Prosesi Manusuk Sima di Candi Lor Nganjuk Jadi Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1087

Minggu, 21 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Nganjuk ke-1087, Komunitas Pecinta Sejarah Nganjuk (kotasejuk) menggelar Upacara Manusuk Sima di Candi Lor Nganjuk, pada Minggu (21/04/2024).

Prosesi Manusuk Sima merupakan prosesi pemberian tanah perdikan yang dahulu diberikan oleh Mpu Sendok kepada Mpu Anjuk Ladang. Prosesi ini melambangkan pembebasan pajak dan memiliki makna penting dalam kehidupan masyarakat Nganjuk.

Upacara Manusuk Sima ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur, tetapi juga menjadi bagian yang sangat penting dalam peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1087.

Sebagaimana Hari jadi Nganjuk didasarkan pada Prasasti Anjuk Ladang atau dikenal dengan Jayastamba yang mencatat prosesi Manusuk Sima. Prasasti ini bukan hanya menjadi bukti sejarah, tetapi juga menguatkan bukti tradisi budaya dalam perayaan tersebut.

Saat ditemui di Lokasi, Andika Kaka Naka, pemeran Mpu Sendok, menyampaikan perasaannya, “Saya sangat senang dan bangga, terlebih sebagai putra daerah Nganjuk yang dapat memerankan tokoh bersejarah di Nganjuk. Untuk Salah satu kesulitan dalam memerankan Mpu Sendok adalah harus menyamakan diri dengan tokoh aslinya. Namun, dengan bimbingan dari senior dan ahli sejarah Nganjuk, lambat laun Saya bisa memahami peran tersebut dengan baik.” Ungkapnya.

Keturunan ke-5 Bupati Nganjuk, Yudi, mengharapkan agar penetapan hari jadi Nganjuk oleh Pemkab Nganjuk dilakukan dengan ketegasan agar acara Manusuk sima ini dapat diadakan dengan meriah setiap tahunnya.
Yudi juga menyatakan kekecewaannya karena Pemkab tidak menyelenggarakan Manusuk Sima ini, padahal seharusnya menjadi tanggung jawab Pemkab tetapi dilaksanakan oleh komunitas Kota Sejuk dan trah dari Bupati.

“Saya merasa kecewa karena Pemkab tidak menyelenggarakan Manusuk Sima ini, padahal seharusnya menjadi tanggung jawab Pemkab, tetapi ini dilaksanakan oleh komunitas Kota Sejuk dan trah dari Bupati,” Ujar Yudi.

(Sov)

Berita Terkait

Agenda Rutin Santunan Anak Yatim, Ini Harapan Sutrisno
Sertifikat Tak Kunjung Jadi, Ibu Suwartini Datangi Kantor Redaksi, Ungkapkan Kekecewaan
Kolaborasi Ormas Sangprabu dan Koramil 0810/08 Baron Bagikan Takjil Ramadhan
Rapat Paripurna Pemda Nganjuk, Bahas Rencana Kerja dan Raperda
Ini Dua Misi Besar Yang Dibawa Mensos Saat Kunjungan Kerja Ke Nganjuk
Audiensi dan Buka Puasa Bersama Kapolres Nganjuk dengan BEM, Perkuat Komunikasi
Ketika Kompetensi dan Profesionalisme Wartawan Dipertanyakan
Uji Kompetensi Wartawan Oleh LSP Pers Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:49

Agenda Rutin Santunan Anak Yatim, Ini Harapan Sutrisno

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:41

Sertifikat Tak Kunjung Jadi, Ibu Suwartini Datangi Kantor Redaksi, Ungkapkan Kekecewaan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:11

Kolaborasi Ormas Sangprabu dan Koramil 0810/08 Baron Bagikan Takjil Ramadhan

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:46

Rapat Paripurna Pemda Nganjuk, Bahas Rencana Kerja dan Raperda

Senin, 2 Maret 2026 - 08:33

Ini Dua Misi Besar Yang Dibawa Mensos Saat Kunjungan Kerja Ke Nganjuk

Berita Terbaru