Diduga Sopir Mengantuk, Truk Boks Terguling ke Parit Menimpa Penjual Tempe Hingga Meninggal Dunia

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com— Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Surabaya–Madiun, di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Rabu (29/7/2026) sekira pukul 04.00 WIB. Sebuah truk boks ekspedisi terguling ke parit dan menimpa seorang pedagang tempe keliling hingga meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Korban tewas diketahui bernama Suwito (52), warga Desa Tembarak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Korban mengembuskan napas terakhirnya setelah tertimpa body truk yang terguling saat sedang mengayuh sepeda ontelnya untuk berjualan.

Peristiwa bernasib naas tersebut bermula saat truk boks bernomor polisi AB 6574 MH yang dikemudikan oleh Moh. Hasbi Abdulloh (28), warga Gedangan, Sidoarjo, melaju dari arah Surabaya menuju Jawa Tengah. Diduga akibat sopir mengantuk dan tidak mampu mengendalikan laju kendaraan, truk mendadak oleng ke arah kiri.

Truk tersebut kemudian menabrak pohon beserta sepeda ontel yang dikayuh oleh korban. Akibat benturan keras itu, sepeda beserta pengendaranya terpental dan jatuh ke dalam parit sebelum akhirnya tertimpa truk yang ikut terguling.

Proses evakuasi jasad korban berlangsung dramatis lantaran posisi korban yang terhimpit beban berat kendaraan. Petugas kepolisian dibantu warga sekitar harus menerjunkan dua unit alat berat untuk mengangkat bodi truk boks tersebut, mengingat di atas lokasi kejadian juga terdapat bentangan jaringan kabel. Setelah truk berhasil sedikit diangkat, jenazah Suwito akhirnya dapat dievakuasi dan langsung dilarikan ke RSD Kertosono.

Salah seorang warga sekitar lokasi kejadian, Nining, membenarkan adanya insiden maut yang menewaskan pedagang keliling tersebut.

“Yang meninggal satu orang, bapak-bapak pedagang tempe keliling yang pakai sepeda ontel,” ujar Nining saat dimintai keterangan di lokasi kejadian.

Selain mengevakuasi korban dan kendaraan, petugas kepolisian juga melakukan pembersihan badan jalan lantaran banyaknya ceceran oli dan bahan bakar solar yang tumpah dari truk naas tersebut guna mengantisipasi bahaya bagi pengguna jalan lainnya.

Saat ini, pihak kepolisian telah menggelar olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Berita Terkait

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi
Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka
Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha
Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Wilis, 400 Personel Diterjunkan
LPTKS PT Putra Anjuk Ladang Tinggal Selangkah Lagi
Hilang Sejak Kamis, Lansia Kertosono Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Brantas
Dua Kasus Berbeda Dibongkar, Polres Nganjuk Amankan Enam Orang dan Sita Pil LL serta Sabu
Dugaan Persetubuhan Anak: Berkas P21, Kejari Nganjuk Resmi Tahan Bos Cafe Jaguar

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi

Sabtu, 19 September 2026 - 16:08

Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka

Jumat, 18 September 2026 - 18:36

Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha

Jumat, 18 September 2026 - 15:32

Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Wilis, 400 Personel Diterjunkan

Kamis, 17 September 2026 - 16:12

LPTKS PT Putra Anjuk Ladang Tinggal Selangkah Lagi

Berita Terbaru