Viral, Siswi SMK di Nganjuk Terkendala Pengambilan Ijazah Akibat Tunggakan Uang Sekolah

Kamis, 29 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Postingan yang viral di Media Sosial

Postingan yang viral di Media Sosial

KabarNganjuk.com – Seorang siswi SMK swasta di Nganjuk menjadi sorotan setelah kabar mengenai kendalanya dalam mengambil ijazah viral di media sosial Facebook. Siswi tersebut belum bisa menerima ijazahnya karena masih memiliki tunggakan pembayaran uang sekolah sebesar Rp1.067.000. Peristiwa ini mengundang beragam tanggapan dari netizen.

Siswi tersebut adalah anak pasangan Wisnu Hantoro dan Damianti, warga Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Damianti mengaku tidak mengetahui bahwa masalah tersebut telah viral di media sosial. Menurutnya, awal mula kejadian ini adalah ketika seseorang datang ke rumahnya untuk menawarkan bantuan dalam mengurus ijazah anaknya dan mencari bantuan terkait situasi yang viral di Facebook. Damianti juga menegaskan bahwa ia tidak menyalahkan pihak manapun atas kejadian ini.

Perangkat Desa Mlorah, Gunasri, yang datang ke rumah Damianti, menjelaskan bahwa keluarga tersebut sebenarnya telah menerima beberapa bentuk bantuan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan program bedah rumah, meskipun bantuan bedah rumah tersebut ditolak oleh keluarga. Gunasri menambahkan bahwa bantuan PKH seharusnya cukup untuk membiayai pendidikan anaknya.

Di sisi lain, Sriwulan, bagian kurikulum SMK swasta di Nganjuk, menyatakan bahwa sekolah tidak pernah menahan ijazah siswa. Ia menjelaskan bahwa ijazah masih dalam proses pengerjaan, dan setelah selesai, siswa akan diundang untuk mengambil ijazah beserta legalisir dan sertifikat Praktek Kerja Lapangan (PKL).

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan setempat telah mengeluarkan edaran yang menegaskan bahwa ijazah harus diberikan kepada siswa dalam keadaan apapun.

Berita Terkait

Sambut Lebaran, Pemprov Jatim Gelontorkan 250 Drum Aspal untuk Perbaikan Jalan di Nganjuk
Pelaku Pencurian Laptop di Prambon Diamankan Polisi Setelah Korban Pergoki Aksinya
Gelar SIM Ramadan di Pujahito, Satlantas Nganjuk Beri Layanan Perpanjangan SIM Sambil Berbagi Takjil
Kapolres Nganjuk Pantau Pengamanan Buka Bersama 10 Ribu Warga di Alun-Alun
Sengketa Rumah Donokerto Surabaya, Advokat Peradin Raih Kemenangan Pidana dan Perdata
Warga Gampeng Ngluyu Ditemukan Tewas Tergantung, Diduga Frustasi Sakit Menahun
Agenda Rutin Santunan Anak Yatim, Ini Harapan Sutrisno
Sertifikat Tak Kunjung Jadi, Ibu Suwartini Datangi Kantor Redaksi, Ungkapkan Kekecewaan

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:50

Sambut Lebaran, Pemprov Jatim Gelontorkan 250 Drum Aspal untuk Perbaikan Jalan di Nganjuk

Senin, 9 Maret 2026 - 15:59

Pelaku Pencurian Laptop di Prambon Diamankan Polisi Setelah Korban Pergoki Aksinya

Senin, 9 Maret 2026 - 15:54

Gelar SIM Ramadan di Pujahito, Satlantas Nganjuk Beri Layanan Perpanjangan SIM Sambil Berbagi Takjil

Senin, 9 Maret 2026 - 13:59

Kapolres Nganjuk Pantau Pengamanan Buka Bersama 10 Ribu Warga di Alun-Alun

Senin, 9 Maret 2026 - 13:05

Sengketa Rumah Donokerto Surabaya, Advokat Peradin Raih Kemenangan Pidana dan Perdata

Berita Terbaru