terus maju. Kebangkitan nasional harus terasa dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” tambahnya.

Setelah rangkaian upacara di Alun-Alun selesai, agenda dilanjutkan dengan prosesi ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP). Suasana dinamis seketika berubah menjadi senyap penuh penghormatan saat para pejabat dan peserta melangkah di antara pusara, menaburkan bunga sebagai simbol takzim atas jasa para kusuma bangsa.

Bagi masyarakat Nganjuk yang hadir, peringatan Harkitnas ke-118 ini menjadi pengingat berharga: bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini adalah buah dari perjuangan panjang, dan tugas generasi muda saat ini adalah merawat persatuan serta komitmen pengabdian demi masa depan yang lebih cerah.

Berita Terkait

Tiga Terduga Pengedar Ditangkap, Satresnarkoba Polres Nganjuk Sita Sabu dan Pil Dobel L
Aksi Nyata PHBN ke-81, PSHT Cabang Nganjuk Gelar Baksos Gratis dan Pertunjukan Reog
HUT ke-81 RI, Polres Nganjuk Perkuat Komitmen Pelayanan dan Kepercayaan Masyarakat
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Marhaen Ajak Masyarakat Bangun Nganjuk Bersama
Pawai Budaya SMA/SMK dan Umum Warnai HUT ke-81 RI di Nganjuk, Bupati dan Wakil Bupati Tekankan Persatuan Bangsa
Revitalisasi SMAN 1 Tanjunganom Rp1,9 Miliar Disorot LKHPI, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran
Peresmian 2.500 Jembatan Perintis Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih, Jawa Timur Diwakili Kabupaten Nganjuk
Dari Bahan Alam Jadi Batik Bernilai Jual, Sespimen Polri Apresiasi UMKM Griya Batik Sri Rahayu

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:12

Tiga Terduga Pengedar Ditangkap, Satresnarkoba Polres Nganjuk Sita Sabu dan Pil Dobel L

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:55

Aksi Nyata PHBN ke-81, PSHT Cabang Nganjuk Gelar Baksos Gratis dan Pertunjukan Reog

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:55

HUT ke-81 RI, Polres Nganjuk Perkuat Komitmen Pelayanan dan Kepercayaan Masyarakat

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:54

Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Marhaen Ajak Masyarakat Bangun Nganjuk Bersama

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:59

Pawai Budaya SMA/SMK dan Umum Warnai HUT ke-81 RI di Nganjuk, Bupati dan Wakil Bupati Tekankan Persatuan Bangsa

Berita Terbaru