Bos Tambang VS Kolektor, Menolak Diwawancarai Sebut-sebut Nama Tokoh Nasional

Selasa, 7 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Insiden mengenai tunggakan sewa ekskavator milik Mulyono dari galian C yang berada di Genjeng, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur telah berujung pada perusakan mobil pribadinya.

Peristiwa ini terjadi dari Senin (6/5/2024) sekitar pukul 15.00 WIB dengan TKP tambang galian C hingga Selasa, (7/5/2024) di salah satu garasi yang ada di depan Mapolres Nganjuk. Sejak dini hari hingga berita ini diturunkan (14.30 WIB) konflik antara Mulyono dan pihak ketiga Depkolektor masih berlangsung dan diwarnai ketegangan dari kedua belah pihak saling adu mulut dan menutup akses jalan masuk garasi.

Saat diwawancarai, Mulyono menjelaskan kronologi peristiwa ini dengan mengakui adanya tunggakan, namun sebelumnya telah ada kesepakatan dan surat pernyataan kesanggupan antara dirinya dengan pihak ketiga dimana dia akad kredit alat berat berupa ekskavator tersebut dengan jangka waktu dua bulan.

Namun, baru saja seminggu kemudian pihak lain datang untuk mengambil ekskavator tersebut. “Saya tidak menyangka bahwa ada pihak lain sebanyak kurang lebih 20 orang yang tidak dikenal dan tanpa koordinasi mengambil unit ekskavator di lokasi tambang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mulyono juga menjelaskan bahwa kronologi pengejaran dalam mempertahankan ekskavator tersebut sangat dramatis, hingga mobil pribadinya rusak karena ditendang, dihadang, dan didorong.

Dari keterangan Mulyono dengan didampingi istirinya, Ia memiliki niatan akan melunasi kekurangan pembayaran alat berat berupa ekskavator yang belum dilunasi 1 bulan masa sewanya.

Sementara itu, di tempat yang sama pihak depkolektor menolak memberi keterangan kepada awak media dengan mengatakan, “Saya kepengen tau apa yang akan di ekspos oleh media disini,” Ujarnya.

Bahkan dia mengatakan dan menyebut nama Hary Tanoesoedibjo sang pemilik media nasional yang disebut sebut oleh koordinator depkolektor tersebut sebagai bos nya.

(Tim)

Berita Terkait

Latja Selesai, Kapolres Nganjuk Pesan Siswa Jadi Polisi yang Ikhlas Melayani Masyarakat
RDP Komisi I DPRD Nganjuk Bahas Tiga Persoalan di Desa Ngringin Lengkong
Silaturahmi Kapolres Nganjuk dan PPDI, Komitmen Jaga Kamtibmas dan Tekan Miras
FLS3N Nganjuk 2026 Resmi Digelar, Lomba Menyanyi Solo Warnai Ajang Seni Siswa
Kasus Dugaan Penyelewengan Sapi Bantuan, Pokmas Sri Rejeki Diadukan ke Kejaksaan
Grebeg Gunungan Meriahkan Bersih Desa Gejagan 2026, Wujud Syukur dan Kebersamaan
Jelang Idul Adha, Gubernur Jatim Pastikan Hewan Kurban Di Jawa Timur Surplus
Peringati May Day, Bupati Nganjuk Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Marsinah

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:26

Latja Selesai, Kapolres Nganjuk Pesan Siswa Jadi Polisi yang Ikhlas Melayani Masyarakat

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:53

RDP Komisi I DPRD Nganjuk Bahas Tiga Persoalan di Desa Ngringin Lengkong

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:25

Silaturahmi Kapolres Nganjuk dan PPDI, Komitmen Jaga Kamtibmas dan Tekan Miras

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:09

FLS3N Nganjuk 2026 Resmi Digelar, Lomba Menyanyi Solo Warnai Ajang Seni Siswa

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:32

Kasus Dugaan Penyelewengan Sapi Bantuan, Pokmas Sri Rejeki Diadukan ke Kejaksaan

Berita Terbaru