NGANJUK, KabarNganjuk.com – PT Petrokimia Gresik bersama Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar panen raya Pesta Petani (Pestani) Bawang Merah bertajuk “Nyawiji” di wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Senin (7/9/2026).
Program pendampingan budidaya yang mengoptimalkan penggunaan pupuk nonsubsidi tersebut menunjukkan hasil positif. Produktivitas bawang merah petani meningkat dari sebelumnya sekitar 18 ton per hektare menjadi 20 ton per hektare, atau naik sekitar 12 persen.
Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, mengapresiasi program pendampingan yang dilakukan Petrokimia Gresik. Menurutnya, peningkatan produktivitas tersebut menunjukkan bahwa petani Nganjuk memiliki semangat dan kemampuan untuk terus mengembangkan sektor pertanian.
“Petani Nganjuk itu petarung. Subsidi atau nggak subsidi tetap los, yang penting ketersediaan pupuk di lapangan terjamin,” tegas Kang Marhaen.
Sementara itu, Direktur Keuangan dan Umum PT Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, mengatakan kehadiran Petrokimia Gresik di tengah petani tidak hanya sebatas menyediakan dan menjual produk pupuk.
Petrokimia Gresik juga memberikan layanan uji tanah, edukasi, hingga pendampingan budidaya secara komprehensif untuk membantu petani meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam bercocok tanam.
Kompetisi budidaya Pestani ini telah berlangsung sejak Maret 2026. Kegiatan tersebut melibatkan 120 petani dari enam kecamatan di Kabupaten Nganjuk yang membudidayakan varietas bawang merah lokal andalan, yakni Tajuk (Tanaman Asli Nganjuk).
Melalui program tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan petani diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Nganjuk sebagai salah satu sentra bawang merah nasional.
Selain meningkatkan produktivitas, pendampingan juga diarahkan untuk mendorong petani agar semakin mandiri dalam mengelola hasil pertanian, termasuk mengurangi ketergantungan terhadap tengkulak maupun sistem ijon yang dapat memengaruhi stabilitas harga di tingkat petani.
Untuk menambah semarak kegiatan panen raya, acara tersebut juga diisi dengan Groobak Race, yakni lomba mendorong gerobak yang berisi bawang merah. Kegiatan ini menjadi hiburan sekaligus bentuk apresiasi dan kebersamaan bagi para petani yang mengikuti program Pestani Nyawiji.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, program Pestani Nyawiji diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan hasil panen, tetapi juga mendorong kesejahteraan petani serta memperkuat ekosistem bawang merah di Kabupaten Nganjuk.





