Diperkirakan Ratusan Milyar APBD Nganjuk Belum Terserap, Ini Reaksi Tatit

Minggu, 3 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com-Menurut Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPKAD) Nganjuk Kartimah, serapan belanja APBD Kabupaten Nganjuk hingga Selasa (21/11/2023) baru 65 persen, sisanya 35 persen anggaran belum terserap,” ujarnya.

APBD Kabupaten Nganjuk tahun ini  Rp 2,9 triliun, saat ini baru terserap sekitar 65 persen, maka ada sekitar Rp 1 Triliun yang belum terserap. Uang itu masih berada di Kas Daerah. “Jika tidak terserap maka akan menjadi SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran, Red),” ujarnya.

Agar Silpa tidak membengkak Kartimah menegaskan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah menganggarkan Kegiatan atau program harus segera merealisasikan, jika tidak segera dilaksanakan, maka anggaran yang sudah disediakan tersebut tetap berada di Kas Daerah dan menjadi SILPA. Untuk pencairan anggaran, sesuai dengan Regulasi seluruh OPD harus melaksanakan kegiatan terlebih dahulu, baru mencairkan anggaran.

Untuk APBD tahun depan, Kartimah mengatakan kemungkinan akan ditetapkan akhir Desember. Dia berharap proses pengadaan sudah dilakukan akhir tahun, sehingga awal tahun 2024 sudah ada tanda tangan, dan realisasi lebih cepat dibanding tahun ini. ” Targetnya untuk tahun depan realisasi penyerapan bisa melebihi 90 persen penyerapannya.” Pungkasnya.

Sementara itu Tatit Heru Tjahyono, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk bereaksi terhadap Silpa APBD 2023 yang diperkirakan masih Ratusan milyar, “OPD harus melakukan evaluasi dalam membuat program dan melaksanakan kegiatan agar dana yang sudah disediakan tidak menjadi SILPA,” ujarnya.

Tatit meminta waktu sebulan tersisa di tahun 2023 harus dimaksimalkan. Jangan sampai program sudah direncanakan dan anggaran sudah ada tetapi kegiatan tidak dilaksanakan. Karena dana APBD tersebut untuk masyarakat. Jika program tersebut tidak dilaksanakan maka masyarakat tidak merasakan manfaatnya.’ Pungkasnya.

(Sumber: JP Radar Nganjuk)

Berita Terkait

739 Jamaah Haji Nganjuk Diberangkatkan ke Tanah Suci dalam Tiga Kloter
Paripurna DPRD Nganjuk Tetapkan Raperda Desa, Pilkades Ditargetkan Awal Tahun 2027
Tradisi Manten Tebu Tandai Dimulainya Musim Giling Pabrik Gula Lestari Nganjuk
Kejari Nganjuk Geledah Bank Jatim Cabang Nganjuk Terkait Dugaan Korupsi Penggelapan Dalam Jabatan
Kasus Dugaan Pemalsuan Identitas Perceraian Guru ASN di Nganjuk Ditangani Inspektoran
Kelurahan Jatirejo Gelar Pelatihan Kreasi Pangan Lokal, Dorong Inovasi Menu Sehat dan Pencegahan Stunting
Ledakan Mercon Rakitan di Nganjuk Hancurkan Rumah, Perakit Alami Luka Bakar 90 Persen
Respon Cepat Pupuk Indonesia Terhadap Keluhan Hartoyo, dan Pastikan Stok di Gudang Penyangga Aman

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:42

739 Jamaah Haji Nganjuk Diberangkatkan ke Tanah Suci dalam Tiga Kloter

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:24

Paripurna DPRD Nganjuk Tetapkan Raperda Desa, Pilkades Ditargetkan Awal Tahun 2027

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:34

Tradisi Manten Tebu Tandai Dimulainya Musim Giling Pabrik Gula Lestari Nganjuk

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:56

Kejari Nganjuk Geledah Bank Jatim Cabang Nganjuk Terkait Dugaan Korupsi Penggelapan Dalam Jabatan

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:52

Kasus Dugaan Pemalsuan Identitas Perceraian Guru ASN di Nganjuk Ditangani Inspektoran

Berita Terbaru