Warga Jaan Kembali Protes, Pabrik Pakan Ternak Didesak Tutup

Rabu, 31 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Jaan Kembali Protes, Pabrik Pakan Ternak Didesak Tutup

Warga Jaan Kembali Protes, Pabrik Pakan Ternak Didesak Tutup

Gondang, KabarNganjuk.com- Ratusan warga Desa Jaan menyebut bahwa Pabrik Bangkai yang berproduksi pakan ternak dari bahan bulu ayam milik CV Maharani Mapan Abadi yang diduga sekarang sudah beralih pemilik, lagi – lagi digeruduk warga, yang pasalnya, menurut warga, pabrik tersebut telah beroperasi kembali sehingga menyulut kemarahan warga hingga melakukan aksi menuntut untuk segera dikeluarkan bahan – bahan baku yang ada di dalam pabrik, pada malam ( 30/7/2024).

Menimbulkan bau tak sedap dan sangat menyengat yang di rasa warga Desa Jaan Kecamatan Gondang, yaitu pabrik yang memproduksi pakan ternak, meski sudah puluhan kali di demo warga, tetapi diduga tetap saja nekat berproduksi hingga menyulut kemarahan warga, dan mendatangi pabrik tersebut secara spontan guna menuntut untuk segera dikeluarkannya bahan – bahan baku ( bulu ayam ) dari dalam pabrik.

Kaprianto, Warga Desa Jaan

Seperti yang disampaikan Kaprianto salah satu warga Desa Jaan, Ia mengatakan, “Hari ini warga datang untuk penolakan pabrik karena tidak ada pemberitahuan bahwa pabrik itu beroperasi kembali”, ujar Kaprianto.

Lebih lanjut disampikan Kaprianto, “Pabrik tersebut menimbulkan dampak bau, dan warga banyak yang mengeluhkan, seperti yang ia sampaikan kepada Bapak Bupati kemarin, supaya pabrik yang tidak membawa dampak positif kepada warga sekitar, mohon ditutup ” kata Kaprianto” imbuhnya.

“Ini mulai beroperasi dari tadi pagi sampai siang, dan sorenya masih menimbulkan bau, makanya warga datang kesini ini secara spontanitas, dan hasilnya, warga meminta semua bahan baku yang ada di dalam pabrik dikeluarkan hari ini juga, dan kalau tidak dikeluarkan hari ini, warga tetap menunggu sampai semua bahan baku keluar dari pabrik dan pekerjanya tidak boleh keluar kalau semuanya belum bersih”, lanjut Kaprianto.

“Mungkin ada 8 sampai 10 truck, dan harapan warga supaya pabrik ini ditutup permanen, karena tidak ada dampak positif bagi warga, dan pekerjanya pun juga tidak dari pemukiman warga Desa Jaan”, pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, ratusan warga Desa Jaan masih berada di lokasi pabrik untuk menyaksikan proses pengeluaran bahan baku dari dalam pabrik sampai habis, dengan pengamanan dari Polres Nganjuk serta Polsek di masing – masing Kecamatan, juga beberapa anggota Kodim 0810/ Nganjuk beserta personil Koramil Gondang yang ikut memberi pengamanan evakuasi bahan baku dari dalan pabrik.

( gik)

Berita Terkait

PriaTertemper KA Kahuripan di Sukomoro Nganjuk, Perjalanan Kereta Sempat Tertahan
Polsek Nganjuk Kota Undang Tokoh dan Elemen Masyarakat untuk Koordinasi serta Silaturahmi
Sambut HUT RI ke-81, DPC APJI Nganjuk Gelar Pertemuan Rutin dan Sosialisasi Rekanan Usaha
Semarak HUT RI ke-81, DWP Sukomoro Gandeng Ketua DPC APJI Nganjuk Gelar Lomba Tumpeng Mini
Kapolres Nganjuk Ajak Mahasiswa Jaga Kondusifitas dan Utamakan Musyawarah
Polres Nganjuk Ungkap Pencurian Jagung Berulang, Empat Terduga Pelaku Diamankan
Pererat Sinergitas, Kapolres Nganjuk Gandeng GP Ansor Redam Konflik Antarperguruan Silat
Bakar Sampah Ditinggal, Dapur dan Dua Kamar Rumah Warga Ploso Nganjuk Terbakar

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:09

PriaTertemper KA Kahuripan di Sukomoro Nganjuk, Perjalanan Kereta Sempat Tertahan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:33

Polsek Nganjuk Kota Undang Tokoh dan Elemen Masyarakat untuk Koordinasi serta Silaturahmi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:07

Sambut HUT RI ke-81, DPC APJI Nganjuk Gelar Pertemuan Rutin dan Sosialisasi Rekanan Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:37

Semarak HUT RI ke-81, DWP Sukomoro Gandeng Ketua DPC APJI Nganjuk Gelar Lomba Tumpeng Mini

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:28

Kapolres Nganjuk Ajak Mahasiswa Jaga Kondusifitas dan Utamakan Musyawarah

Berita Terbaru