NGANJUK, KabarNganjuk.com– Kelurahan Jatirejo, Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan memasak kreasi pangan lokal di Balai Desa Kelurahan Jatirejo, Senin (18/5/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Jatirejo, Lusi Wahidyawati, Kasi Pemerintahan Kecamatan Kota Nganjuk, Asti, dengan peserta sebanyak 40 dari UMKM, kader, ibu-ibu PKK serta menghadirkan narasumber dari APJI Nganjuk, Kristanti.

Dalam sambutannya, Lusi Wahidyawati, Lurah Jatirejo Nganjuk, mengatakan kegiatan kreasi pangan lokal ini memilih bahan utama tahu dan umbi-umbian agar masyarakat lebih mengenal alternatif pangan selain nasi sebagai makanan utama sehari-hari.
“Dengan adanya kreativitas ini diharapkan seluruh masyarakat Kelurahan Jatirejo memiliki kreativitas terkait pangan lokal,” kata Lusi Wahidyawati.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan kedua setelah sebelumnya digelar pada tahun 2025. Jika tahun lalu hanya melibatkan pelaku UMKM, pada tahun ini peserta diperluas dengan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah terkait pangan lokal untuk posyandu.
“Tahun 2025 dulu hanya UMKM, sekarang kita tambahi dari ibu-ibu PKK karena kita sandingkan dengan kegiatan pemerintah tentang pangan lokal untuk posyandu,” ujarnya.

Sementara itu, Kristanti selaku Ketua APJI Nganjuk sekaligus trainer dalam kegiatan tersebut memberikan pelatihan pembuatan dua menu sehat, yakni nugget tahu udang dan puding ubi ungu pisang.
Untuk menu nugget tahu udang, bahan-bahan dihaluskan menggunakan chopper sebelum dikukus hingga matang.
Untuk puding ubi ungu pisang dibuat menggunakan pewarna alami dari ubi cilembu tanpa tambahan pewarna buatan. Sedangkan jenis pisang yang digunakan adalah pisang ambon agar warna ungu tetap terjaga.
Menu tersebut dinilai cocok dijadikan salah satu alternatif menu pencegahan stunting karena mengandung karbohidrat dan protein yang baik untuk anak.
Kegiatan berlangsung meriah dengan adanya lomba menghias hasil masakan. Para peserta berlomba menampilkan kreasi terbaik dan dipilih juara 1, 2, 3, serta 4 berdasarkan kreativitas penyajian.
Tak hanya itu, peserta juga diajak membuat kreasi berbahan buah naga, wortel, dan tahu. Mereka diberikan kebebasan berinovasi menciptakan resep sehat dengan memanfaatkan warna alami merah dari buah naga dan oranye dari wortel.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan kreativitas sendiri dari ilmu yang telah didapatkan, baik untuk dipraktikkan di rumah maupun dijadikan peluang usaha menu sehat.
Harapannya, kegiatan tersebut tidak hanya menambah wawasan dan keterampilan peserta, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan ibu-ibu UMKM di Kelurahan Jatirejo.(Lifa)
Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi Kabar Nganjuk





