Parade dan Gebyar Jaranan Warnai Peringatan Hari Jadi Nganjuk ke-1088

Minggu, 4 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Suasana meriah menyelimuti Kabupaten Nganjuk pada Minggu (4/5/2025) saat Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar Parade dan Gebyar Jaranan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1088 Nganjuk. Sebanyak 78 grup jaranan dari berbagai wilayah di Nganjuk turut ambil bagian dalam acara yang digelar untuk pertama kalinya ini.

Kegiatan dimulai dari Stadion Anjuk Ladang dan berakhir di Alun-Alun Kota Nganjuk, tepat di depan Pendopo Sosro Koesoemo. Ribuan warga tampak antusias memadati sepanjang rute parade, menikmati suguhan seni tari tradisional jaranan, kostum kreasi, dan alunan musik khas Jawa Timur.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, yang akrab disapa Kang Marhaen, secara resmi melepas para peserta parade didampingi Wakil Bupati Tryhandy Cahyo Saputro, jajaran Forkopimda, camat se-Kabupaten Nganjuk, serta pejabat terkait lainnya.

“Ini adalah momen spesial dalam sejarah peringatan Hari Jadi Nganjuk. Untuk pertama kalinya, kita gelar Parade dan Gebyar Jaranan sebagai bentuk pelestarian budaya lokal yang kita cintai bersama,” ujar Kang Marhaen dalam sambutannya.

Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian budaya di tengah arus globalisasi dan modernisasi. “Jaranan adalah warisan budaya yang harus terus kita uri-uri agar tidak tergerus oleh zaman. Mari kita jaga bersama keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan, demi Nganjuk yang tetap tentrem dan kondusif,” tambahnya.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Porabudpar) Kabupaten Nganjuk, Sri Handriningsih, menyatakan bahwa kegiatan ini melibatkan 78 komunitas jaranan yang menampilkan seni pertunjukan lengkap dengan busana dan musik tradisional. “Ini menjadi ajang ekspresi budaya sekaligus mempererat persatuan masyarakat Nganjuk,” jelasnya.

Acara puncak digelar di Alun-Alun Kota Nganjuk, di mana para grup jaranan mempersembahkan pertunjukan terbaik mereka di hadapan masyarakat yang datang dari berbagai pelosok kabupaten.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang tinggi, Parade dan Gebyar Jaranan 2025 menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Nganjuk tetap guyub rukun menjaga identitas budaya lokal di tengah kemajuan zaman.

( gik)

Berita Terkait

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus
Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki
Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai
Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen
Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089
Korupsi Kepala Daerah Kembali Terjadi, Kegagalan Sistem Pengawasan Internal Pemda
Nyawa Seorang Perempuan Terselamatkan, Petugas PT KAI Berhasil Gagalkan Aksi Bunuh Diri
Pemkab Nganjuk Pastikan PPPK 2022 Tak Akan Di-PHK, Kontrak Diperpanjang Jika Berkinerja Baik

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 14:37

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kuncir, Diduga Tenggelam Karena Terseret Arus

Senin, 13 April 2026 - 14:01

Tanami Pohon Pisang dan Lepas Lele di Jalananan, Bentuk Kekecewaan Warga Dusun Mindi Akibat Jalan Tak Kunjung Diperbaiki

Senin, 13 April 2026 - 08:17

Detik-Detik Rumah Warga Kedungdowo Nganjuk Roboh Tergerus Aliran Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 12:33

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Di Nganjuk Naik Hingga 40 Persen

Sabtu, 11 April 2026 - 12:01

Manusuk Sima Sebagai Prosesi Puncak HUT Nganjuk Ke 1089

Berita Terbaru