Tasyakuran Undang Calon Bupati, Kades Kampungbaru Diperiksa PMD

Kamis, 10 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

KabarNganjuk.com – Deklarasi ini diadakan di GOR Bung Karno, Kelurahan Begadung, Kecamatan Kota Nganjuk, Jawa Timur.

Penjabat (PJ) Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, menyatakan bahwa sesuai dengan peraturan yang berlaku, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pemilu, Pilpres, dan Pilkada.

Namun, dalam pelaksanaannya, masih ditemukan kepala desa yang belum menjaga netralitas, seperti dalam Pilkada Serentak 2024.

Salah satu kasus terjadi di Desa Kampung Baru, Kecamatan Tanjunganom, di mana Kepala Desa Susilo mengadakan syukuran dan mengundang salah satu calon Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk.

Atas dugaan pelanggaran netralitas ini, Kepala Desa Kampung Baru dipanggil oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk dimintai keterangan setelah sebelumnya diperiksa oleh Bawaslu.

Kepala Dinas PMD, Puguh Harnanto, menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami lebih lanjut terkait undangan tersebut.

Sementara itu, Susilo menjelaskan bahwa terjadi kesalahpahaman antara pembuat undangan dengan dirinya. Ia mengatakan sebenarnya undangan itu ditujukan kepada warganya yang juga merupakan anggota tim salah satu calon Bupati, namun dalam undangan tertulis sebagai calon Bupati. Susilo menegaskan bahwa dirinya akan tetap bersikap netral dalam Pilkada.

Berita Terkait

Asal-usul Desa Lengkong Nganjuk: Kisah Senopati Kisopati yang Diselamatkan Kawanan Lele
Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai
Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim
Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet
Sambut 120 Mahasiswa KKN UMSurabaya, Kang Marhaen Ajak Gali Potensi dan Bangun Desa di Nganjuk
Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari
Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:41

Asal-usul Desa Lengkong Nganjuk: Kisah Senopati Kisopati yang Diselamatkan Kawanan Lele

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:50

Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:03

Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:36

Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:59

Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet

Berita Terbaru