Penulis: Kabar Nganjuk

  • 23 Anggota Polri Berprestasi Dapatkan Piagam Penghargaan

    23 Anggota Polri Berprestasi Dapatkan Piagam Penghargaan

    KabarNganjuk.com- Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., memberikan piagam penghargaan kepada 23 anggota terdiri dari 3 staf Bagian SDM dan 20 anggota polsek jajaran pengemban fungsi kehumasan yang dinilai berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas kinerja yang ditunjukkan oleh mereka.

    Piagam penghargaan tersebut diberikan secara seremonial dalam sebuah upacara yang dilangsungkan di halaman apel Polres Nganjuk dan diikuti oleh Pejabat utama (PJU) dan anggota Polres Nganjuk, Senin (04/12/2023).

    Piagam penghargaan diberikan Brigadir Rendy Dwi Hartanto, S.E., atas dedikasi, loyalitas dan disiplin sebagai operator NEW SIPP yang berperan aktif update data dengan capaian 100% sehingga sebagai penunjang Polda Jatim meraih juara 1 atas penghargaan kategori kelengkapan BIG DATA SIPP tingkat Mabes Polri.

     

    Kepada Briptu Ginanjar Setyoaji Nugroho, S.H. dan Bripda Luky Andika Prambudi, atas dedikasi, loyalitas dan disiplin sebagai operator Manajemen Citra Polri tingkat Polres Nganjuk yang berperan aktif dalam melaksanakan pelaporan, sehingga sebagai penunjang Polda Jatim meraih juara 1 tingkat Mabes Polri.

    Selanjutnya diberikan kepada 20 anggota Polsek jajaran yang mengemban fungsi Kehumasan atas dedikasi, loyalitas dan disiplin sebagai operator tingkat Polsek yang berperan aktif dalam melaksanakan pelaporan Manajemen Citra Polri.

    Dalam amanatnya, AKBP Muhammad menyatakan bahwa semua anggota baik staff maupun operasional dan PNS Polri Polres Nganjuk berhak mendapatkan penghargaan.

    “Namun hal tersebut tidak serta merta diberikan secara sembarangan. Dengan catatan pemberian Penghargaan tersebut telah melalui penilaian dari Pimpinan dan Dewan Pertimbangan ,”ujar AKBP Muhammad.

    Dengan penghargaan ini, diharapkan semangat dan dedikasi anggota Polres dan Polsek jajaran akan terus berkembang, memberikan dampak positif dan membawa nama Polres Nganjuk ke tingkat satuan yang lebih tinggi.

    “Jadikan penghargaan ini sebagai momentum untuk bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh keikhlasan, semoga apa yang kita kerjakan dengan ikhlas selalu bernilai ibadah disisi Alloh SWT,” pungkas AKBP Muhammad. .
    ( hms)

  • Hambatan dan Tantangan, Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

    Hambatan dan Tantangan, Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

    KabarNganjuk.com- Sebanyak 150 peserta dari kalangan Mahasiswa, unsur ASN, Peradi, awak Media, Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM), Masyarakat maupun Tokoh Agama, juga dari jajaran TNI – POLRI telah mengikuti Seminar Nasional dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Tahun 2023, yang bertempat di Ballroom Front One Ratu Hotel Begadung Nganjuk ( 04/12/2023).

    Acara dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2023, dilaksanakan mulai pukul 09. 00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Kajian Hukum dan Perburuhan Indonesia ( LSM LKHPI ), bersama dengan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama ( ISNU) dengan mengambil tema ‘ Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi: Hambatan dan Tantangan “.

    Acara dibuka langsung oleh Pj Bupati Nganjuk yang diwakili Mohammad Yasin, dengan beberapa narasumber diantaranya Pujiono S.H ( Guru Besar FH UNDIP), Prof Sogar Simamora ( Guru Besar FH Unair, Yudi Kristiana S.H ( Kejaksaan Agung RI ), Rudy Cahya Kurniawan S.H ( AKPOL) serta Budi Harianto ( Ketua ISNU Kabupaten Nganjuk ), juga didatangkan 2 Host ternama dari Kabupaten Nganjuk Suteki S.H dan Wahyu Djatmiko S.H, sedangkan untuk Ketua Pelaksana Seminar adalah Dwiki Fitrawan S.H.

    Dalam kegiatan ini juga dilakukan diskusi, tanya jawab bagi peserta dan narasumber, sedangkan masing – masing narasumber, menjabarkan tentang hambatan dan tantangan tindak pidana korupsi, di Indonesia tindak pidana korupsi yang sering kita temui hampir 60 – 70 % berupa suap ( gravitasi).

    ( red)

  • Komplotan Curanmor Berikut Penadahnya Dibekuk Polres Jombang

    Komplotan Curanmor Berikut Penadahnya Dibekuk Polres Jombang

    Jombang, KabarNganjuk.com- Komplotan Curanmor (pencurian kendaraan bermotor) berikut penadahnya dibekuk Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jombang.

    Komplotan ini terbagi menjadi empat kelompok dengan sembilan orang pelaku. Hanya saja, antara satu kelompok dengan kelompok lain tidak saling berhubungan.

    Salah satu kelompok ini adalah pasutri (pasangan suami istri), yakni, AP (28) dan SD (28).

    Keduanya sudah melakukan pencurian motor di 10 TKP (Tempat Kejadian Perkara) sejak enam bulan terakhir. Dalam menjalankan aksinya, AP dan SD berbagi peran.

    Pelaku AP sebagai eksekutor, sedangkan SD berperan mengawasi situasi. Ketika kondisi memungkinkan AP langsung beraksi dengan menggunakan kunci palsu.

    “Keduanya spesialis sepeda motor Yamaha. Ada motor yang kita amankan dari kedua pelaku,” ujar Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Sukaca, Senin (4/12/2023).

    Pelaku SD mengatakan, saat beraksi dirinya dibonceng oleh suaminya, yakni AP. Mereka berputar-putar mencari sasaran.

    Ketika sasaran sudah ditemukan, SD menunggu di tempat terpisah sembari memantau situasi. Ketika suaminya berhasil menggasak motor, SD pun ikut berlalu.

    “Pengakuan tersangka ini menjalankan aksi belum ada satu tahun. Hasilnya, untuk kebutuhan hidup,” terang Kasatreskrim Polres Jombang.

    AKP Sukaca menambahkan, selain pasutri, ada kelompok lagi yang beraksi seorang diri. Dia adalah AS (23), warga warga Desa Ngogri Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang.

    Pelaku AS terakhir beraksi di Desa Rejoagung Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang pada Kamis, 2 November 2023.

    Korbannya adalah Wiwik Shanjaya, warga Loceret Kabupaten Nganjuk yang domisili di Desa Rejoagung Kecamatan Ploso Jombang.

    Sepeda motor Honda Vario warna hitam nopol AG-2478-VBM milik Wiwik digondol oleh pelaku saat motor tersebut diparkir di depan rumah atau samping warung miliknya.

    “Dari tangan AS kita sita barang bukti sepeda motor Honda Vario. Sedangkan tiga sepeda motor lainnya masih kita lacak. Tersangka dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan. Ancamannya 7 tahun penjara,” ujar AKP Sukaca.

    Kelompok lainnya lagi adalah A (42) dan EA (32), warga Dusun Wonokerto Desa/Kecamatan Peterongan Jombang.

    Kelompok ini menjalankan aksinya di 30 TKP yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Jombang. Di antaranya, Mojoagung, Sumobito, Peterongan, Jogoroto, Ngoro, Mojowarno dan Kecamatan Diwek.

    “Dari tangan kedua pelaku kita amankan tujuh unit sepeda motor. Di antara Honda Beat dan Kawasaki Ninja. Mereka terakhir beraksi di Desa Tanjunggunung Kecamatan Peterongan, belum lama ini,” lanjut AKP Sukaca.

    Sedangkan satu kelompok lagi beranggotakan dua orang, yaitu AR dan H. Namun saat ini keduanya diamankan di Polres Tanjung Perak Surabaya. Karena keduanya juga melakukan hal serupa di Surabaya.

    Dari rangkaian curanmor tersebut Polisi juga membekuk penadahnya, yakni warga asal Kediri, yakni MR (34) dan HS (32).

    “Penadah ini membeli motor hasil kejahatan dengan harga bervariasi antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta,” pungkas AKP Sukaca.
    ( hms)

  • Ekspansi Di Blitar, PT Gudang Garam Serap Ribuan Karyawan

    Ekspansi Di Blitar, PT Gudang Garam Serap Ribuan Karyawan

    Blitar, Kabar Nganjuk.com-Pabrik rokok Gudang Garam TBK, akan ekspansi gurita bisnisnya di Kota Blitar. Pabrik baru yang akan beroperasi itu berlokasi di Kelurahan Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar.

    Pabrik cabang Gudang Garam ini nantinya akan dijalankan dengan skema kemitraan, dan menempati bangunan bekas fasilitas rokok Apache. Sementara itu Perusahaan mitra PT Gudang Garam Kediri tersebut tengah mengurus sejumlah perijinan pendirian pabrik rokok di Blitar.

    Dengan adanya Pabrik baru ini, ada dua perusahaan rokok yang berinvestasi di Kota Blitar, yaitu Sampoerna dan Gudang Garam. Baik Sampoerna maupun Gudang Garam ini tengah berproses, kami berharap keduanya bisa berjalan beriringan,” kata Heru Eko Pramono, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar, Jum’at (1/12/2023).

    DPMPTSP Kota Blitar menyebut Pabrik Rokok Gudang Garam ini akan segera beroperasi. Tepatnya awal tahun 2024 mendatang. Nantinya pabrik rokok yang merupakan kemitraan tersebut bakal menyerap 1000 orang tenaga kerja proses Rekruitmen karyawan akan segera dibuka untuk umum. “Kalau yang penyerapan tenaga kerjanya 1000-ab itu yang Gudang Garam,” tegasnya.

    Sebelum PT Gudang Garam, PT Sampoerna sudah terlebih dahulu mengumumkan akan membuka pabrik di Blitar. Sampoerna akan mendirikan pabrik kretek baru dengan lokasi juga bekas pabrik rokok Apache.

    Saat ini Sampoerna sudah mulai melakukan rekrutmen untuk beberapa posisi manajemen produksi. Sementara seleksi untuk pekerja linting masih menyusul. Total ada 3114 tenaga kerja yang akan dibutuhkan oleh pabrik rokok Sampoerna Cabang Blitar.

    Pemkot Blitar menyambut baik adanya investasi dari perusahaan rokok Sampoerna. Dengan adanya Pabrik rokok Sampoerna tersebut diharapkan bisa menyerap tenaga kerja sebanyak banyaknya. ” Ini masih tatanan manajemen kayak mandor, dan operator mesin, general worker belum, seperti petugas linting,” imbuhnya.

    ” Untuk petugas linting akan direkrut pertengahan Desember sampai Januari, setelah itu tiap bulan akan dilakukan seleksi,” tegasnya . Total investasi yang dikeluarkan oleh Perusahan rokok Sampoerna di Kota Blitar mencapai Rp 350 miliar. Selain akan menyerap tenaga kerja, keberadaan pabrik rokok Sampoerna ini tentu akan memberikan tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Pemkot Blitar.

    (Sumber:beritaJatim.com)

  • Diperkirakan Ratusan Milyar APBD Nganjuk Belum Terserap, Ini Reaksi Tatit

    Diperkirakan Ratusan Milyar APBD Nganjuk Belum Terserap, Ini Reaksi Tatit

    KabarNganjuk.com-Menurut Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPKAD) Nganjuk Kartimah, serapan belanja APBD Kabupaten Nganjuk hingga Selasa (21/11/2023) baru 65 persen, sisanya 35 persen anggaran belum terserap,” ujarnya.

    APBD Kabupaten Nganjuk tahun ini  Rp 2,9 triliun, saat ini baru terserap sekitar 65 persen, maka ada sekitar Rp 1 Triliun yang belum terserap. Uang itu masih berada di Kas Daerah. “Jika tidak terserap maka akan menjadi SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran, Red),” ujarnya.

    Agar Silpa tidak membengkak Kartimah menegaskan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah menganggarkan Kegiatan atau program harus segera merealisasikan, jika tidak segera dilaksanakan, maka anggaran yang sudah disediakan tersebut tetap berada di Kas Daerah dan menjadi SILPA. Untuk pencairan anggaran, sesuai dengan Regulasi seluruh OPD harus melaksanakan kegiatan terlebih dahulu, baru mencairkan anggaran.

    Untuk APBD tahun depan, Kartimah mengatakan kemungkinan akan ditetapkan akhir Desember. Dia berharap proses pengadaan sudah dilakukan akhir tahun, sehingga awal tahun 2024 sudah ada tanda tangan, dan realisasi lebih cepat dibanding tahun ini. ” Targetnya untuk tahun depan realisasi penyerapan bisa melebihi 90 persen penyerapannya.” Pungkasnya.

    Sementara itu Tatit Heru Tjahyono, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk bereaksi terhadap Silpa APBD 2023 yang diperkirakan masih Ratusan milyar, “OPD harus melakukan evaluasi dalam membuat program dan melaksanakan kegiatan agar dana yang sudah disediakan tidak menjadi SILPA,” ujarnya.

    Tatit meminta waktu sebulan tersisa di tahun 2023 harus dimaksimalkan. Jangan sampai program sudah direncanakan dan anggaran sudah ada tetapi kegiatan tidak dilaksanakan. Karena dana APBD tersebut untuk masyarakat. Jika program tersebut tidak dilaksanakan maka masyarakat tidak merasakan manfaatnya.’ Pungkasnya.

    (Sumber: JP Radar Nganjuk)

  • Hadiri Muscab PP, Ini Pesan Tatit Heru Tjahyono

    Hadiri Muscab PP, Ini Pesan Tatit Heru Tjahyono

    KabarNganjuk.com-Musyawarah Cabang Pemuda Pancasila 2023 Kabupaten Nganjuk berlangsung di Gedung Mpu Sendok Jl. Diponegoro Nganjuk, pada Sabtu (2/12/2023).

    Acara tersebut dihadiri Ketua MPW Pemuda Pancasila (PP) Jatim La Nyalla Mattaliti Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Thajono, Imam Ashari kepala Bakesbangpol dan ratusan Pemuda Pancasila se-Kabupaten Nganjuk.

    Tatit Heru Tjahjono mengatakan dalam sambutannya, semoga musyawarah cabang ini bisa berjalan lancar, siapapun yang terpilih nantinya menjadi ketua, diharapkan bisa melanjutkan dengan kegiatan – kegiatan yang produktif, sehingga dapat menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah.

    Sementara itu, la Nyalla Matalitti berpesan kepada seluruh anggota PP di Kabupaten Nganjuk untuk mendukung ketua terpilih melanjutkan program terdahulu, usai memberikan sambutan, La Nyalla Matalitti menyerahkan Bendera Pataka Pemuda Pancasila sebagai tanda pengesahan dan penetapan Ketua Cabang PP Kabupaten Nganjuk yakni Raditya Haria Yuangga yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk.(Salsha)

  • Membunuh Mbah Madi, S Diamankan Polresta Malang

    Membunuh Mbah Madi, S Diamankan Polresta Malang

    Kota Malang, KabarNganjuk.com- Misteri ditemukannya jasad pria bersimbah darah di depan bekas dealer motor Kecamatan Sukun Kota Malang akhirnya berhasil diungkap oleh Satuan Reserse Kriminal ( Satreskrim) Polresta Malang Kota,Polda Jatim.

    Jasad itu adalah Madi (71) atau sering dipanggil mbah Madi yang belum diketahui secara jelas tempat tinggalnya.

    Kasat Reskrim Polresta Malang Kota,Kompol Danang Yudanto, S.E., S.I.K mengatakan dari hasil RS dr Saiful Anwar ( RSSA) Kota Malang ditemukan adanya luka robek pada bagian pelipis kiri, bahu kanan dan atas telinga kiri.

    “Dari hasil visum itu dugaan kuat korban meninggal karena dianiaya,” kata Kompol Danang.

    Oleh karenanya Polisi melakukan penyelidikan dan memeriksa sedikitnya 9 saksi yang diduga saat kejadian berada di TKP.

    Berdasarkan keterangan dari 9 tersebut akhirnya mengerucut pada seorang lanjut usia ( lansia) berinisial S ( 70) warga Pakisaji, Kabupaten Malang.

    Kesehariannya tersangka dan korban merupakan rekanan kerja yang baru saling mengenal selama 2 minggu.

    Namun, hubungan pertemanan tersebut sering diselingi cekcok atau perselisihan pendapat.

    “Tersangka S (70) ini mengaku bahwa dirinya marah dan dendam terhadap korban,” kata Kompol Danang.

    Kasatreskrim Polresta Malang Kota menjabarkan motif kekerasan itu berawal dari korban yang curhat kepada tersangka yang baru beli handphone seharga Rp.200.000 pada Senin (27/11) dini hari.

    Pada saat membeli handphone tersebut korban masih membayar Rp.170.000 dan sisanya Rp.30.000 pinjam kepada tersangka.

    Namun karena Hp yang baru dibeli dirasa kurang bagus, korban berniat mengembalikan Hp tersebut kepada penjualnya.

    “Saat itulah Tersangka menasehati korban dan terjadi cekcok antara korban dengan tersangka,” terang Kompol Danang.

    Karena tersangka tersinggung atas ucapan korban, akhirnya tersangka mengambil paving dan memukulkan ke kepala korban sebanyak dua kali.

    “Saat kami periksa awal, tersangka sempat berbohong dengan menerangkan bahwa korban punya masalah dengan orang lain,” tambah Kompol Danang.

    Namun setelah Penyidik mendalami keterangan tersebut, akhirnya diketahui bahwa diduga kuat pria usia 70 tahun inisial S inilah diduga kuat pelakunya.

    “Pendalaman pemeriksaan, S ini kami tetapkan tersangka,” tegas Kompol Danang.

    Dikatakan oleh Kompol Danang, sebelumnya tersangka S juga berniat menghilangkan barang bukti dengan mencuci paving dan alas tidur korban.

    Dari ungkap kasus tersebut, kini S terjerat pasal 338 KUHP Sub 340 atau pasal 351 ayat (3) KUHP atau pasal 365 ayat (4) KUHP dengan hukuman penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun atau seumur hidup.

    Adapun barang bukti yang diamankan Polisi yaitu, uang tunai Rp 15.000,- (lima belas ribu rupiah) milik korban yang diambil pelaku, 2 lembar potong triplek, 1 buah batako yang digunakan sebagai alat untuk menyerang korba.

    Selain itu ada 2 botol sisa air untuk mencuci noda darah, 1 celana jeans warna biru, dan baju warna hitam.

    Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus berupaya untuk mencari identitas lengkap beserta keluarga korban. ( hms)

  • Jelang Bandara Dhoho Beroperasi, Pemkot Kediri Gelar Pelatihan

    Jelang Bandara Dhoho Beroperasi, Pemkot Kediri Gelar Pelatihan

    Kediri, KabarNganjuk.com-Jelang Bandara Internasional Dhoho Beroperasi, Pemkot Kediri gelar Pelatihan Kebandarudaraan,  dengan harapan tenaga ahli lokal telah siap bekerja saat Bandara Udara Internasional Dhoho mulai beroperasi.

    Upaya ini dilakukan agar warganya tidak hanya menjadi penonton ketika Bandara Internasional Dhoho mulai beroperasi. Nantinya para peserta pelatihan yang telah mendapat sertifikat berhak untuk melamar pekerjaan di Bandara Dhoho.

    Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kediri telah menyiapkan learning center sebagai fasilitas pelatihan bagi para calon pekerja. Sebanyak 700 calon pekerja melamar secara on line, tetapi setelah diadakan verifikasi lanjutan, ternyata hanya 186 peserta yang memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh penyelenggara. Adapun kriteria usia yang dibutuhkan berkisar antara 18-25 tahun baik laki-laki maupun perempuan.

    Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK) Kota Kediri, Bambang Priambodo menyatakan bahwa sebanyak 25 warga telah mengikuti pelatihan. Dalam hal ini,  pihak Pemkot Kediri telah bekerjasama dengan Lembaga Pelatihan dari Surabaya untuk menyeleksi.

    Menurutnya warga menunjukkan antusiasme yang tinggi saat mengikuti pelatihan yang diadakan Pemkot. Keberadaan Learning center dapat membantu menyiapkan putra putri daerah untuk merespon beroperasinya bandara.

    (Sumber: Jawa Pos.com)

  • DPRD Nganjuk Tetapkan Rancangan Keputusan Pansus Desa

    DPRD Nganjuk Tetapkan Rancangan Keputusan Pansus Desa

    KabarNganjuk.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nganjuk menggelar Rapat Paripurna Pengesahan dan Penetapan Rantus, pada Kamis, (30/11/2023).

    Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat sidang paripurna itu dihadiri oleh Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, Penjabat (Pj) Bupati Nganjuk Sri Handoko Taruna, Wakil Ketua Marianto dan Raditya Haria Yuangga.

    Dalam rapat itu, Badan Eksekutif dan Legislatif membahas perubahan ketiga agenda kerja DPRD Kabupaten Nganjuk Bulan November 2023. Rapat itu telah diputuskan oleh pimpinan DPRD Kabupaten Nganjuk, 26 November 2023 lalu. Dengan nomor : 172/2211/411.100/2023, yang mencakup.

    Pertama tentang jawaban Bupati Nganjuk terkait pandangan umum fraksi-fraksi Dewan, terhadap rancangan Peraturan Daerah (Perda). Tentang perubahan ketiga atas Perda Kabupaten NganjuK nomor 1 tahun 2016 tentang desa.

    Kedua pengesahan dan penetapan rancangan keputusan DPRD Kabupaten Nganjuk tentang pembentukan Panitia Khusus (pansus) Desa. Membahas rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan ke-tiga atas Perda Kabupaten Nganjuk  nomor 1 tahun 2016 tentang Desa.

    Pada kesempatan itu, Tatit mengatakan perubahan ke-tiga ini membahas perubahan beberapa pasal di tingkat Pemerintahan Desa agar sesuai dengan UUD yang berlaku saat ini.

    “Ini tadi perubahan beberapa pasal saja supaya sesuai dengan UUD, kalau kita tidak mengikuti ya salah,” kata Tatit usai Rapat Paripurna.

    Rapat Paripurna Yang Berlangsung Di Ruang Sidang Rapat Paripurna

    Lanjutnya, Pansus akan memanggil pihak-pihak pelaksana sebelum dituangkan ke dalam pasal-pasal yang nantinya disahkan.

    “Nantikan tetap mengakomodir kearifan lokal, nantinya Pansus akan memanggil mereka yang melaksanakan kemudian dituangkan ke pasal-pasal,” jelasnya.

    Selain itu, Pj Bupati menyampaikan pandangannya terhadap pandangan fraksi DPRD yang disampaikan beberapa waktu lalu.

    “Terkadang pertanyaan, masukan, serta saran yang disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD yang disampaikan pada 23 November 2023 lalu telah dilakukan pengkajian dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta disesuaikan dengan peraturan,” tutur Sri Handoko.

    “Mudah-mudahan dapat membantu pembahasan rancangan UU Daerah,” sambung Sri Handoko. (red)

  • Ratusan Kakek Nenek Diwisuda dari SOTH

    Ratusan Kakek Nenek Diwisuda dari SOTH

    KabarNganjuk.com-Di usianya yang tidak muda lagi, ratusan kakek nenek ini merayakan kelulusannya di Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) dan SOTH (Sekolah Orang Tua Hebat).

    Kebahagiaan para lansia ini semakin bertambah dengan kehadiran beberapa pejabat teras Kabupaten Nganjuk. Tidak hanya menyaksikan, pejabat teras ini sekaligus mewisuda ratusan lulusan Selantang dan SOTH.

    Prosesi wisuda ini dipusatkan di Gedung Juang’45 Kabupaten Nganjuk pada Rabu (29/11/2023) pagi. Sementara jumlah peserta yang mengikuti pengukuhan wisuda sebanyak 892 orang yang terdiri dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Nganjuk.

    Dikatakan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk, Nafhan Tohawi, dirinya merasa terharu dan bangga melihat ratusan kakek nenek bersemangat sekaligus berpenampilan modis dalam gelaran prosesi wisuda ini.

    Menurutnya, momen tersebut sangat bagus dalam memberikan motivasi dan membentuk lingkungan yang bagus bagi lansia di Kota Bayu.

    “Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan sikap dan keterampilan orang tua dan lansia dalam pengasuhan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang dan pembentukan karakter pada anak,” urai Nafhan.

    “Selain itu, tujuan lainnya yakni sebagai momentum untuk memberikan motivasi termasuk memberikan value yang bagus. Yang penting usia tua tapi jiwa muda, kegiatan seperti ini memberikan lingkungan yang bagus untuk para para peserta yang mengikuti pengukuhan wisuda ini,” sambung mantan Kepala Dinas Sosial dan PPPA Kabupaten Nganjuk.

    Lebih jauh, Nafhan juga mengajak para orang tua dan lansia untuk terus bahagia menciptakan energi positif di masa tua yang bisa dimulai di lingkungan keluarga.

    Selain itu, Nafhan juga berharap dengan berlangsungnya acara tersebut dapat menjadi semangat para lansia menikmati masa tua dan juga pada orang tua yang selalu semangat mendidik putra putrinya dengan baik.

    “Semoga dengan wisuda ini menjadi semangat bapak/ibu lansia menikmati masa tuanya dengan penuh semangat dan selalu sehat bahagia. Dan sekolah orang tua hebat ini menjadikan para orang tua yang hebat mendidik putra putrinya,” pungkas Nafhan.

    Untuk diketahui, prosesi wisuda tersebut turut dihadiri Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Nafhan Tohawi, Forkopimcam se-Kabupaten Nganjuk, serta segenap tamu undangan.

    Sementara untuk wisudawan/wisudawati tertua diraih Ibu Muntamah 94 tahun asal Desa Jatirejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. (*)

  • ASN, Jaga Netralitas Jelang Pemilu 2024

    ASN, Jaga Netralitas Jelang Pemilu 2024

    KabarNganjuk.com-Menjelang perhelatan Akbar Pemilu 2024 digelar, sebagai pegawai ASN ada aturan-aturan yang tidak boleh dilanggar demi menjaga netralitas, termasuk saat berswafoto.  Netralitas dalam Pemilu ini wajib dan ‘kudu’ dilakukan seorang ASN agar keberlanjutan hidup bernegara tetap harmonis, sejuk tidak ada gesekan-gesekan pro kontra terhadap partai tertentu yang akhirnya mengakibatkan runtuhnya suatu negara.

    Kenetralan ASN dalam Pemilu ini sesuai dengan UU No 20 tahun 2023 Pasal 24 ayat (1) huruf d, Pegawai ASN wajib menjaga Netralitas. Berkaca dari UU tersebut maka segala tingkah laku ASN harus netral termasuk dalam berfoto ria.

    Pose foto yang tidak diperbolehkan oleh seorang ASN sesuai sumber BRIN (Badan Risat dan Inovasi Nadional) adalah sebagai berikut: 5 jari tangan mengembang, 1 jari jempol (oke), tangan menelpon, 3 jari, tangan membentuk pistol, bentuk hati sarangheo, jari metal, 2 jari, 1 jari.

     

     

  • Tiga Pilar Kecamatan Nganjuk Juara Pertama Lomba Sinergitas Kabupaten Nganjuk

    Tiga Pilar Kecamatan Nganjuk Juara Pertama Lomba Sinergitas Kabupaten Nganjuk

    Nganjuk Kota, KabarNganjuk.com -Kecamatan Nganjuk tampil sebagai juara pertama secara berturut-turut sejak 2022 dalam lomba Sinergitas Kecamatan Kabupaten Nganjuk 2023 yang diadakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk melalui Bagian Pemerintahan.

    Atas prestasi tersebut, Kecamatan Nganjuk mendapatkan piala pemenang serta piagam penghargaan dari Bupati Nganjuk yang diserahkan oleh Sekda Kabupaten Nganjuk Drs. Nur Solekan, M.Si. dalam upacara memperingati HUT ke-52 Korpri, HUT ke-78 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-24 dan Hari Darma Wanita yang  bertempat di Alun-alun Nganjuk, Rabu (29/11/2023).

    Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H.,S.I.K.,M.Si melalui Kapolsek Nganjuk Kota Kompol Drs.Masherly Sutrisno yang juga turut hadir menerima penghargaan mengungkapkan “Semoga menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”.

    Dan harapannya bagaimana masyarakat bisa dilayani dengan baik dalam rangka membantu Indeks Pembangunan Nasional (IPM) di Kabupaten Nganjuk semakin meningkat, harapannya melalui kegiatan ini ke depan pelayanan bisa semakin baik, jadi Kecamatan Nganjuk, Polsek Nganjuk Kota dan Koramil 0810/01 Nganjuk bisa lebih kompak dan bersinergi,” pungkas Kompol Masherly. (red)

  • PJ Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, Membuka Grand Final Duta Lingkungan Hidup 2023

    PJ Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, Membuka Grand Final Duta Lingkungan Hidup 2023

    KabarNganjuk.com-Dinas Lingkungan Hidup (LH) menggelar Grand Final Duta Lingkungan Hidup 2023 yang dibuka langsung oleh Pj Bupati Nganjuk di Pendopo KRT Sosrokoesoemo pada Minggu (26/11/2023).

    PJ. Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna

    Kegiatan itu digelar dengan maksud untuk mewujudkan Nganjuk BISA (Bersih Indah Sehat dan Asri, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan agar tetap sehat dan lestari. Perhelatan yang positif ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari 10 laki dan 10 perempuan.

    Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna mengapresiasi kegiatan tersebut dan berterima kasih atas terselenggaranya Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Tahun 2023. “Kita tahu betul bahwa Lingkungan sangat mensupport kondisi, perkembangan, bahkan mendukung pembangunan masyarakat kita.

    Maka, kita berharap seluruh peserta lomba baik yang menjadi juara ataupun tidak, semuanya bisa menjadi agent if change atau memiliki peran untuk membangun perubahan dan pandangan masyarakat sekitar untuk mengelola lingkungan hidup dengan lebih baik,” tegasnya. Ada tujuh variabel fungsi lingkungan hidup yang harus dilaksanakan oleh seluruh masyarakat bukan hanya Dinas Lingkungan Hidup dan peserta lomba saja. Tujuh Fungsi tersebut yaitu Kebijaksanaan Penataan, Pemanfaatan, Pengembangan, Pemeliharaan, Pemulihan, Pengawasan, dan Pengendalian Lingkungan Hidup.

    Selain hal diatas PJ Bupati Nganjuk, juga mengingatkan bahwa saat ini sudah memasuki industri 4.0 di mana penggunaan digitalisasi sudah sangat masif di masyarakat. Hal ini dimaksudkan seluruh peserta diharapkan nantinya bisa memanfaatkan betul teknologi dan jaringan yang ada saat ini untuk menjadi sarana sosialisasi, literasi, dan pembelajaran kepada masyarakat sekitar tentang lingkungan hidup.

    Semoga dengan adanya event ini bisa terus berlangsung dan bermanfaat bagi masyarakat dan Kota Angin pada khususnya.

    Sementara itu Subani, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk menyampaikan tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan motivasi masyarakat tentang lingkungan hidup. Selain itu diharapkan anak-anak kita nanti (Duta Lingkungan Hidup) bisa menjadi motivator dan inovator di desa masing-masing.

    Sebagai juri pada kegiatan tersebut Endah Sri Murtini, S.H anggota komisi III DPRD Kabupaten Nganjuk, Dra Iit Herliyana, Ketua Dharmawanita Kabupaten Nganjuk, Titin Ratnaningsih, SDT, MPH, dari STIKES Satria Bhakti Husada Kabupaten Nganjuk. (Naskah dan foto disadur dari Pusat Informasi Nganjuk)

  • Patroli Skala Besar Gabungan, Jaga Netralitas Pemilu 2024

    Patroli Skala Besar Gabungan, Jaga Netralitas Pemilu 2024

    KabarNganjuk.com- Kabagops Kompol Yusis  Budi Krismanto, S.H.,mewakili Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., memberi arahan kepada petugas gabungan personel Polres Nganjuk dari berbagai satuan untuk tetap menjaga etika dan berpegang teguh kepada netralitas.

    Patroli gabungan tersebut terdiri dari Satuan Samapta, Satuan Reserse Kriminal, Satuan Lalu Lintas dan instansi samping seperti TNI, Satpol PP, Bawaslu Kabupaten, Panwascam tingkat Kecamatan dan Dinas Perhubungan yang akan melaksanakan Patroli Skala Besar, Selasa (28/11/2023).

    AKBP Muhammad mengatakan bahwa patroli skala besar ini merupakan bagian dari pencegahan tindak kriminal di wilayah hukum Polres Nganjuk sekaligus mengamankan tempat-tempat strategis terkait pelaksanaan Pemilu 2024 seperti Kantor KPU Kabupaten Nganjuk, Kantor Bawaslu Kabupaten Nganjuk, Pemkab Nganjuk, dan Gudang Logistik (Gor Bung Karno).

    “Junjung tinggi etika dan netralitas sebagai landasan pelaksanaan tugas kita. Kita harus memberikan rasa aman kepada masyarakat selama proses Pemilu 2024 berlangsung, tanpa memihak kepada pihak manapun,” ujar Kompol Yusis.

    Patroli ini juga akan fokus pada pemantauan kerumunan massa di sejumlah titik strategis. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses demokrasi, mengurangi potensi konflik, dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga masyarakat. (*)