Penulis: Kabar Nganjuk

  • Disruduk Fuso, Wanita dan Balitanya Dilarikan ke RS

    Disruduk Fuso, Wanita dan Balitanya Dilarikan ke RS

    KabarNganjuk.com- Laka lantas kembali terjadi di Kabupaten Nganjuk, tepatnya di depan Mapolres Nganjuk bagian timur. Laka ini terjadi antara truck fuso dengan sepeda motor honda Scoopy bernopol AG 3053 UM pada Kamis siang (12/1/2023).

     

    Pengendara truck fuso bernopol W 9886 UL tanpa muatan tersebut adalah Imam Teguh Sujoko yang akan menuju Krian dari Boyolali Jawa Tengah. Sedangkan korban pengendara motor Honda Scoopy tersebut adalah Dwi.

     

    Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk Ipda Ajeng Ayu Ardianingrum menjelaskan bahwa pengendara truck fuso kurang berhati-hati saat sampai di TKP. “Tanpa memperhatikan situasi lalu lintas yang ada. Dan kurang menjaga jarak” ucap Ipda Ajeng.

     

    “Diwaktu bersamaan, Sdr Dwi pengendara Scoopy yang juga membonceng anaknya akan berbelok ke kiri tepatnya ke arah utara tepat berada di depan truck fuso tersebut. Karena jarak terlalu dekat, maka terjadilah kecelakaan” jelasnya.

     

    “Dari kecelakaan tersebut Sdr. Dwi mengalami luka lecet dan nyeri pada kaki kiri sedangkan anaknya mengalami luka lecet pada dahi sebelah kiri, sementara motornya ringsek di bagian belakang”

     

    Pengendara truck fuso langsung diamankan ke Polres Nganjuk, sedangkan korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. (Tim)

  • Kurang dari 24 Jam, Polres Nganjuk Berhasil Amankan Perusak Tugu Asmaul Husna

    Kurang dari 24 Jam, Polres Nganjuk Berhasil Amankan Perusak Tugu Asmaul Husna

    KabarNganjuk.com- Pelaku pengrusakan tugu Melon bertuliskan Asmaul Husna yang berbeda di Kecamatan Warujayeng ini akhirnya ditangkap Polisi Resor Nganjuk kurang dari 24 jam setelah video CCTV pengrusakan tugu tersebut viral di media sosial.

     

    Hal ini dijelaskan Kasat Reskrim Polres Nganjuk I Gusti Agung Ananta dalam pers release di Mapolres Nganjuk pada Kamis (12/1/2023).

     

    “Masyarakat diresahkan dengan adanya video viral 3 orang pemuda yang melakukan pengerusakan pada malam hari pukul 23.00 sehingga video CCTV tersebut menyebar dan mendapatkan perhatian publik, terutama Plt Bupati Nganjuk dan Kapolres Nganjuk” jelas Kasat Reskrim tersebut.

     

    “Kurang dari 1×24 jam kami berhasil mengamankan inisial FA dan DA, sementara satu tersangka lagi masih dalam DPO (Daftar Pencarian Orang)” lanjutnya.

     

    Dirinya juga menjelaskan bahwa para pelaku tersebut terpengaruh minuman keras.

     

    Dalam pers release ini, pelaku FA juga menjelaskan motifnya melakukan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa ia butuh pelampiasan karena sering bertengkar dengan istrinya.

     

    Selain itu, saat melakukan pengrusakan, FA dan pelaku lainnya sedang terpengaruh minuman keras atau mabuk.

     

    Ia juga menceritakan kronologi perusakan yang dilakukan dengan tangan kosong. Sasaran sebelumnya sebenarnya bukan tugu tersebut, tetapi orang, namun saat selama perjalanan tidak menemukan korban hingga akhirnya memutuskan merusak tugu tersebut sebagai pelampiasan. (Nur)

  • Kemarin Viral, Sekarang Hilang

    Kemarin Viral, Sekarang Hilang

    Kertosono, KabarNganjuk– Tugu Pecel yang berada di Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur baru-baru ini viral di media sosial hari ini hilang.

     

    Tugu yang menjadi ikon daerah ini cukup menjadi kontroversi, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Nganjuk karena biaya konstruksinya mencapai 60 juta rupiah.

     

    Biaya yang cukup besar dengan hasil yang menurut masyarakat kurang memuaskan. Hari ini Selasa (10/1/2023) tugu tersebut terlihat aneh dari biasanya. Karena, pincuk yang berada diatas ring tidak ada di tempat.

     

    Menurut keterangan warga sekitar, pincuk tersebut diambil oleh pekerja konstruksi yang beberapa hari lalu membangun tugu tersebut.

     

    “Bukan hilang ya, tapi diambil oleh pekerja yang sebelumnya membangun tugu tersebut” ucap warga tersebut.

    (Tim)

  • Dewan bersama Kadis Perindag Dengarkan Suara Pedagang Pasar Kertosono

    Dewan bersama Kadis Perindag Dengarkan Suara Pedagang Pasar Kertosono

    KabarNganjuk.com- Akibat banyaknya polemik yang terjadi Pasar Baru Kertosono, akhirnya hari ini Jum’at (6/1/2023) Komisi II DPRD Kabupaten Nganjuk adakan hearing bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Nganjuk Haris Jatmiko dan Peguyuban Pedagang Pasar Kertosono terkait Pengelolaan Pasar Kertosono.

     

    Haris Jatmiko ditemui usai acara menjelaskan bahwa hearing ini untuk menampung keluh kesah pedagang pasar Kertosono. “Kita dengarkan mereka, kita tata, kita akan berikan yang terbaik” ucapnya dengan sabar.

     

    Sementara Fauzi selaku pedagang di pasar Kertosono menyampaikan bahwa hearing hari ini tidak menemui titik jelas. “Karena masih banyak usulan-usulan yang belum diterima” ucapnya.

     

    Ia juga menyampaikan pesan dari para pedagang pasar yang berada di relokasi agar bisa segera pindah ke pasar yang baru. “Para pedagang ingin segera pindah, karena pembangunan pasar yang berada di lantai satu telah selesai, termasuk juga sarana prasarananya” ucapnya.

     

    Terkait jumlah kios dan los, Fauzi menjelaskan bahwa bilamana nanti ada pedagang yang tidak mendapatkan kios ataupun los, Dinas terkait akan memikirkan bagaimana pedagang itu tetap bisa berjualan di pasar yang baru.

     

    Sedangkan Saleh, yang juga menjadi salah satu pedagang di Pasar Kertosono berharap baik dari Dewan maupun Pemerintah segera menindaklanjuti masalah ini. “Segera menindaklanjuti ke lapangan, karena realita di lapangan, relokasi sudah sangat tidak layak dan tempat yang jauh lebih baik adalah di tempat pasar yang baru” ucapnya.

    (Tim)

  • Lantik 5 Pejabat Tinggi Pratama Baru, Kang Marhaen: Jadi Kadin Tentu Tidak Mudah

    Lantik 5 Pejabat Tinggi Pratama Baru, Kang Marhaen: Jadi Kadin Tentu Tidak Mudah

    KabarNganjuk.com- Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi angkat, lantik dan ambil sumpah lima Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Nganjuk di Pendopo KRT Soesrokoesomo pada Jum’at (6/1/2023).

     

    5 pejabat tinggi Pratama yang hari ini dilantik adalah dr. Hendriyanto sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, Dra. Sri Handariningsih, M.M sebagai Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk, Purwo Bujono, S.Hut. sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Nganjuk Drs. Eko Sutrisno, M.M. sebagai Staf ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, dan Dra. Asti Widyartini sebagai Staff ahli bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia Kabupaten Nganjuk,

     

    Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada lima pejabat tinggi pratama yang baru saja di lantik. “Jabatan adalah tanggungjawab. Dan tanggungjawab sekarang lebih besar” ucapnya.

     

    Ia juga menyampaikan bahwa sekarang Kabupaten Nganjuk berbenah dan terus berbenah. “Menjadi Kepala Dinas tentu tidak mudah” tegasnya.

    Ia juga menekankan kepada kepala dinas yang baru saja di lantik ataupun kepala dinas yang hadir. “Kepala dinas yang baru dilantik harus gass full. Tidak ada lagi belajar, karena belajar adanya di luar jam kerja” ujarnya.

     

    “Tunjukkan bahwa jenengan mampu. Anda punya program yang bagus, anda bisa menjalankan apa yang diperintahkan” pesannya.

     

    Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Nganjuk akan kembali open bidding untuk 4 Kepala Dinas yang masih kosong. Hal ini tentu saja membutuhkan proses lama. Plt. Bupati Nganjuk ini memperkirakan baru bulan Februari nanti akan kembali open bidding.

     

    Selain itu, Kang Marhaen sapaan akrab Bupati Nganjuk juga menjabarkan kriteria Kepala Dinas yang dipilih untuk mengisi Jabatan Tinggi Pratama Kabupaten Nganjuk. “Kita tidak cari Kepala Dinas yang masih muda, karena pemimpin itu tidak sekedar pintar, tapi juga butuh kematangan. Leadership juga penting sekali. Kita juga wajibkan dinas-dinas terkait harus connecting dengan provinsi maupun pusat kementerian” pungkas Kang Marhaen. (Tim)

  • Bekerjasama dengan Pemkab Nganjuk, Forsi Sekolah Muhammadiyah Gelar Seminar Pendidikan

    Bekerjasama dengan Pemkab Nganjuk, Forsi Sekolah Muhammadiyah Gelar Seminar Pendidikan

    KabarNganjuk.com- Forum Silaturahmi Sekolah Muhammadiyah Kabupaten Nganjuk gelar seminar pendidikan bertema “Peran Guru Dalam Memajukan Pendidikan Muhammadiyah” di Pendopo KRT Soesrokoesomo Kabupaten Nganjuk pada Kamis (5/1/2023).

    Hadir dalam seminar ini Plt. Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., M.BA selaku pembicara dengan tema, Ketua Forum Guru Muhammdiyah H. Pahri, S.Ag., M.M juga sebagai pembicara, Ketua Majlis Dikdasmen PWM Jawa Timur Dr. Hj. Arbaiyah Yusuf, M.A selaku Keynote Speaker dan ratusan guru di lingkungan pendidikan Muhammadiyah Kabupaten Nganjuk.

    Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan bahwasannya kualitas pendidikan yang baik adalah bagaimana jalinan komunikasi antara guru dengan murid. Ia juga menjelaskan bahwa setiap anak memiliki keunikan. “Mari kita bangun kecerdasan adversity anak-anak di Nganjuk, tidak perlu membanding-bandingkan kecerdasan ataupun skill setiap anak. Karena setiap anak memiliki kelebihan dan skill yang berbeda-beda” jelasnya.

    “Ojo di banding-bandingke” pesan Marhaen pada setiap guru yang hadir dalam acara ini.

    Ketua majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Nganjuk Yoyon Supiangat menyampaikan terimakasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk yang telah membantu berjalannya seminar ini “Alhamdulillah kita bisa gelar seminar pendidikan dan tempatnya diizinkan di Pendopo Kabupaten Nganjuk. Sehingga kami merasa terangkat dan dikenal Muhammadiyah betul-betul nyawiji dengan Pemerintah Kabupaten Nganjuk”

    “Mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi kami untuk bisa meningkatkan kualitas pendidikan di perguruan Muhammadyah” harapnya.

    Sementara Wakil Ketua Dikdasmen PDM Kabupaten Nganjuk Nurbianto menambahkan acara ini digelar untuk memberikan semangat bagi guru-guru Muhammadiyah “Kita punya target untuk meningkatkan rasa percaya diri guru-guru Muhammadiyah, termasuk meningkatkan etos kerjanya. Dengan di Pendopo ini, paling tidak mengangkat martabat guru Muhammadiyah” ujarnya menyampaikan harapannya. (Tim)

  • Kades Sahari: Semoga Bisa Menjadi Sebaik-baiknya Pelayan Bagi Masyarakat

    Kades Sahari: Semoga Bisa Menjadi Sebaik-baiknya Pelayan Bagi Masyarakat

    Jatikalen, KabarNganjuk.com- Pemerintah Desa Perning Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk hari ini Rabu (4/1/2023) lantik tiga perangkat desa baru yang telah lolos seleksi perangkat desa di Unmer Malang 27 Desember 2022 lalu.

    Pelatikan yang dilaksanakan di balai desa Perning ini dihadiri Camat Jatikalen, Kapolsek Jatikalen, Danramil Jatikalen, Jajaran perangkat Desa Perning, RT/RW, Kader PKK dan keluarga perangkat desa yang hari ini dilantik.

    Tiga perangkat desa yang hari ini dilantik adalah Ayu Ragil Novitasari sebagai Sekretaris Desa Perning, Wahyu Setiawan sebagai Kepala Dusun Seloguno dan Rangga Yudha Pratama sebagai Kasi Pelayanan Desa Perning.

    Ditemui usai pelantikan, Sahari selaku Kepala Desa Perning menyampaikan harapannya terhadap tiga Perangkat baru Desa Perning.”Semoga bisa menjadi pelayan yang baik bagi masyarakat” tuturnya.

    “Dan mudah-mudahan ini untuk memacu kegiatan dan pelayanan lebih optimal kepada warga masyarakat, untuk benar – benar melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya” Pungkas Sahari.

    Reporter: Dyah Fahimah
    Editor: Siti Nur Kholifah

  • PolresTrenggalek Gelar `PadiSari`, Dorong Ekonomi Sektor Pariwisata

    PolresTrenggalek Gelar `PadiSari`, Dorong Ekonomi Sektor Pariwisata

    Trenggalek, KabarNganjuk.com– Saat ini hampir di setiap wilayah mulai tingkat Kecamatan hingga desa di Kabupaten Trenggalek memiliki destinasi wisata yang eksotik.

     

    Selain meningkatkan ekonomi masyarakat, destinasi wisata baru ini juga menjadi salah satu tempat healing alternatif dan kekinian. Tidak hanya bagi warga setempat tetapi juga luar kota.

     

    Menanggapi hal tersebut, Polres Trenggalek Polda Jatim melalui Polsek Gandusari meluncurkan ide kreatif yang bertajuk `PadiSari` atau Patroli Destinasi wisata Gandusari.

     

    Tujuan utama dari PadiSari ini adalah untuk meningkatkan potensi wisata lokal dengan memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pengunjung.

     

    Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, S.I.K. mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi upaya Polsek Gandusari melalui program unggulan `PadiSari` ini.

     

    Menurutnya, terobosan ini merupakan wujud nyata dukungan kepolisian terhadap pengembangan wisata yang tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

     

    “Sangat bagus. Nanti bisa kita kembangkan di Polsek jajaran yang lain.” Ujarnya kepada tim redaksi. Selasa, (3/1).

     

    Sementara itu, Kapolsek Gandusari AKP Zainudin, S.Sos menuturkan, pada dasarnya PadiSari ini merupakan pengambangan dari program patroli serupa yakni PadiMas atau Patroli Dialogis dengan Masyarakat.

     

    “Hampir sama, yang membedakan adalah sasaran patroli ini lebih menekankan pada lokasi wisata yang ada di Kecamatan Gandusari.” Ucapnya.

     

    AKP Zainudin menambahkan, setiap harinya ada satu unit patroli yang disiagakan untuk melaksanakan tugas PadiSari ini. Tugas utama meraka adalah melaksanakan patroli dan memastikan keamanan lokasi wisata.

     

    “Hari ini patroli kita arahkan ke tempat wisata pemandian Sumber Agung dan Lembah Kepuh yang ada di desa Sukorejo.” Imbuihnya

     

    Selain pengamanan lanjut AKP Zainudin, petugas juga berperan sebagai polisi pariwisata dan tour guide. Membantu para pengunjung, menunjukkan jalan, memberikan gambaran tentang lokasi wisata hingga menyampaikan imbauan terkait dengan keamanan diri. (Hms)

  • Kepala Desa Ngadirejo Sampaikan Pesan untuk Dua Perangkat yang Baru Saja Dilantik

    Kepala Desa Ngadirejo Sampaikan Pesan untuk Dua Perangkat yang Baru Saja Dilantik

    Tanjunganom, KabarNganjuk.com- Usai ikuti tes Calon Perangkat Desa, dua perangkat desa Ngadirejo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk hari ini dilantik Kepala Desa di Pendopo Balai Desa Ngadirejo, Rabu (4/1/2023). Adapun nama perangkat yang dilantik sebagai Sekretaris Desa Galuh Dewi Cahyati dan sebagai Seksi Kesejahteraan Mohamad Safi Muzaki.

     

    Siswo Widodo selaku Kepala Desa berpesan kepada dua perangkat desa yang baru saja dilantik untuk segera menyesuaikan diri. “Harus belajar, belajar dan belajar. Saya yakin, anak2 muda sekarang pemikirannya lebih canggih” pesannya.

     

    Ia juga menjelaskan bahwa banyak hal yang ada di Pemerintahan Desa mengalami pembaharuan mengikuti perkembangan zaman. “Dalam hal pelaksanaan pemerintahan desa, semua harus pakai IT, pakai online termasuk audit keuangan sehingga Pemda maupun Pemerintah Pusat langsung bisa melihat apa yang terjadi di desa” jelasnya.

     

    Sementara Sekretaris Kecamatan Tanjunganom Bambang Wardhokusumo yang turut hadir dalam pelantikan ini mengapresiasi kinerja panitia sejak pertama hingga pelantikan perangkat desa Ngadirejo ini.

     

    Ia juga sampaikan terimakasih nya kepada Kepala Desa yang telah mengawal seleksi perangkat desa ini. “Trimakasih kepada Lurah, telah loyalitas mengawal seleksi perangkat desa ini” ucapnya.

     

    Ia juga berpesan kepada para perangkat desa baru untuk bisa bertanggungjawab dengan amanah yang sekarang di emban. “Pertanggungjawaban panjenengan di pertaruhkan. Mohon petunjuk, mohon arahan, mohon bimbingan dari kepala desa” pungkasnya.

     

    Diketahui, hadir dalam pelantikan ini Kapolsek Tanjunganom Kompol Lilik Suharyono SH diwakili Iptu Imran Rosyidi S.AP, Danramil 0810/10 Tanjunganom Kapten Inf. Suwoto, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga desa, kader PKK dan warga masyarakat Desa Ngadirejo.

     

    Reporter: Dyah Fahimah

    Editor: Siti Nur Kholifah

  • Polres Gresik Berhasil Amankan Tiga Tersangka Pencurian di Pergudangan Kebonmas

    Polres Gresik Berhasil Amankan Tiga Tersangka Pencurian di Pergudangan Kebonmas

    Gresik, KabarNganjuk.com- Polres Gresik,Polda Jatim mengamankan tiga orang pria diduga mencuri beberapa barang di ruang pendingin atau cold storage di gudang F30-F31 yang berada di kompleks pergudangan Jalan Mayjend Sungkono, Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur.

     

    Perusahaan ditaksir mengalami kerugian hingga Rp 454 juta akibat pencurian itu.

     

    Ketiga tersangka adalah MH (35) warga Desa Denanyar, Kabupaten Jombang, SY (48), warga Kelurahan Lumpur, Kabupaten Gresik dan MS (24), warga Desa Bungah, Gresik.

     

    Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan, tindak pencurian tersebut berlangsung pada Jumat (23/12/2022) dan sempat diketahui oleh penanggung jawab gudang.

     

    Kasus itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

     

    Tiga pelaku sempat menghentikan aktivitas pencuriannya sebelum waktu shalat Jumat.

     

    “Setelah Jumatan yang kembali ke TKP hanya MH dan SY saja. Sedangkan MS tidak datang karena rupanya dia menerima orderan kendaraan pikap miliknya disewa orang,” ujar AKBP Nur Azis, Selasa (3/1/2023).

     

    AKBP Nur Azis menjelaskan, pada saat kedua pelaku kembali masuk ke dalam gudang untuk penyimpanan bahan beku, mereka kepergok penanggung jawab gudang.

     

    Kemudian, ditanyakan maksud dan tujuan mengenai keberadaan mereka berdua di ruang cool storage.

     

    “Sudah sempat kenal, karena kedua tersangka merupakan mantan helper perusahaan yang melakukan aktivitas memotong mesin pendingin cold storage (evaporator) dengan las listrik,” kata AKBP Nur Azis.

     

    Curiga atas gelagat aneh yang dijumpai, penanggung jawab gudang lantas menghubungi satpam dan dilakukan pengecekan.

     

    Setelah dilakukan inventarisir, diketahui ada empat unit mesin evaporator dan empat unit kondensor sudah tidak ada.

     

    Selain itu, lantai rak besi sepanjang 6 meter dan pipa tembaga sepanjang 20 meter juga telah hilang.

     

    “Dalam pemeriksaan, dua orang yang tertangkap tangan mengaku bahwa pencurian dilakukan oleh tiga orang. Mereka bersama-sama masuk gudang melalui gerbang depan dengan cara mencongkel grendel pintu, kemudian mengambil barang yang bukan miliknya dan tanpa seizin pemilik dengan cara merusak,” tutur AKBP Nur Azis.

     

    Barang bukti yang disita Polisi dari aksi kejahatan tersebut berupa satu set blander (alat pemotong besi), satu tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram dan satu tabung oksigen ukuran tujuh kubik.

     

    Ada pula dua unit evaporator yang telah terpotong, satu telepon genggam dan satu potongan besi rak lantai dengan ukuran sekitar 2 meter.

     

    “Sebanyak tiga tersangka kami ringkus dan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 (4) KUHP,” ucap Nur Azis. (Hms)

  • Kapolres Nganjuk Beri Penghargaan kepada Anggota Berprestasi di Tingkat Polres dan Polda Jawa Timur

    Kapolres Nganjuk Beri Penghargaan kepada Anggota Berprestasi di Tingkat Polres dan Polda Jawa Timur

    KabarNganjuk.com – Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson, S.H., S.I.K., M.H. mengingatkan kepada anggotanya untuk melanjutkan tren positif dan meningkatkan kinerja di satuan masing-masing dan terus mengejar prestasi.

     

    Hal tersebut disampaikan AKBP Boy Jeckson dalam arahannya di upacara pemberian penghargaan kepada 28 anggota Polri yang berprestasi di lapangan apel Polres Nganjuk, Jumat (30/12/2022).

     

    “Hari ini saya selaku Kapolres Nganjuk memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada mereka yang berprestasi di dalam melaksanakan tugas dengan melebihi target sehingga layak diberi penghargaan kepada rekan-rekan sekalian,” kata AKBP Boy Jeckson.

     

    Dalam kesempatan tersebut, AKBP Boy Jeckson memberikan apresiasi kepada Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk AKP Joko Santoso, S.Sos., M.H. dan anggotanya atas keberhasilan memborong 3 penghargaan di tingkat Polda Jatim. Sebelumnya Satresnarkoba Polres Nganjuk meraih peringkat 1 (satu) ungkap kasus semester 1 periode januari s/d juni 2022, peringkat 1 Ops Pekat Semeru tahun 2022, dan peringkat 1 Ops Tumpas Semeru tahun 2022.

     

    Penghargaan juga diberikan kepada Iptu Jun Purwaningrum sebagai peraih juara 1 IKPA se-Karesidenan Kediri dan juara 3 IKPA se Provinsi Jawa Timur semester 2 T.A. 2022. Sementara Aipda Hariyanto menerima apresiasi sebagai driver bertindak cepat mengamankan personel dalam situasi krusial sehingga tidak terjadi kerugian materiil maupun korban jiwa dalam tragedi Kanjuruhan Malang.

     

     

    Adapun anggota Satsamapta Bripka Ilham Nur Hafidz Nova Nahar, S.H. didaulat menerima penghargaan atas keberhasilan menangkap tangan pembawa pil dobel L. Penangkapan ini dilakukan saat Bripka Ilham sedang di luar jam dinas.

     

    Unit Opsnal Polsek Kertosono jmturut menerima apresiasi setelah berhasil menjadi Juara 1 ungkap kasus Januari – November 2022 terbanyak se-jajaran Polres Nganjuk dengan 31 Laporan Polisi dan Juara 1 Ops Sikat Semeru tahun 2022 dan ungkap kasus terbanyak se-jajaran Polres Nganjuk sebanyak 4 TO.

     

    Terakhir, penghargaan juga diberikan kepada 19 anggota Bhabinkamtibmas jajaran Polres Nganjuk yang dinilai aktif dalam kegiatan di desa binaan masing-masing dan menjadi motor penggerak pemelihara kemanan dan ketertiban masyarakat.

     

    “Penghargaan ini jangan membuat Saudara-saudara sekalian berbangga diri. Jangan menjadi euforia karena tugas kita tidak berhenti sampai di sini. Oleh karena itu, teruslah raih prestasi berikutnya,” kata AKBP Boy.

     

    AKP Joko Santoso, S.Sos., M.H. mengungkapkan penghargaan yang diraihnya merupakaan hasil dari kerja kolektif Satresnarkoba Polres Nganjuk beserta jajaran Polres Nganjuk.

     

    “Penghargaan ini kami dedikasikan kepada Polres Nganjuk sebagai institusi dan kepada masyarakat khususnya Kabupaten Nganjuk. Terimakasih kepada Bapak Kapolres Nganjuk yang selalu mendorong dan memberi semangat kami untuk selalu bekerja keras dan berbuat lebih,” kata AKP Joko (hms)

  • Selain Resmikan taman Nyawiji, Pemkab Nganjuk Juga Berikan Penghargaan untuk 21 Sekolah Adiwiyata

    Selain Resmikan taman Nyawiji, Pemkab Nganjuk Juga Berikan Penghargaan untuk 21 Sekolah Adiwiyata

    KabarNganjuk.com- Sambut tahun baru 2023, warga Nganjuk mendapat kado berupa diresmikannya Taman Nyawiji atau yang sebelumnya lebih dikenal dengan nama Taman Seng. Taman yang berada di pusat kota tepatnya berada di Jl. A. Yani ini diresmikan Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi tepat pada tanggal 1 Januari 2023.

    Taman seluas satu hektare ini akan menjadi salah satu ikon Kabupaten Nganjuk dan juga merupakan salah satu komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk untuk memberikan ruang terbuka hijau di tengah kota yang nyaman bagi warga Nganjuk.

    Selain peresmian taman yang memiliki desain hampir menyerupai logo Kabupaten Nganjuk ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk juga berikan penghargaan kepada 21 sekolah adiwiyata yang ada di Kabupaten Nganjuk.

    Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, dalam sambutannya memberikan pesan kepada masyarakat Kabupaten Nganjuk khususnya yang berkunjung ke Taman Nyawiji.

     

     

    “Alhamdulillah, taman ini sebelumnya orang menyebutnya dengan ‘Taman Seng’, hari ini sudah kita buka dengan tampilan yang lebih bagus lagi dan kita sebut ‘Taman Nyawiji’, hanya saja perlu kita ingatkan bersama-sama, taman ini harus kita rawat bersama-sama. Memelihara dan merawat jauh lebih sulit daripada membangun” tutur Kang Marhaen.

    Ia juga mengingatkan masyarakat untuk membangun kesadaran menjaga kebersihan. “Mari bersama-sama membangun kesadaran membuang sampah pada tempatnya. Ayok kita tunjukkan bahwa masyarakat Nganjuk peduli akan kebersihan” ajaknya.

    Usai acara, Plt. Bupati ini juga menyampaikan harapannya dengan dibuka dan diresmikannya taman nyawiji ini. “Semoga taman ini membawa keberkahan untuk masyarakat” harapnya.

    Ia juga menambahkan akan memberikan fasilitas tambahan untuk Taman Nyawiji ini seperti Wifi, tempat duduk dan juga tempat sampah.

    “Nganjuk milik kita bersama, ayok kita jaga bersama, ayok kita bangun bersama. Guyup rukun bangun Nganjuk untuk bangkit bersama-sama” pungkasnya.

    (Tim)

  • Resmikan Jembatan Kaliulo, Plt Bupati Nganjuk Harap Bisa Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Sukomoro

    Resmikan Jembatan Kaliulo, Plt Bupati Nganjuk Harap Bisa Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Sukomoro

    Sukomoro, KabarNganjuk.com- Jembatan Desa Kaliulo Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk yang selama 6 tahun ini diusulkan perbaikan, akhirnya tahun ini di perbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan digarap oleh Perusahaan rekanan CV. Veteran Indah.

    Usai perbaikan, jembatan ini diresmikan Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi pada Sabtu (31/12/2022). Hadir dalam peresmian jembatan ini, Camat Sukomoro, Forpimcam Sukomoro, Forpimdes Kaliulo dan Masyarakat desa Kaliulo.

    Peresmian jembatan ini tentu saja mendapatkan antusiasme dari masyarakat, karena dari sekian lama usulan perbaikan, akhirnya jembatan ini diperbaiki. Masyarakat berbondong-bondong ke area jembatan dengan membawa ambengan.

    Usai diresmikan, masyarakat Desa Kaliulo tanpa kecuali Plt. Bupati Nganjuk yang turut hadir dalam acara ini gelar syukuran diatas jembatan yang di desain tinggi dan bernuansa merah hitam ini. Puluhan ambeng berjajar di tengah jembatan dikelilingi masyarakat. Sebagai rasa syukur masyarakat dan berharap jembatan ini membawa keberkahan dan dijauhkan dari bala’.

     

     

    Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, ditengah acara memberikan sambutan kepada masyarakat desa Kaliulo. “Semoga jembatan ini bisa memberikan keberkahan kepada masyarakat, bisa meningkatkan perekonomian di Sukomoro” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa jembatan ini paling bagus kualitasnya dari jembatan yang lain. “Bangun itu ya harus begini, tidak telat selesainya, hasilnya juga bagus, yang mengerjakan juga orang Nganjuk” ucapnya. Ia juga menjelaskan bahwa Jembatan ini menghubungkan antara kelurahan Sukomoro, Pehserut dan Desa Ngrami.

    Dirinya berharap jembatan ini bisa menambah daya dobrak perekonomian di Nganjuk. “Karena sentra bawang merah berada di Pasar Sukomoro, dengan adanya jembatan ini bisa mempermudah akses masyarakat tingkatkan perekonomian” harapnya

    Sementara camat Sukomoro menyampaikan trimakasihnya kepada Pemerintah Daerah kabupaten Nganjuk. “Hampir 6 tahun ini Jembatan ini baru terealisasi untuk diperbaiki. Semoga dengan adanya jembatan yang sudah baik ini bisa meningkatkan mobilitas masyarakat di Kecamatan Sukomoro, sehingga peningkatan kesejahteraan juga semakin meningkat” ucapnya.

    Ia juga menyampaikan permohonannya kepada Plt. Bupati Nganjuk terkait keselamatan pengendara yang melalui jembatan ini. “Perlu adanya rambu-rambu lalu lintas disekitar jembatan, juga gelombang kejut yang bisa menghambat laju kendaraan yang berkecepatan tinggi melewati jembatan ini” pintanya kepada Pelaksana Tugas Bupati.

    Reporter: Dyah

    Editor: Siti Nur Kholifah

  • Lolos Seleksi Perangkat, Tiga Perangkat Baru Desa Kutorejo Hari ini Dilantik

    Lolos Seleksi Perangkat, Tiga Perangkat Baru Desa Kutorejo Hari ini Dilantik

    Bagor, KabarNganjuk.com- Tiga perangkat desa baru Kutorejo Kecamatan Bagor yang telah lolos seleksi perangkat desa yang di laksanakan di Unmer beberapa waktu yang lalu, hari ini Sabtu (31/12/2022) dilantik kepala Desa di Balai Pertemuan Desa Kutorejo.

    Tiga perangkat desa baru itu yakni Erlinda Yulia Dewi Sebagai sekretaris desa, Kukuh Prianggodo Sebagai Kaur Umum Perencanaan dan Gharnita Whisnu Bhuwana Sebagai Kaur Keuangan.

    Usai melantik dan mengambil sumpah ketiga perangkat desa baru ini, Kepala Desa Kutorejo Suparno dalam sambutannya menyampaikan harapannya terhadap kinerja ketiga perangkat desa baru itu. “Semoga bisa melayani masyarakat sebagaimana mestinya dan menjalankan tugas serta amanah yang di emban dengan baik” harap Suparno.

    “Tentunya harus bisa ikut andil membangun desa Kutorejo ini” lanjutnya.

     

     

     

     

     

    Ia juga menyampaikan selamat kepada ketiga perangkat desa yang baru saja di lantik ini. “Jangan lupa nantinya harus bekerja sesuai apa yang ditugaskan dalam pemerintahan desa Sukorejo” pesannya.

    Sementara, Erlinda Yulia Dewi sebagai sekretaris Desa yang baru mengaku sangat bersyukur bisa lolos menjadi sekretaris desa Kutorejo. “Semoga saya bisa amanah menjalankan kewajiban serta tugas saya sebagai sekretaris desa” ujarnya.

    Perempuan berumur 29 tahun ini juga memohon do’a agar bisa menjadi pemomong masyarakat (Pamong) yang bisa mengayomi warga dengan baik.

    Reporter: Dyah

    Editor: Siti Nur Kholifah