Petani Cabai di Nganjuk Merugi, Puluhan Hektar Tanaman Gagal Panen

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com Puluhan hektar tanaman cabai di Desa Sanan, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dipastikan gagal panen.
Tanaman cabai yang sebelumnya siap dipetik kini membusuk dan mati mengering setelah lahan pertanian terendam air akibat hujan deras beberapa hari terakhir.

Kondisi ini membuat petani merugi hingga belasan juta rupiah. Mereka berharap adanya bantuan atau perhatian dari pemerintah untuk mengurangi beban akibat gagal panen tersebut.

Salah satu petani cabai, Eko Cahyono, warga Desa Sanan, mengaku telah mengeluarkan biaya lebih dari Rp15 juta untuk perawatan tanamannya. Ia sempat menyelamatkan tanaman dari serangan hama, namun musibah banjir justru datang saat masa panen tiba.

“Saya sudah keluar biaya lebih dari lima belas juta rupiah. Sebelumnya cabai diserang hama, tapi setelah bisa diselamatkan malah banjir dan semua tanaman mati,” ujar Eko.

Menurutnya, di wilayah Desa Sanan dan desa tetangga, terdapat sekitar 30 hektar lahan cabai yang mengalami gagal panen akibat banjir tersebut.

Sementara sebagian lahan yang tidak terdampak banjir justru dapat dipanen dengan hasil cukup bagus. Saat ini harga cabai di pasaran mencapai Rp28.000 per kilogram, naik signifikan dari harga sebelumnya yang hanya Rp7.000 per kilogram.

Kenaikan harga ini memberikan keuntungan besar bagi petani yang berhasil panen, meski di sisi lain banyak petani yang harus menelan kerugian akibat tanaman mereka terendam dan membusuk. (Red)

Berita Terkait

Pemkab Nganjuk Serahkan Kendaraan Operasional KDKMP ke 21 Desa/Kelurahan
Disaksikan Wamendikdasmen, Bupati Nganjuk Serahkan Satu Unit Ambulans ke Lazismu
Belasan Rumah di Nganjuk Rusak Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras
Patung Marsinah Yang Lama Digeletakkan Sembarangan, Tuai Kritik Serikat Buruh
Harga Bulog Stabil, Untungkan Petani di Nganjuk Saat Panen
Muscab Partai Kebangkitan Bangsa Nganjuk Usung Lima Kandidat Ketua DPC
Kerja Bakti Serentak Oleh 11 Desa di Kecamatan Baron, Tindak Lanjuti Himbauan Bupati Nganjuk
Grand Opening Sridadi Bakery di Sukorejo, Hadirkan Varian Bakery dan Promo Menarik

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 13:57

Pemkab Nganjuk Serahkan Kendaraan Operasional KDKMP ke 21 Desa/Kelurahan

Selasa, 7 April 2026 - 09:21

Disaksikan Wamendikdasmen, Bupati Nganjuk Serahkan Satu Unit Ambulans ke Lazismu

Selasa, 7 April 2026 - 08:42

Belasan Rumah di Nganjuk Rusak Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras

Senin, 6 April 2026 - 21:27

Patung Marsinah Yang Lama Digeletakkan Sembarangan, Tuai Kritik Serikat Buruh

Senin, 6 April 2026 - 16:03

Harga Bulog Stabil, Untungkan Petani di Nganjuk Saat Panen

Berita Terbaru