Kapolres Nganjuk Nobar “Sayap-Sayap Patah 2”: Polisi Bukan Sekadar Profesi, tapi Pengorbanan

Jumat, 16 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.Com– Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. bersama Wakapolres, Pejabat Utama, anggota, Ketua dan pengurus Bhayangkari Cabang Nganjuk, kelompok masyarakat, serta awak media menghadiri kegiatan nonton bareng film “Sayap-Sayap Patah 2: Olivia” di NSC Nganjuk, Kamis (15/5/2025). Kegiatan ini diikuti sekitar 100 penonton dari berbagai unsur.

Dalam keterangan persnya, Kapolres Nganjuk mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap penyebaran paham-paham radikal. Ia juga menekankan pentingnya belajar agama dari guru yang benar serta membangun kemitraan dengan kepolisian melalui pemolisian masyarakat (Polmas).

“Film ini jadi pengingat, bahwa terorisme dan paham radikal tidak mengenal waktu dan tempat. Jangan sampai kita terlena. Saya imbau masyarakat untuk belajar agama dari guru yang bersanad jelas, bukan dari sumber tidak bertanggung jawab,” ujar Kapolres.

Kapolres menilai, karakter Pandu sebagai anggota Densus 88 dan ayah tunggal sangat menggambarkan kenyataan di lapangan. Tuntutan tugas dan peran keluarga seringkali saling tarik-menarik, dan itu menjadi beban psikologis tersendiri bagi anggota Polri.

“Banyak anggota kami yang menghadapi situasi seperti Pandu. Di satu sisi ada panggilan tugas yang tidak bisa ditunda, di sisi lain ada anak dan keluarga yang menunggu di rumah. Polisi juga manusia, punya rasa takut, khawatir, bahkan terkadang harus memilih dalam kondisi sulit,” jelasnya.

Kapolres juga menyampaikan bahwa film ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga edukasi. Publik diajak untuk melihat sisi kemanusiaan aparat kepolisian yang sering tersembunyi di balik seragam dan tugas-tugas berat.

“Masyarakat perlu tahu bahwa tugas kami bukan hanya soal penindakan. Ada pengorbanan besar yang tak selalu terlihat. Film ini menyentuh sisi itu—tentang pengabdian, kehilangan, dan pilihan-pilihan sulit,” lanjut Kapolres.

Ia berharap, pesan dari film ini bisa memperkuat kepercayaan dan empati masyarakat terhadap institusi Polri, sekaligus meningkatkan kewaspadaan bersama terhadap ancaman nyata seperti radikalisme.

“Mari bersama menjaga lingkungan. Kalau ada hal mencurigakan, laporkan. Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kita semua bagian dari sistem keamanan bangsa ini,” pungkasnya.

Kegiatan nonton bareng ini juga menjadi ajang silaturahmi antara jajaran Polres Nganjuk dan elemen masyarakat, dalam suasana yang santai namun sarat makna kebangsaan.

Berita Terkait

Paripurna DPRD Nganjuk, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Pemkab Nganjuk Terapkan Parkir Nontunai QRIS, Simak Aturan dan Besaran Tarif Terbarunya
Jelang Boyong Kabupaten Nganjuk, Pusaka Kyai Tunggul Wulung dan Jurang Penatas Dijamas dan Dibedol
Sukses Pikat Menteri Pangan, Cetak Biru Pertanian Nganjuk, Kang Marhaen Kini Sasar Kolaborasi dengan TNI AL
Menilik Patok Pusat Nol Kilometer Nganjuk yang Luput dari Perhatian
Gempur Rokok Ilegal, Satpol PP Nganjuk ‘Upgrade’ Amunisi Regulasi
Diduga Karburator Bocor Usai Isi BBM, Motor Bermuatan Rosok Ludes Terbakar di SPBU Pace Nganjuk
Sidak Pengolahan Bulu Unggas di Sukomoro, Komisi 3 DPRD Nganjuk Temukan Limbah Dibuang Langsung ke Sungai

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:59

Paripurna DPRD Nganjuk, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 8 Juni 2026 - 08:36

Pemkab Nganjuk Terapkan Parkir Nontunai QRIS, Simak Aturan dan Besaran Tarif Terbarunya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:38

Jelang Boyong Kabupaten Nganjuk, Pusaka Kyai Tunggul Wulung dan Jurang Penatas Dijamas dan Dibedol

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:38

Menilik Patok Pusat Nol Kilometer Nganjuk yang Luput dari Perhatian

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:32

Gempur Rokok Ilegal, Satpol PP Nganjuk ‘Upgrade’ Amunisi Regulasi

Berita Terbaru