Mancing Ditepi Sungai, Warga Kedungdowo Dilaporkan Hilang

Senin, 26 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Widya Mukti, 28 tahun, penduduk Desa Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk, Jawa Timur. Diduga terseret arus saat memancing di belakang rumah mertuanya, di Desa Wilangan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk.

Seperti biasa, setiap Minggu ia bersama istri dan anaknya berkunjung ke rumah mertuanya. Karena di belakang rumah mertuanya terdapat sungai, ia juga telah merencanakan untuk memancing di sungai tersebut.

Sekitar pukul 16.00, dia pergi ke sungai untuk memancing dan belum kembali hingga petang. Istrinya berusaha mencari suaminya di sungai, tetapi setelah disisir hingga waktu maghrib, tidak menemukan suaminya. Ia kemudian meminta tolong kepada para tetangga.

Setelah dicari oleh para tetangga namun belum ditemukan, akhirnya mereka melaporkan kejadian ini ke Polsek Wilangan dan Kepala Desa. Lalu, laporan tersebut diteruskan ke BPBD Kabupaten Nganjuk.

Sumijan, Perangkat Desa Wilangan, menyatakan bahwa saat sedang memancing, tiba-tiba air datang dengan deras, diduga Widya terseret arus sungai. Warga telah melakukan pencarian hingga 2 kilometer, namun karena sudah malam, pencarian dihentikan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk yang tiba di lokasi langsung melakukan penilaian situasi, dan segera melakukan pencarian, dengan bantuan TNI, Polri, relawan, dan Masyarakat sekitar.

Pencarian dilakukan melalui tepi sungai dan juga di dalam sungai secara manual karena lokasi yang terjal dan banyaknya pohon bambu, petugas tidak dapat menggunakan perahu karet.

Gunarto, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, menyatakan bahwa pada hari pertama, pencarian dilakukan di lokasi kejadian bencana. Jika situasi memungkinkan, pencarian akan diteruskan hingga ke Daerah Aliran Sungai.

Mengingat cuaca tidak dapat diprediksi, hujan datang dengan tiba tiba

Hingga saat ini petugas gabungan masih melakukan pencarian

Berita Terkait

Asal-usul Desa Lengkong Nganjuk: Kisah Senopati Kisopati yang Diselamatkan Kawanan Lele
Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai
Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim
Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet
Sambut 120 Mahasiswa KKN UMSurabaya, Kang Marhaen Ajak Gali Potensi dan Bangun Desa di Nganjuk
Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari
Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:41

Asal-usul Desa Lengkong Nganjuk: Kisah Senopati Kisopati yang Diselamatkan Kawanan Lele

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:50

Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:03

Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:36

Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:59

Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet

Berita Terbaru