Anggota FPMN Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Pemkab Nganjuk

Selasa, 21 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Ratusan anggota Forum Peduli Masyarakat Nganjuk (FPMN) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pemkab Nganjuk pada Selasa, (21/05/2024). Aksi ini bertujuan untuk menyampaikan aspirasi dan meminta pendataan ulang terkait bantuan beras dari Badan Ketahanan Pangan Nasional karena bantuan beras di Desa Ngepung tidak sesuai dengan yang ada di DTKS.

Para demonstran mendatangi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan sekitar pukul 10.00 WIB. Aksi unjuk rasa ini berlangsung tertib dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Saat berkumpul di ruangan bersama, Suyadi menyampaikan aspirasinya dengan meminta pendataan ulang data penerima bansos. Pihak perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan Nganjuk menyatakan akan terjun ke lapangan, terutama ke Desa Ngepung, untuk mengecek kondisi dan data di sana.

Saat diwawancarai di lokasi, Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Ery Cahyono, mengatakan, “Aspirasi ini kami terima. Kami selaku pemerintah daerah akan menindaklanjuti sesuai dengan aturan yang ada. Tentu, aspirasi tersebut akan kami cek di lapangan, khususnya kondisi di Desa Ngepung.” Jelasnya.

Lebih lanjut, Ery Cahyono mengatakan “Data tersebut merupakan data yang kami terima langsung dari pemerintah pusat melalui Kemenko PMK,” tambahnya.

Sementara itu, saat diwawancarai di lokasi, Suyadi, selaku ketua FPMN, mengatakan, “Khususnya di Desa Ngepung, ternyata data-data tidak sesuai dengan yang ada di DTKS. Bahkan, orang yang sudah meninggal pun tercatat menerima bantuan. Oleh karena itu, saya meminta pendataan ulang.” Ujarnya.

Lebih lanjut, Suyadi mengatakan, “Apabila pendataan tidak dilakukan dalam seminggu, sampai hari Senin belum ada pendataan ke Desa Ngepung, pada hari Selasa kami akan langsung ke sini tanpa memberitahukan pihak kepolisian,” tambahnya.

(Sov)

Berita Terkait

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Boks Terguling ke Parit Menimpa Penjual Tempe Hingga Meninggal Dunia
Kakek 74 Tahun di Nganjuk Dianiaya Keponakan, Keluarga Minta Pendampingan Hukum
Simpan 11,14 Gram Sabu di Kamar Kos, Pria Asal Kediri Diciduk Satresnarkoba Polres Nganjuk
DPC PDIP Nganjuk Gelar Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Teguhkan Nilai Perjuangan dan Kebudayaan
DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama Peringati Kudatuli
Bupati Marhaen Sambut Ribuan Onthelis, Nganjuk Sukses Gelar KOSTI Triwulan Jawa Timur
Tempuh Perjalanan 18 Bulan, Pria Asal Nganjuk Pulang Usai Jalan Kaki dan Bersepeda ke Makkah
Polisi Amankan Terduga Pengguna Sabu di Ngronggot, Barang Bukti Disimpan di Bawah Meja Dapur

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:03

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Boks Terguling ke Parit Menimpa Penjual Tempe Hingga Meninggal Dunia

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:24

Kakek 74 Tahun di Nganjuk Dianiaya Keponakan, Keluarga Minta Pendampingan Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:12

Simpan 11,14 Gram Sabu di Kamar Kos, Pria Asal Kediri Diciduk Satresnarkoba Polres Nganjuk

Senin, 27 Juli 2026 - 19:02

DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama Peringati Kudatuli

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:00

Bupati Marhaen Sambut Ribuan Onthelis, Nganjuk Sukses Gelar KOSTI Triwulan Jawa Timur

Berita Terbaru