Kamis, 12 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Fenomena unik Hari tanpa bayangan akan melanda seluruh Indonesia tak terkecuali Jawa Timur. Hari Tanpa Bayangan adalah sebuah fenomena ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Fenomena ini terjadi akibat gerak semu harian matahari di mana bidang rotasi bumi tidak sedang berimpit dengan bidang revolusi bumi.Akibatnya bayangan dari benda yang berada di bumi saat fenomena terjadi akan terlihat ‘menghilang’ karena tertumpuk dengan benda itu sendiri
Hari Tanpa Bayangan akan terjadi dua kali dalam setahun di Indonesia. Di Jakarta fenomena terjadi pada 9/10/2023.

Untuk Jawa Timur diperkirakan fenomena ini akan terjadi pada 11 hingga 14 Oktober 2023. Pada 11 Oktober 2023 beberapa wilayah akan mengalami kulminasi utama diantaranya Sumenep pukul 11.11 WIB, Bangkalan pukul 11.15 WIB, Tuban terjadi pada pukul 11.18 WIB.

Pada tanggal 12 Oktober 2023 wilayah yang akan mengalami kulminasi utama yaitu Pamekasan pukul 11.12 WIB, Sampang pukul 11.13 WIB, Sidoarjo pukul 11.15 WIB, Surabaya pukul 11.15 WIB, Gresik Pukul 11.16 WIB, Mojokerto pukul 11.16 WIB, Lamongan pukul 11.16 WIB, Bojonegoro pukul 11.19 WIB, serta Ngawi yang terjadi pukul 11.20 WIB.

Selanjutnya pada pada 13 Oktober 2023 daerah yang akan mengalami kulminasi utama Situbondo pukul 11.10 WIB, Probolinggo pukul 11.13 WIB , Pasuruan pukul 11.14 WIB, Jombang pukul 11.17 WIB, Kediri pukul 11.18 WIB, Nganjuk pukul 11.19 WIB, Madiun pukul 11.20 WIB, Magetan terjadi pada pukul 11.21 WIB.

Sedangkan daerah Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang, Malang,Batu, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo dan Pacitan akan mengalami kulminasi utama pada 14 Oktober 2023 sekitar pukul 11.08 WIB – 11.21 WIB. (red)

Berita Terkait

Hearing Deadlock, Kabar Pasti Kondang Laporkan Cabdindik ke Kejaksaan
Pencurian Motor di Nganjuk Terekam CCTV, Dua Terduga Pelaku Ditangkap di Tuban
Panen Raya Pestani Nyawiji Nganjuk, Petrokimia Gresik Sukses Tingkatkan Produksi Bawang Merah 12 Persen
Usai Diduga Cekcok dengan Murid, Seorang Guru MAN 3 Nganjuk Tak Sadarkan Diri dan Meninggal Dunia
Memasuki Babak Baru, DPRD Nganjuk Bedah Raperda Perubahan APBD 2026 Lewat Pandangan Fraksi
Dugaan Keracunan MBG di Nganjuk, Pengamat Sosial Minta Proses Hukum Berjalan
Dugaan Keracunan Massal MBG SMAN 3 Nganjuk Berpeluang Diseret ke Ranah Pidana dan Perdata
Jaringan Pil Dobel L Dibongkar, Dua Pengedar Diamankan di Nganjuk dan Bojonegoro

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 09:09

Hearing Deadlock, Kabar Pasti Kondang Laporkan Cabdindik ke Kejaksaan

Rabu, 9 September 2026 - 13:12

Pencurian Motor di Nganjuk Terekam CCTV, Dua Terduga Pelaku Ditangkap di Tuban

Selasa, 8 September 2026 - 20:25

Usai Diduga Cekcok dengan Murid, Seorang Guru MAN 3 Nganjuk Tak Sadarkan Diri dan Meninggal Dunia

Selasa, 8 September 2026 - 16:42

Memasuki Babak Baru, DPRD Nganjuk Bedah Raperda Perubahan APBD 2026 Lewat Pandangan Fraksi

Selasa, 8 September 2026 - 08:38

Dugaan Keracunan MBG di Nganjuk, Pengamat Sosial Minta Proses Hukum Berjalan

Berita Terbaru

Peristiwa

Ban Meletus, Truk Bermuatan Karton Terguling di Nganjuk

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:46