Titiek Soeharto Apresiasi Panen Kedelai Nganjuk Lampaui Target Nasional

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com– Rasa bangga dan bahagia tampak jelas dari Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, saat meninjau langsung lahan pertanian di Kabupaten Nganjuk, Kamis (14/5/2026).

Di tengah hamparan lahan pertanian ratusan hektare yang memasuki masa panen, ia tidak hanya menyaksikan hasil panen yang melimpah, namun juga melihat keberhasilan nyata dari sinergi antara pemerintah, militer, dan masyarakat dalam meningkatkan produksi pertanian.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti keseriusan Indonesia dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor kedelai yang selama ini masih menjadi persoalan nasional.

“Komisi IV bisa hadir dan ikut langsung dalam panen raya kedelai di Kabupaten Nganjuk ini. Kami juga mengapresiasi jajaran TNI Angkatan Laut yang telah memberikan pendampingan kepada para petani. Biasanya produksi nasional per hektare hanya sekitar 1,7 hingga 2 ton, namun di sini hasilnya bisa lebih dari 2 ton per hektare. Ini sangat bagus,” ujar Siti Titiek Soeharto.

Hasil produksi yang mampu melampaui rata-rata nasional tersebut menjadi perhatian tersendiri. Bagi Titiek Soeharto, keberhasilan itu bukan hanya soal angka, melainkan bukti bahwa pendampingan, pembinaan teknis, serta kerja sama yang dilakukan selama ini telah memberikan hasil nyata bagi para petani.

Ia menilai keberhasilan panen kedelai di Nganjuk dapat menjadi contoh sekaligus acuan bagi daerah penghasil kedelai lainnya di Indonesia.

Besarnya potensi lahan pertanian dan meningkatnya kemampuan petani juga dinilai menunjukkan bahwa Indonesia sebenarnya mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri.

“Mudah-mudahan kerja sama seperti ini terus berlanjut. Tidak hanya melibatkan kementerian, TNI, akademisi, petani, dan masyarakat, tetapi juga berbagai pihak lainnya agar cita-cita swasembada kedelai bisa segera terwujud,” harapnya.

Titiek Soeharto juga mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam pemenuhan kebutuhan kedelai nasional. Sebagai negara dengan konsumsi tahu dan tempe yang tinggi, Indonesia masih sangat bergantung pada impor kedelai dari luar negeri.

Kondisi tersebut membuat Komisi IV DPR RI terus mendorong percepatan produksi kedelai dalam negeri demi mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

“Kita ini bangsa yang setiap hari mengonsumsi tahu dan tempe, tetapi kedelainya masih impor. Kebutuhan nasional mencapai sekitar 2,6 juta ton per tahun, sedangkan produksi dalam negeri baru sekitar 270 ribu ton. Artinya, sekitar 90 persen kebutuhan masih bergantung pada pasokan luar negeri. Ini harus diubah melalui kerja keras bersama agar kita bisa segera mandiri,” tegasnya.

Selain itu, Titiek Soeharto juga menyoroti pentingnya peran TNI dalam mendukung peningkatan sektor pertanian nasional.

Menurutnya, keterlibatan TNI dalam mendampingi petani dan membantu pengelolaan lahan menjadi langkah strategis yang mampu mendukung program pemerintah hingga pelaksanaannya di lapangan.

Ia pun berharap sinergi yang sudah terjalin tersebut dapat terus diperkuat demi terciptanya Indonesia yang mandiri dan berdaulat di sektor pangan.

“Peran TNI dalam mendukung pemulihan dan peningkatan sektor pertanian sangat besar. Semoga langkah baik ini terus berlanjut, semakin luas, dan mampu membawa Indonesia menjadi negara yang mandiri, sejahtera, serta tidak lagi bergantung pada impor kebutuhan pokok,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pawai Budaya SMA/SMK dan Umum Warnai HUT ke-81 RI di Nganjuk, Bupati dan Wakil Bupati Tekankan Persatuan Bangsa
Revitalisasi SMAN 1 Tanjunganom Rp1,9 Miliar Disorot LKHPI, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran
Peresmian 2.500 Jembatan Perintis Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih, Jawa Timur Diwakili Kabupaten Nganjuk
Dari Bahan Alam Jadi Batik Bernilai Jual, Sespimen Polri Apresiasi UMKM Griya Batik Sri Rahayu
Peserta Didik Sespimen Polri Kunjungi UMKM Brambang Rinings, Apresiasi Inovasi Produk Lokal Nganjuk
Tasyakuran Hari Pramuka ke-65, Kang Marhaen Tekankan Pentingnya Karakter dan Kreativitas Generasi Muda Nganjuk
DPD APJI Jatim Kunjungi Aerofood ACS, DPC APJI Nganjuk Turut Pelajari Standar Katering Penerbangan
Tingkatkan Kemampuan Personel, Polres Nganjuk Gelar Coaching Clinic dan Supervisi Bidlabfor Polda Jatim

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:59

Pawai Budaya SMA/SMK dan Umum Warnai HUT ke-81 RI di Nganjuk, Bupati dan Wakil Bupati Tekankan Persatuan Bangsa

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:03

Revitalisasi SMAN 1 Tanjunganom Rp1,9 Miliar Disorot LKHPI, Diduga Ada Penyimpangan Anggaran

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:15

Peresmian 2.500 Jembatan Perintis Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih, Jawa Timur Diwakili Kabupaten Nganjuk

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:28

Dari Bahan Alam Jadi Batik Bernilai Jual, Sespimen Polri Apresiasi UMKM Griya Batik Sri Rahayu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:38

Peserta Didik Sespimen Polri Kunjungi UMKM Brambang Rinings, Apresiasi Inovasi Produk Lokal Nganjuk

Berita Terbaru