Blog

  • Sebanyak 27 Personel Satreskrim Polres Jember Terima Penghargaan dari Bupati

    Sebanyak 27 Personel Satreskrim Polres Jember Terima Penghargaan dari Bupati

    JEMBER, KabarNganjuk.Com – Bupati Jember, Hendy Siswanto menilai kinerja Satreskrim Polres Jember dalam menangani permasalahan yang ada di wilayah Kabupaten Jember cukup baik.

    Tugas dan wewenang yang diemban Satreskrim Polres Jember menurut Bupati Jember sudah dilaksanakan dengan tanggung jawab dan bijaksana dalam menangani kasus.

    “Warga masyarakat cukup terbantu dengan kinerja personel Kepolisian dalam hal ini Satreskrim Polres Jember, terutama yang menyangkut penanganan permasalahan ataupun kasus kejahatan,” ujar Bupati, Selasa (14/3).

    Atas dasar tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto berusaha menunjukkan apresiasi dengan cara memberi penghargaan kepada anggota polisi yang kinerjanya berdampak bagi masyarakat.

    Sebanyak 27 personel Polisi yang mendapat penghargaan dari orang nomor satu di Kabupaten Jember itu.

    “Kerjanya luar biasa. Terutama untuk menciptakan kestabilan sosial, memberi rasa keamanan dan penegakan hukum berjalan sangat bagus,” ungkap Bupati.

    Terdapat 7 kategori penghargaan yang diberikan kepada para penegak hukum tersebut.

    Diantaranya penghargaan atas keberhasilan menyelesaikan konflik massal antar petani kopi, pendampingan anak dan perempuan korban kekerasan dan penyelamatan satwa liar yang dilindungi.

    Selain itu juga terkait penanganan cepat terhadap aksi kriminalitas, inovasi digital dalam menerima laporan masyarakat, antisipasi bentrok antar perguruan silat, dan peran aktif edukasi pencegahan tindak pidana korupsi ASN di Pemkab Jember.

    Bupati Jember Hendy Siswanto secara langsung menyerahkan beragam sertifikat penghargaan tersebut melalui pertemuan yang bertempat di pendopo Wahya Wibawa Graha.

    Penerima penghargaan secara simbolik diterima oleh Kasat Reskrim AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama, Kanit Pidsus Ipda Dwi Sugiyanto, Kanit Pidum Ipda Bagus Dwi Setiawan, dan Kanit Pidter Ipda Kukun Waluwi.

    “Kami atas nama Bupati dan warga Jember memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran kepolisian kaitan penanganan problem-problem di Kabupaten Jember,” ungkap Bupati Jember.

    Ia menyebut, paling keren penanganan peristiwa yang sempat membuat pemerintah Kabupaten Jember deg-degan, yaitu konflik sampai pembakaran rumah-rumah di Desa Mulyorejo.

    “Alhamdulillah sudah selesai,semua pelakunya tertangkap, konfliknya redam, ini penanganan Kepolisian yang menurut saya sangat luar biasa,” tuturnya.

    Harapan bupati Jember Hendy Siswanto, penghargaan darinya bakal menyemangati Polisi dalam meningkatkan layanan hukum kepada masyarakat.

    Ia merasa Pemkab Jember sangat terbantu mengatasi banyaknya aspek persoalan yang terjadi.

    Bupati Jember menyebut dukungan sangat inten dari kepolisian bukan hanya keamanan, tapi juga yang menyangkut perekonomian.

    “Kita dengan Forkopimda termasuk Pak Kapolres selalu koordinasi bekerjasama menangani inflasi daerah. Kita butuh bantuan semua pihak, karena tidak bisa bekerja sendiri,” ucapnya.

    Sementara itu AKP Dika Hadiayan selaku pimpinan Satreskrim menyambut baik penghargaan dari Hendy.

    Menurutnya, hal itu sebagai bentuk respek terhadap para anggota kepolisian yang telah berupaya memberi pelayanan untuk masyarakat.

    “Tentu ini akan memotivasi anggota kami. Karena mereka yang bekerja di lapangan setidak-tidaknya mendapat kebanggaan,” ulasnya.

    Perwira lulusan Akpol tahun 2012 itu berpesan kepada seluruh anggota Polisi yang memperoleh penghargaan tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian tersebut.

    AKP Dika menekankan, kedepan mereka harus terus meningkatkan performa sebagai penegak hukum. (**)

  • TNI Polri Bersama Perangkat Desa dan Tokoh Masyarakat Redam Isu Santet di Situbondo

    TNI Polri Bersama Perangkat Desa dan Tokoh Masyarakat Redam Isu Santet di Situbondo

    SITUBONDO, KabarNganjuk.Com – Polres Situbondo Polda Jatim melalui Polsek Banyuputih berhasil memediasi dua orang warga Sumberejo kecamatan Banyuputih yang berselisih karena dipicu isu tuduhan memiliki ilmu santet.

    Mediasi tersebut menghadirkan Kades diwakili Kasi Pemdes, DPD Sumberejo, Bhabinkamtibmas Bripka Danial Mulya, Babinsa Sery H. ALif, dan Kadus Leduk.

    “Langkah mediasi dilakukan untuk meredam isu santet agar tidak terjadi tindakan penghakiman oleh masyarakat yang diakibatkan isu tidak benar,“ kata Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Iptu Achmad Soetrisno, Senin (13/3/23)

    Iptu Soetrisno juga menerangkan bahwa kasus ini terjadi karena dipicu adanya tuduhan salah sesorang warga terhadap warga lainnya yang masih satu kampung yang dianggap memiliki ilmu santet.

     

    Akibat tuduhan tersebut nyaris terjadi perkelahian namun berhasil diredam oleh Ketua RT kemudian dilakukan mediasi yang dihadiri Pemdes, Tomas, Toga dan juga TNI Polri di Banyuputih.

    “ Alhamdulillah dengan respon cepat dan sinergi 3 Pilar Kamtibmas, kedua belah pihak sudah ada kesepakatan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan. Warga yang membuat tuduhan ilmu santet sudah meminta maaf dan berjanji kedepannya akan berhati-hati dalam berkomentar,“jelas Iptu Achmad Soetrisno

    Lebih lanjut, Iptu Achmad Soetrisno mengatakan, TNI Polri bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat di kecamatan Banyuputih akan terus berperan aktif untuk memberikan edukasi kepada warga agar permasalahan rumor santet tidak membesar lagi.

    “Kami bersama tiga pilar secara rutin akan memberikan himbauan dan edukasi kepada masyarakat apbila ada permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan secara bersama-sama dengan musyawarah agar tidak muncul spekulasi atau infromasi yang tidak benar sehingga menimbulkan keresahan warga “ pungkasnya. (*)

  • Polres Nganjuk Tangkap Penggali Sumur Diduga Edarkan Pil Koplo

    Polres Nganjuk Tangkap Penggali Sumur Diduga Edarkan Pil Koplo

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Unit Opsnal Satresnarkoba Polres Nganjuk menangkap pria terduga pengedar narkoba, yakni AP (23) pada Senin (13/3/2023). Pria yang berprofesi sebagai penggali sumur asal Desa jati, Kecamatan tarokan, Kabupaten Kediri itu diamankan bersama barang bukti 100 butir pil koplo.

    AP (23) ditangkap saat sedang melakukan transaksi di salah satu warung kopi termasuk Desa Jetis Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk dan kedapatan membawa 100 butir pil koplo yang dikemas dalam kantong plastik.

    Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk AKP Joko Santoso, S.Sos. M.H. membenarkan penangkapan AP (23) tersebut oleh anak buahnya. Ia menyebut penangkapan pelaku berasal dari informasi yang masuk melalui program Wayahe Lapor Kapolres (WLK) di nomor Whatsapp 081331342003.

    “Pelaku AP bisa kami tangkap karena partisipasi masyarakat yang mau peduli dengan lingkungannya dan melapor ke WLK. Tentunya kami berterima kasih kepada masyarakat yang mau membantu upaya pemberantasan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Nganjuk,” ucap AKP Joko.

    “Saat ini pelaku beserta barang buktinya diamankan di Polres Nganjuk untuk dimintai keterangan dan pendalaman guna mengungkap jaringannya yang lebih luas mengingat pelaku berasal dari luar wilayah Nganjuk.

    Kepada pelaku dikenakan UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara dan denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar dan UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar. (acha)

  • AKP. I Gusti AG. Ananta P. Menyesalkan Kejadian Pengeroyokan atau Main Hakim Sendiri

    AKP. I Gusti AG. Ananta P. Menyesalkan Kejadian Pengeroyokan atau Main Hakim Sendiri

    Nganjuk, KabarNganjuk.com – Senin (13/3/2023). Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasat Reskrim Polres Nganjuk Polda Jatim AKP. I Gusti AG. Ananta P., S.H., S.I.K., M.H. mengungkapkan pihaknya telah menangkap sejumlah pelaku Pengeroyokan di wilayah Ngatos Kabupaten Nganjuk.

    “Dalam waktu kurang dari 1 x 12 Jam kami telah mengamankan 6 orang pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan meninggalnya korban yakni M I (23), M S (47), A S (59), M B (29), R G (27) dan SL (45) semuanya warga Desa Blongko,” kata AKP. I Gusti.

    Ia menambahkan Pengeroyokan atas nama korban Jamal ( 58) alamat Desa Blongko Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk terjadi pada Sabtu 11 Maret 2023 sekira pukul 02.00 wib diduga berawal dari para pelaku yang memergoki korban yang akan melakukan percobaan pencurian hewan ternak di lingkungan mereka.

    Kasat Reskrim menyesalkan kejadian pengeroyokan atau main hakim sendiri tersebut sampai merenggut nyawa korban sehingga menimbulkan masalah hukum bagi para pelakunya, serta menghimbau agar masyarakat tidak main hakim sendiri.

    Seharusnya masalah ini bisa diatasi dengan melapor ke pihak berwajib atau ke Wayahe Lapor Kapolres (WLK) 0813 3134 2003.

    “Kami masih mendalami perkara ini, dan kepada pelaku lain yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DOP) saya imbau agar segera menyerahkan diri secara sukarela supaya masalah ini bisa segera selesai,” katanya.

    Kepada pelaku Pengeroyokan Yang Menyebabkan Korban Meninggal Dunia selanjutnya dikenakan Pasal 170 ayat (2) ke-3 dan atau 406 KUHP diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun. (Acha)

  • Kepergok Warga, Terduga Pencurian Kambing Harus Bernasip Naas

    Kepergok Warga, Terduga Pencurian Kambing Harus Bernasip Naas

    KabarNganjuk.com- Enam orang diduga pelaku pengeroyokan terhadap JML, yang diduga warga, JML adalah pelaku percobaan pencurian Kambing di Desa Blongko Kecamatan Ngetos, hingga warga melakukan pengeroyokan yang menyebabkan JML harus kehilangan nyawa ( 10/03/2023).

    Atas kejadian pengeroyokan di Desa Blongko Kecamatan Ngetos, yang menyebabkan diduga pelaku pencurian kambing berinisial JML harus kehilangan nyawa pada malam itu juga, ini dijelaskan Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP. I Gusti A.G Ananta saat melaksanakan doorstop di ruangan Kasat Reskrim Polres Nganjuk (13/03/2023).

    AKP I Gusti A.G Ananta menjelaskan bahwa kejadian bermula sekira pukul 00. 00 Wib, yang pada saat itu JML diduga warga adalah pelaku percobaan pencurian Kambing di Desa tersebut.

    Lebih lanjut dijelaskan AKP. Gusti, bahwa kejadian tersebut pada Hari Jumat 10 Maret 2023 sekira pukul 00. 00 Wib, kepergok warga sedang melakukan percobaan pencurian Kambing, dan pada saat itu diketahui juga oleh Oknum Perangkat Desa, dan bersama warga langsung main hakim sendiri dan hingga ahkirnya pelaku percobaan pencurian meninggal dunia ” ujarnya

    ” Saat itu Babinsa dan Babinkantibmas juga mendatangi TKP, dan warga sudah menggotong tersangka di bawa ke sebuah makam yang berjarak kurang lebih 50 Meter dari TKP, maunya warga tersangka mau dibakar tapi tidak jadi, hanya motornya saja yang dibakar ” jelas AKP. Gusti.

    ” Karena pada saat itu Babinsa beserta Babinkamtibmas menyetop perbuatan warga tersebut untuk tidak main hakim sendiri, tapi tersangka sudah meninggal dunia, dan hari itu, kurang dari 24 , jajaran Polres Nganjuk beserta Polsek Ngetos langsung melakukan ungkap kasus terkait pelaku yang melakukan pengeroyokan hingga menyebabkan pelaku meninggal dunia ” lanjutnya.

    ” Dari ungkap kasus tersebut berhasil mengamankan 6 orang tersangka pengeroyokan yang menggunakan kayu dan batu, diantaranya adalah M I ( 23) Alamat Dusun Blongko Desa Blongko Kecamatan Ngetos, M S (47 ), A S (59 ), M B (29 ), R G (27 ), SL (45 ), semua beralamat yang sama ” lanjut AKP. Gusti.

    Lebih lanjut dijelaskan bahwa setidaknya 7 orang pelaku lainnya masih DPO, dan kita minta untuk segera menyerahkan diri, karena telah melanggar Pasal 170 Ayat 3, juga Pasal 406 karena sempat mau membakar pelaku tersebut ” tambahnya.

    “Bila mana pelaku sebelumnya pernah melakukan pencurian, di harap warga untuk bisa segera melaporkan, dan tidak diharapkan untuk main hakim sendiri, kita tetap sesuai aturan yang berlaku ” pungkasnya.

  • DPRD Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Pengangkatan & Pengesahan Wabup Menjadi Bupati

    DPRD Nganjuk Gelar Rapat Paripurna Pengangkatan & Pengesahan Wabup Menjadi Bupati

    KabarNganjuk.com– Dalam rangka Pengesahan dan Penetapan Rancangan Keputusan DPRD kabupaten Nganjuk tentang Usulan pengangkatan dan pengesahan Wakil Bupati Nganjuk menjadi Bupati Nganjuk sisa masa jabatan Tahun 2018-2023 dan Usulan pemberhentian DR. Drs. H. Marhaen Djumadi, SE. SH. MM. MBA. sebagai Wakil Bupati Nganjuk masa Jabatan Tahun 2018, DPRD menggelar Rapat Paripurnadi gedung DPRD Nganjuk, Jumat (10/03/2023).

    Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tatit Heru Tjahjono ini, dihadiri Forkopimda, Anggota DPRD, dan OPD se Kabupaten Nganjuk.

    Dalam rapat tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk mengatakan, bahwa dalam pengesahan dan penetapan tersebut membutuhkan waktu, “Kita tau surat turun dari Kemendagri tanggal 07 Maret, dari tanggal 07 kemarin keputusan dari MK dulu tanggal 06 kemudian diajukan Gubernur Pusat 9 dan 7 Maret, harapan kami ini semua sudah tanda tangan pimpinan hari ini bisa langsung dikirim ke Gubernur dan harapannya secepatnya ada persetujuan dari dalam negeri dan nanti ada pelantikan,” ungkapnya.

    “Dalam proses pengajuan, alhmdlulilha berjalan lancarPelantikan secara teknis di Nganjuk.
    tidak ada penolakan. Sementara yang kemarin ini, pemberhentian tetap ya hari ini setelah ikrar, ini pemberhentian tetap Novi Rahaman Hidayat, yang kedua pengusulan Plt. Bupati atau Wakil Bupati menjadi Bupati, yang ketiga pemberhentian Wakil Bupati,” pungkas Tatit.

    Sementara Plt Bupati Marhaen djumadi yang memiliki sisa waktu jabatan setengah tahun mempunyai program prioritas yang difokuskan yaitu pertanian agropolitan, yang harus kita dorong dalam sisa waktu 6 bulan itu.

    “Infrakstruktur hitungan saya kurang lebih 7% harus kita dorong bersama-sama. Termasuk kita berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Pusat dalam rangka membantu pembangunan nganjuk lewat DAK lewat BK Provinsi termasuk optimalisasi APBD di Kabupeten Nganjuk,” tuturnya.

  • Tekait Kasus Robot Trading Wahyu Kenzo crazy rich Surabaya, Polisi Telah Terima 689 Aduan

    Tekait Kasus Robot Trading Wahyu Kenzo crazy rich Surabaya, Polisi Telah Terima 689 Aduan

    KabarNganjuk.com- Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto bersama Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan perkembangan terkait kasus robot trading yang menyeret Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo, crazy rich Surabaya.

    Disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto bahwa Polda Jatim dan Polresta Malang Kota telah membuka layanan pengaduan atau Hotline terkait kasus ini.

    “Update terkait dengan robot trading Wahyu Kenzo, kemarin sesuai dengan petunjuk bapak Kapolda Jawa Timur Irjenpol Dr. Toni Harmanto, bahwa Polda Jatim beserta Polresta Malang Kota membentuk Hotline pengaduan dengan nomor 081137802000,” jelasnya saat ditemui usai kegiatan Anev Sitkamtibmas di Hotel Aston Madiun,Kamis (9/3).

    Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menambahkan. Sampai dengan hari ini Kamis (9/3/2023) pukul 16.00 WIB, pihaknya sudah menerima sekitar 689 aduan.

    Sementara itu Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, pihak Polresta Malang Kota masih membuka Hotline dan masih menerima pengaduan masyarakat terkait kasus investasi bodong robot trading, Auto Trade Gold (ATG).

    “Kami hari ini melakukan pemeriksaan tambahan terhadap tersangka. Ini mungkin akan ada penambahan untuk tersangka lain,” ungkap Kapolresta Malang Kota.

    Untuk update hari ini,lanjut Kombes Budi Hermanto bahwa pihak tersangka menyerahkan kepada penyidik tiga unit kendaraan roda empat, diantaranya Toyota Alphard, Toyota Innova dan BMW.

    “Nah ini masih kita kembangkan, kemarin setelah rilis kami juga melakukan pendalaman interogasi, ada beberapa aset seperti Rumah, tanah, yang juga akan kita kumpulkan,”jelas Kombes Budi Hermanto.

    Menurut Kombes Budi Hermanto, penyidikan ini selain dari proses hukum, pihaknya harus memikirkan tentang keadilan bagi korban.

    “Mungkin suatu konsep yang akan kita gambarkan bagaimana keadilan bagi korban itu di terima, baik secara untuh atau sebagian yang sudah di investasikan ini bisa di kembalikan, tapi kita tidak ingin melanggar suatu regulasi ketentuan perundang undangan,”tambah Kombes Budi Hermanto.

    Kapolresta Malang Kota itu mengungkapkan jika sampai dengan saat ini pihaknya terus meakukan pendalaman terhadap tersangka dan secara maraton akan mengundang beberapa saksi diantaranya Istri tersangka, bagian keuangan dan orang-orang Manager yang ada di perusahaan ATG itu sendiri.

    “Sesuai dengan ijin dari perusahaan kita akan lihat domisilinya apakah memang sesuai dengan alamat domisili tentang badan hukum kita akan cek semuanya, termasuk aset, alat legalitas dari perusahaan tersebut,” pungkas Kombes Budi. (hmd/red)

  • Pelantikan & Pelatihan Kader Lanjutan III, Ini Harapan Ketum Pengurus Besar PMII

    Pelantikan & Pelatihan Kader Lanjutan III, Ini Harapan Ketum Pengurus Besar PMII

    KabarNganjuk.com– Dengan menggakat tema akselerasi sinergitas gerakan, dalam mengoptimalkan daerah, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PMII Nganjuk menggelar pelantikan dan pelatihan kader lanjutan III, Kamis (09/03/2023).

    Pelantikan dan pelatihan kader lanjuta III yang digelar di Pendopo Kabupaten Nganjuk itu, dihadiri Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Forkopimda Nganjuk, Ketua Umum Pengurus Besar PMII, Pengurus Koordinasi Cabang Jatim, Ketua PC PMII Nganjuk, Bawaslu, PCNU Nganjuk dan serta seluruh Pengurus PMII Nganjuk.

    Arisa Baitul Hanif yang baru saja dilantik menjadi Ketua Pengurus Cabang PMII Nganjuk oleh Pengurus Besar PMII mengatakan, bahwa dengan amanah yang diterimanya ini, dirinya akan bersinergi dengan berbagai pihak dalam mengimplementasikan nilai – nilai yang terkandung dalam PMII.

    Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Besar PMII
    Muhammad Abdullah Syukri juga mengatakan bahwa pertemuan kali ini juga sebagai ajang silaturahmi, yang diharapkan membawa speed yang baru diwilayah Kabupaten Nganjuk.

    “Dengan digelarnya Pelantikan ini, diharapkan lebih kompetensif dan dapat membuat program – program yang kreatif dan inovatif,” ujarnya.

    “Selain itu kami juga berpesan kepada Sahabat Nganjuk untuk selalu kompak, kreatif, inovasi dan selalu sukses,” pungkasnya.(nur/sil)

  • Pemdes Mojorembun Beri Perhatian Pada Para Lansian Dengan Menggelar Posyandu

    Pemdes Mojorembun Beri Perhatian Pada Para Lansian Dengan Menggelar Posyandu

    Rejoso, KabarNganjuk.com- Beri perhatian dan tumbuhkan rasa semangat pada para Lansia, serta menjaga kesehatan secara rohani maupun jasmani, Pemerintah Desa Mojorembun Kecamatan Rejoso, mengadakan Posyandu Lansia yang bertempat di Pendopo Desa Mojorembun dan diikuti kurang lebih 60 warga Lansia Dusun Mojorembun (08/03/2023).

    Kegiatan Posyandu Lansia ini juga dibantu pula Tenaga Medis Kesehatan dari Desa, dibantu juga dari Kader – Kader Posyandu Desa, dengan bertujuan untuk selalu menjaga dan mengecek kesehatan para Lansia di Desa Mojorembun, seperti apa yang di sampaikan Ketua Penggerak PKK Desa Mojorembun Atika Widiastuti, bahwa kegiatan ini dilakukan setiap Bulan sekali dan diikuti semua Lansia, guna menjaga kesehatan para Lansia di Desa, terutama di usia 55 Tahun keatas, menjadi sasaran disini ” ujarnya.

    Lebih lanjut dijelaskan Atika, terutama yang punya penyakit dan yang punya masalah dalam hal Kesehatan, Hari ini kita lakukan penimbangan berat badan, pengecekan Gula Darah gratis, jadi semua sasaran dicek Gula Darahnya secara gratis, juga untuk pengecekan yang lain seperti Kolestrol, Asam Urat ” jelasnya.

    ” Kemudian juga untuk mendeteksi penyakit – penyakit yang telah diderita, jadi kita punya semacam Program Medis untuk mendeteksi rutin di setiap Bulannya, dan untuk Posyandu Lansia dan Balita dibantu dari Tenaga Kesehatan dari Desa dan juga dibantu Ibu – Ibu Posyandu ” lanjut Atika.

    ” Dan saya berharap semoga Lansia di Desa Mojorembun menjadi Sehat, dan jika punya masalah dengan Kesehatannya bisa segera terdeteksi secara dini, dan untuk penanganan awal bisa kita tangani, sedangkan untuk penanganan lanjutan bisa kita serahkan ke Puskesmas Kecamatan atau ke Rumah Sakit, dengan harapan, semua Lansia bisa mendapatkan penanganan yang optimal di Desa ” harapnya.

    Sedangkan Dini ( 70 ) salah satu Lansia mengatakan, bahwa Hari ini para Lansia melakukan Senam juga Bernyanyi, dan semua dicek kesehatannya habis itu kita diberi nasi sama buah. ” Semoga masyarakat lansia di Mojorembun sehat – sehat selalu ” ujarnya.(red)

  • Gerak Cepat Polisi Bersama TNI dan BPBD,  Berhasil Selamatkan 19 Warga Terjebak di Sungai Brantas

    Gerak Cepat Polisi Bersama TNI dan BPBD, Berhasil Selamatkan 19 Warga Terjebak di Sungai Brantas

    TULUNGAGUNG, KabarNganjuk.Com – Tradisi Pladu Ikan atau mencari ikan di bantaran sungai Brantas ini terjadi saat penggelontoran air atau flashing yang dilakukan di Waduk Wlingi dan Lodoyo Blitar.

    Seperti halnya yang terjadi pada Senin (6/3/23) ada belasan warga terjebak akibat kurang hati hatinya saat mencari ikan yang mabuk akibat dari prosesi flushing.

    Kapolres tulungagung AKBP Eko Hartanto SIK, MH melalui Waka Polres Tulungagung KOMPOL Dodik Tri Hendro Siswoyo, SH SIK MIK, yang memimpin evakuasi membenarkan bahwa akibat adanya proses Flushing sungai Brantas ada sekitar 19 warga yang terjebak di tengah sungai Brantas karena pada saat mencari ikan debit air sungai brantas naik.

    Adapun 19 warga yang terjebak di Das Brantas antara lain 12 orang di Das Brantas wilayah Desa Sambirobyong Kecamatan Sumbergempol dan 7 orang di Das Brantas Desa Bulusari Kecamtan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung

    Atas kejadian tersebut anggota Polres Tulungagung yang dipimpin oleh Waka Polres Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo SH SIK, MIK bergerak cepat bersama TNI, BPBD dan Basarta serta warga masyarakat sekitar das brantas untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak di tengan aliran sungai brantas.

    Evakuasi warga terjebak di aliran sungai brantas mulai pukul 18.30 Wib sampai pukul 22.00 Wib

    “Alhamdulillah, berkat kesigapan dan kerjasama antara Polres Tulungagung, BPBD dan basarta serta warga masyarakat sekita Das Brantas ke 19 warga berhasil di evakuasi dengan selamat,”ujar Kompol Dodik.

    Selain mengevakuasi warga, pihaknya juga terus memantau dan menghimbau kepada warga masyarakat sekitar Das Brantas agar berhati hati saat mencari ikan.

    “Terutama pada saat proses Flushing atau pladu, jangan sampai ada korban dari warga masyarakat,” pungkas Kompol Dodik.(*)

  • Hj. Sadarestuwati : Jembatan Gantung Di Desa Putren Dibagung Atas Usulan Masyarakat

    Hj. Sadarestuwati : Jembatan Gantung Di Desa Putren Dibagung Atas Usulan Masyarakat

    Sukomoro, KabarNganjuk.com- Jembatan Gantung yang menghubungkan antara Dua Desa yaitu Desa Putren dan Ngrandu, dibangun melalui aspirasi dari Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur VIII Fraksi PDI Perjuangan Hj. Sadarestuwati, dan telah diresmikan pada hari Senin (06/03/2023).

    Sebelum diresmikannya jembatan Gantung di Desa Putren Kecamatan Sukomoro ini, masyarakat harus memutar jalan hingga beberapa Kilo Meter untuk melakukan berbagai aktifitasnya.

    Selain Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur VIII Hj. Sadarestuwati, turut serta dalam peresmian tersebut afalah Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, Camat Sukomoro, Kepala Desa Putren, Kapolsek beserta jajaran Koramil Sukomoro, dan juga dihadiri warga dari Desa Putren dan Desa Ngrandu.

    Disela – sela acara tersebut, Anggota DPR RI Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan Dapil VIII Hj. Sadarestuwati mengatakan bahwa Jembatan Gantung ini adalah usulan dari masyarakat, juga usulan Kepala Desa Putren, agar dibuat Jembatan.

    “Jembatan ini untuk mempercepat pertumbuhan perekonomian masyarakat, khususnya ke 2 Desa tersebut, dan juga nantinya bisa dijadikan potensi Wisata Desa, dan tentunya juga bisa menghidupkan UMKM – UMKM yang ada di Desa Putren dan Desa Ngrandu, karena Jembatan yang dibangun dengan dana kurang lebih 4 Milyar ini dibangun dengan desain yang indah, tinggal sedikit sentuhan dari Daerah akan lebih indah” ujarnya.

    Sementara, Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi atas nama masyarakat Nganjuk, mengucapkan terimakasih kepada Hj. Sadarestuwati Anggota DPR RI Jawa Timur yang selalu berjuang untuk masyarakat Nganjuk, dan selalu komitmen untuk masyarakat kecil.

    “Untuk masyarakat Nganjuk, pembangunannya, infrastuktur yang efektif, efisien dan tepat, sesuai dengan kebutuhan masyarakat Nganjuk, dan untuk menyejahterakan masyarakat Nganjuk,” ungkapnya.

    Pada kesempatan yang sama, Tatit Heru Tjahjono selaku Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk mengajak untuk bersama – sama untuk saling berkomitmen. ” Dan ketika komitmen ini kita bangun, saya yakin bisa menjadi maju, sukses, dan masyarakat menjadi makmur ” ujarnya.

    ” Bisa sinergi antara Anggota DPRD Kabupaten, sehingga bisa terkoneksikan program dari Kabupaten lewat DPRD Kabupaten” pungkasnya.(red)

  • Gabungan Polsek Rejoso dan Polsek Gondang Berhasil Ungkap Kasus Curanmor

    Gabungan Polsek Rejoso dan Polsek Gondang Berhasil Ungkap Kasus Curanmor

    Nganjuk, KabarNganjuk.Com– Senin (6/3/2023), Gabungan Polsek Rejoso dan Polsek Gondang, Polres Nganjuk berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) TKP di areal persawahan masuk Dusun Tinampuh Desa Puhkerep, Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk.

    Kapolsek Rejoso AKP. Gendut Wisoko, S.H., mengungkapkan kejadian curanmor korban atas nama Samijan warga Desa Tinampuh tersebut terjadi pada Selasa (28/2/ 2023) di ketahui sekira pukul 16.00 wib dan dilaporkan ke Polsek Rejoso Jumat (3/3//2023).

    “Terungkapnya perkara ini berkat informasi dari masyarakat melalu program “ Wayahe Lapor Kapolres” Whatsapp 081331342003, diperkuat dengan kesaksian beberapa orang saat dilakukan penyelidikan,” kata AKP. Gendut.

    Ia menambahkan dari informasi yang didapat selanjutnya Polsek Rejoso dan Polsek Gondang membentuk tim gabungan dan berhasil menangkap SP(48) warga Desa Talun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk bersama barang bukti motor Yamaha Jupiter Z warna hitam.

    “Saat ini pelaku dan barang buktinya sudah kami amankan di Polsek Rejoso, keterangan sementara pelaku dapat mengambil motor karena kuncinya masih tertancap, untuk itu saya mengimbai masyarakat untuk lebih hati-hati saat memarkir motor,” katanya.

    Kepada SP(48) dikenakan undang – undang pidanan sebagaimana bunyi pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (acha)

  • Dorong Perekonomian di Nganjuk, Plt. Bupati Resmikan Bramasta Mart2 di Desa Talun Rejoso

    Dorong Perekonomian di Nganjuk, Plt. Bupati Resmikan Bramasta Mart2 di Desa Talun Rejoso

    Rejoso, KabarNganjuk.com- Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi resmikan Bramasta Mart 2 yang berada di Desa Talun Kecamatan Rejoso untuk menampung produk – produk UMKM di wilayah Kabupaten Nganjuk, terutama di wilayah Kecamatan Rejoso – Gondang, Sabtu (04/03/2023).

    Peresmian yang disuguhkan dengan berbagai hiburan, mulai Barongsai, Seni Jaranan dan Elekton ini, diharapkan bisa mendobrak perekonomian di Kabupaten Nganjuk, dan diharapkan bisa mengembangkan produk – produk UMKM di Bramasta Mart.

    Hal itu juga disampaikan Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi usai melaunching Bramasta Mart 2 di Desa Talun milik Khoirul, mengatakan bahwa dirinya sangat bangga karena hari ini bisa meresmikan Bramasta Mart 2, karena nantinya diharapkan, pertumbuhan ekonomi di Nganjuk bisa lebih bagus dengan adanya Bramasta Mart.

    ” Di Bramasta Mart juga ada produk – produk lokal Nganjuk, ini yang kita dorong kepada UMKM di Nganjuk, harus mau dan bisa masuk di Mini maket – Mini Maket di Kabupaten Nganjuk ” ujar Plt. Bupati.

    ” Dan bila tidak mau mending ditutup, karena apa?, sudah pro dengan produk – produk lokal Nganjuk, maka dari itu saya atas nama Pemerintah Kabupaten Nganjuk, senang dan bangga hari ini sudah meresmikan Mini Maket Bramasta Mart 2, karena sekarang ini orang sudah mencari suasana baru untuk berbelanja ” jelasnya.

    Lebih lanjut di jelaskan Kang Marhaen sapaan Plt. Bupati Nganjuk, ” Kami dari Pemkab Nganjuk juga mendorong belanja – belanja Pemkab, mengunakan E – Katalog, maka produk UMKM itu bisa di jual di Pemda lewat E – Katalog, ekonomi orang kecil harus tumbuh, dan masyarakat harus semakin sejahtera ” harapnya.

    Sedangkan Ny. Khoirul pemilik Bramasta Mart 2 di Desa Talun mengatakan bahwa agar ini nantinya bisa bermanfaat bagi pembeli, dan UMKM – UMKM di Nganjuk kami silahkan dan kami fasilitasi di Bramasta Mart 2, dan setiap belanja Rp. 100. 000, kami akan memberikan kupon berhadiah ” ujarnya.(red)

  • Pelantikan BAMUSI Se-Jatim, Tatit Heru Tjahjono : Nganjuk Harus Menang Spektakuler

    Pelantikan BAMUSI Se-Jatim, Tatit Heru Tjahjono : Nganjuk Harus Menang Spektakuler

    KabarNganjuk.com- Konsolidasi Akbar PDI Perjuangan Daerah Pemilihan VIII Jawa Timur dan Pelantikan BAMUSI se Jawa Timur yang digelar di GOR Bungkarno Begadung Kabupaten Nganjuk Dihadiri oleh ribuan Kader PDI Perjuangan se Jawa Timur.

    Acara yang digelar pada hari Sabtu (04/03/2023) itu,juga dihadiri seluruh Fungsionaris DPC PDI Perjuangan dan Anggota Fraksi PDI Perjuangan Kab/Kota Madiun, Kab/Kota Mojokerto, Kab. Jombang dan Kab. Nganjuk, Pimpinan Pusat PDI Perjuangan sekaligus Ketua Umum Pengurus  Pusat Baitul Muslim Indonesia, Anggota DPR RI Jawa Timur Dapil VIII, plh. Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jatim, Plt. Bupati Nganjuk, Asosiasi Kepala Desa Kab. Nganjuk, Pendamping PKH se Kab. Nganjuk, juga semua Pengurus Anak Cabang, Ranting, Pengurus Badan dan Sayap PDI Perjuangan se Kab. Nganjuk.

    Atas dilantiknya Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi sebagai Ketua BAMUSI Jawa Timur, Tatit Heru Tjahjono Ketua DPRD Kab. Nganjuk yang sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk, mengucapkan selamat dan berharap usai dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan baik, dan pihaknya juga mengajak untuk berkolaborasi, karena PDI Perjuangan akan selalu bersama – sama dalam kondisi apapun, semangat sebagai abdi Perjuangan.

    “Mari kita tumbuhkan semangat Patriotisme, kondisikan dan kolaborasikan Pemilu 2024, Nganjuk harus menang spektakuler” Ujar Tatit.

    Sementara, Marhaen Djumadi Plt. Bupati Nganjuk, yang juga Ketua BAMUSI Jawa Timur yang baru saja dilantik mengucapkan,  terimakasih kepada semua tamu undangan yang hadir, dan ucapkan terimakasih juga kepada semua Panitia, juga mengajak bersama – sama untuk merapatkan barisan.

    “Pemilu 2024 kita targetkan PDI Perjuangan  harus menang, dan kursi semakin bertambah,” ujarnya.

    Pada kesempatan yang sama Ir. Budi Sulistyono selaku Plh. Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menjelaskan, bahwa acara kali ini merupakan serangkaian, yang pertama adalah Pelantikan BAMUSI se Jawa Timur, yang di Ketuai Marhaen Djumadi, dan yang di lantik langsung oleh Ketua BAMUSI Pusat.

    “Acara ini juga untuk mempertemukan keinginan – keinginan dari seluruh Kader – Kader PDI Perjuangan yang ada, untuk bagaimana kita mampu menyelesaikan  beberapa hal yang dimiliki, problem – problem kita, maka Partai ini lahir karena untuk menyelesaikan masalah – masalah personal, kelompok ataupun komunitas,” tuturnya.

    “Dan tentu saja saya berharap, bahwa PDI Perjuangan merupakan wadah Partai Politik yang sah, itu adalah menjadi tujuan utama bagi mereka semua untuk mencari solusi, dan mampu memberi solusi,” pungkasnya.(red)