HMI Kabupaten Kediri Tegas Tolak Kampanye Hitam, Ajak Mahasiswa Beri Edukasi Positif

Senin, 22 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, KabarNganjuk.com – Pasca adanya selebaran yang ditengarai black campaign ( kampanye hitam) dan diduga dilakukan oleh oknum mahasiswa di Lamongan beberapa waktu lalu, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kediri mengambil sikap aktif.

Munculnya kampanye hitam dalam bentuk propaganda negatif menjelang Pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang ini menjadi perhatian serius bagi HMI Kediri.

HMI Kediri dengan tegas menyuarakan penolakan dan mendukung edukasi positif sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjaga integritas dan ketertiban Pemilu 2024.

Ketua Umum HMI Kediri Wahyu Agus Hariadi, menyampaikan penolakan tegas terhadap praktik kampanye hitam tersebut dan segala bentuk hoaks ( berita bohong).

“Kami mewakili mahasiswa di Kediri Raya menolak tegas adanya praktik kampanye hitam di Pemilu 2024 ini,” ujar Wahyu, Sabtu (20/1/2024).

Wahyu, yang juga lulusan Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri, mengungkapkan kekecewaannya terhadap temuan praktik kampanye hitam di beberapa wilayah, termasuk kasus di Lamongan yang melibatkan mahasiswa dan berakhir dengan penangkapan oleh petugas Panwascam setempat.

“Sangat disayangkan jika memang praktik kampanye hitam dilakukan, apalagi jika pelakunya adalah mahasiswa,” tambahnya.

Untuk itu, Wahyu mengajak masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk memberikan edukasi positif kepada warga masyarakat dalam menghadapi Pemilu 2024.

Ia menekankan bahwa kampanye negatif, hoax dan provokatif dapat mengancam persatuan bangsa Indonesia. HMI Kediri bersikap tegas dengan mengecam segala bentuk kampanye hitam.

Sebagai mahasiswa yang merupakan kalangan terpelajar, Ia menegaskan bahwa mereka seharusnya memberikan contoh yang baik dan benar.

“Mari kita bangun edukasi yang benar dan santun, gunakan media sosial dengan bijak dan wujudkan Pemilu 2024 yang aman kondusif,” ajak Wahyu. (*)

Berita Terkait

Diduga emosi Kasat Pol PP Nganjuk ngajak Jotosan warga Saat Menanyakan permohonan
Hidup Sebatang Kara di Usia Senja, Mbah Slamet Bertahan Dari Belas Kasihan Tetangga
Peringati Hari Santri dan World Rabies Day, Pemkab Nganjuk Gelar Pemeriksaan Hewan Gratis
Sekretaris BPD dan Tokoh Masyarakat Laporkan Kades ke Kejaksaan, Dugaan Korupsi Dana Desa
Tiga Kasus Sabu Dibongkar Beruntun, Polres Nganjuk Amankan Lima Orang
Menuju Transisi 2027, Siapa 6 Pejabat Nganjuk yang Paling Berpeluang Jadi Sekda Baru?
Kapolres Nganjuk Serahkan Penghargaan kepada 38 Personel Berprestasi di Hari Kesaktian Pancasila
Terekam CCTV Pencurian Gabah Warga di Nganjuk

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:50

Diduga emosi Kasat Pol PP Nganjuk ngajak Jotosan warga Saat Menanyakan permohonan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:33

Hidup Sebatang Kara di Usia Senja, Mbah Slamet Bertahan Dari Belas Kasihan Tetangga

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:35

Peringati Hari Santri dan World Rabies Day, Pemkab Nganjuk Gelar Pemeriksaan Hewan Gratis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:24

Sekretaris BPD dan Tokoh Masyarakat Laporkan Kades ke Kejaksaan, Dugaan Korupsi Dana Desa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:22

Tiga Kasus Sabu Dibongkar Beruntun, Polres Nganjuk Amankan Lima Orang

Berita Terbaru