Respon Cepat Pupuk Indonesia Terhadap Keluhan Hartoyo, dan Pastikan Stok di Gudang Penyangga Aman

Minggu, 17 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Respon cepat pupuk Indonesia terbukti pada Minggu (18/05/2026) Aris Setyo Wiyono manager II Pupuk Indonesia (PI) Jawa Timur didampingi perwakilan PI di Nganjuk Hadi Siswanto serta Arif dari PT Citra Nanda selaku distribusi yang mencakup wilayah kecamatan Sukomoro, Kec. Gondang dan Kecamatan Baron serta PPTS (Penerima Penyalur Pada Titik Serat) Blitaran, melakukan kunjungan lapangan ke gudang pupuk lini III Nganjuk di desa Peserut guna memastikan stok pupuk di gudang penyangga dalam keadaan aman. Perlu diketahui menurut keterangan Dwi Adit kepala gudang penyangga pupuk lini III Nganjuk saat dikunjungi tim pupuk Indonesia bersama distribusi dan Poktan Margomulyo Desa Nglundo, dirinya menyampaikan bahwa stok saat ini pupuk urea subsidi sebesar 845 ton, ponska subsidi 644 ton, petroganik 194 ton dan ZA subsidi sebanyak 44 ton.

Hal ini sekaligus menjawab keluhan Hartoyo petani Desa Nglundo. Ada hal yang akhirnya menjadi PR bersama, saat itu presiden Prabowo berdialog langsung dengan petani desa setempat yang sedang aktifitas di sawah, Hartoyo (64 th) madul (mengeluh: red) kepada presiden soal pupuk subsidi yang dirasa kurang, dari jatah rata-rata perpetak setara 1.450 M2 yang hanya dapat jatah sekitar satu sak. “Kebutuhan kami 3 sak untuk bisa mendapatkan hasil padi yang baik dan panen maksimal,” kata Hartoyo kepada pemimpin negeri ini.

Kepada Aris Setyo Wiyono manager PI, Hartoyo secara langsung menyampaikan klarifikasi bahwa, maksud dan tujuan madul kepada presiden Prabowo Subianto karena dirinya menganggap jatah pupuk subsidi yang diberikan pemerintah dirasa kurang.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa selama ini sekali musim tanam dirinya membutuhkan pupuk sekitar 3 sak atau setara dengan 1.5 kuwintal/1.500 kg sedangkan jatah pupuk subsidinya hanya 1 sak/50 kg. “Untuk menghasilkan panen padi yang maksimal saya harus membeli pupuk non subsidi sebayak 2 sak (100 kg) sehingga biaya produksi para petani seperti saya ini menjadi sangat mahal,” ujar Hartoyo.

“Saya mengusulkan dan meminta lngsung kepada Bpk Presiden RI bapak Prabowo Subianto untuk menambah kuota/jatah pupuk subsidi ke petani, agar petani makin sejahtera, karena biaya produksi tidak terlalu tinggi, terlebih lagi seperti saya ini hanya petani penggarap, biaya sewa lahan ditambah dengan biaya produksi, maka sisa hasil atau pendapatan permusim sangatlah tipis sekali,” ungkap Hartoyo.

Disaat yang sama Basuki ketua kelompok tani Makmur Santosa, desa Nglundo membenarkan keterangan Hartoyo bahwa, pembagian pupuk subsidi yang diterima Poktan dari distributor sebanyak 22 ton sekian, untuk luasan lahan sebanyak 92 Ha, sehingga jatah pupuk yang diterima petani dari titik serah setara 1 sak per petak sawah, atua lebih tepatnya sekitar 46 kg pupuk untuk pupuk Urea. Sehingga Untuk mencukupi kebutuhan pupuk selama musim tanam petani masih harus memenuhi dengan pupuk non subsidi, bahkan kebanyakan mereka membeli pupuk import yang beredar di lapangan untuk memenuhi kebutuhan tanamnya.

Lebih lanjut Basuki menegaskan, anggota Poktan Margo santoso hampir seluruhnya adalah petani pemilik, mengapa demikian, karena jika petani penggarap yang didaftarkan sebagai penerima pupuk subsidi, dan dimasukan pada rencana difinitif kebutuhan kelompok RDKK, maka belum tentu ditahun berikutnya mereka akan tetap menjadi penggarap dan itu akan terjadi bongkar pasang data anggota.

Dicontohkan oleh Basuki bahwa, “Hartoyo adalah petani penggarap, jatah pupuk yang diambil dari Poktan Margo Santoso adalah, jatah pupuk pemilik lahan yang disewanya, jadi, apabila petani penggarap menyewa sawah kepada pemilik lahan makan melekat dengan jatah pupuk subsidi yang di dapat dari pemilik lahan,” jelas Basuki

Sementara itu, Aris Setyo Waluyo manager Jatim II Pupuk Indonesia mengatakan, PI hadir untuk masyarakat, walaupun faktanya nama dan nomor induk kependudukan NIK Hartoyo belum masuk dalam daftar RDKK, maka kami akan memfasilitasi agar kedepan NIK Hartoyo bisa masuk dalam daftar penerima pupuk subsidi melalui RDKK. “Itu sebabnya kami hadir hari ini menemui pak Hartoyo dengan mengajak PT Citra Nanda sebagai Distributor dan petugas penyalur pupuk pada titik serah PPTS yang menaungi wilayah Poktan desa Nglundo, harapan saya kedepannya tidak ada lagi Hartoyo – Hartoyo yang lain, semua petani bisa masuk dalam daftar RDKK, agar petani sejahtera,” ujarnya.

Mengenai, kurangnya jatah pupuk subsidi sebagai kebutuhan petani, seperti yang dikeluhkan Hartoyo, Aris mengaku, pihaknya akan mencatat sebagai usulan kepada pimpinan dan akan diterusan kepada pejabat yang berwenang, kata Aris sembari mengajak Hartoyo dan Basuki ketua Poktan Margo Rahayu untuk melihat stok pupuk subsidi di gudang Lini III peserut Nganjuk, untuk memberikan gambaran bahwa pupuk tersedia dengan baik sesuai dengan pembagian dan jatuh yang hrus diterima petani sesuai RDKK.

Berita Terkait

Ledakan Mercon Rakitan di Nganjuk Hancurkan Rumah, Perakit Alami Luka Bakar 90 Persen
Nganjuk Jadi Pusat Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
Nyadranan Desa Wengkal Berlangsung Semarak, 16 RT Ikut Kirab
Jelang Peresmian Museum Marsinah, Persiapan Penyambutan Presiden Prabowo Dimatangkan
Hadiri Panen Raya di Nganjuk, Mentan Amran Soroti Kinerja Sektor Pertanian
Panen Raya Kedelai di Nganjuk, TNI AL Dukung Swasembada Pangan Nasional
Titiek Soeharto Apresiasi Panen Kedelai Nganjuk Lampaui Target Nasional

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 09:51

Ledakan Mercon Rakitan di Nganjuk Hancurkan Rumah, Perakit Alami Luka Bakar 90 Persen

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:19

Respon Cepat Pupuk Indonesia Terhadap Keluhan Hartoyo, dan Pastikan Stok di Gudang Penyangga Aman

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:53

Nganjuk Jadi Pusat Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:32

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:14

Nyadranan Desa Wengkal Berlangsung Semarak, 16 RT Ikut Kirab

Berita Terbaru

Berita

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:32