Erupsi Gunung Marapi Di Sumbar, Tewaskan 23 Pendaki

Rabu, 6 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbar, KabarNganjuk.com,  Gunung Marapi yang terletak di Wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat (Sumbar) erupsi pada Minggu (3/12/2023) pukul 14.54 WIB.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut tinggi kolom abu teratanah mencapai kurang lebih 3.000 m diatas puncak (5.891 m diatas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas condong ke arah Timur. Erupsi ini terekam di Seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sementara 4 mnt 41 detik, tulis Kepala PVMBG, Hendra Kurniawan (Minggu 3/12/2023).

Erupsi Gunung Marapi berdampak 14 Kecamatan sekitar Gunung Marapi terkena hujan abu vulkanik. Pada saat kejadian ada 75 orang pendaki yang telah terdaftar di Basarnas Padang, yang terjebak saat Gunung Marapi Erupsi.

“Jumlah survivor saat ini sudah mencapai 75 orang yang sudah terdata di posko.”Kata Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik, pada Senin (4/12/2023).

Up date per tanggal 6/12/2023, korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Marapi di Sumbar mencapai 23 orang. Kapolda Sumbar Irjen Haryono “Saya ingin up date informasi, dari 75 pendaki yang tercatat di Basarnas, 52 orang sudah berhasil diselamatkan , meski ada luka ringan, korban meninggal 23 orang.

Sementara itu, salah satu korban/pendaki yang viral karena merekam detik-detik Gunung Marapi Erupsi bernama Zharifah (19), telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Ahmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi. Ayah, paman dan keluarga lainnya sudah sampai di Rumah Sakit sejak pagi.

“Awalnya dapat kabar dari live TikTok sekitar pukul 04.00 WIB, ada yang ngabari juga.’ Ujar bibinya. Saat ini Zharifah dalam kondisi lemah, dengan luka bakar di area wajah, ujar Rani Radelani, etek (Bibi) korban. (Senin 4/12/2023).

(dari berbagai sumber )

Berita Terkait

Diduga Hilang Kendali, Dump Truk Muat Pasir Hantam Pembatas Jembatan di Loceret Nganjuk
Wujud Kepedulian Persaudaraan, PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Serahkan Kunci Rumah Baru Almarhum Minal Kosirin
Polres Nganjuk Kerahkan Water Cannon dan Truk Tangki Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngetos
GOW Nganjuk Gandeng DPC APJI, dan Sasa gelar Lomba Kreasi Memasak Nasi Goreng
Pick Up Pengangkut Dinamo Ludes Terbakar di Tol Nganjuk
Motor Hilang di Persawahan, Satreskrim Polres Nganjuk Gerak Cepat Bekuk Pelaku
Hari Pertama Masuk Asrama, Siswa Sekolah Rakyat Nganjuk Tak Kuasa Tahan Haru
Sekolah Rakyat Di Nganjuk Kekurangan Siswa, Target 90 SD Baru Terisi 20 Pendaftar

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:29

Diduga Hilang Kendali, Dump Truk Muat Pasir Hantam Pembatas Jembatan di Loceret Nganjuk

Rabu, 2 September 2026 - 12:05

Wujud Kepedulian Persaudaraan, PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun Serahkan Kunci Rumah Baru Almarhum Minal Kosirin

Rabu, 2 September 2026 - 11:42

Polres Nganjuk Kerahkan Water Cannon dan Truk Tangki Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngetos

Selasa, 1 September 2026 - 19:59

GOW Nganjuk Gandeng DPC APJI, dan Sasa gelar Lomba Kreasi Memasak Nasi Goreng

Selasa, 1 September 2026 - 12:11

Pick Up Pengangkut Dinamo Ludes Terbakar di Tol Nganjuk

Berita Terbaru