Panen Raya Pestani Nyawiji Nganjuk, Petrokimia Gresik Sukses Tingkatkan Produksi Bawang Merah 12 Persen

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK, KabarNganjuk.com – PT Petrokimia Gresik bersama Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar panen raya Pesta Petani (Pestani) Bawang Merah bertajuk “Nyawiji” di wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Senin (7/9/2026).

Program pendampingan budidaya yang mengoptimalkan penggunaan pupuk nonsubsidi tersebut menunjukkan hasil positif. Produktivitas bawang merah petani meningkat dari sebelumnya sekitar 18 ton per hektare menjadi 20 ton per hektare, atau naik sekitar 12 persen.

Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, mengapresiasi program pendampingan yang dilakukan Petrokimia Gresik. Menurutnya, peningkatan produktivitas tersebut menunjukkan bahwa petani Nganjuk memiliki semangat dan kemampuan untuk terus mengembangkan sektor pertanian.

“Petani Nganjuk itu petarung. Subsidi atau nggak subsidi tetap los, yang penting ketersediaan pupuk di lapangan terjamin,” tegas Kang Marhaen.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Umum PT Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, mengatakan kehadiran Petrokimia Gresik di tengah petani tidak hanya sebatas menyediakan dan menjual produk pupuk.

Petrokimia Gresik juga memberikan layanan uji tanah, edukasi, hingga pendampingan budidaya secara komprehensif untuk membantu petani meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam bercocok tanam.

Kompetisi budidaya Pestani ini telah berlangsung sejak Maret 2026. Kegiatan tersebut melibatkan 120 petani dari enam kecamatan di Kabupaten Nganjuk yang membudidayakan varietas bawang merah lokal andalan, yakni Tajuk (Tanaman Asli Nganjuk).

Melalui program tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan petani diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Nganjuk sebagai salah satu sentra bawang merah nasional.

Selain meningkatkan produktivitas, pendampingan juga diarahkan untuk mendorong petani agar semakin mandiri dalam mengelola hasil pertanian, termasuk mengurangi ketergantungan terhadap tengkulak maupun sistem ijon yang dapat memengaruhi stabilitas harga di tingkat petani.

Untuk menambah semarak kegiatan panen raya, acara tersebut juga diisi dengan Groobak Race, yakni lomba mendorong gerobak yang berisi bawang merah. Kegiatan ini menjadi hiburan sekaligus bentuk apresiasi dan kebersamaan bagi para petani yang mengikuti program Pestani Nyawiji.

Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, program Pestani Nyawiji diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan hasil panen, tetapi juga mendorong kesejahteraan petani serta memperkuat ekosistem bawang merah di Kabupaten Nganjuk.

Berita Terkait

Meski Mendapat Penolakan Warga, Pemilihan Perwakilan Dusun Sumber Waru Tetap Berjalan
Tingkatkan Kompetensi Bendahara KDMP, 135 Peserta Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi di Nganjuk
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Polres Nganjuk Gelar Tes Urine Mendadak di Tempat Hiburan Malam
Truk Box Oleng di Desa Mungkung, Dua Orang di Honda Vario Mengalami Luka
Mesin Diesel untuk Pertanian Raib di Pace, Terduga Pelaku Diamankan Polisi
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Bir Tabrak Motor, Mobil, dan Dua Rumah di Loceret, Dua Orang Tewas
Lantik 103 Pejabat, Bupati Nganjuk Tekankan Kinerja dan Peningkatan Pelayanan Publik
Dua Pengungkapan Sabu di Nganjuk Tiga Orang Diamankan, Kini Polisi Buru Pemasok

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:07

Meski Mendapat Penolakan Warga, Pemilihan Perwakilan Dusun Sumber Waru Tetap Berjalan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:20

Tingkatkan Kompetensi Bendahara KDMP, 135 Peserta Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi di Nganjuk

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:42

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Polres Nganjuk Gelar Tes Urine Mendadak di Tempat Hiburan Malam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:11

Truk Box Oleng di Desa Mungkung, Dua Orang di Honda Vario Mengalami Luka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:39

Mesin Diesel untuk Pertanian Raib di Pace, Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Berita Terbaru