Radio Legendaris Wijang Songko Kediri Resmi Pamit, Tutup Siaran Mulai 1 April 2026

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, KabarNganjuk.com– Radio Wijang Songko (RWS), salah satu radio legendaris di Kediri, resmi menghentikan siarannya mulai 1 April 2026. Penutupan ini menandai berakhirnya perjalanan panjang radio yang telah hadir sejak 1968 dan setia menemani masyarakat lintas generasi.

Awalnya mengudara dengan nama Radio Patimura melalui frekuensi AM, RWS kemudian beralih ke FM pada era 1990-an mengikuti perkembangan teknologi, sembari tetap menghadirkan program-program yang dekat dengan pendengar.

Manager RWS, Lindawati, menjelaskan bahwa keputusan penghentian siaran telah dipertimbangkan sejak masa pandemi COVID-19 dan baru diputuskan secara final pada awal tahun ini. Meski berhenti, pihaknya tidak menutup kemungkinan RWS akan kembali hadir di masa depan.

“Mulai 1 April kami resmi tidak mengudara. Keputusan ini terkait kepemilikan tunggal, dan pimpinan kami, Bapak Pintero Utomo yang kini berusia 83 tahun, memilih untuk pensiun,” ujar Lindawati, Selasa (31/03/2026).

Selama beroperasi, RWS dikenal sebagai radio hiburan dengan kekuatan pada program interaktif dan humor. Sejumlah acara seperti Hello Dangdut, Pamor, hingga Pak Piket menjadi favorit pendengar, terutama bagi mereka yang beraktivitas pagi hingga malam hari.

Tak hanya itu, RWS juga menjadi wadah lahirnya banyak penyiar berbakat dengan karakter khas yang melekat di telinga pendengar. Berbagai kegiatan off air seperti jalan sehat dan kuis interaktif juga kerap digelar, menjangkau masyarakat di Kediri hingga daerah sekitar seperti Nganjuk dan Tulungagung.

Penutupan radio ini pun meninggalkan kesan mendalam bagi pendengar setianya yang selama ini menjadikan RWS sebagai teman dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Berita Terkait

Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman
Museum Tritik Nganjuk Terima Hibah 1.523 Koleksi Fosil, Siap Jadi Pusat Edukasi Purbakala
Karya Arek Surabaya, Menengok Megahnya Museum Marsinah yang Rampung Kilat Tanpa Uang Negara
Puji Petani Luar Biasa, Bupati Marhaen : Nganjuk Adalah Penopang Bawang Merah Indonesia
Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek
Kuasa Hukum Sebut Pasutri Pembobol Bank Pelat Merah di Nganjuk Pilih Kooperatif
Kas Bank Pelat Merah Dikuras, Kajari Nganjuk Pastikan Uang Nasabah Aman
Misi Damai di Bumi Anjuk Ladang, Puluhan Biksu Lintas Negara Basuh Lelah di Klenteng Hok Yoe Kiong

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:51

Terkendala Zonasi, Siswa Sekolah Dasar Lereng Wilis Terancam Gagal Masuk SMP Negeri Idaman

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:34

Museum Tritik Nganjuk Terima Hibah 1.523 Koleksi Fosil, Siap Jadi Pusat Edukasi Purbakala

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:22

Karya Arek Surabaya, Menengok Megahnya Museum Marsinah yang Rampung Kilat Tanpa Uang Negara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:14

Puji Petani Luar Biasa, Bupati Marhaen : Nganjuk Adalah Penopang Bawang Merah Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:07

Sineas Muda Nganjuk Unjuk Gigi Lewat Lomba Video Pendek

Berita Terbaru