Kategori: Berita

  • Bangun Sinergi Droping Air Bersih Di Titik Rawan Kekeringan

    Bangun Sinergi Droping Air Bersih Di Titik Rawan Kekeringan

    KabarNganjuk.com-Sinergitas beberapa elemen droping air bersih di desa Tempuran Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

    Kecamatan Ngluyu yang terdiri dari 6 desa ini, merupakan daerah hutan dan pegunungan, lokasinya diujung Utara wilayah Kabupaten Nganjuk, dan air bersih ini selalu menjadi masalah di setiap kemarau panjang, meskipun di sana ada sumber mata air ubalan di desa Sugihwaras namun tidak semua desa dapat tercukupi.

    Paguyupan Pelaku Usaha Jasa Urukan kerjasama dengan DPC Taruna Merah Putih Kabupaten Nganjuk, dan Forpimcam Ngluyu serta Pemdes Tempuran melakukan droping air bersih ARJESS pada Sabtu (15/09/2023).

    Pos penerimaan dilakukan di Mapolsek Ngluyu, Kapolsek Ngluyu AKP Sutoyo didampingi Imam Tarmuji Camat Ngluyu, Sugito Danramil Ngluyu menyambut baik kegiatan droping air bersih ini, dan pihaknya menyampaikan terima kasih atas kepedulian KSO kepada masyarakat desa Tempuran.

    Usai penerimaan air bersih di Mapolsek dua armada tangki masing – masing isi 8.500 lt ini, langsung didroping bersama – sama didua dusun, yakni dusun Semanding dan dusun Talunsambi Desa Tempuran, sesampai di sana sejumlah warga dan kades Tempuran Panut Priono telah berada di lokasi dan menunggu droping air.

    Kekompakan Forpimcam Ngluyu terlihat dalam bekerja sama bahu membahu membantu masyarakat yang kekurangan air di musim kemarau ini.

    Selama.dua bulan terakhir ini masyarakat dusun Semanding dan dusun Talunsambi Kesulitan air bersih, mereka harus mengambil air jauh keluar kampung ditandon/penampungan yang dialirkan dari sumber mata air ubalan di desa sugih waras, namun itu tidak selalu ada, karena di musim kemarau ini, sawah warga disekitar Ubalan juga membutuhkan air, mereka menggunakan pompa air untuk mengaliri sawah mereka, sehingga debit air berkurang dan tidak dapat lagi mengalir ke tandon.

    Seperti yang disampaikan Siti Ainiyah bahwa dirinya, beberapa kali mengambil air di tandon yang selama ini digunakan masyarakat dusun Semanding, namun beberapa kali juga Siti Ainiyah pulang dengan tangan kosong. Dengan adanya droping air bersih ini Siti sangat bersyukur sekali.

    Sementara itu, Bagus Setya Nugraha salah satu perwakilan paguyuban yang juga Dirut CV Multi Tunas Mandiri mengatakan, hal semacam ini adalah bentuk kepeduliannya bersama pengurus yang lain, dengan berbagi rejeki berupa air bersih ini berharap bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan, dan di lain waktu bisa saja kita berbagi dalam bentuk lain.

  • Guru Honorer K-1 Minta Perhatian Menkopolhukam Mahfud MD

    Guru Honorer K-1 Minta Perhatian Menkopolhukam Mahfud MD

    Nganjuk, KabarNganjuk.com- Guru Honorer K-1 mendatangi pendopo KRT Sosro Koesoemo untuk meminta perhatian Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Ham Mahfud MD dan berniat bentangkan sepanduk dengan tulisan ” Kami Honorer K1 Sudah Menang PK Di Makamah Agung, Mohon Perhatiannya Pak Mahfud ” , dengan harapan dibaca, terpaksa harus berurusan dengan pihak Keamanan, yang pasalnya menurut keterangan Yulis, aksinya itu diduga akan melakukan demo ( 15/9/2023).

    Menurut keterangan Yulis Setyorini salah satu Guru di SMKN 1 Bagor yang bersama rekan – rekannya menunggu Pak Menteri keluar dari Pendopo Pemkab Nganjuk, menjelaskan bahwa niatnya hanya ingin menyampaikan aspirasinya kepada Pak Mahfud MD, dan dirinya adalah perwakilan dari honorer K1 Kabupaten Nganjuk ” jelasnya.

    Lebih lanjut dikatakan Yulis ” bahwa kita sudah menempuh jalur hukum melalui Makamah Agung ( MA), dan kita kemarin sudah menang PK di MA Jakarta, kita berproses lama dan menang, kita sampai detik ini belum dikasih hak kita, dan hak kita itu sebenarnya sudah diakui untuk menjadi CPNS, ahkirnya kita menempuh ke jalur hukum sampai kita tempuh di Pengadilan Tertinggi di Negeri ini ” jelasnya.

    ” Jadi kita sudah ke MA, dan itu kita menang sudah dinyatakan ikrah, dan kami ini mewakili teman – teman, sebenarnya pingin minta atensi dari Pak Mahfud saja, dan kami tidak punya maksud untuk berdemo atau apa – apa, hanya minta bener kami tadi bisa dibaca beliaunya, siapa tahu ada arahan ” harap Yulis.

    ” Yang mengajukan PK itu ada 131, tapi kami membawa aspirasi teman – teman semua di Kabupaten Nganjuk, belum sempat dibaca karena Pak Mahfud masih di dalam, keburu diambil sama Pak Polisi, tadi dari arah lain, dan langsung diminta, mungkin dikira mau bikin kericuhan ” ujar Yulis.

    ” Kami tidak seperti itu, niat kami, agar kami benar – benar diperhatikan, itu saya tidak lebih, ” tidak boleh sepanduk ini, harusnya ada koordinasi dulu dengan pihak – pihak terkait, misalnya ke Kepolisian atau ke Dinas Pendidikan ” kata Yulis menirukan perkataan Petugas Keamanan.

    ” Meskipun aksi kami sempat digagalkan Petugas Keamanan, tapi dengan percobaan kedua ini, dan dibantu kehadiran rekan – rekan media, diharapkan bisa didengar dan dilihat oleh Pak Jokowi sebagai Pemangku Kebijakan, agar kiranya bisa menanggapi keluhan kami ” pungkas Yulis.

    (red)

  • Dusun Bendil Kekurangan Air Bersih, DPC TMP Baksos Air Bersih

    Dusun Bendil Kekurangan Air Bersih, DPC TMP Baksos Air Bersih

    KabarNganjuk.com-Dewan Perwakilan Cabang Taruna Merah Putih (DPC TMP) Kabupaten Nganjuk , Jawa Timur distribusikan air bersih sebanyak 25.500 liter di dusun Bendil Desa Berbek pada Jumat (15/9/2023) yang beberapa bulan terakhir mengalami kekurangan air bersih.


    Selama mengalami kekeringan mereka menggunakan air keruh dari rembesan pipa PDAM yang merembes di kubangan untuk kebutuhan sehari – hari, sedangkan untuk kebutuhan masak dan air minum mereka menggunakan air dari Sendang Bendil yang juga tak kalah keruhnya.

    Hal itu diakui, Ulfa Hidayah Warga Bendil, bahwa dengan terpaksa dirinya menggunakan air keruh, karena hanya itu yang bisa digunakan, Ulfa hidayah juga mengaku senang, bersyukur dan berterimakasih sekali atas bantuan air bersih dari Taruna Merah Putih Nganjuk.

    Senada dengan Ulfa Hidayah, Sartini (60) tahun juga mengakui bahwa untuk kebutuhan air minum terpaksa mereka mengambil air keruh di sendang, oleh karena itu dirinya rela mengantri saat menunggu kiriman air bersih yang didistribusikan oleh DPC TMP kabupaten Nganjuk.

    Sementara itu Ketua DPC TMP Nara Setya Wiratama,S.Pd, M.Pd yang mengawal langsung pengiriman air bersih ARJESS sebanyak 3 tangki, masing masing tangki berisi 8.500 lt ini mengatakan bahwa pihaknya penerima laporan dari warga Bendil bahwa daerahnya kekurangan air bersih, untuk minum mereka terpaksa memakai air keruh dari sendang, ada air bersih yang bisa dibeli dengan harga 10 rb/jam, namun warga keberatan jika harus mengeluarkan biaya dengan kondisi ekonomi yang seperti ini.

    “Kami menaruh harapan besar kepada Pemerintah Daerah agar setelah ini ada kebijakan baru yang dapat membantu mereka, dan juga dapat mendatangkan investor – investor atau pengusaha yang dapat membantu permasalahan terkait air bersih, agar tidak mengalami kekurangan air bersih setiap tahunnya,” ujar Nara.

    Ditempat yang sama Bagus Jati Kusumo salah satu kader PDI Perjuangan mengatakan, dirinya bersama TMP telah melakukan survei sebelumnya terkait kekeringan dan kekurangan air bersih ini, dan berharap berikutnya pemerintah bisa membuat pipanisasi untuk warga bendil agar tidak menjadi langganan kekurangan air bersih tiap tahun. (red)

  • Polresta Sidoarjo Ajak Pelajar Gemar Membaca

    Polresta Sidoarjo Ajak Pelajar Gemar Membaca

    Sidoarjo, KabarNganjuk.com- Polisi peduli literasi terus digiatkan Polresta Sidoarjo. Rabu (13/9/2023), anggota Sat Samapta Polresta Sidoarjo mengajak pelajar dari SDN Cemengkalang, Sidoarjo ke perpustakaan yang ada di Mako Polresta Sidoarjo.

    Kegiatan diawali dengan anggota Sat Samapta Polresta Sidoarjo mendatangi sekolah tersebut, lalu mengajak siswa-siswi berkunjung ke Mako Polresta Sidoarjo di Jalan Cemengkalang.

    Setelahnya para pelajar didampingi guru dipersilahkan membaca berbagai koleksi buku bacaan yang ada di sudut baca dan perpustakaan Mall Mini Pelayanan Publik (MMPP) Polresta Sidoarjo. Selain itu, juga diajak keliling sejumlah satfung Polresta Sidoarjo.

    Kasat Samapta Polresta Sidoarjo Kompol Warih Hutomo mengatakan, program Polri Peduli Literasi merupakan upaya Polri membangun generasi yang kaya akan literasi, maupun referensi ilmu. Yakni dengan menggemarkan giat membaca.

    “Dengan #PolriPeduliLiterasi dan #PolriCerdaskanBangsa, kami berharap dapat semakin dekat masyarakat, terutama generasi penerus perjuangan Bangsa. Sehingga mereka mendapatkan khasanah ilmu melalui gemar membaca,” jelasnya.
    ( hms)

  • Polres Mojokerto Raih Juara 1 Aplikasi Siap Semeru Polda Jatim

    MOJOKERTO, KabarNganjuk.com- Polda Jatim kembali menggelar kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Sitkamtibmas Bulan Agustus 2023 yang digelar di Kota Kediri. Anev ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto, Selasa (12/9/2023).

    Pada kegiatan tersebut, juga dilaksanakan pemberian penghargaan kepada Kapolres/ta/tabes jajaran yang telah berprestasi dalam pelaksanaan Aplikasi Siap Semeru Polda Jatim periode Agustus 2023.

    Dalam kesempatan ini, Kapolres Mojokerto AKBP Wahyudi mendapatkan apresiasi dan penghargaan atas kinerja satker terbaik sehingga meraih juara 1 pada Aplikasi Siap Semeru Polda Jatim.

    Sebelumnya, Polres Mojokerto juga pernah meraih penghargaan atas kinerja satker terbaik pada Aplikasi Siap Semeru Polda Jatim dengan meraih juara 3 periode April 2023 dan juara 3 periode Mei 2023.

    Seperti diketahui, Aplikasi Aplikasi SIAP SEMERU (Sistem Aplikasi Sumber Daya Manusia Berkeunggulan) merupakan terobosan dari Polda Jatim untuk menilai kinerja Kapolres/ta/tabes jajaran melalui beberapa fitur dalam aplikasi yang menjadi tolak ukur penilaian.

    Sejumlah fitur seperi Hard Competency, Inovasi, Prestasi dan beberapa fitur lainnya, menjadi indikator-indikator yang akan diakumulasikan sebagai penilaian kinerja setiap bulannya.

    Atas capaian tersebut, Kapolres Mojokerto mengucapkan terimakasih atas kontribusi dan kolaborasi seluruh jajaran Polres Mojokerto yang telah memiliki peran untuk meraih prestasi tersebut.

    “Saya ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan semua atas kontribusi dan kolaborasi yang telah diberikan untuk Polres Mojokerto. Semoga prestasi ini dapat kita jaga di waktu yg akan datang, tetap selalu memberikan kontribusi yang terbaik untuk Polres Mojokerto,” ungkapnya.(*)

  • Bupati Marhaen Hadiri Acara Pembinaan Desa di Gondang

    Bupati Marhaen Hadiri Acara Pembinaan Desa di Gondang

    Gondang.KabarNganjuk.com- Pemerintahan Kecamatan Gondang telah menggelar acara Pembinaan Pemerintahan Desa dan Sinergitas Pemerintah Desa dengan Lembaga Masyarakat di Desa, yang bertempat di Desa Karangsemi dan dihadiri Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi ( 13/9/2023). Acara ini digelar dalam rangka membina ketentraman dan ketertiban serta menjalin kerjasama yang erat antara aparatur desa dengan warga.

    Acara yang dihadiri seluruh Kepala Desa ( Kades ) beserta Sekretaris Desa ( Sekdes ) se Kecamatan Gondang, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kadis PMD Puguh Harnoto, Camat Gondang Bayu, dihadiri pula tokoh – tokoh agama, Kader PKK, Fatayat, hadir pula Kapolsek beserta Danramil Kecamatan Gondang, dan segenap undangan yang hadir.

    Sebelum acara dimulai dan dibuka Bupati Nganjuk, Kang Marhaen sapaan Bupati Nganjuk, menyempatkan diri melakukan ziarah ke Makam Ki Ageng Keniten ( Punden ) yang dikeramatkan masyarakat di Desa Karangsemi tersebut.

    Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menjelaskan bahwa, pemimpin itu harus tau siapa yang dipimpin, dan di Nganjuk sekarang ini kemiskinan turun stunting turun, dan ini saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu Kabupaten Nganjuk, dengan kita bergotong royong, maka pembangunan akan lebih cepat ” jelas Kang Marhaen

    ” Dan sekarang Nganjuk dalam genggaman, dengan adanya KEN dan Smart City yang baru kita launching, reformasi birokrasi tidak sekedar main – main, sekarang Nganjuk Nol Rupiah, tidak usah membayar, yang penting tunjukkan kinerja yang baik, ayok kita bersama – sama membangun Nganjuk, dan membangun harus kita ratakan, agar Nganjuk seperti yang kita harapkan ” harap Kang Marhaen.

    ” Selain Fisik kita juga harus membangun SDM, bagaimana anak – anak Nganjuk itu harus dididik dengan bagus, bagaimana anak – anak Nganjuk harus dijadikan anak – anak yang hebat, dan orang tua harus selalu memberi semangat kepada anak, meskipun anak itu gagal, terus dan terus memberi semangat” pungkasnya.

    Sedangkan Bayu, selaku Camat Gondang mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Nganjuk dan seluruh masyarakat di Kecamatan Gondang, yang mana pada hari ini telah menghadiri acara Pembinaan Pemerintah Desa dan Sinergitas Pemerintah Desa dengan Lembaga Masyarakat di Desa.

    “Dengan adanya kegiatan ini, semoga perkembangan pembangunan di Kecamatan Gondang semakin maju, pemerintahan tidak bisa bekerja sendiri, dengan adanya dukungan dan kerja sama dari pemerintah desa, Insya Allah segalanya akan menjadi mudah, dan apa yang kita harapkan akan tercapai ” harap Camat.

    Sedangkan Kapolsek Gondang AKP Djumari menyampaikan bahwa ini adalah momentum yang sangat diharapakan, bisa bertemu dengan warga Kecamatan Gondang, dan saya mengucapkan terimakasih bisa mengelola Kamtibmas dengan baik, sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, ini semua berkat kerja sama yang baik antara pihak Kepolisian dan warga ” harapnya.

    (SNK)

  • Seorang Pemotor Ditetapkan Sebagai Tersangka  Setelah Tabrak Polisi dan Wartawan

    Seorang Pemotor Ditetapkan Sebagai Tersangka Setelah Tabrak Polisi dan Wartawan

    Surabaya, KabarNganjuk.com- Seorang pemuda akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan setelah nekat menabrak anggota Polisi dan juga Wartawan saat peliputan operasi Zebra Semeru 2023.

    Penetapan tersangka dilakukan anggota Polrestabes Surabaya terhadap RAK (180 asal Rusunawa Gunungsari Surabaya. Saat terjaring mengendarai motor Suzuki tanpa SIM, STNK, dan tidak pakai Helm.

    Dua korban yang ditabrak RAK yakni, Hadi, wartawan dan Rulyansyah Aldi anggota Polisi.

    Kedua korban saat itu sedang bertugas di Jalan Gubernur Suryo depan Grahadi Surabaya.

    Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurtahman mengatakan, saat itu kendaraan pelaku Motor Suzuki W-2607-WR berjalan dari arah barat ke timur, pada saat dihentikan petugas kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan yang saat itu melaksanakan Razia OPS ZEBRA, pelaku tidak berhenti tetapi malah mempercepat laju kendaraan.

    RAK nekat menerobos anggota Polri hingga terjadi Laka Lantas dengan dua korban Polisi dan wartawan yang saat kejadian meliput hingga mengalami luka patah kaki.

    “Sementara, korban anggota sat lantas mengalami luka lecet-lecet di kaki. Penyebab Laka, yakni faktor manusia yang tidak konsentrasi dan tidak mengindahkan perintah petugas,” jelas AKBP Arif, Selasa (12/9/2023).

    Untuk korban sudah mendapatkan Visum serta perawatan di Rs Dr Soetomo Surabaya. Anggota juga melakukan penyidikan lebih lanjut serta memeriksa penabrak, saksi korban serta
    mengamankan rekaman CCTV.

    Pada saat pemeriksaan awal Pelaku mengeluh sakit pada kaki karena pernah patah dan saat kejadian terjatuh. Pelaku juga terpengaruh minum miras.

    “Dan, pada Selasa 12 September 2023, sudah dilaksanakan penahan terhadap tersangka di Rutan Polrestabes,” pungkas AKBP Arif.
    ( hms)

  • Polisi Menangkan Gugatan Praperadilan dari Pemohon LSM di Situbondo Terkait SP3

    Polisi Menangkan Gugatan Praperadilan dari Pemohon LSM di Situbondo Terkait SP3

    SITUBONDO,KabarNganjuk.com – Polres Situbondo Polda Jatim memenangkan gugatan sidang putusan Praperadilan Nomor: 1/Pid.pra/2023/PN.Sit tanggal 18 Agustus 2023 dengan Pelapor Saiful Bahri, S.P (LSM Garda Sakera) terkait SP3 (Surat perintah Penghentian Penyidikan) yang dikeluarkan Satreskrim Nomor : B/222/VII/2023/Reskrim tanggal 10 Juli 2023.

    SP3 tersebut dikekeluarkan atas perkara dengan Laporan Polisi Nomor : LP/K/07/I/2018/Jatim/Res Situbondo tanggal 8 Januari 2018 tentang dugaan tindak pidana membuat surat palsu atau memalsukan surat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 KUHP atas nama pelapor Syaiful Bahri dan terlapor Indrawati alias Wong Siok Ien, Handoyo Adi Saputro, dan Soejono, S.H.,

    Adapun amar putusan Hakim Praperadilan antara lain Menolak gugatan pemohon untuk seluruhnya dan membebankan biaya persidangan kepada pemohon sebesar nihil atau tidak ada.

    Hakim pada Pengadilan Negeri Situbondo I Made Muliartha, SH, selaku Hakim tunggal yang memimpin sidang Praperadilan yang di layangkan pelapor Saiful Bahri dalam amar Putusan menolak semua permohonan pemohon.

    Hakim mengatakan apa yang di lakukan oleh Penyidik Satreskrim Polres Situbondo sudah benar sesuai Prosedur (SOP) yang diamanatkan dalam Undang-undang.

    Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H. melalui Ketua Tim Kuasa Hukum dari Bidkum Polda Jatim AKBP Agung Darmono. S.H., M.H. menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemohon yang telah melakukan gugatan Praperadilan.

    Hal itu menurutnya sebagai bentuk pengawasan terhadap penyidik Polres Situbondo dan juga kepada Hakim yang telah memutuskan Perkara Praperadilan secara adil.

    “Persidangan Praperadilan telah selesai dengan demikian keputusan telah incraht, Kami himbau para pihak bisa menerima putusan tersebut. Kepolisian dalam hal ini Polres Situbondo telah melaksanakan tugas secara professional dan transparan dalam proses penegakan hukum “ ucapnya

    Dalam sidang tersebut dihadiri, Tim Kuasa Hukum dari Bidkum Polda Jatim dipimpin AKBP Agung Darmono. S.H., M.H., berserta Kompol I.D.A Putu Rahmawati, S.H., M.H., dan anggota. Serta dari Polres Situbondo dihadiri Kanit Satreskrim Iptu Untoro Windu P, SH berserta Kasi Hukum Ipda Mukhtar, SH, MH beserta anggota. (*)

  • Kelangkaan Air, Dusun Jatirejo Mojoduwur Mendapat Bantuan Air

    Kelangkaan Air, Dusun Jatirejo Mojoduwur Mendapat Bantuan Air

    Nganjuk, Rabu (13/9/2023), Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., melalu Kapolsek Ngetos AKP. Pujo Santoso, S.H., menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk dan Pemdes menyediakan pasokan air bersih bagi warga Desa Mojoduwur.

    Sebanyak 2 truk tanki disiapkan untuk mengangkut 16 ribu liter air bersih per hari dan diisikan ke tandon – tandon yang tersedia di Dusun Jatirejo, Desa Mojoduwur dan telah dilaksanakan 2 hari sekali sejak 8 hari yang lalu.

    AKP. Pujo menyebut kegiatan kemanusaan ini bertujuan untuk membantu masyarakat di Dusun Jatirejo, Desa Mojoduwur, menghadapi krisis air bersih. Diharapkan dapat membantu 120 Kepala Keluarga yang tinggal di Dusun Jatirejo untuk mendapatkan akses ke air bersih yang layak dan aman.

    “Kehadiran 3 Pilar Desa Mojoduwur bersama BPBD Kabupaten Nganjuk ini menjadi tanda nyata bahwa pemerintah dan kepolisian setempat berusaha memberikan dukungan dalam mengatasi masalah air bersih yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat,” kata AKP. Pujo.

    Senada dengan itu Sihat Raharjo Kepala Desa Mojoduwur mengatakan masyarakat Desa Mojoduwur sangat mengapresiasi upaya ini dan berharap bantuan seperti ini dapat terus diberikan dalam situasi darurat atau kondisi sulit lainnya.

    “Ini menjadi bukti kolaborasi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan BPBD Kabupaten Nganjuk dalam upaya bersama untuk mengatasi masalah kemanusiaan ini. ” ujar Sihat.

    Ia berharap semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga solidaritas dan gotong-royong untuk membantu sesama di saat-saat yang sulit. (red)

  • Prof. Albertus Wahyurudhanto Dikukuhkan, STIK Lemdiklat Polri Tambah Guru Besar

    Prof. Albertus Wahyurudhanto Dikukuhkan, STIK Lemdiklat Polri Tambah Guru Besar

    JAKARTA.KabarNganjuk.com, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri kembali menambah perbendaharaan Guru Besar dengan dikukuhkannya Prof. Dr Albertus Wahyurudhanto sebagai Guru Besar di bidang ilmu pemerintahan.

    Kegiatan pengukuhan dilaksanakan di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, pada Selasa (12/9/2023).

    Kegiatan Rapat Senat Terbuka dalam rangka Pengukuhan Guru Besar dibuka oleh Ketua STIK Lemdiklat Irjen Pol Dr Nico Afinta, S.IK., SH., MH selaku Ketua Senat Akademik STIK Lemdiklat Polri yang kemudian menyerahan mandat pengukuhan Guru Besar STIK kepada Komjen Pol Prof. Dr. H.Rycko Amelza Dahniel, M.Si selaku perwakilan Guru Besar STIK.

    Pengukuhan Prof. Dr. Albertus Wahyurudhanto M.Si, sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Pemerintahan STIK ini yang dihadiri oleh Pejabat pemerintahan, Kepolisian dan para pimpinan Lembaga Negara, diantaranya Menkumham Republik Indonesia, Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D, Ka BNPT Republik Indonesia, Komjen Pol Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si, Kalemdiklat Polri, Komjen Pol Drs. Purwadi Arianto, M.Si.

    Turut hadir pula Komjen Pol (Purn) Prof. Dr. Iza Fadri, SIK,SH,MH, Irjen Pol Drs. RZ Panca Putra Simanjuntak,M.Si Sestama Lembahas RI, Irjen Pol (purn) Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M, Prof. Hermawan Sulistyo, MA,Ph.D (Prof.Kiki), Prof. Drs. Adrianus Meliala, M.Si., M.Sc, Ph.D, Prof. Dr Bachtiar Aly,MA, para Guru Besar Kehormatan, serta para Profesor dari berbagai Universotas di Indonesia.
    Pada kesempatan acara ini Prof. Dr. Albertus Wahyurudhanto,M.Si menyampaikan orasi Ilmiahnya dengan judul “ Moralitas Sebagai Landasan Utama Membangun Kepercayaan Masyarakat Terhadap Polri “.

    Di depan awak media Ketua STIK, Irjen Pol Dr Nico Afinta, S.IK., SH., MH menyampaikan Puji Syukur kegiatan pengukuhan Prof Wahyurudhanto sebagai Guru Besar berjalan lancar dan STIK telah menambah kembali Guru Besar.

    Irjen Pol Dr Nico Afinta mengungkapkan sebelumnya STIK juga mengukuhkan Komjen Pol. Prof Petrus R Golose sebagai Guru Besar STIK.

    “Kami di STIK terus berupaya melakukan peningkatan kualitas lulusan STIK Lemdiklat Polri guna mewujudkan Sumber Daya Polri yang Presisi,”ujar Irjen Pol Dr Nico Afinta. (*)

  • Direktorat Narkoba Polda Jatim Lakukan Asistensi Kampung Bebas Narkoba

    Direktorat Narkoba Polda Jatim Lakukan Asistensi Kampung Bebas Narkoba

    KabarNganjuk.com- Selasa (12 /9/ 2023) – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba IPTU Heru Prasetya, S.H., M.H., bersama timnya menerima asistensi terkait pelaksanaan Kampung Bebas dari Narkoba dari Direktorat Narkoba Polda Jatim.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampung Bebas dari Narkoba Polres Nganjuk Kelurahan Payaman, Nganjuk, dipimpin oleh Wadir Narkoba Polda Jawa Timur, AKBP R. Bagoes Wibisono Handojo Koesaemah, S.I.K, M.Si., yang didukung oleh sejumlah staff dari Polda Jawa Timur.

    Dalam keterangannya, AKBP R. Bagoes mengatakan pelaksanaan asistensi yang bertujuan untuk memantapkan pelaksanaan program – program Kampung Bebas dari Narkoba yang telah dirancang sedemikian rupa oleh Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk bersama timnya.

    “Jika ada kekurangan maka saat inilah kita duduk bersama dan memberikan koreksi baik secara adminstrasi dan pelaksanaan program yang telah dibuat agar tidak terjadi penyimpangan dan tepat sasaran,” ujar AKBP R. Bagoes.

    Sementara itu IPTU Heru mengungkapkan pemeriksaan administrasi terkait Kampung Bebas dari Narkoba dilaksanakan secara detail termasuk kegiatan preemtif dan preventif seperti penyuluhan, press release dan rencana kerja program Kampung Bebas dari Narkoba.

    Lebih jauh IPTU Heru mengatakan, pemeriksaan juga dilaksanakan terkait struktur organisasi Kampung Bebas Narkoba, serta pemahaman mengenai Trigatra dan Panca Gatra di Kelurahan Payaman.

    “ Ini merupakan salah satu bentuk dukungan dari satuan atas (Direktorat Narkoba Polda Jatim) dalam upaya memberantas peredaran narkoba di masyarakat, khususnya di Kampung Bebas dari Narkoba Kelurahan Payaman, Nganjuk ,” terang IPTU Heru.
    ( hms)

  • Pemkab Nganjuk Bersama Dinas Pendidikan Adakan Pembinaan Hukum di Lingkungan Pendidikan

    Pemkab Nganjuk Bersama Dinas Pendidikan Adakan Pembinaan Hukum di Lingkungan Pendidikan

    KabarNganjuk.com-Untuk memberikan Pembinaan Hukum agar menjadi bekal setiap Kepala Sekolah ataupun Pendidik di Dinas Pendidikan, agar mengetahui pentingnya jenis pelanggaran hukum di lingkungan sekolahan, Pemkab Nganjuk bersama Dinas Pendidikan mengadakan Pembinaan Hukum yang di gelar di Hotel Front One Begadung Nganjuk ( 12/9/2023).

    Acara yang dihadiri Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi ini, mendatangkan narasumber dari Polda Jatim yaitu Kabid Kum Kombes Sugeng Riyadi, seluruh Kepala Sekolah SMPN mupun Swasta, seluruh Korwil dan seluruh K3S

    Dijelaskan Kombes Sugeng, bahwa pentingnya pengetahuan hukum sebagai bekal dan pengetahuan kita di lingkungan pendidikan, karena banyak sekali kita dihadapkan dengan telepon atau WA dari oknum – oknum yang merasa dirinya memiliki data penyimpangan adanya pungli dilingkungan sekolah, maka betapa pentingnya acara seperti ini, Pembinaan Hukum di Dinas Pendidikan

    Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dalam sambutannya menyampaikan, lebih baik mencegah dari pada mengobati, dan persaudaraan itu penting untuk menjalin komunikasi, agar jangan sampai terjadi penyimpangan – penyimpangan

    Kita harus reformasi birokrasi, Kepala Sekolah dan jajarannya jangan pernah bermain – main, tunjukkan kinerja yang bagus, dan itu adalah suatu kebanggan, Nganjuk harus berubah, perkuat keilmuan hukum, tegas dan humanis

    Sementara itu Sopingi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, dalam kesempatannya menyampaikan bahwa pada hari ini dilaksakan Pembinaan Hukum, dan Alhamdulillah dihadiri dari Polda Jatim, yang telah memberikan wawasan – wawasan kepada Dinas Pendidikan.

    Tujuannya adalah untuk memberi bekal kepada kita semua, bagaimana kita, terhadap kegiatan – kegiatan Pendidikan, terutama administrasi harus baik, permasalahan hukum, dan gambaran – gambaran bagaimana mengelola dana BOS yang benar, juga administrasinya yang benar, dan Insya Allah tidak ada masalah. (snk)

  • Bupati Marhaen Hadiri HUT SMAN 3 Nganjuk

    Bupati Marhaen Hadiri HUT SMAN 3 Nganjuk

    KabarNganjuk.com-Serangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke – 34, SMA Negeri 3 Nganjuk, salah satunya Sarasehan, dengan tema Meningkatkan Mutu Kompetensi Lulusan Melalui Kegiatan Literasi Terpadu.

    Acara ini dihadiri Bupati Nganjuk dan narasumber dari Kementerian Pendidikan, Komite Sekolah dan perwakilan orang tua.

    Beberapa waktu lalu juga menggelar santunan anak yatim, kaum duafa, tasyakuran dan jalan sehat serta berbagai perlombaan.

    Bupati nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan bahwa, anak – anak di Nganjuk adalah mental juara, karena anak – anak di Nganjuk lahir dari tanah kemenangan.

    Bila mana ingin sukses, harus punya kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, dan orang sukses syaratnya harus taat beribadah, muliakan orang tuamu.

    Mulai sekarang anak – anak ini harus berani, berani mimpi, karena mimpi adalah cetak biru dari kenyataan, karena mimpi sama dengan cita – cita, juga berani sukses dan juga harus berani gagal.

    Sementara itu Syamsi Kepala SMA Negeri 3 Nganjuk menyampaikan bahwa hari ini adalah kegiatan dari serangkaian peringatan HUT Sekolah yang ke – 34, beberapa kegiatan telah dilakukan.

    Dengan mendatangkan beberapa komponen dari sekolah, komite sekolah, paguyuban pangsiunan, cabang dinas dan juga dari alumni, termasuk Pak Marhaen ini alumni SMAN 3 Nganjuk, juga dari perwakilan orang tua

    Acara ini untuk mengikat tali silaturahmi antar keluarga dengan alumni dan lembaga rekanan pendukung kita, juga kami datangkan narasumber dari kementerian pendidikan serta duta teknologi Jatim. (SNK)

  • Polisi Tetapkan Sepasang Kekasih Sebagai Tersangka Kasus Aborsi di Malang

    Polisi Tetapkan Sepasang Kekasih Sebagai Tersangka Kasus Aborsi di Malang

    MALANG, KabarNganjuk.com– Aparat Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, berhasil mengungkap kasus aborsi yang terjadi di wilayah Kabupaten Malang.

    Dalam pengungkapan ini, polisi telah menetapkan dua tersangka utama yang diduga terlibat dalam upaya pengguguran janin yang telah berusia sekitar 5 bulan.

    Wakapolres Malang, Kompol Wisnu S. Kuncoro, mengungkapkan kedua pelaku merupakan pasangan kekasih berinisial LA (22) asal Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, dan MK (22) asal Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah.

    “Kami berhasil mengungkap kasus terkait tindak pidana aborsi, yang menjadi jadi korban adalah janin berusia 5 bulan,” kata Kompol Wisnu dalam konferensi pers di Mapolres Malang, Sabtu (9/9/2023).

    Wakapolres menambahkan, Kasus ini terungkap atas laporan dari HD (23), mantan kekasih MK, yang menolak permintaan tersangka MK untuk membantu menguburkan janin tersebut. HD kemudian melapor kepada kepolisian pada 23 Agustus 2023 lalu.

    Polisi yang menerima laporan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di sebuah rumah kos Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk melacak keberadaan kedua pelaku.

    Kedua tersangka akhirnya berhasil ditangkap di sebuah penginapan di Jalan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada tanggal 4 September 2023.

    “Dua tersangka ini bisa kita amankan di seputaran wilayah kota Malang beberapa hari setelah kita mengembangkan kasus,” imbuhnya.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjut Wisnu, kronologis berawal saat tersangka LA mengaku hamil pada MK pada awal Agustus 2023.

    Mendengar berita tersebut, MK kemudian mencoba menggugurkan kandungannya dengan cara membeli obat keras berbahaya melalui perantara seorang teman.

    Pada tanggal 22 Agustus 2023, MK dan LA sepakat untuk menggugurkan kandungan tersebut dengan meminum obat keras tersebut, yang pada akhirnya mengakibatkan janin tersebut digugurkan.

    Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menyita berang bukti dari tersangka, diantaranya tas kresek, kain terdapat noda darah, gunting, sekop dan panci penanak nasi.

    Diketahui panci tersebut digunakan tersangka sebagai wadah janin sesaat setelah proses pengguguran kandungan.

    “Semua barang bukti ini berkaitan langsung dengan janin yang digugurkan tersebut,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kasihumas Polres Malang, Iptu Taufik, menjelaskan pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap tersangka MK terkait darimana bisa mendapatkan obat keras yang digunakan untuk menggugurkan janin tersebut.

    “Kami masih melakukan penyelidikan terkait siapa yang menyediakan obat keras yang digunakan sebagai sarana untuk menggugurkan kandungan tersbeut,” kata Taufik.

    Taufik mengimbau kepada masyarakat bahwa kasus ini akan menjadi pelajaran tentang bahaya pengguguran janin yang tidak sah dan akan terus berupaya untuk melindungi hak-hak perempuan dan anak-anak.

    “Kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk tidak melakukan tindakan aborsi ilegal, sekaligus menjadi tindakan preventif dalam melindungi hak-hak perempuan dan anak-anak,” pungkasnya.

    Akibat perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 342 KUHP Jo Pasal 341 Jo Pasal 80 ayat (3) dan/atau Pasal 76C UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Mereka akan menghadapi ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (*)