Menilik Patok Pusat Nol Kilometer Nganjuk yang Luput dari Perhatian

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nganjuk, KabarNganjuk.com Selama ini banyak masyarakat mengira bahwa titik pusat atau nol kilometer Kabupaten Nganjuk berada di kawasan Alun-Alun atau simpang empat Tugu Jayastamba.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal yang berbeda. Titik nol kilometer Nganjuk ternyata tersembunyi di tepi Jalan Raya Panglima Sudirman, Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk.

Penandanya pun sangat bersahaja, hanya berupa patok setinggi 70 sentimeter di sisi utara jalan nasional, atau sekitar 100 meter sebelah timur lampu merah Terminal Lama atau Pujahito.

“Sudah sejak dahulu patok ini ada. Ya cuma tulisan penanda jarak. Tidak ada ornamen atau bangunan lainnya di sekitarnya,” ujar Ahmad Adzim, pengurus Karang Taruna Kelurahan Mangundikaran. Jumat (5/6/2026)

Patok tiga sisi berwarna kuning-putih ini mencantumkan informasi jarak antar-kota. Di sisi timur tertulis “Cr.Ban 29” (29 km menuju Caruban), di bagian atas tertulis “S.Baya 119” (119 km menuju Surabaya), dan di sisi barat barulah tertera tulisan “Ng.Juk 0” sebagai penanda titik absolut pusat kabupaten.

Sayangnya, karena ukurannya yang mini dan posisinya yang nyempil di antara deretan pohon trotoar, keberadaannya kerap luput dari pandangan mata.

“Karena memang bentuknya kecil dan tidak mencolok. Tidak seperti di daerah lain, seperti Tugu 0 kilometer Yogyakarta yang terkenal dan sering dijadikan spot foto-foto,” ungkap Adzim menambahkan.

Melihat potensi sejarah dan geografis yang kuat, pihak Karang Taruna berharap ada perhatian lebih dari pemerintah setempat untuk memoles kawasan tersebut agar tidak sekadar menjadi patok mati di pinggir jalan.

“Supaya nanti bisa jadi jujugan wisatawan atau pemudik untuk singgah dan foto-foto. Dan lingkungan sekitarnya jadi lebih ramai dan UMKM berkembang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi
Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka
Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha
Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Wilis, 400 Personel Diterjunkan
LPTKS PT Putra Anjuk Ladang Tinggal Selangkah Lagi
Hilang Sejak Kamis, Lansia Kertosono Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Brantas
Dua Kasus Berbeda Dibongkar, Polres Nganjuk Amankan Enam Orang dan Sita Pil LL serta Sabu
Dugaan Persetubuhan Anak: Berkas P21, Kejari Nganjuk Resmi Tahan Bos Cafe Jaguar

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14

Penghentian Pabrik Pakan di Nganjuk Dipertanyakan, DLH Diminta Buka Hasil Verifikasi

Sabtu, 19 September 2026 - 16:08

Bantah Jadi Pelapor Pabrik Pakan Ternak di Nganjuk, Salah Satu Perangkat Desa Minta Identitas Pelapor Dibuka

Jumat, 18 September 2026 - 18:36

Mengaku Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Coba Tipu Pengusaha

Jumat, 18 September 2026 - 15:32

Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Wilis, 400 Personel Diterjunkan

Kamis, 17 September 2026 - 16:12

LPTKS PT Putra Anjuk Ladang Tinggal Selangkah Lagi

Berita Terbaru