Pendampingan Penanganan ODGJ di Prambon, Polres Nganjuk Tekankan Dampak Sosial dan Kamtibmas

Rabu, 1 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Polsek Prambon bersama perangkat desa, Babinsa, dan Dinas Sosial Nganjuk melakukan penjemputan dan pendampingan terhadap seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bernama M S (74) warga Desa Singkalanyar, Kecamatan Prambon, untuk dirawat di RSUD Nganjuk, Selasa (30/9/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sekaligus memberikan penanganan yang lebih layak bagi ODGJ agar tidak menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.

Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso mengatakan, keberadaan ODGJ di tengah masyarakat perlu mendapat perhatian serius karena selain menyangkut kemanusiaan, juga berdampak pada situasi sosial dan keamanan lingkungan.

“Polres Nganjuk mendukung penuh langkah kolaborasi ini. Penanganan ODGJ bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga upaya mencegah potensi gangguan kamtibmas, karena jika tidak tertangani, dapat menimbulkan keresahan bahkan risiko konflik sosial,” ujarnya.

Dampak sosial yang ditimbulkan ODGJ di masyarakat seringkali memunculkan rasa khawatir, terutama ketika kondisi pasien tidak stabil. Melalui upaya ini, diharapkan lingkungan menjadi lebih aman dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa takut.

Di lapangan, pendampingan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Brigpol Ilham Eko Cahyono bersama Babinsa dan perangkat desa yang membantu Dinas Sosial, Satpol PP, serta pihak RSUD Nganjuk dalam proses evakuasi. Seluruh rangkaian berjalan aman dan kondusif.

Kapolsek Prambon AKP Santoso, S.H., menegaskan, kepedulian bersama dalam penanganan ODGJ menjadi kunci terciptanya lingkungan yang harmonis.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang bergerak bersama. Dengan adanya langkah cepat seperti ini, masyarakat merasa lebih tenang dan potensi gangguan kamtibmas dapat ditekan,” ungkapnya.

Penanganan ODGJ di wilayah hukum Polres Nganjuk ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi yang berkelanjutan, sehingga tercipta situasi aman, damai, dan mendukung tercapainya kesejahteraan sosial di masyarakat. (acha)

Berita Terkait

“Rezeki Itu Tidak Pernah Tertukar”, Pesan Hangat Kang Marhaen Saat Salurkan Bantuan Pangan
Bupati Nganjuk Lantik Empat Pejabat JPTP, Minta Langsung Gaspol Layani Masyarakat
Temanten Baru Sonokebel Nganjuk Ditemukan Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembacokan
SINERGI RSUD KERTOSONO DAN PMI KABUPATEN NGANJUK BERHASIL JARING PULUHAN PENDONOR DARAH
Paripurna DPRD Nganjuk, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
12 Taruna dan 2 Taruni Akpol Tingkat III Resmi Jalani Latja di Polres Nganjuk, Kapolres: Tempaan Lapangan Bentuk Perwira Presisi
Pemkab Nganjuk Terapkan Parkir Nontunai QRIS, Simak Aturan dan Besaran Tarif Terbarunya
Jelang Boyong Kabupaten Nganjuk, Pusaka Kyai Tunggul Wulung dan Jurang Penatas Dijamas dan Dibedol

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:59

“Rezeki Itu Tidak Pernah Tertukar”, Pesan Hangat Kang Marhaen Saat Salurkan Bantuan Pangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:31

Bupati Nganjuk Lantik Empat Pejabat JPTP, Minta Langsung Gaspol Layani Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:14

Temanten Baru Sonokebel Nganjuk Ditemukan Bersimbah Darah, Diduga Korban Pembacokan

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:15

SINERGI RSUD KERTOSONO DAN PMI KABUPATEN NGANJUK BERHASIL JARING PULUHAN PENDONOR DARAH

Senin, 8 Juni 2026 - 14:11

12 Taruna dan 2 Taruni Akpol Tingkat III Resmi Jalani Latja di Polres Nganjuk, Kapolres: Tempaan Lapangan Bentuk Perwira Presisi

Berita Terbaru