Dua Sekolah di Nganjuk Alami Robohnya Atap Kelas di Hari yang Sama

Minggu, 26 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.Com – Dalam kurun waktu dua hari, dua sekolah dasar di Kabupaten Nganjuk mengalami peristiwa serupa, yakni robohnya atap ruang kelas. Setelah sebelumnya atap ruang kelas SDN Jatigreges 2, Kecamatan Pace, roboh pada Jumat (24/10/2025) pagi, kini kejadian serupa kembali terjadi di SDN Ngudikan 1, Kecamatan Wilangan, pada Jumat malam (24/10/2025).

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pihak sekolah sebelumnya telah mengantisipasi potensi bahaya dengan mengosongkan ruang kelas 4 dan memindahkan kegiatan belajar ke ruang lain. Hal ini dimungkinkan karena SDN Ngudikan 1 merupakan hasil penggabungan (merger) dengan SDN Ngudikan 3, sehingga masih memiliki sejumlah ruang kosong yang dapat digunakan.

Menurut catatan, bangunan ruang kelas yang roboh itu sempat mendapat revitalisasi pada tahun 2018. Salah satunya termasuk ruang kelas yang kini ambruk.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnanto, yang meninjau langsung lokasi kejadian, menegaskan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan, terutama pada konstruksi bagian atap bangunan sekolah.

“Kalau melihat beberapa kejadian, kerusakan selalu terjadi pada bagian atap. Artinya, material kayu yang digunakan perlu mendapat pengawasan lebih ketat,” ujar Puguh Harnanto.

Puguh juga mengimbau agar pihak sekolah bersikap proaktif dalam melakukan perawatan. Jika terdapat kerusakan kecil, segera diperbaiki menggunakan dana BOS agar tidak merembet dan menimbulkan kerusakan lebih besar.

“Sekolah harus segera memperbaiki bila ada tanda-tanda kerusakan, jangan menunggu sampai parah. Dana BOS bisa dimanfaatkan untuk perawatan ringan,” tambahnya.

Dinas Pendidikan Nganjuk berkomitmen melakukan evaluasi terhadap proyek pembangunan dan rehabilitasi sekolah agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.

Berita Terkait

Truk Parkir Liar di Exit Tol Nganjuk Masih Berulang, Polisi Tilang Sedikitnya 15 Kendaraan per Hari
Green Policing, Kapolres Nganjuk Bersama Masyarakat Tanam Pohon di Taman Pandan Wilis
Kapolres Nganjuk Tanamkan Disiplin dan Semangat Belajar kepada Siswa SDN Kedondong
Satresnarkoba Nganjuk Bongkar Dua Kasus Sabu, Barang Bukti 6,56 Gram Disita
Rsud Kertosono Sambut Kehadiran Dokter Spesialis Baru Dan Peringati Hari Santri Nasional 2026
Hari Santri Nasional 2026, Bupati Marhaen Ajak Santri Nganjuk Berinovasi Menuju Indonesia Emas
Pengacara Dampingi Lilik, Penjual Rempeyek yang Mengaku Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif di Nganjuk
Korban Dugaan Kredit Fiktif Mengadu ke Bupati Nganjuk, Berharap Ada Solusi

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:58

Truk Parkir Liar di Exit Tol Nganjuk Masih Berulang, Polisi Tilang Sedikitnya 15 Kendaraan per Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:40

Green Policing, Kapolres Nganjuk Bersama Masyarakat Tanam Pohon di Taman Pandan Wilis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:27

Kapolres Nganjuk Tanamkan Disiplin dan Semangat Belajar kepada Siswa SDN Kedondong

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:54

Satresnarkoba Nganjuk Bongkar Dua Kasus Sabu, Barang Bukti 6,56 Gram Disita

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:17

Rsud Kertosono Sambut Kehadiran Dokter Spesialis Baru Dan Peringati Hari Santri Nasional 2026

Berita Terbaru