Menghadapi Tantangan CV Maharani Mapan Abadi, Desa Jaan Ambil Sikap dengan Aksi Massal

Selasa, 12 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarNganjuk.com – Ratusan penduduk dari Desa Jaan, Kecamatan Gondang, mendatangi Pabrik Bulu Ayam milik CV Maharani Mapan Abadi. Menurut warga, pabrik yang sebelumnya ditutup diduga kembali beroperasi, menyebabkan bau tak sedap, yang kemudian memicu kemarahan warga dan aksi membakar kayu dan ban di depan pabrik pada Senin malam (11/3/2024).

Aksi yang terjadi di Desa Jaan, Kecamatan Gondang, dijelaskan oleh salah seorang penduduk bahwa saat itu beberapa warga ingin mengetahui kegiatan di dalam pabrik, yang dikatakan “sedang dilakukan uji lab, namun perwakilan warga tersebut justru diusir, dan di dalam pabrik sudah di siapkan orang bayaran,” menurut seorang warga yang tidak ingin disebutkan Namanya

Warga sedang melakukan aksi di depan pabril CV Mahrani Mapan Abadi

“Ya ahkirnya warga marah mas, merasa ditantang, karena pada saat itu warga juga disuruh dari dinas untuk melihat aktifitas didalam pabrik,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, warga Desa Jaan semakin banyak mendatangi pabrik bulu ayam milik CV Maharani Mapan Abadi, menuntut agar beberapa orang di dalam pabrik untuk segera keluar, dengan di jaga ketat dari keanggotaan TNI-POLRI.

Berita Terkait

Asal-usul Desa Lengkong Nganjuk: Kisah Senopati Kisopati yang Diselamatkan Kawanan Lele
Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai
Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim
Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet
Sambut 120 Mahasiswa KKN UMSurabaya, Kang Marhaen Ajak Gali Potensi dan Bangun Desa di Nganjuk
Kasus Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut: Sekda Nganjuk Diperiksa 8 Jam di Kejari
Sekda Nganjuk Penuhi Panggilan Kejaksaan, Diduga Dimintai Keterangan Terkait Bendungan Margopatut

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:41

Asal-usul Desa Lengkong Nganjuk: Kisah Senopati Kisopati yang Diselamatkan Kawanan Lele

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:50

Gebyar Muharram Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk Serahkan Bantuan Bagi Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:03

Edarkan “Paket Hemat” Sabu, Terduga Pengedar Ditangkap Polres Nganjuk: Dinilai Lebih Berbahaya karena Menjangkau Lebih Banyak Pemakai

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:36

Polres Nganjuk Tandai Operasional Gedung BPKB Baru dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:59

Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus di Nganjuk, Tuai Pujian Warganet

Berita Terbaru