NGANJUK, KabarNganjuk.com – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.H., M.B.A, menyampaikan jawaban atas Pandangan Umum (PU) fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Nganjuk terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Nganjuk Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD, Rabu (10/6/2026).
Dalam penjelasannya, Bupati Marhaen menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian anggota DPRD terhadap kemajuan Kabupaten Nganjuk. Menurutnya, tanggapan, masukan, serta saran yang disampaikan fraksi-fraksi menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan program pembangunan daerah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menguraikan sejumlah strategi penting yang telah dan akan dilakukan pemerintah daerah, mulai dari mitigasi ruang fiskal daerah, efisiensi birokrasi, hingga optimalisasi pemanfaatan dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).
“Untuk mendukung tata kelola pemerintah yang bersih dan akuntabel, pemerintah daerah telah menerapkan Early Warning System atau sistem peringatan dini serta menyusun Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) berbasis risiko,” ujarnya.
Terkait pembangunan infrastruktur irigasi, Bupati menjelaskan bahwa berbagai program yang telah dilaksanakan di Kabupaten Nganjuk terbukti meningkatkan efektivitas distribusi air irigasi secara lancar dan merata ke lahan pertanian. Selain mengurangi kehilangan air, pembangunan tersebut juga mendukung peningkatan produktivitas panen serta percepatan pencapaian swasembada pangan.
Bupati Marhaen juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan terus meningkatkan kualitas perencanaan dan implementasi program, kegiatan, maupun subkegiatan melalui monitoring, pengendalian, dan evaluasi secara berkelanjutan.

“Implementasinya dalam output belanja yang mendukung langsung pencapaian target sasaran dan berdampak langsung kepada masyarakat akan menjadi prioritas daerah ke depannya dan akan terus ditingkatkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemkab Nganjuk akan terus memacu Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi dan teknologi, sekaligus menata birokrasi agar lebih efisien tanpa mengurangi kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.
Kang Marhaen juga memastikan seluruh alokasi belanja pemerintah akan diawasi dan dievaluasi secara ketat agar setiap program yang dijalankan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Nganjuk.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, S.Sos, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti seluruh rangkaian pembahasan yang telah dilaksanakan, mulai dari penyampaian pertanggungjawaban APBD, pandangan umum fraksi, hingga jawaban eksekutif.
“Rangkaian rapat kemarin mulai dari pertanggungjawaban, pandangan umum, hingga jawaban bupati akan kami rapatkan kembali. Hari ini Badan Anggaran DPRD melaksanakan rapat internal untuk menindaklanjuti berbagai masukan, saran, dan kritik yang telah disampaikan,” ujar Tatit.

Menurutnya, seluruh masukan, saran, dan kritik akan diperdalam oleh Badan Anggaran dalam rapat internal. Hasil pembahasan tersebut nantinya akan dirumuskan menjadi kesimpulan dan rekomendasi yang disampaikan kepada pihak eksekutif untuk dilaksanakan dalam tata kelola pemerintahan ke depan di 2026.
“Nanti kesimpulannya seperti apa akan kami sampaikan dalam bentuk rekomendasi agar dapat dilaksanakan oleh eksekutif yaitu Bupati dan Wakil Bupati untuk tata kelola pemerintahan ke depan, khususnya untuk pelaksanaan anggaran tahun 2026,” pungkasnya.(Lifa)


