Asal-usul Desa Lengkong Nganjuk: Kisah Senopati Kisopati yang Diselamatkan Kawanan Lele

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com – Desa Lengkong terletak di Kecamatan Lengkong, wilayah utara Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, tepatnya berada di kawasan strategis utara Kali Widas yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Jombang. Berdirinya desa ini tidak lepas dari cerita turun-temurun tentang pelarian seorang Senopati Mataram bernama Kisopati. Konon, saat berusaha menghindar dari kejaran musuh, Kisopati terpeleset ke dalam sebuah selokan yang dalam (warga menyebutnya sebokong). Namun, sebuah keajaiban terjadi, ia diselamatkan oleh kawanan ikan lele sehingga tidak tenggelam.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Camat Lengkong, Wardoyo, S.IP., M.Si., mengisahkan legenda tersebut. ”Dari cerita sesepuh dulu, karena peristiwa terpeleset di selokan yang dalamnya sak bokong (seukuran pinggul) itulah, daerah ini akhirnya dinamai ‘Lengkong’, gabungan dari kata lengseng dan sak bokong,” ujar Wardoyo.

Mitos ini pun berdampak kuat pada kehidupan warga setempat hingga kini. Didik, salah seorang warga Lengkong, menceritakan pantangan unik yang dipercayai masyarakat. ”Ada mitos di kalangan masyarakat bahwa jika ada warga yang nekat memakan ikan lele, mereka akan merasakan gatal-gatal di sekujur tubuh. Untuk menyembuhkannya, mereka harus mengadakan ritual membawa tumpeng, selamatan di sumur atau di leng sambil berdoa meminta kesembuhan,” tutur Didik.

Berdasarkan data legenda desa serta penuturan tokoh masyarakat, berikut adalah rekam jejak sejarah Desa Lengkong:

  1. Tokoh Pendiri Babad Desa: Wilayah ini pertama kali dibuka (babad alas) pada tahun 1810 oleh para pendatang dari Kudus, yaitu Eyang Suliswanto, Eyang Brahmono, Eyang Singolodre, dan Eyang Muntoredjo.

  2. Kepemimpinan Pertama: Kisopati, sang Senopati Mataram yang akhirnya menetap di wilayah tersebut, diangkat dan dihormati oleh masyarakat sebagai Kepala Desa Lengkong yang pertama.

  3. Situs Sumur Kawaka: Lokasi penyelamatan Kisopati oleh kawanan lele kini menjadi situs yang dikeramatkan warga. Tempat tersebut dikenal sebagai Sumur Kawaka atau Sumur Gede, yang posisinya berada tepat di belakang Kantor Kecamatan Lengkong.

Seiring berjalannya waktu, kawasan yang berada di utara Kali Widas ini telah bertransformasi menjadi pusat kecamatan yang sangat strategis di wilayah utara Kabupaten Nganjuk dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Jombang.

Berita Terkait

Tiga Terduga Pengedar Ditangkap, Satresnarkoba Polres Nganjuk Sita Sabu dan Pil Dobel L
Aksi Nyata PHBN ke-81, PSHT Cabang Nganjuk Gelar Baksos Gratis dan Pertunjukan Reog
HUT ke-81 RI, Polres Nganjuk Perkuat Komitmen Pelayanan dan Kepercayaan Masyarakat
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Marhaen Ajak Masyarakat Bangun Nganjuk Bersama
Pawai Budaya SMA/SMK dan Umum Warnai HUT ke-81 RI di Nganjuk, Bupati dan Wakil Bupati Tekankan Persatuan Bangsa
Revitalisasi SMAN 1 Tanjunganom Rp1,9 Miliar Disorot LKHPI, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran
Peresmian 2.500 Jembatan Perintis Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih, Jawa Timur Diwakili Kabupaten Nganjuk
Dari Bahan Alam Jadi Batik Bernilai Jual, Sespimen Polri Apresiasi UMKM Griya Batik Sri Rahayu

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:12

Tiga Terduga Pengedar Ditangkap, Satresnarkoba Polres Nganjuk Sita Sabu dan Pil Dobel L

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:55

Aksi Nyata PHBN ke-81, PSHT Cabang Nganjuk Gelar Baksos Gratis dan Pertunjukan Reog

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:55

HUT ke-81 RI, Polres Nganjuk Perkuat Komitmen Pelayanan dan Kepercayaan Masyarakat

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:54

Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Bupati Marhaen Ajak Masyarakat Bangun Nganjuk Bersama

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:59

Pawai Budaya SMA/SMK dan Umum Warnai HUT ke-81 RI di Nganjuk, Bupati dan Wakil Bupati Tekankan Persatuan Bangsa

Berita Terbaru