Bupati Marhaen Ajak Guru PAI Nganjuk Adaptif di Era Digital, Jadi Garda Terdepan Tangkal Hoaks

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGANJUK, KabarNganjuk.com – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengajak para Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital sekaligus menjadi garda terdepan dalam menangkal penyebaran hoaks di tengah masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD AGPAII) Kabupaten Nganjuk Periode 2026–2031 yang dirangkaikan dengan Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB-PAI) di Hotel Kusuma Negara, Selasa (8/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen itu menegaskan bahwa transformasi metode pembelajaran menjadi kebutuhan di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, guru PAI tidak lagi cukup mengandalkan metode ceramah, tetapi harus mampu memanfaatkan media digital dan media sosial sebagai sarana pembelajaran yang interaktif.

“Ini zamannya digitalisasi. Guru agama harus mampu memanfaatkan media sosial. Yang paling penting adalah membimbing anak-anak agar mampu menyaring informasi, tidak mudah percaya hoaks, serta beretika dalam bermedia sosial,” ujar Kang Marhaen.

Ia menilai guru PAI memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui penanaman nilai-nilai keagamaan, moderasi beragama, serta literasi digital yang baik.

Selain mendorong adaptasi terhadap teknologi, Kang Marhaen juga meminta para guru PAI menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga nilai-nilai agama dapat diterima dengan baik oleh peserta didik.

Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan penyampaian materi, tetapi juga bagaimana membimbing siswa agar mampu menggunakan teknologi secara bijak, bertanggung jawab, dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan AGPAII, Kang Marhaen berharap para guru PAI dapat menjadi motor penggerak lahirnya pendidik yang profesional, adaptif, serta mampu memperkuat ruang digital yang sehat, beretika, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan.

Pelantikan DPD AGPAII Kabupaten Nganjuk Periode 2026–2031 tersebut juga diharapkan semakin memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam sekaligus mencetak generasi muda yang religius, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan era digital.(Nur/Adv)

Berita Terkait

Paripurna DPRD Nganjuk, Bupati Marhaen Jawab Pandangan Umum Fraksi atas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Paripurna DPRD Nganjuk, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
DPRD Nganjuk Gelar Paripurna, Pemkab Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Jelang Boyong Kabupaten Nganjuk, Pusaka Kyai Tunggul Wulung dan Jurang Penatas Dijamas dan Dibedol
Gebrakan Pertama di Jatim! Pemkab Nganjuk Bakal Integrasikan Sertifikat Tanah dan SPPT PBB Otomatis
Gunakan Dana Non-APBD, Bupati Nganjuk Gerakkan Aksi Bedah Rumah Mbah Pardi Berbek
Paripurna DPRD Nganjuk Tetapkan Raperda Desa, Pilkades Ditargetkan Awal Tahun 2027
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:06

Bupati Marhaen Ajak Guru PAI Nganjuk Adaptif di Era Digital, Jadi Garda Terdepan Tangkal Hoaks

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:30

Paripurna DPRD Nganjuk, Bupati Marhaen Jawab Pandangan Umum Fraksi atas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:59

Paripurna DPRD Nganjuk, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 8 Juni 2026 - 13:59

DPRD Nganjuk Gelar Paripurna, Pemkab Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:38

Jelang Boyong Kabupaten Nganjuk, Pusaka Kyai Tunggul Wulung dan Jurang Penatas Dijamas dan Dibedol

Berita Terbaru