Blog

  • Truck JNT Oleng Mendarat Kerumah Warga Hingga Satu Rumah Rusak

    Truck JNT Oleng Mendarat Kerumah Warga Hingga Satu Rumah Rusak

    KabarNganjuk.com – Truk ekspedisi JNT yang dikemudikan oleh Unun Prima Hidayat, seorang warga berusia 25 tahun, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, mengalami kecelakaan di tanjakan Manyung, yang berada di Desa Mancon, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

    Kejadian bermula saat truk melaju dari arah timur ke barat. Ketika berada di tempat kejadian perkara (TKP), truk mencoba untuk mendahului kendaraan yang berada di depannya. Namun, truk kehilangan kendali dan oleng ke kanan, jatuh menimpa balai rumah milik Kadiyem, seorang janda berusia 75 tahun yang saat itu sedang tidur di balai rumah.

    Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya sopir yang mengalami luka ringan pada pelipis dan telah dilarikan ke puskesmas.

    Kadiyem, pemilik rumah, mengaku kaget karena saat tertidur, tiba-tiba terdengar suara keras di dekatnya. Dalam kondisi wajah penuh debu, ia berusaha menyelamatkan diri dengan merangkak menuju rumah utama.

    Sementara itu, Riyanto, perangkat desa, menyampaikan bahwa kejadian ini terjadi sekitar pukul 23.00 malam. Truk yang melaju dari timur tiba-tiba oleng dan terbang menimpa rumah warga.

    Tadi pagi, warga melakukan kerja bakti membersihkan puing reruntuhan bangunan yang rusak.

    Hingga saat berita ini ditulis, truk belum dievakuasi karena posisinya berada dalam kedalaman 2 meter.

    (tim)

  • Cegah Laka Lantas, Polres Nganjuk Tandai Jalan Berlubang di Wilayahnya dengan Cat Putih

    Cegah Laka Lantas, Polres Nganjuk Tandai Jalan Berlubang di Wilayahnya dengan Cat Putih

    KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas AKP Achmat Rochan, S.H., M.M., membenarkan pihaknya telah menandai jalan berlubang di sepanjang jalur arteri dari Kertosono hingga perbatasan Wilangan dan Kabupaten Madiun, dengan menggunakan cat warna putih, Rabu (20/03/2024).

    Menurut AKP Achmat, hal ini dilakukan dalam upaya meminimalisir kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayahnya menjelang mudik lebaran 2024 akibat kondisi jalan yang tidak rata dan berlubang. Kondisi jalan yang buruk dapat menyebabkan risiko kecelakaan yang lebih tinggi bagi pengendara.

    “Oleh karena itu, kami mengambil langkah proaktif untuk menandai lokasi-lokasi jalan berlubang dengan cat warna putih agar pengendara dapat lebih waspada dan mengambil tindakan pencegahan,” ujar AKP Achmat.

    Kasat Lantas juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli dan pemantauan terhadap kondisi jalan di wilayahnya. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas serta berkendara dengan hati-hati demi keselamatan bersama.

    Sementara itu, kasat lantas mengaku telah berkoordinasi dengan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Balai PJN (Pelaksanaan Jalan Nasional) 25 Nganjuk untuk melakukan evaluasi terhadap kondisi jalan tersebut dan sedang merencanakan untuk segera melakukan perbaikan secara menyeluruh. (acha)

  • Musrenbang RPJPD & RKPD Kabupaten Nganjuk

    Musrenbang RPJPD & RKPD Kabupaten Nganjuk

    KabarNganjuk.com – RPJPD memiliki peranan, kedudukan, dan fungsi yang sangat penting dalam pelaksanaan Pemerintahan Daerah. Musrenbang merupakan wadah bagi berbagai pemangku kepentingan untuk menyempurnakan, menyelaraskan, mengklarifikasi, dan mencapai kesepakatan terkait tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, dan program pembangunan daerah.

    Pemerintah Kabupaten Nganjuk (Pemkab) Nganjuk Menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2024, di Pendopo KRT Sosrokoesoemo Kabupaten Nganjuk pada Rabu, (20/03/2024).

    Musrenbang dihadiri oleh PJ Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, Ketua DPRD kabupaten Nganjuk dan Jajarannya, Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, Sekda Kabupaten Nganjuk, Kepala BAPPEDA Kabupaten Nganjuk, Kepala BAPPEDA Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Bakorwil II Bojonegoro, Agung Subagyo, Forkopimda Kabupaten Nganjuk, OPD Kabupaten Nganjuk, Instansi vertikal/Perwakilan Provinsi/Dunia Usaha/ BUMD/BUMN, dan Tokoh Masyarakat.

    Visi RPJPD Kabupaten Nganjuk 2025 adalah

    “Kabupaten Nganjuk Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan. ” Sementara itu, tema dan prioritas RKPD Kabupaten Nganjuk 2025 adalah “Peningkatan Produktivitas Ekonomi Lokal dan Reformasi Struktural.”

    BAPPEDA Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Bakorwil II Bojonegoro, mengatakan “Pembangunan Daerah merupakan perwujudan dari pelaksanaan Urusan Pemerintahan yang telah diserahkan ke Daerah sebagai bagian integral dari Pembangunan Nasional, ” Ujarnya.

    BAPPEDA Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Bakorwil II Bojonegoro, juga menyampaikan enam arahan dari Menteri Dalam Negeri pada acara Rakortekbang 2025. Adapun enam arahan itu adalah pertama perencanaan yang berintegritas dan memuliakan efisiensi, kedua pembangunan berorientasi hasil, ketiga meningkatkan PAD untuk kemandirian fiskal, keempat mewujudkan pemerintahan yang ramah investasi, kelima pendidikan dan kesehatan jalan menuju kesejahteraan, dan keenam pelayanan publik untuk mewujudkan keadilan.

    Selanjutnya, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono Mengatakan, “Pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Nganjuk berdasarkan dari hasil reses Anggota DPRD, tanggapan, pengaduan, aspirasi masyarakat, sidak, studi banding, dan konsultasi. Kemudian dilakukan penyusunan RKPD 2025 melalui Musrenbang Kabupaten tahun 2024,” Ungkapnya

    Sementara itu, Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna Mengatakan “Dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, daerah sesuai kewenangannya Menyusun rencana pembangunan daerah untuk periode jangka Panjang (RPJPD). Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) merupakan penjabaran dari visi dan misi, arah kebijakan, dan sasaran pokok pembangunan daerah jangka panjang untuk 20 (dua puluh) tahun yang disusun berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RJPN) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), ” Ujarnya

    Saat ditemui di lokasi,  Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna mengatakan, “Ini adalah RPJPD untuk 2025 sampai 2045. Musrenbang ini adalah untuk mensinergikan seluruh stakeholder agar bagaimana kedepan rancangan pembangunan jangka panjang daerah ini benar-benar bisa diimplementasikan dalam rangka melaksanakan pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan publik bagi seluruh warga Kabupaten Nganjuk, ” Ungkapnya.

     

    Lebih lanjut, Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna mengatakan, “Ini adalah sesuatu hal yang memang agak sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena di RPJPD ini adalah pondasi yang disiapkan linear atau sinergi selaras dengan RPJPD mulai dari Nasional, Provinsi, maupun Kabupaten/Kota, ” Ujarnya.

    Saat ditemui di lokasi, Kepala BAPPEDA Nganjuk, Fadjar Judiono, mengatakan “Harapan kedepannya semua unsur masyarakat bisa berpartisipasi dalam rangka memperbaiki kondisi Kabupaten Nganjuk baik dari kondisi keluarga misalkan peretasan kemiskinan,  stunting, dan sebagainya juga meliputi memperbaiki sistem pemerintahan sehingga semuanya akan menjadi lebih baik, ” Ungkapnya.

  • Pemuda Komunitas Nganjuk Peduli Membagikan Makanan Sahur Kelilingg Kota Nganjuk

    Pemuda Komunitas Nganjuk Peduli Membagikan Makanan Sahur Kelilingg Kota Nganjuk

    KabarNganjuk.com – Para pemuda yang tergabung dalam Komunitas Nganjuk Peduli melakukan kegiatan sosial dengan membagikan makanan sahur kepada umat Muslim yang mungkin tidak mampu membelinya.

    Berangkat dari kantor komunitas pukul 01.00 dini hari, kami mengelilingi Kota Nganjuk untuk membagikan nasi beserta air minum kepada para pemulung, tukang becak, dan tunawisma di sekitar Kota Nganjuk.

    Rencananya, setiap hari selama bulan puasa akan terus dilakukannya kegiatan berbagi makanan sahur keliling Kota Nganjuk.

    Supadi, Ketua Komunitas Nganjuk Peduli, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang akan menjalankan ibadah puasa namun mungkin mengalami kesulitan dalam membeli makanan.

    Selain itu, kami juga berharap dapat menggerakkan hati dermawan untuk ikut serta dalam kegiatan berbagi ini.

    Pembagian makanan sahur juga dilakukan kepada penerima yang sedang tidur pada saat itu.

     

     

     

     

     

     

     

     

     

  • Pemerintah Desa Puhkerep Membangun Rabat Jalan, Jalan paving & Jalan Usaha Tani

    Pemerintah Desa Puhkerep Membangun Rabat Jalan, Jalan paving & Jalan Usaha Tani

    KabarNganjuk.com – Pelayanan prima untuk peningkatan kesejahteraan warga, itulah yang nampak pada aktifitas kegiatan Pemerintah Desa (Pemdes) Puhkerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

    Hal itu terbukti, adanya pemerataan pembangunan di masing-masing dusun, seperti yang terpantau oleh KabarNganjuk, Pemdes Puhkerep telah melakukan pembangunan proyek rabat jalan beton, jalan usaha tani yang menggunakan paving block serta pembangunan jalan paving gang Musholla Suhadi dari sumber DD Tahun anggaran 2024 ini telah dilaksanakan

    Pembangunan jalan usaha tani yang berada di Dusun Puhkerep dengan volume 1,5 x 90 meter dengan anggaran Rp. 25.000.000,- (Dua Puluh Lima Juta Rupiah). Dengan harapan dapat berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar yang memiliki akses persawahan dengan luas sawah mencapai 50 hektar di kawasan tersebut.

    Adapun pembangun jalan paving Dusun Puhkerep RT.03 RW.01 Gang Musholla dengan volume 2,5 x 135 meter menelan anggaran Rp. 54.341.000,- (Lima Puluh Empat Juta Tiga Ratus Empat Puluh Satu Ribu Rupiah).

    Sedangkan pembangunan rabat jalan beton di Dusun Puhkerep RT 002/RW 001 volumennya 2 x 200 M dengan anggaran Rp.75.000.000,- (Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah) yang diperoleh dari DD Tahun Anggaran 2024.

    Menurut keterangan Wakid Harun, Pelakasana Kegiatan (PK) jalan tersebut dibangun dengan tujuan untuk mempermudah akses masyarakat yang akan menggunakan untuk kegiatan.

    Pelaksana Kegiatan (PK) Desa Puhkerep, Wakid Harun, mengatakan, “Harapan ke depannya semoga dapat mempermudah akses warga menuju musholla dan menuju Desa Campur,” ujarnya.

    Tak hanya jalan menuju musholla dan jalan usaha tani, jalan menuju makam pun juga menjadi perhatian pemdes, jalan menuju makam tersebut dibangun dengan dirabat beton. Rabat jalan menuju makam Desa Puhkerep dibangun pada awal Bulan Februari 2024, dengan lebar jalan 2 meter dan panjangnya 200 meter.

    Wakid Harun, Pelaksana Kegiatan (PK) Desa Puhkerep, mengatakan, “Keadaan jalan sebelum dipaving sebenarnya sudah dipaving namun sudah rusak, harapan kedepannya jika jalan rusak dibenahi, diamankan, dan diusahakan sebaik mungkin untuk usaha tani dan ke makam,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Puhkerep, Sumarno, mengatakan, “Dana tahun 2024 digunakan untuk proyek paving ke musholla Suhadi, rabat jalan menuju makam, dan paving blok untuk usaha tani.

    Pembangunan ini dilakukan karena kondisi jalan sebelumnya sudah rusak,” ungkapnya.

    Sumarno berharap agar Desa Puhkerep dapat terus berkembang dan menjadi lebih baik di masa mendatang.

    (tim)

     

     

  • Operasi Keselamatan Semeru 2024 Berakhir, Angka Lakalantas di Nganjuk Turun

    Operasi Keselamatan Semeru 2024 Berakhir, Angka Lakalantas di Nganjuk Turun

    KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas AKP Achmat Rochan, S.H., M.M., mengkonfirmasi bahwa angka kecelakaan hingga berakhirnya Ops Keselamatan Semeru 2024 mengalami penurunan yang signifikan, Selasa (19/03/2024).

    Operasi Keselamatan Semeru 2024 yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nganjuk berlangsung selama 14 hari dan resmi berakhir pada hari Minggu (17/3), menunjukkan hasil positif dengan penurunan drastis angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Nganjuk.

    “Dibanding dengan 14 hari sebelum pelaksanaan operasi dan sampai operasi berakhir, angka kecelakaan secara keseluruhan mengalami penurunan sebanyak 8 kejadian, dari 42 menjadi 30 kejadian,” ujar AKP Achmat.

    AKP Achmat menambahkan, jika dilihat dari aspek korban juga mengalami penuruanan terutama jumlah angka korban meninggal dunia, dari 6 orang menjadi nihil, ini memperlihatkan efektivitas dari Operasi, penurunan angka kecelakaan ini merupakan hasil dari berbagai strategi yang diterapkan.

    “Strategi yang diterapkan termasuk peningkatan patroli di titik-titik rawan kecelakaan, penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas, serta sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, sambung AKP Achmat.

    Meskipun demikian, AKP Achmat juga menekankan perlunya tetap waspada dan tidak lengah terhadap potensi kecelakaan di jalan raya. Beliau mengajak semua pihak, baik pengendara maupun pejalan kaki, untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam beraktivitas di jalan.

    Beliau juga mengharapkan, momentum positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan dalam upaya menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas yang lebih baik di Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya.(acha)

  • Hidup Sebatang Kara Bersama Kambing Dengan Keadaan Rumah Yang Tidak Layak

    Hidup Sebatang Kara Bersama Kambing Dengan Keadaan Rumah Yang Tidak Layak

    Mbah Loso, seorang duda berusia 85 tahun, tinggal di Desa Teken Glagahan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dia menjalani hidup sebatang kara setelah sang istri meninggal dunia beberapa tahun yang lalu.

    Sebenarnya, ia memiliki enam orang anak, namun karena mereka tinggal di kota lain, ia harus menjalani hidup sendirian di rumahnya. Untungnya, salah satu anaknya tinggal tidak jauh dari rumahnya sehingga ada yang bisa merawatnya.

    Dalam kondisi kekurangan, Mbah Loso terpaksa menempati rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Banyak genteng yang sudah jatuh karena kayu usuk dan rengnya sudah lapuk terkikis usia.

    Keterbatasan ekonomi membuatnya tidak mampu merenovasi rumah yang memang kondisinya memprihatinkan. Setiap hujan, rumahnya bocor dan ia harus mencari tempat yang tidak bocor untuk tidur, dengan perasaan was-was menghadapi kemungkinan terjadinya musibah. Yang lebih mengenaskan, salah satu kamar rumahnya dijadikan kandang kambing, sehingga setiap hari ia harus hidup bersama kambing.

    Karena sudah tua, ia tidak lagi mampu bekerja untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya, sehingga bergantung pada anaknya yang bekerja sebagai tukang becak.

    Mbah Loso berharap pemerintah dapat memberikan bantuan untuk merenovasi rumahnya yang sudah rusak parah, sehingga ia tidak lagi khawatir rumahnya akan ambruk.

    “perasaan saya, rumah kondisi tidak baik takut roboh, kalau hujan bocor,” ujar Mbah Loso

    Lebih lanjut “harapan saya, rumah saya dibenahin, semoga ada donatur ataupun pemerintah turun tangan untuk menmbenahi rumah saya,” pungkasnya

    Di belakang rumahnya, kamar mandinya sangat sederhana, bahkan ditutupi spanduk agar tidak terlihat saat mandi.

    Sementara itu, Dodik Wicaksono, Kepala Desa Teken Glagahan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah tiga kali mengajukan permohonan bedah rumah ke dinas terkait, namun hingga saat ini belum ada realisasi.

    Saat ini mereka sedang berusaha mendapatkan bantuan dari program lain, dan diharapkan tahun ini bisa mendapatkan bantuan bedah rumah.

     

     

     

     

     

  • Dinilai Berprestasi Kapolda Jatim Beri Penghargaan Tim Satgas Pangan

    Dinilai Berprestasi Kapolda Jatim Beri Penghargaan Tim Satgas Pangan

    SURABAYA, KabarNganjuk.com – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs.Imam Sugianto,M.Si memberikan penghargaan kepada Tim Satgas Pangan Polda Jatim.

    Mereka adalah Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, S.I.K, M.H., M.Si., Wadirreskrimsus AKBP Hari Resena, S.H., S.I.K., M.Si., Kasubdit Indagsi AKBP Oki Ahadian Purwono,S.I.K., M.H., Kanit III Subdit Indagsi Ditreskrimsus Kompol Donny Kristian Bara’langi, S.I.K., M.M.

    Penghargaan diberikan oleh Kapolda Jawa Timur saat menggelar upacara Hari Kesadaran Nasional di lapangan Mapolda Jatim pada Senin (18/3/2024).

    Lebih Lanjut, Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan telah memberikan penghargaan kepada Satgas Pangan, Anggota Reserse dari Ditreskrimsus Polda Jatim karena dinilai telah melaksanakan tugas dengan baik.

    “Anggota-anggota kita yang menerima penghargaan, itu adalah yang tergabung dalam Satgas Pangan, dan alhamdulillah kita ketahui di Jawa Timur Bapokting ada peningkatan harga memang di pasar, untuk bulan Ramadhan ini tapi tidak signifikan,” jelasnya.

    Kapolda Jatim juga menjelaskan, keaktifan tim Satgas Pangan yang secara langsung turun ke lapangan, memonitor pergerakan Bapokting, baik penimbunan maupun pelanggaran lainnya.

    “Alhamdulillah di Jawa Timur sampai sekarang belum kita temukan pelanggaran maupun kejahatan di bidang perdagangan maupun ekonomi terkait dengan Bapokting,” tegasnya.

    Kapolda Jawa Timur Irjen Imam juga berharap terkait bahan pokok penting (bapokting) dapat dikendalikan harga-harganya hingga menjelang lebaran nanti.

    “Lebaran masih kurang lebih tiga minggu, mudah-mudahan bisa kita kendalikan harga-harga kebutuhan bahan pokok dan bahan penting dimasyarakat menjelang lebaran nanti,” pungkas Kapolda Jatim.

    Selain Tim Satgas Pangan, pada kesempatan tersebut Kapolda Jawa Timur juga memberikan penghargaan kepada 31 Personel lainnya.

    “Tadi juga kita saksikan, ada 35 personel yang menerima penghargaan,termasuk Tim Satgas pangan dan ada yang dari bidang kearsipan, kita Polda Jatim juara satu di tingkat pusat Mabes Polri Alhamdulillah, tadi kita tampilkan juga,” ucap Kapolda Jatim usai upacara bendera.

    Ia berharap hal itu menjadi pemicu, penyemangat anggota yang lain, untuk berbuat lebih baik dan satgas lebih giat lagi. (*)

  • Saat Puasa Ramadhan, Satpol PP Nganjuk Intensifkan Pengawasan di Kafe dan Warung

    Saat Puasa Ramadhan, Satpol PP Nganjuk Intensifkan Pengawasan di Kafe dan Warung

    NGANJUK, KabarNganjuk.com – Walaupun Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk telah mengeluarkan surat edaran yang menyatakan bahwa tempat hiburan seperti karaoke, panti pijat, penjualan minuman keras, dan tempat lainnya harus ditutup selama bulan suci Ramadhan, namun tampaknya masih ada yang nekat membuka usahanya

    Informasi tersebut terungkap setelah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan pemantauan terhadap tempat hiburan malam.

    Di Rejoso, ditemukan dua warung yang menjual minuman keras dan satu tempat karaoke yang masih buka. Petugas Satpol PP melakukan penggeledahan di lokasi karaoke dan menemukan minuman keras dari berbagai merek. Selanjutnya, minuman keras tersebut diamankan oleh petugas.

    Satpol PP segera menutup tempat karaoke tersebut.

    Selain itu, saat menyisir ex-lokalisasi Kandangan, Satpol PP juga menemukan tiga PSK yang diduga sedang bekerja. Petugas meminta mereka untuk membuat surat pernyataan dan langsung dipulangkan.

    Di wilayah Baron, sebuah kafe yang berada di bawah jalan tol juga ramai pengunjung. Melihat hal tersebut, Satpol PP langsung menghentikan musik dan membubarkan pengunjung.

    Di Kertosono, dengan bantuan Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam), Satpol PP menemukan salah satu tempat karaoke yang masih melayani pengunjung.

    Petugas segera memberikan peringatan kepada pemiliknya untuk menutup usahanya selama bulan puasa.

    Sujito, Kepala Bidang Penyidikan dan Penindakan, menjelaskan bahwa monitoring ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas surat edaran Sekda tentang penutupan hiburan malam selama bulan suci Ramadhan. Malam ini, Satpol PP menyisir wilayah Loceret, Bagor, Rejoso, Tanjunganom, Baron, dan Kertosono.

    Belasan botol minuman keras disita dalam operasi malam tersebut.

  • Pimpin upacara Hari Kesadaran Nasional Kapolda Jatim Beri Penghargaan 35 Anggota Berprestasi

    Pimpin upacara Hari Kesadaran Nasional Kapolda Jatim Beri Penghargaan 35 Anggota Berprestasi

    SURABAYA, KabarNagnjuk.com – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs.Imam Sugianto,M.Si kembali memberikan penghargaan kepada anggota Polri dan PNS di Polda Jatim yang dinilai berprestasi.

    Penghargaan tersebut di serahkan saat melaksanakan upacara Hari Kesadaran Nasional di lapangan Mapolda Jatim pada Senin (18/3/2024).

    Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan peringatan hari kesadaran nasional tersebut sedianya jatuh pada hari Minggu 17 Maret, namun Polda Jatim memperingati pada Senin 18 Maret.

    “Tadi kita saksikan, ada 35 personel yang menerima penghargaan. Ada yang dari bidang kearsipan, kita Polda Jatim juara satu di tingkat pusat Mabes Polri Alhamdulillah, tadi kita tampilkan juga,” ucap Kapolda Jatim usai upacara bendera.

    Lebih Lanjut, Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan telah memberikan penghargaan kepada Satgas Pangan, Anggota Reserse dari Ditreskrimsus Polda Jatim.

    “Anggota-anggota kita yang menerima penghargaan, itu adalah yang tergabung dalam Satgas Pangan, dan alhamdulillah kita ketahui di Jawa Timur Bapokting ada peningkatan harga memang di pasar, untuk bulan Ramadhan ini tapi tidak signifikan,” jelasnya.

    Kapolda Jatim juga menjelaskan, keaktifan tim Satgas Pangan yang secara langsung turun ke lapangan, memonitor pergerakan Bapokting, baik penimbunan maupun pelanggaran lainnya.

    “Alhamdulillah di Jawa Timur sampai sekarang belum kita temukan pelanggaran maupun kejahatan di bidang perdagangan maupun ekonomi terkait dengan Bapokting,” tegasnya.

    Ia berharap hal itu menjadi pemicu, penyemangat anggota yang lain, untuk berbuat lebih baik dan satgas lebih giat lagi.

    “Lebaran masih kurang lebih tiga minggu, mudah-mudahan bisa kita kendalikan harga-harga kebutuhan bahan pokok dan bahan penting dimasyarakat menjelang lebaran nanti,” pungkas Kapolda Jatim. (*)

  • Taburkan Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan Polres Madiun dan Bhayangkari Gelar Baksos

    Taburkan Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan Polres Madiun dan Bhayangkari Gelar Baksos

    MADIUN, KabarNganjuk.com – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Kapolres Madiun AKBP M. Ridwan, bersama pejabat utama Polres Madiun dan Bhayangkari Cabang Madiun, melaksanakan kegiatan bakti sosial di Asrama Sekolah Luar Biasa (SLB ) Bananul Amanah, Desa Banjarsari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jum’at (15/3).

    Kegiatan bakti sosial ( Baksos) tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan serta kebahagiaan kepada anak-anak yang berkebutuhan khusus.

    “Sekaligus mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat, khususnya anak-anak yang berada di sini ( SLB), ” ujar AKBP M. Ridwan.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Madiun beserta rombongan memberikan bantuan berupa paket sembako, perlengkapan sekolah, dan beberapa kebutuhan lainnya kepada para siswa dan penghuni Asrama SLB Bananul Amanah.

    Selain itu, mereka juga berinteraksi secara langsung dengan anak-anak dan memberikan semangat serta motivasi untuk tetap berprestasi meskipun dalam kondisi yang berbeda.

    Kapolres Madiun juga mengaku hadir di SLB sebagai bentuk kepedulian Polres Madiun terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus.

    “Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka dan memberikan semangat baru untuk terus belajar dan berkembang,” ujar AKBP M. Ridwan.

    Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Madiun, Ny. Hanny Ridwan, juga turut mengungkapkan kebahagiaannya dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

    “Ini merupakan momen yang sangat berarti bagi kami untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak istimewa ini. Semoga bantuan yang kami berikan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi mereka,” ungkapnya.

    Kegiatan bakti sosial di Asrama SLB Bananul Amanah ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Safari Ramadhan yang diinisiasi oleh Polres Madiun sebagai bentuk komitmen dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di bulan yang penuh berkah ini. (*)

  • 6 Anjing K9 Bantu Lacak Peredaran Narkoba di Pelabuhan Bakauheni, Ini Hasilnya

    6 Anjing K9 Bantu Lacak Peredaran Narkoba di Pelabuhan Bakauheni, Ini Hasilnya

    KabarNganjuk.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri melakukan Operasi Seaport Interdiction di Pelabuhan Bakauheni Lampung. Dalam operasi ini, didukung oleh Polsatwa Korsabhara Baharkam Polri.

    Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Erdi A Chaniaga mengatakan, pelaksanaan kegiatan Operasi Seaport Interdiction yang melibatkan tim K-9 Narkotik Korps Sabhara Baharkam Polri selama 10 hari, dari tanggal 3 Maret 2024 sampai 12 Maret 2024.

    “Hasilnya diamankan delapan orang tersangka dengan barang bukti 80 ribu gram sabu, 1.006 butir ekstasi dan 2.309 gram ganja,” kata Erdi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (16/3/2024).

    Erdi mengatakan, dalam operasi ini menggunakan alat deteksi berupa 6 ekor anjing K9 dengan kemampuan lacak narkoba. Adapun 6 ekor anjing K9 yaitu berasal dari ras tertentu yakni German sheperd, Belgian Melianois dan Lambrador yang mempunyai kekuatan penciuman 600 juta reseptor yang saat ini belum tergantikan dengan alat deteksi apapun.

    “6 ekor anjing K9 ini dikendalikan dengan 6 pawang terlatih dan 8 personel pelindung yang sudah mempunyai kompetensi sertifikasi pawang K9 serta lulusan pelatihan DS ATTA Amerika serikat,” katanya.

    Adapun sasaran operasi yakni kendaran yang melintas menuju penyeberangan kapal fery Pelabuhan Bakauheni, dengan melacak narkoba yang diduga terdapat pada lendaraan, barang bawaan serta orang.

    “Ketika K9 mengedus adanya narkoba akan memberikan kode berupa perilaku menggigit, menggaruk-garuk dan atau menggongong,” ujarnya.

    Selanjutnya barang bukti akan segera diamankan oleh pawang atau pelindung unit K9 untuk selanjutnya tindakan kepolisian oleh penyidik.

    “Selama kegiatan berjalan aman dan kondusif,” ucapnya.

  • Polda Jatim Berhasil Ungkap Dua Kasus Mafia Tanah Lima Orang Ditetapkan Tersangka

    Polda Jatim Berhasil Ungkap Dua Kasus Mafia Tanah Lima Orang Ditetapkan Tersangka

    SURABAYA, KabarNganjuk.com –  Satgas anti mafia tanah Polda Jawa Timur yang berkolaborasi bersama Satgas anti mafia tanah pusat dari Kementrian ATR/BPN kembali berhasil mengungkap praktek mafia tanah di Jawa Timur.

    Dengan demikian hingga Maret 2024 ini Satgas Anti Mafia Tanah Polda Jawa Timur telah berhasil mengungkap sebanyak tujuh kasus tindak pidana pertanahan (mafia tanah).

    Dari hasil ungkap itu Polda Jatim menetapkan Lima orang tersangka dengan total aset sebesar 15.652 meter persegi.

    Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M.Si mengatakan, bahwa Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar tidak ragu mengusut tuntas kasus mafia tanah yang ada di Indonesia.

    Penindakan tegas terhadap para mafia tanah yang diperintahkan oleh Kapolri tersebut juga sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang mana fokus pada memberantas praktek mafia tanah di Indonesia.

    “Di Jawa Timur telah terbentuk satgas anti mafia tanah dimana dalam pelaksanaan tugasnya Polda Jatim berkolaborasi dan bersinergi dengan stakeholder terkait di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota,” kata Irjen Pol Imam Sugianto, Sabtu (16/3/2024).

    Satgas anti mafia tanah Polda Jatim ini kata Irjen Pol Imam Sugianto, telah berkomitmen bersama dalam menindak tegas tindak pidana mafia tanah.

    Lebih jauh disampaikan, Satgas anti mafia tanah Polda Jatim pada tahun 2023 yang lalu telah berhasil mengungkap 14 target operasi khusus kasus pertanahan.

    “Dari target itu kami berhasil menganankan 15 tersangka dan menyelamatkan aset tanah sebesar 11.928.042 meter persegi,” kata Irjen Imam saat konferensi pers yang juga dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono di Polda Jatim, Sabtu (16/3).

    Kemudian di tahun 2024 lanjut Irjen Pol Imam, dalam operasi pencegahan dan penyelesaian tindak pidana yang diselenggarakan Kementrian ATR/BPN telah menentukan 7 target operasi,.

    Masih kata Kapolda Jatim, kali ini satgas anti mafia tanah Polda Jatim telah berhasil mengungkap 2 kasus yang sudah dinyatakan P21 di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Pamekasan.

    Senada dengan Kapolda Jatim, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono, melalui Ketua Satgas Anti Mafia Tanah Pusat Brigjen Polisi Arif Rachman mengatakan, pengungkapan dilakukan di dua Kabupaten wilayah Jatim.

    “Pertama di Banyuwangi, yang terjadi pada 18 Januari 2023, mengamankan dua tersangka yaitu P (54) warga Kelurahan Sobo, Banyuwangi dan PDR (34) warga Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi,” ujarnya.

    Atas kejadian ini terbit 29 SHM sehingga kerugian korban sebesar 17 Miliar dan luas tanah 14.250 meter persegi.

    “Sedangkan potensi kerugian negara dari bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) dan pajak penghasilan (PPH) sebesar Rp 500 juta,” terang Brigjen Pol Arif Rachman.

    Sementara di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur melibatkan tiga orang tersangka masing masing, B (57) warga Desa Panempan, Pamekasan, yang berperan menjadi makelar menjual tanah dan mendapatkan keuntungan Rp 45 juta.

    Dua tersangka lain, MS (53) berperan sebagai penghubung antara Suliha (almarhumah) dengan tersangka B dalam melakukan penjualan tanah dan mendapatkan keuntungan Rp 600 juta.

    “Dan satu lagi S (51) berperan membantu tersangka MS dalam melakukan penjualan tanah dengan keuntungan Rp 15 juta,” bebernya.

    Kontruksi kasusnya hampir sama dengan yang terjadi di Banyuwangi.

    Di Pamekasan, satu bidang tanah luas 1.418 meter persegi telah terbit SHM Nomor 476 atas nama Devitli tahun 1999.

    “Dari peristiwa ini kerugian korban Devitli dan ahli waris dengan luas tanah 1.402 meter persegi,” pungkasnya.

    Pada kesempatan itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono menyebut target operasi mafia tanah tahun 2024 di seluruh Indonesia dipastikan meningkat.

    “Tahun lalu (2023) kami target operasi 60 kasus, tahun ini mengalami peningkatan sebesar 82 kasus,” ujar AHY di Polda Jatim.

    Adapun kerugian dari target operasi yang ditentukan itu mencapai Rp1,7 Triliun dengan luas bidang tanah sekitar 4.500 hektare di Indonesia. (*)

  • Ops Keselamatan Semeru 2024 di Bulan Ramadhan Polresta Malang Kota Berbagi Takjil Ajak Pengendara Tertib Lalin

    Ops Keselamatan Semeru 2024 di Bulan Ramadhan Polresta Malang Kota Berbagi Takjil Ajak Pengendara Tertib Lalin

    KOTA MALANG, KabarNganjuk.com – Melaksanakan Operasi Keselamatan Semeru 2024 Satlantas Polresta Malang Kota mengajak masyarakat terutama pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas.

    Ajakan itu disampaikan oleh petugas gabungan yang melaksanakan operasi sambil membagikan takjil kepada pengendara yang melintas di depan Mapolresta Malang Kota.

    Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto mengatakan, pada Operasi Keselamatan Semeru 2024 kali ini juga dimanfaatkan untuk berbagi berkah kepada para pengendara.

    “Operasi kali ini bertepatan dengan bulan puasa Ramadhan 1445 H, jadi kami sampaikan himbauan tertib lalulintas, sambil berbagi takjil,” ujar Kompol Aristianto, Jumat sore (15/3).

    Kasatlantas Polresta Malang Kota yang memimpin operasi ini juga menjelaskan, bagi-bagi takjil salah satu cara mendekatkan diri kepada masyarakat pengguna jalan untuk melakukan edukasi dan sosialisasi tentang keamanan,keselamatan,ketertiban dan kelancaran lalulintas (Kamseltibcarlantas).

    “Mencegah tidak harus dengan penindakan, namun perlu adanya pendekatan dan perhatian pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan menaati peraturan lalu lintas,” tambah Kompol Aristianto.

    Ia mengatakan pembagian takjil ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Satlantas Polresta Malang Kota setiap bulan Ramadhan.

    “Operasi ini fokus pada pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan fatalitas tinggi, seperti pelanggaran kecepatan, penggunaan ponsel saat mengemudi, dan tidak menggunakan helm” pungkas Kompol Aristianto. (*)