Merasa Terancam, Murdjito Polisikan Rekannya Usai Komentar Program Bedah Rumah

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Mantan relawan Marhaen Hendy (Rekamdy) bernama Murdjito melapor ke pihak kepolisian. Murdjito, warga Desa Buduran, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, mengaku mendapat ancaman melalui voice note WhatsApp.

Dugaan ancaman tersebut membuat Murdjito merasa tidak aman, sehingga ia memutuskan mengambil langkah hukum demi menjaga keselamatannya.

Konflik berawal dari komentar singkat yang ditulis Murdjito di sebuah video Tiktok. Video tersebut menampilkan Bupati tengah mengaduk adonan material untuk pembangunan bantuan bedah rumah. Murdjito menulis komentar: “Istimewa joss”

Tak lama kemudian, komentar tersebut memantik respons keras dari D, warga Dusun Bulurejo, Kelurahan Warujayeng, yang mengeluarkan pesan suara bernada kasar, disertai ancaman, bahkan menyebut senjata tajam berupa arit dengan logat khas jawa.

“Saya merasa keselamatan saya terancam, ada tiga ancaman, yang terakhir membawa senjata celurit,” kata Murdjito di halaman Polres Nganjuk.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, D mengakui bahwa ucapannya bersifat bercanda dan tidak ada niat untuk mengancam Murdjito.

D menambahkan dirinya telah lama menjalin hubungan baik dengan Murdjito sehingga menegaskan tidak bermaksud untuk mengancam.

Saat ditanya mengapa persoalan ini tidak diselesaikan secara kekeluargaan, Murdjito menyatakan bersedia berdamai asalkan D mau mengakui kesalahannya.

PIhak kepolisian mengingatkan seluruh pihak untuk tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum, khususnya tindakan yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa orang lain.(Lifa)

Berita Terkait

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Bir Tabrak Motor, Mobil, dan Dua Rumah di Loceret, Dua Orang Tewas
Lantik 103 Pejabat, Bupati Nganjuk Tekankan Kinerja dan Peningkatan Pelayanan Publik
Dua Pengungkapan Sabu di Nganjuk Tiga Orang Diamankan, Kini Polisi Buru Pemasok
Kasus Stunting dan Kematian Ibu Meningkat, Komisi 4 DPRD Nganjuk Soroti Pelayanan Kesehatan
Pemkab Nganjuk dan PERADI Gelar Seminar Nasional Transformasi Hukum Pidana Indonesia
Sidak Komisi 4 DPRD Nganjuk, Pembangunan Puskesmas Bagor Baru Capai 44 Persen
Bahas Raperda APBD, DPRD Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi
Motor Ditinggal di Depan Warung, Honda Scoopy Milik Warga Ngronggot Raib, Terduga Pelaku Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Bir Tabrak Motor, Mobil, dan Dua Rumah di Loceret, Dua Orang Tewas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:24

Lantik 103 Pejabat, Bupati Nganjuk Tekankan Kinerja dan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:02

Dua Pengungkapan Sabu di Nganjuk Tiga Orang Diamankan, Kini Polisi Buru Pemasok

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:49

Kasus Stunting dan Kematian Ibu Meningkat, Komisi 4 DPRD Nganjuk Soroti Pelayanan Kesehatan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:01

Pemkab Nganjuk dan PERADI Gelar Seminar Nasional Transformasi Hukum Pidana Indonesia

Berita Terbaru