KabarNganjuk.com- Masih dalam rangka, serangkaian memperingati Hari Buruh Internasional ( May Day) 2024, Dinas Tenaga Kerja ( Disnaker) Kabupaten Nganjuk telah menggelar acara Jalan Sehat dan Senam bareng yang bertempat di Alun – Alun Kota Nganjuk ( 12/5/2024).
Acara yang sangat meriah dan diikuti ratusan peserta dari para pekerja/ buruh, dan tak sedikit warga Nganjuk yang mengikuti kegiatan Jalan Sehat, juga beberapa Kepala OPD, Camat Nganjuk, serta PJ Bupati Nganjuk yang ikut langsung dan memberangkatkan jalannya acara Jalan Sehat, dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional ( May Day) 2024 yang diadakan Dinas Tenaga Kerja ( Disnaker) Kabupaten Nganjuk.
Usai acara Jalan Sehat, PJ Bupati Nganjuk Sri Handoko Taruna juga PJ Kadisnaker Samsul Huda beserta beberapa Kepala OPD dan para peserta Jalan Sehat, melakukan Senam bareng dan langsung diadakan undian kupon dengan hadiah yang sangat menarik.
Ditemui usai acara, Samsul Huda selaku PJ Kadisnaker Nganjuk menjelaskan bahwa, kegiatan hari ini adalah serangkaian memperingati Hari Buruh, May Day, ” dan kita awali dengan Istighosah dan Tabur Bunga di Makam Marsinah, dan pada hari ini adalah kegiatan yang terakhir dengan mengadakan jalan sehat ” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan Samsul Huda, bahwa untuk peserta jalan sehat dari para pekerja perusahaan yang ada di Kabupaten Nganjuk, juga masyarakat umum di Kabupaten Nganjuk.
” Saya kira animo dari Masyarakat dan pekerja sangat bagus, karena memang kegiatan ini adalah kegiatan oleh Pemerintah Daerah yang dipersembahkan oleh pekerja dan buruh di Kabupaten Nganjuk ” jelas Samsul Huda.
” Dan saya berharap ke depan, sesuai teklen May Day tahun ini bahwa ketrampilan, kompetensi ini merupakan syarat utama dalam rangka perusahaan ini bisa maju lebih optimal ” pungkasnya.
Nganjuk, JendelaDesa.com- Diduga merasa dirugikan dan tertipu uang ratusan juta, pengusaha sembako asal Desa Waung Kecamatan Baron bersama 4 rekamnya, sekira pukul 10. 00 Wib mendatangi Mapolres Nganjuk, untuk melaporkan oknum pengusaha ketering di Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk, yang diketahui beralamat di Kecamatan Patianrowo ( 11/5/2024).
Sebut saja MM ( 53 ) pengusaha sembako ( toko ) yang beralamatkan Desa Waung Kecamatan Baron, bersama 3 rekannya sekira pukul 10. 00 Wib mendatangi SPKT Polres Nganjuk, untuk melaporkan CT ( inisial ) yang menurut MM ( 53 ), CT adalah pengusaha ketering di Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk, dengan dugaan penggelapan barang dan penipuan uang miliknya senilai ratusan juta rupiah.
” Tadi kita bikin laporan ke Polres Nganjuk tapi tidak diterima, karena sudah pelaporan ke Polsek Polsek Baron, dan laporan saya di Polsek Baron sudah Satu Setengah Bulan tidak ada respon, makanya saya ke Polres Nganjuk ” ujar pelapor yang berinisial MM ( 53 ) warga Desa Waung.
Screenshot
Ditanya terkait kedatangannya ke Polres Nganjuk usai pelaporan, MM ( 53 ) menjelaskan ke awak media, bahwa pelaporan ini adalah terkait utang piutang dengan CT yang punya ketering di Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk ” jelasnya.
” Kronologinya seperti ini, pengambilan barang ke saya tidak dibayar, juga uang saya yang buka tender juga belum di bayar, uang juga, 95 juta sama 85 juta, 40 juta dan sudah dikasih saya 20 juta, terus mengambil sembako 4 kali pengambilan tidak di bayar ” ungkapnya.
Lebih lanjut lanjut disampaikannya, bahwa dirinya sering menagih ke rumahnya CT, tetapi tidak dibayar, bahkan rumahnya sering di gembok – gembok terus, itu ternyata selain saya juga banyak yang di utangi, ternyata utangnya itu banyak kemana – mana.
” Saya tahu, karena saya sudah mendatangi semua orang – orang yang ada sangkutannya sama dia, pokoknya banyak, ada yang 15 juta, 20 juta, 7 juta, 12 juta ” ucapnya.
” Saya berharap kasus ini cepat selesai dan bisa diproses secepatnya, karena korban – korbannya sudah banyak yang mengadu sama saya, dan mereka sudah memberi keterangan satu persatu, itu kira – kira ada 7 – 8 orang, dang semua akan berniat melaporkan semua ” pungkasnya.
Selanjutnya pihak Polres Nganjuk menyarankan agar menunggu pelimpahan dari Polsek Baron terlebih dahulu.
BOJONEGORO, KabarNganjuk.com – Polres Bojonegoro Polda Jatim terus berupaya mewujudkan Kamtibmas aman dan kondusif.
Untuk hal itu, melalui Satuan Binmas Polres Bojonegoro menggelar pelatihan peningkatan kemampuan warga dan linmas dalam rangka program Revitalisasi Satkamling di Desa Pacing Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro, Rabu (8/5/2024).
KBO Satbinmas Polres Bojonegoro, Ipda Juhair mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan menambah pengetahuan kepada warga dalam mengelola situasi lingkungan.
Selain itu juga memberikan semangat guna mengaktifkan kembali kegiatan siskamling untuk mewujudkan kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Bojonegoro.
“Kegiatan ini bentuk upaya Polres Bojonegoro menghidupkan kembali siskamling atau pengamanan swakarsa di desa desa guna mewujudkan harkamtibmas aman kondusif di wilayah Bojonegoro,” ujar Ipda Juhair dihadapan peserta pelatihan.
Ipda Juhair mengatakan saat ini ada program dari Mabes Polri terkait revitalisasi pos kamling yang bertujuan menghidupkan kembali poskamling yang secara fisiknya ada tetapi belum aktif kegunaannya.
Menurut Ipda Juhair tugas mengaktifkan pos kamling bukan hanya tugas tiga pilar desa tetapi tugas bersama dari seluruh elemen masyarakat.
“Jangan sampai pos kamling ini berubah fungsinya,” kata Ipda Juhair.
Setelah pos kamling aktif diharapkan juga dilengkapi sarana prasarana pos kamling guna menunjang kegiatan keamanan lebih maksimal.
Peningkatan pengetahuan awak pos kamling perlu juga ditingkatkan agar dapat menambah wawasan dan mendukung jika saat jaga pos kamling menjumpai hal yang tidak diinginkan.
“Dengan diaktifkan pos kamling dan ada penambahan wawasan terkait mengelola lingkungan maka warga yang saat itu melaksanakan patroli atau saat ronda menjumpai sesuatu yang mencurigakan dapat melapor ke Bhabinkamtibmas atau Babinsa,” tambahnya.
Kegiatan pelatihan ini juga melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa, linmas, warga serta tim narasumber atau pelatih dari Sat Binmas Polres Bojonegoro.
Diplibatkan pula tim kesehatan guna memberikan pelatihan kepada awak pos kamling semisal membawa pelaku kejahatan dan penanganan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (P2GD).
“Tim kesehatan dari puskesmas ini untuk melaksanakan peragaan pertolongan pertama jika ada orang tenggelam, dan pertolongan pada korban kecelakaan,” pungkasnya (*)
KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S. H., S. I. K., M. Si. memberikan apresiasi atas kerjasamanya kepada Polsek Bagor, Polsek Prambon, Polsek Warujayeng dan Sat Reskrim Polres Nganjuk, dalam ungkap kasus pelaku pencurian sepeda motor, Jum at (10/5/2024).
Kasus ini terjadi pada tanggal 21 April 2024 di persawahan di Dusun Kandangrejo, Desa Paron, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.
Setelah korban Gaguk Winarsih, Desa Paron, Kecamatan Bagor melaporkan kejadian sepeda motornya hilang, dan segera ditindak lanjuti penyelidikan oleh Polsek Bagor dan Sat Reskrim Polres Nganjuk, akhirnya pada tanggal 9 Mei 2024, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku, berinisial G K, yang diamankan di Jalan Raya Gading, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk.
Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Lanang Teguh Pambudi, S. I. K. dalam keterangannya mengatakan, “Bahwa hasil proses penangkapan pelaku GK tersebut, kami berhasil menyita beberapa barang bukti, antara lain BPKB, STNK, kunci T yang digunakan pelaku dan sepeda motor Yamaha Mio M3 125.” ungkapnya.
Pelaku dan barang bukti saat ini diamankan di Polsek Bagor untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, mengatakan, “Sangat berterima kasih atas dukungan dan bantuan masyarakat yang turut membantu anggota kami dalam menangani kasus ini”. Katanya.
Polres Nganjuk akan terus berupaya memberikan pelayanan dan keamanan yang terbaik kepada masyarakat serta kami selalu mengingatkan agar dapat menjaga dan mengamankan barang -barangnya, kunci ganda sepeda motor apabila ditinggal pergi.” imbuhnya.
Nguri – nguri Budaya Jawa, untuk mengenang para leluhur yang telah babat alas ( mendirikan suatu desa ), Kelurahan Kramat Kecamatan Nganjuk, telah menggelar arak – arakan Sedekah Bumi hasil panen dalam rangka Bersih Desa ( Nyadran ) yang diikuti ratusan peserta pawai bejalan dari Pendopo Kelurahan menuju Pendopo Ki Ageng Kramat ( 10/5/2024).
Acara yang diadakan satu tahun sekali, yaitu Bersih Desa ( Nyadran ) di Kelurahan Kramat, ini diikuti semua elemen di Pemerintahan Kelurahan Kramat, juga puluhan warga yang berjalan sambil mengarak hasil bumi, yang ditata rapi dalam bentuk gunungan.
Screenshot
Suhadi selaku Lurah di Kelurahan Kramat, di dampingi istri, dengan antusias mengikuti jalannya arak – arakan sedekah bumi hasil panen, dan disambut ratusan warga yang menyaksikan jalannya Bersih Desa (Nyadran)
Screenshot
“Ini adalah wujud Syukur warga Kramat atas hasil panennya, semua kegiatan ini atas gotong royong warga lingkungan Kramat,” Ujar Suhadi
Nampak juga Hari Moektiono selaku Camat Nganjuk, yang menghadiri acara Bersih Desa dan sekaligus memberi sambutan di sela – sela sebelum acara berebut hasil bumi dan tasyakuran di Pendopo Ki Ageng Kramat dengan di hibur pagelaran Wayang Kayu.
Hari Moektiono dalam sambutan mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu berjalannya acara bersih desa dengan sukses.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, semoga kita semua selalu di berikan kesehatan dan rejeki, ” jelasnya.
KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S. H., S. I. K., M. Si. melibatkan 350 personel Polres Nganjuk dan jajarannya, serta TNI dari Kodim 0810 Nganjuk untuk amankan kegiatan ibadah umat Nasrani dalam perayaan Paskah, Kamis (9/5/2024).
Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad mengatakan pelaksanaan perayaan dan ibadah Hari Paskah ini pihaknya menjamin situasinya aman dan kondusif, dan pihaknya menerjunkan ratusan personel gabungan untuk pengamanan dan sterilisasi lokasi tempat ibadah, baik gereja maupun rumah ibadah lainnya.
“Untuk menjaga kenyamanan pelaksanaan perayaan dan ibadah Paskah, Polres Nganjuk melaksanakan giat pengamanan dan sterilisasi gereja,” ujar AKBP Muhammad.
Tak hanya itu, personel Polres Nganjuk juga melaksanakan giat patroli yang bertujuan untuk antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat ( Kamtibmas) dengan cara menyusuri jalan – jalan yang mempunyai kerawanan gangguan kamtibmas.
Sementara itu, pelaksana pengendalian pengamanan Kompol Yusis Budi Krismanto, S.H. Kabag Ops Polres Nganjuk mengatakan, sterilisasi yang dilakukan untuk memastikan tidak adanya benda mencurigakan dan membahayakan, baik di lingkungan luar maupun dalam gereja, yang dapat mengganggu jalannya perayaan Paskah.
“Kami berharap situasi aman dan kondusif, selain itu pelaksanaan sterilisasi ini juga merupakan bentuk perhatian Polri untuk memberikan kenyamanan bagi umat Nasrani yang beribadah di gereja dalam memperingati kenaikan Yesus Kristus,” katanya,
“Kami mengharap kepada lapisan masyarakat untuk ikut menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama Paskah dan libur panjang,” imbuhnya. (pri)
KabarNganjuk.com – Marhaen Djumadi, pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang juga mantan Bupati Nganjuk resmi mendaftar sebagai bakal calon (balon) Bupati Nganjuk periode 2024-2029
Sekira pukul 10.00 WIB, hari ini Kamis (9/5/2024), pria yang akrab disapa Kang Marhaen ini mengembalikan formulir yang diambilnya pada 2 Mei 2024 kepada panitia dan pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk
Marhaen Djumadi tidak hanya didampingi istri tercintanya, namun diantar oleh relawannya dengan disambut seni Reog Ponorogo
Foto bersama Kang Marhaen dengan Kader PDI Perjuangan serta para relawannya
Tatit Heru Tjahjono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk, beserta seluruh panitia (Ketua Panitia, KRT Nurwadi Rekso Hadinagoro) menyambut hangat balon Bupati yang digadangnya untuk bisa memenangkan pilkada Nganjuk pada November 2024 mendatang
Dihadapan panitia, struktural Partai, relawan dan awak media Marhaen Djumadi mengatakan kedatangannya kali ini untuk mengembalikan formulir pendafataran bakal calon Kepala Daerah, merupakan bukti keseriusan setelah mengambil formulir pada beberapa waktu yang lalu
“Pengembalikan formulir ini sebagai bentuk pemenuhan tahapan-tahapan pilkada yang akan di laksanakan pada 27 November 2024,” ujarnya
Alasan Marhaen Djumadi mengembalikan formulir pada Kamis 9 Mei 2024 tepat pada Kamis Legi yakni karna dirinya adalah orang Jawa, dan Ia tidak melupakan budaya Jawa
Setidaknya ada tiga hal yang menjadi harapan Kang Marhaen, pertama, memohon doa restu kepada seluruh warga Masyarakat Kabupaten Nganjuk agar dirinya mendapatkan surat penugasan untuk menuju rekomendasi partai, kedua, mendapatkan balon wabup yang sesuai harapan kita semuanya, yang ketiga, lolos mendaftar di KPU pada Agustus mendatang
Kang Marhaen sangat optimis, Ia mengatakan “Saya optimis, karena saya sudah berbuat langsung di Nganjuk selama 5 tahun, sehingga orang Nganjuk pasti tahu siapa Kang Marhaen, itu adalah rekam jejak, paling tidak Masyarakat/Partai Politik tahu rekam jejak saya seperti apa, termasuk pembanguanan di Nganjuk seperti apa, kedekatan dengan Masyarakat seperti apa,” Ucapnya
Ditempat yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan, Tatit Heru Tjahjono yang menerima langsung berkas pendaftaran Marhaen Djumadi mengatakan, sejak penjaringan dibuka pada 16 April 2024, baru Kang Marhaen Djumadi yang mengambil dan mengembalikan formulir
“Kami tetap melakukan sesuai tahapan, sesuai dengan hasil rapat tanggal 20 Mei 2024 akan ditutup, kemudian, tahapan berikutnya adalah DPC melakukan verifikasi sampai dengan 25 Mei 2024, selanjutnya pada 29 Mei 2024, Panitia penjaringan melalui DPC mengirimkan berkas tersebut kepada DPD (Dewan Pimpinan Daerah), kemudian DPD akan melanjutkan kepada DPP Partai pada 30 Mei 2024 sesuai tahapan” ujar Tatit
Lebih lanjut, “Nanti, siapapun yang mendaftar baik itu balon bupati maupun balon wabup sesuai dengan tahapan-tahapan yang sudah kita sepakati bersama, setelah melakukan semua tahapan, hasil komunikasi koordinasi, maka kita survey calon-calon yang sudah mendaftar lewat PDI Perjuangan,” pungkas Tatit
KabarNganjuk.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nganjuk menggelar rapat paripurna di ruang rapat paripurna kantor DPRD Kabupaten Nganjuk pada Rabu, (8/5/2024).
Rapat paripurna dipimpin oleh wakil pimpinan DPRD Kabupaten Nganjuk, Jianto, didampingi oleh Ulum Basthomi dan Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono.
Turut hadir dalam rapat tersebut Pj. Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, Forkopimda Kabupaten Nganjuk, OPD Kabupaten Nganjuk, dan Anggota DPRD Nganjuk.
Agenda rapat mencakup penyampaian Bapemperda DPRD Nganjuk terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Nganjuk mengenai Pengelolaan Pasar Rakyat dan Penyelenggaraan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.
Kemudian dilanjutkan dengan Penyampaian Bupati Nganjuk Terhadap Raperda Kabupaten Nganjuk mengenai Perusahaan Perseroan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Anjuk Ladang dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Nganjuk Tahun 2025-2045.
Sebelum rapat dimulai, salah satu anggota DPR Nganjuk, Mariyanto, menyampaikan usulannya bahwa tahun 2024 adalah tahun yang sangat strategis di mana kita banyak mempersiapkan RPJPD Kabupaten Nganjuk 2025-2045.
Kemudian, dalam sambutannya Pj. Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, menyampaikan bahwa Kabupaten Nganjuk sudah mengantisipasi hal ini dan pada tanggal 20 Maret 2024 telah bersurat kepada KA SN mengenai persiapan pengisian jabatan, terutama jabatan strategis seperti Bappeda, BPKAD, maupun Bappenda. Karena Fungsi strategis ini harus segera kita antisipasi dan kita isi apabila terjadi kekosongan, misalnya karena pensiun.
Selanjutnya, dalam rapat paripurna tersebut, Pj. Bupati Sri Handoko Taruna menjelaskan bahwa Raperda tentang perusahaan perseroan BPR Anjuk Ladang ini perlu dilakukan karena menyesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Berdasarkan amanat Undang-Undang No. 4 Tahun 2023, tentang pengembangan dan penguatan sektor keuangan dalam ketentuan pasal 314 huruf C, bahwa nomenklatur perkreditan harus diubah menjadi perekonomian.
Selain itu dalam rangka revisitalisasi peranan BPR sebagai penggerak perekonomian Masyarakat dan perbaikan tata kelola BPR,” Jelasnya.
Kemudian, terkait RPJPD Kabupaten Nganjuk Tahun 2025-2045, Pj Bupati menyoroti pentingnya penyusunan rencana pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
“RPJPD harus menjadi landasan kuat dalam mengarahkan pembangunan di Kabupaten Nganjuk menuju masa depan yang lebih baik bagi semua lapisan masyarakat,” Ungkapnya.
Selanjutnya, penyerahan Raperda dilakukan oleh Ketua DPRD Nganjuk kepada Pj. Bupati Nganjuk.
Saat diwawancarai di lokasi, Pj. Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, mengatakan bahwa revisi Perda BPR diperlukan karena amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 yang menuntut perubahan nomenklatur dari perkreditan menjadi perekonomian.
“Ini merupakan salah satu momen untuk melakukan revisi selain dari isu-isu lainnya, namun intinya adalah amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023. Sementara RPJPD 2025-2045 ini adalah amanat undang-undang yang harus kami jalankan sebagai titik tolak dalam pembangunan Kabupaten Nganjuk ke depan,” Ungkapnya.
Sementara itu, saat ditemui di lokasi, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, mengatakan bahwa, “Agenda hari ini adalah penyerahan Raperda, baik dari inisiatif DPRD maupun dari eksekutif, dengan jumlah 2 dari inisiatif DPRD dan 2 dari eksekutif. Karena nanti setelah ini kita akan memasuki tahap pembahasan yang, ditunggu saja pada tahapan berikutnya yang mana kita akan membentuk panitia khusus untuk membahas Perda yang sudah disampaikan, baik itu dari inisiatif maupun eksekutif,” Jelasnya
KOTA SURABAYA, KabarNganjuk.com – Pelaksanaan penetapan eksekusi perkara nomor 105/EKS/2023/PN. SBY tertanggal 31 Januari 2024 dari Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terhadap Rumah Toko (Ruko) di Jl. Darmo Permai Timur I, Surabaya berjalan lancar dan sukses, Selasa (07/05/2024). Hal ini tidak lepas dari penanganan Kantor Hukum Dwi Heri Mustika & Partners yang berkantor di Jl. Wonorejo No. 64 A, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya.
“Kami selaku kuasa hukum pemohon mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat langsung dalam pengamanan pelaksanaan eksekusi, diantaranya: Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Polrestabes Surabaya, Polsek Sukomanunggal, Komando Garnisun Tetap (Gartap) III/Surabaya, Korem 084/Bhaskara Jaya, Koramil 0830/05 Tandes, Kelurahan Sonowijen dan Kecamatan Sukomanunggal, dan lain lain,” tegas Advokat Dwi Heri Mustika, S.H mewakili dua rekan advokat lainnya: Advokat I Komang Aries Dharmawan dan Advokat Efianto, S.H.
Dwi, panggilan akrab Advokat kelahiran Surabaya ini menjelaskan, bahwa kronologis perkara ini bermula dari pembelian yang sah dan beritikat baik Nina Winny Sudaryo, S.Sn dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya berkantor di Jl. Indrapura No.5, Krembangan Sel., Kec. Krembangan, Surabaya. Dimana Nina melalui tahapan lelang dinyatakan sebagai pemenang lelang dan membelinya dengan semua persyaratan yang sudah ditentukan. Kemudian dilakukan proses balik nama dari pemilik semula Artha Prajogo ke Nina Winny Sudaryo.
“Meski pihak Artha Prajogo melakukan upaya hukum di PN Surabaya dan PTUN Surabaya, kami berkeyakinan bahwa proses penerbitan SHM Nomor: 2397 atas nama Nina Winny Sudaryo, S.SN oleh Kantor Pertanahan Kota Surabaya 1 telah sesuai prosedur peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagaimana diatur di dalam Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1997 jo PMNA/Ka. BPN Nomor 3 Tahun 1997 dan Peraturan PMNA/Ka. BPN Nomor 9 Tahun 1999,” tegas Dwi, yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi Media, Hubungan Masyarakat (Humas) dan Hubungan Luar Negeri Badan Pengurus Pusat Persatuan Advokat Indonesia (BPP Peradin).
Buktinya, lanjut Dwi, majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya tidak menerima gugatan pihak Artha Prajogo melalui kuasa hukumnya. “Tertuang di dalam Putusan nomor 182/G/2023/PTUN.SBY, tertanggal 01 April 2024. Dimana salah satu amar putusan berbunyi: Menyatakan Gugatan Penggugat tidak diterima,” pungkas Advokat Dwi Heri Mustika, yang kini menjabat Ketua Komisi Media dan Publikasi Badan Pengurus Wilayah (BPW) Peradin Jawa Timur (Jatim).
KabarNganjuk.com – Kementerian Pertanian resmi menetapkan penambahan alokasi pupuk bersubsidi di Indonesia dalam Tahun Anggaran 2024 melalui Peraturan Menteri nomor 1 tahun 2024 tentang perubahan Peraturan Kementerian Nomor 10 tahun 2022. Selain itu Kementerian Pertanian juga mengeluarkan peraturan nomor 249 tahun 2024 tentang penetapan alokasi dan HET pupuk bersubsidi sektor pertanian.
Untuk merealisasi Permentan nomor 1 tahun 2024 dan nomor 249 tahun 2024 maka Gubernur Jawa Timur resmi mengeluarkan surat keputusan 100.3.3.1/214/KPTS/013/2024 yang menggantikan SK sebelumnya nomor 188 tahun 2024. Yang antara lain tertuang penambahan alokasi pupuk bersubsidi jenis dan sebarannya serta penerima manfaat.
Dari lampiran SK Gubernur tersebut Kabupaten Nganjuk yang semula mendapatkan 5.784 ton jenis pupuk organik bersubsidi kini menjadi 16.768 ton itu artinya ada kenaikan sekitar 220% dari alokasi sebelumnya.
Adapun sektor komoditas yang tercakup meliputi tanaman pangan (padi, jagung, kedelai), tanaman perkebunan (tebu rakyat, kakao, kopi), dan hortikultura (cabai, bawang merah, bawang putih).
Foto Dokumentasi SPJB 2024
Sementara itu Hadi Siswanto, ketua asosiasi distributor pupuk bersubsidi Kabupaten Nganjuk membenarkan adanya kenaikan pupuk organik bersubsidi yang tertuang dalam SK Gubernur 100.3.3.1/214/KPTS/013/2024.
Untuk Kabupaten Nganjuk, petani boleh lega karena saat ini mendapatkan 16 ribu sekian ton pupuk organik, dibanding tahun lalu atas Permentan nomor 10 tahun 2022 alokasi pupuk organik bersubsidi telah ditiadakan. Padahal pupuk organik menjadi kebutuhan pokok untuk perbaikan unsur hara dalam tanah terlebih lagi tanah yang memiliki kandungan C organiknya kurang dari 2%. Ujarnya
Lebih lanjut dirinya juga berharap, dengan penambahan alokasi pupuk bersubsidi ini, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan sektor pertanian di Kabupaten Nganjuk dan meningkatkan kesejahteraan petani. Namun demikian Hadi Siswanto juga menghimbau kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk segera menindaklanjuti SK Gubernur yang baru dengan surat keputusan Bupati agar perintah distribusi penambahan alokasi pupuk subsidi ini segera terbit agar kios segera bisa membagikan tambahan alokasi pupuk subsidi kepada petani (Poktan/Gapoktan).
Diketahui, dalam SK Gubernur tersebut ada peningkatan dalam sasaran penerima manfaat, termasuk petani hutan yang sebelumnya tidak termasuk dalam kategori tersebut. Petani yang tergabung dalam Kelompok Tani dan terdaftar dalam Sistem Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN) akan mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi.
KabarNganjuk.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk, bersama Dinas Ketahanan Pangan, dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah dalam rangka peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1087 di Taman Warujunction, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Rabu (08/05/2024).
Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nganjuk, Yusuf Satrio Wibowo, Forkopincam Tanjunganom, Muspika Kecamatan Tanjunganom, dan owner dari Dancell.
Acara Gerakan Pangan Murah ini terbuka untuk masyarakat umum mulai pukul 07.00 WIB. Berbagai bahan pokok seperti beras, minyak, gula, telur, ikan, sayuran, dan buah-buahan tersedia dalam kegiatan ini. Selain itu ada juga frozen food dan produk UMKM.
Beberapa penjual dan instansi turut berpartisipasi dalam acara ini, antara lain PT. Omah Blonjo Sejahtera, Prima, Bulog, PKK Kecamatan Tanjunganom, Dharma Wanita Persatuan, Dancell Group, dan lainnya.
Selain Gerakan Pangan Murah, acara ini juga dimeriahkan dengan live music dancustik, cek kesehatan gratis, donor darah, dan lomba mewarnai.
Pada acara tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, memberikan beberapa bantuan sembako kepada lansia dan melakukan penyerahan hadiah lomba mewarnai tingkat TK se-kecamatan Tanjunganom.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Nganjuk, Nur Solekan, berharap semoga dengan adanya kegiatan Gerakan Pangan Murah ini benar-benar memberikan manfaat dan dampak yang baik bagi masyarakat, mengingat pentingnya pengendalian inflasi terutama terkait harga-harga pokok.
Masyarakat menunjukkan antusias yang tinggi dan senang saat mengikuti kegiatan ini. Banyak dari mereka yang mengikuti cek kesehatan gratis dan berbelanja karena harga yang ditawarkan sangat terjangkau, bahkan di bawah harga pasar.
Saat ditemui di lokasi, salah satu warga dari Bandung Betet bernama Ulfa mengucapkan terima kasih dan berharap agar acara ini dapat diadakan lagi di masa mendatang. Dia merasa terbantu karena harga-harga yang terjangkau, terutama bagi mereka yang ekonominya sedikit di bawah.
“Semoga ke depannya acara ini bisa kembali diadakan dan memberikan bantuan bagi kami yang ekonominya sedikit di bawah,” ujarnya.
Sementara itu, saat diwawancarai di lokasi, Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk mengatakan, “Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan dari pemerintah daerah yang dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat, terutama dalam rangka Gerakan Pangan Murah yang sangat diharapkan oleh warga. Hal ini mengingat harga kebutuhan bahan pokok yang relatif tinggi,” Jelasnya.
KabarNganjuk.com – Insiden mengenai tunggakan sewa ekskavator milik Mulyono dari galian C yang berada di Genjeng, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur telah berujung pada perusakan mobil pribadinya.
Peristiwa ini terjadi dari Senin (6/5/2024) sekitar pukul 15.00 WIB dengan TKP tambang galian C hingga Selasa, (7/5/2024) di salah satu garasi yang ada di depan Mapolres Nganjuk. Sejak dini hari hingga berita ini diturunkan (14.30 WIB) konflik antara Mulyono dan pihak ketiga Depkolektor masih berlangsung dan diwarnai ketegangan dari kedua belah pihak saling adu mulut dan menutup akses jalan masuk garasi.
Saat diwawancarai, Mulyono menjelaskan kronologi peristiwa ini dengan mengakui adanya tunggakan, namun sebelumnya telah ada kesepakatan dan surat pernyataan kesanggupan antara dirinya dengan pihak ketiga dimana dia akad kredit alat berat berupa ekskavator tersebut dengan jangka waktu dua bulan.
Namun, baru saja seminggu kemudian pihak lain datang untuk mengambil ekskavator tersebut. “Saya tidak menyangka bahwa ada pihak lain sebanyak kurang lebih 20 orang yang tidak dikenal dan tanpa koordinasi mengambil unit ekskavator di lokasi tambang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mulyono juga menjelaskan bahwa kronologi pengejaran dalam mempertahankan ekskavator tersebut sangat dramatis, hingga mobil pribadinya rusak karena ditendang, dihadang, dan didorong.
Dari keterangan Mulyono dengan didampingi istirinya, Ia memiliki niatan akan melunasi kekurangan pembayaran alat berat berupa ekskavator yang belum dilunasi 1 bulan masa sewanya.
Sementara itu, di tempat yang sama pihak depkolektor menolak memberi keterangan kepada awak media dengan mengatakan, “Saya kepengen tau apa yang akan di ekspos oleh media disini,” Ujarnya.
Bahkan dia mengatakan dan menyebut nama Hary Tanoesoedibjo sang pemilik media nasional yang disebut sebut oleh koordinator depkolektor tersebut sebagai bos nya.
BLITAR, KabarNganjuk.com – Polres Blitar Polda Jatim kembali berhasil mengungkap kasus peredaran Narkoba dan obat keras berbahaya ( Okerbaya ).
Dari hasil pengungkapan kasus tersebut, petugas Satresnarkoba berhasil mengamankan Dua tersangka yang diduga kuat sebagai pengedar.
Selain itu, Satrenarkoba juga berhasil menyita barang bukti berupa Daun Ganja kering 13,738 Kilogram dan 4.944 Pil double L dalam kemasan berupa 13 paket ganja dengan berat satu kilogram lebih per paket, dengan nilai sekitar Rp 130 juta.
Kapolres Blitar , AKBP Dr. Wiwit Adisatria, dalam koferensi persnya mengatakan pengungkapan kasus ini adalah salah satu bukti bahwa Polres Blitar Polda Jatim senantiasa berkomitmen dalam memerangi Narkoba.
“Dua tersangka yang kita amankan berinisial RDK dan NC yang mana keduanya mempunyai peran yang berbeda,”ujar AKBP Wiwit saat konferensi pers, Senin (6/5).
Kapolres Blitar juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Blitar demi menyelamatkan generasi bangsa.
“Dengan berhasilnya penangkapan ini, mengirimkan pesan yang jelas bahwa Polres Blitar tidak akan toleransi segala bentuk aktivitas ilegal terkait dengan narkotika di wilayah kabupaten blitar,” tegasnya.
Akibat perbuatannya, tersangka terjerat Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang kesehatan.
Saat ini, keduanya telah diamankan di tahanan Mapolres Blitar dan menghadapi ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun dan denda Rp 5 miliar untuk tersangka RDK, dan hukuman maksimal 20 tahun penjara untuk tersangka NC. (*)
KabarNganjuk.com– Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., berinisiatif membantu seorang bocah yang masih duduk dibangku SD kelas 3 SDN 2 Gejagan, Loceret, Kabupaten Nganjuk bernama M. Ilun Zainul Huda (9) yang ingin menjadi seorang polisi. Senin (06/05/2024).
Bocah yang akrab dipanggil Ilun tersebut merupakan anak dari pasangan Mohamad Nur Huda dan Binti Astutik warga Desa Gejagan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, sempat viral di Medsos karena kesehariannya membantu orang tuanya mengumpulkan sampah daur ulang untuk dijual.
Dalam konferensi persnya, AKBP Muhammad mengungkapkan, hatinya tergerak untuk membantu Ilun karena dalam video yang beredar di media sosial tersebut menyebut bahwa Ilun memilikil cita-cita suatu hari nanti ingin menjadi seorang polisi.
“Dari situ kami tergerak untuk mendukung cita-cita Ilun yang ingin menjadi Polisi, akan tetapi bahwa kenyataanya keluarga Ilun mengalami kesulitan dalam pembiayaan sekolah serta biaya sehari-hari. Untuk itu kami berupaya untuk membantu melalui program “Polisi Peduli Polres Nganjuk”, ujar AKBP Muhammad.
Kapolres menambahkan, bantuan sosial dari Polres Nganjuk terbagi menjadi 2 yakni jangka pendek dan jangka panjang. Bantuan jangka pendek yakni berupa bantuan sosial kemanusiaan berupa paket sembako dengan harapan dapat bermanfaat dan meringankan beban ekonomi keluarga.
“Sedangkan untuk jangka panjangnya kami mengupayakan agar Ilun bisa mendapat Bea Sisiwa dan memenuhi kebutuhan sekolah Ilun seperti alat tulis dan seragam sekolah,” sambung AKBP Muhammad.
Kapolres mengaku pihaknya juga telah mengambil langkah yang dianggap perlu, yakni berkoordinasi dengan Dinas Sosial Jatim UPT (Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak) PPSAA Nganjuk yang secara khusus menangani Ilun terkait solusi biaya sekolahnya.
Tidak hanya itu, Kapolres juga berencana untuk membimbing Ilun agar bisa mendapat pelatihan yang menjang postur tubuh seperti pelatihan fisik, Karate dan mungkin pelatihan lain yang relevan dengan cita-cita Ilun menjadi seorang polisi.
“Semua ini dilakukan dengan tujuan memberikan dukungan maksimal agar Ilun dapat menggapai mimpinya dengan baik. Tentunya hal ini bisa dilakukan setelah Ilun telah memenuhi syarat usia yang ditentukan,” pungkas AKBP Muhammad. (acha)