Gejolak di Karangsono, Warga Mendesak Pembenahan Jalan oleh Pihak Tambang Sebelum Akhir Tahun

Minggu, 28 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Gejolak terjadi di Desa Karangsono, Kecamatan Loceret, sekitar pukul 06.00 WIB. Beberapa warga, sekitar 7 hingga 8 orang, melakukan aksi demo dengan memberhentikan armada (truck) bermuatan dari tambang galian C. Namun, tak lama kemudian, pihak tambang bersama warga melakukan mediasi di Balai Desa Karangsono pada tanggal 27 April 2024.

Menurut pengakuan Nurdiono, salah satu warga Karangsono yang ditemui setelah mediasi dengan ketiga pemilik tambang galian C, yaitu PT Aksha, PT Mulyono, dan PT WWS, menyatakan bahwa hari itu ada 7 poin tuntutan warga yang akhirnya disepakati.

“Intinya hari ini 7 poin telah disepakati, dan diharapkan semua poin ini akan dijalankan sepenuhnya, termasuk kompensasi dan perbaikan jalan. Pihak tambang juga harus kooperatif, datang saat dipanggil oleh pihak Desa. Sayangnya, terkadang pihak tambang tidak memperhatikan panggilan tersebut, sehingga warga Karangsono merasa diabaikan,” ujar Nurdiono.

Lebih lanjut, Nurdiono menjelaskan bahwa dalam pertemuan sebelumnya telah tercapai kesepakatan. Warga meminta jalan untuk dicor karena kondisinya yang sudah parah. Ada kesepakatan bahwa akhir tahun pihak penambang akan mengecor. “Intinya, jika tidak ada pengecoran, warga akan menutup tambang,” jelasnya.

“Nurdiono menegaskan bahwa pihak warga tidak akan menghentikan armada selama pihak tambang mematuhi kesepakatan yang telah dibuat.

“Alhamdulillah, kesepakatan telah dicapai. Semua pihak tambang hadir dalam pembahasan terkait akses jalan dan penanganan debu, yang merupakan hal yang sangat penting. Jika ada debu, harus disiram, dan jika jalan rusak, harus segera diperbaiki,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pihak tambang galian C, yaitu PT Aksha, tidak bisa dikonfirmasi karena beberapa awak media sudah tidak berada di tempat.

 

(Tim)

Berita Terkait

Korupsi Kepala Daerah Kembali Terjadi, Kegagalan Sistem Pengawasan Internal Pemda
Nyawa Seorang Perempuan Terselamatkan, Petugas PT KAI Berhasil Gagalkan Aksi Bunuh Diri
Pemkab Nganjuk Pastikan PPPK 2022 Tak Akan Di-PHK, Kontrak Diperpanjang Jika Berkinerja Baik
Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1089 Diisi Tasyakuran dan Ziarah Kanjeng Djimat
Bupati Nganjuk Pimpin Upacara Hari Jadi ke-1089, Usung Tema “Harmoni Bumi Anjuk Ladang! Melesat dan Sejahtera”
Ketua DPRD Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Hari Jadi Nganjuk ke-1089, Dorong Sinergi dan Kebersamaan
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Di Nganjuk Rusak Parah Meski Baru Dua Bulan
Pemkab Nganjuk Serahkan Kendaraan Operasional KDKMP ke 21 Desa/Kelurahan

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 09:15

Korupsi Kepala Daerah Kembali Terjadi, Kegagalan Sistem Pengawasan Internal Pemda

Sabtu, 11 April 2026 - 09:00

Nyawa Seorang Perempuan Terselamatkan, Petugas PT KAI Berhasil Gagalkan Aksi Bunuh Diri

Sabtu, 11 April 2026 - 08:45

Pemkab Nganjuk Pastikan PPPK 2022 Tak Akan Di-PHK, Kontrak Diperpanjang Jika Berkinerja Baik

Jumat, 10 April 2026 - 14:46

Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1089 Diisi Tasyakuran dan Ziarah Kanjeng Djimat

Jumat, 10 April 2026 - 11:38

Bupati Nganjuk Pimpin Upacara Hari Jadi ke-1089, Usung Tema “Harmoni Bumi Anjuk Ladang! Melesat dan Sejahtera”

Berita Terbaru